Dog Gone

Dog Gone

Download Indonesian Subtitle

Release info

Dog Gone 2023 WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail Indo Dubbing

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-01-13
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

NETFLIX MEMPERSEMBAHKAN

BERDASARKAN KISAH NYATA

UNIVERSITAS VIRGINIA

Astaga.

Aku selalu dapat tuna, aku benci tuna.

Kau tahu aku benci tuna, tapi dapat tuna.

- Dapat apa? - Italia.

Itu pilihan bagus. Roti lapis Italia enak.

- Apa kabar, Sayang? - Tidak.

Apa pun yang kaulakukan, jangan lihat ke kiri.

Tidak mungkin.

Maaf, Kawan.

Satu minggu memasuki tahun terakhir. Kok tega dia meninggalkanku?

Rupanya lewat pesan.

Astaga. Aku tak selera.

Aku merasa kesepian.

Kesepian dan merasa tak diinginkan adalah kemiskinan paling mengerikan.

Bunda Teresa, yang aku jamin tak pernah kau campakkan.

Maksudku, jika kau mencampakkannya, maka kau akan masuk neraka.

Diakah pria itu?

Siapa?

- Dia meninggalkanku demi pria Frisbee? - Kau pria Frisbee.

Tidak, tak seperti dia. Dia...

bertelanjang dada.

Dia tampak hebat.

Terima kasih.

Kurasa malam ini,

kita harus pergi ke Bobcat,

minum, makan sayap ayam,

melupakan Claire dan pria super tampan ini.

Kau...

Ke mana kau?

Kau tak mendengarkan.

Ayo ke penampungan hewan.

Ini kesalahan.

Aku penuh cinta, dan Claire tak menginginkannya.

Aku mencintaimu. Kencani aku. Aku paham. Bisa kita pergi?

Aku mau pelihara anjing.

Kapan terakhir kali kau mandi?

Hari Selasa.

Dengar, anjing butuh suntikan. Mereka butuh makanan dan air setiap hari.

- Paham? - Ya.

Kau masih...

Kau tak siap. Maaf. Kau memang begitu.

- Apa artinya manusia tanpa hewan? - Tidak.

Karena jika hewan pergi, manusia akan mati karena kesepian jiwa yang besar.

- Kepala Suku Seattle. - Aku tahu itu Kepala Suku Seattle.

Dengar, nilai B-minus dalam studi penduduk asli Amerika

tak memenuhi syarat merawat hewan.

- Juga, tolong jangan lakukan itu lagi. - Kenapa?

Itu salah saat kau mengutip orang pintar yang sudah mati.

Itu keahlianku, seni filosofis.

- Kau tahu itu. - Baiklah.

Oh, tidak.

Hei!

Apa kabar, Anak Anjing?

Aku mencintainya.

Dan dia mencintaiku.

Kantung yang besar.

Baiklah. Aku mau dia memercayaiku, jadi, jangan terikat dengannya.

Dilaksanakan.

Kau tahu, Kawan? Aku akan mencari lagu sempurna

untuk perjalanan pertama kita.

Kenapa terasa hangat?

Sudah kubilang, AC-nya masih rusak.

- Astaga! - Jangan menakutinya.

- Dia mengencingiku! - Ya.

- Ambil anjingmu. - Aku tak mau dia.

- Aku tak mau dia! - Tunggu.

Ambil dia. Sumpah...

Aku tak mau lima menit pertamanya bersama kita jadi traumatis,

jadi, biarkan dia melakukan tugasnya.

Ini hal terburuk yang kualami.

Dia menyukaimu.

Kok banyak sekali?

Entahlah.

Ya, baiklah.

Mungkin tak perlu dilihat.

Ya. Baiklah.

Sedikit lagi.

Oke, dia sudah selesai.

Anak pintar.

Anak-anak pintar.

Sangat pintar. Kalian berdua.

- Aku membencimu. - Kau mencintaiku.

Saatnya bawa kawan ini pulang.

Anak anjing lewat!

Anak anjing!

- Aku bawa tamu naratama. - Oh, hai!

- Aku tahu. - Lucu sekali!

Hai!

Kau bergembira, Kawan?

Kau tahu ini semua untukmu, 'kan?

Ini acara penyambutanmu.

Pesta ini menyenangkan.

Aku tak percaya semua orang ini datang untuk...

siapa namanya?

Entahlah.

Siapa namamu?

Dia memukul kepalaku.

- Dia melakukan apa? - Maksudku memukul.

- Tunggu, itu dia. - Apa itu?

Gonker.

- Ya, dia suka itu. Gonker. - Apa itu gonker?

Dia adalah Gonker.

Gonker!

Gonker!

Gonker!

Kita akan telat masuk kelas.

Tarik napas dalam-dalam,

dan kita akan meluncur ke pose anjing menghadap ke bawah.

Siap?

Pergi. Ambillah.

Tidak, kembali.

Ambillah! Ayolah.

Ayolah. Pergi, ayolah.

Hei.

Ya, itu dia!

Itu dia, Kawan! Kemarilah.

Ya! Itu dia, Kawan! Kembalikan.

Kalian lihat? Apa kataku? Anjing ini berbakat.

- Aku tak mau buka rumah hantu denganmu. - Tunggu. Sudah dengar soal Lainey?

- Apa? - Dia diterima di Boeing. Enam digit.

- Tidak, sungguh? - Mustahil.

Enam digit? Dalam uang?

- Ya, dan dia bisa tinggal di Virginia. - Mustahil.

- Aku tak kenal siapa pun di St. Louis. - Ada apa di St. Louis?

- Pekerjaanku. - Ya.

Aku jadi Humas untuk Anheuser-Busch.

- Per dua minggu lagi. - Kau tak tahu?

- Kau bekerja di perusahaan bir? - Pekerjaan impian, 'kan?

Tunggu. Kalian semua punya pekerjaan?

Ya, Kawan, kami punya.

Begitulah. Kami hanya tak mau bilang apa pun.

Baiklah. Sebentar. Aku bukan pecundang yang tak bisa dapat pekerjaan.

Aku cuma... Aku belum tahu pekerjaan apa yang bisa kulakukan,

jadi, aku harus mencari tahu dulu.

Benar. Bukankah itu tujuan empat tahun terakhir?

- Itu orang tuaku. - Ya, benar.

Sembunyikan bir.

- Bagus. - Usia kita 21.

Sekarang pukul 10.30.

Benar.

- Fielding! - Hei, Ibu.

Hai!

Fielding!

Ayah.

Sedang apa kalian di sini?

Kurasa investasiku membuatku berhak melihatmu memakai jubah dan topi lucu.

Wisudanya besok.

Ya. Kami bilang kami akan tiba sehari sebelumnya.

Baik. Maaf. Aku lupa soal itu. Aku sibuk.

Ya, Ayah bisa melihatnya.

Kami punya kejutan untukmu.

Kejutan!

Apa itu Peyton? Kemarilah! Astaga.

- Sedang apa di sini? - Kujalani ujian terakhirku lebih awal

agar bisa terbang dan lihat kau dapat perkamennya.

- Lihat dirimu. Adik terbaik. - Ya. Aku berusaha.

Gonker. Maaf soal itu.

- Tidak apa-apa. - Hei!

- Tak apa. - Anjing siapa ini?

Dia...

Itu ide buruk.

Baiklah, itu bukan ide. Itu kenyataan.

Itu kesalahan.

Dia bukan kesalahan. Dia sahabatku.

Kau bahkan tak bisa urus diri sendiri, apalagi makhluk hidup lain.

Aku mengurus Gonker dengan baik.

Kenapa dia minum dari corong bir?

Tidak. Itu alat kimia.

Kemarilah, Gonker. Ayo, Kawan.

Ayo, ayo pergi.

- Nama macam apa itu Gonker? - Dia memukul kepalaku.

Bisa Ayah lihat kau belum pulih dari trauma.

Dengar, Nak, kau akan masuk ke dunia nyata.

Tak akan ada waktu bersama Gonker.

Apa yang akan dia lakukan saat kau bekerja?

Bekerja?

Ayah, ayolah.

Sudah hubungi Pak Kobrenner?

Perakunan? Matematikaku payah.

Atau Matt Price di Harper Lewis.

Ayah. Aku tak siap menangani penjualan persediaan medis.

Lalu, apa yang akan kaulakukan saat, dalam 24 jam, pesta ini berakhir?

Selain balik ke rumah bersama kami, persis seperti empat tahun lalu.

Ayo, Nak.

Hai.

Permisi, maaf. Hei.

Ayo. Permisi, maaf.

Ibu, Ayah.

Entah harus bilang apa.

Tak apa. Akan ada upacara lain.

Tunggu. Hanya ada satu.

Fielding, apa yang terjadi?

Aku terpengaruh perkataan Ayah kemarin

soal betapa waktuku di sini hanya 24 jam lagi, jadi...

Gonk dan aku tidur di tepi sungai karena dia suka di sana.

Kami mendengarkan katak dan membicarakan bintang.

- Kau bicara? - Main kejar-kejaran senter.

More Indonesian subtitles for Dog Gone

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left