The first 200 lines.
VERSI TERBARU "HIMALA"
KEAJAIBAN
Ya Tuhan, mungkinkah ini hari kiamat?
Ini hanya gerhana.
Apa yang terjadi?
Aku takut, Paman.
Elsa.
Elsa, apa kau lihat Nestoy dan Itong?
Aku tak lihat.
Nestoy!
Elsa.
Bumi berkedut sedikit
dan mereka takut ini mungkin kiamat.
Mengapa masih banyak yang percaya bahwa tanah ini dikutuk?
Yah, aku juga dulu pernah percaya.
Tapi sekarang aku bertanya-tanya.
Mungkin memang ada tempat yang jarang hujan.
- Apakah kau mendengarkanku? - Ya.
Kau selalu melamun.
Dulu aku suruh kau ke Lucio dan kau lupa.
Kau selalu di atas bukit.
Berapa umurmu?
Dua puluh empat.
Aku tak bisa selamanya di sisimu.
Kau sebaiknya menikah.
Tampaknya tak ada yang tertarik.
Kerabatku memiliki seorang putra untuk dinikahkan.
Ada sesuatu yang harus kukatakan padamu.
Orang mungkin mengatakan kita adalah dua perawan tua.
Aku tidak mengadopsimu untuk berakhir sepertiku.
Aku melihat sang Perawan Suci.
Di atas bukit. Selama gerhana.
Dia berpakaian putih.
Dengan kerudung biru. Dan luka di dadanya.
Dia menangis, lalu menghilang.
Ibu tak mau percaya padaku.
Ini arwah yang kuat.
Kita tunggu beberapa hari, lalu bawa dia kembali padaku.
Elsa
Elsa
Elsa
Elsa!
Elsa!
Elsa!
Itu sebabnya dia menjadi pelupa
Terkadang iblis menyamarkan dirinya
sebagai binatang...
atau malaikat...
atau salah satu dari Tritunggal Mahakudus.
Apakah dia yang kau lihat?
Ya. Tapi ada luka di dadanya.
Seperti akibat tembakan.
Apakah mereka punya senjata saat itu?
Aku tak tahu.
Bagaimana kau bisa melihatnya saat gerhana?
Muncul cahaya darinya.
Seperti dia diselubungi matahari.
Apakah kau berbicara?
Awalnya dia hanya menunjukkan dirinya
menangis dan kemudian dia pergi.
Tapi akhir-akhir ini dia berkata
kita semua di sini harus menjadi baik dan suatu hari kutukan akan diangkat.
Kau percaya ada kutukan pada kita di sini?
Itu yang dikatakan orang-orang tua.
Dan dia juga berkata akan datang harinya
ketika semua orang sakit akan mendatangiku dan aku akan menyembuhkan.
Penyakit tidak hanya dari tubuh
tetapi juga dari jiwa.
Orang-orang di sini mengolok-olok kau sebagai anak alami.
Pada hari kau melihat sang Perawan kau dimarahi oleh Nyonya Alba.
Tapi dia selalu melakukan itu.
Apakah kau memiliki masalah terhadap orang-orang di sini?
Aku tak berbohong, Romo.
Aku tak percaya mukjizat
dan Tuhan tidak akan membuat mukjizat
hanya untuk menutupi kurangnya iman orang.
Orang mungkin menertawakanmu
Kau terlalu banyak berkhayal.
Kita mungkin kehilangan pekerjaan dengan Nyonya Alba.
Kita miskin.
Ini bisa menyebabkan lebih banyak masalah.
Ini sungguh seperti yang kukatakan.
Aku menyesal telah menelantarkanmu ketika kau masih kecil.
Kau menciptakan segala jenis cerita dan memercayai semuanya.
Kau berbicara tentang bermain dengan malaikat.
Aku ingin menghentikannya
tapi kau terlihat sangat sedih.
Teman bermainmu selalu tak tahu dari mana kau pergi.
Mereka bilang aku menemukanmu di atas bukit
dan mengadopsimu karena
seorang perawan tua sepertiku membutuhkan hiburan.
Kau selalu sendiri
jadi aku biarkan permainanmu.
Aku berkata pada diri sendiri bahwa semua akan berlalu...
dan itulah yang terjadi
Atau itulah yang kukira
sampai kemarin.
Dia mungkin berada di atas bukit.
Baldo.
Baldo, tamumu dari Manila...
yang diperiksa oleh Elsa...
Dia bilang penyakitnya hilang... dia sudah sembuh!
Baldo dulunya penggali kubur, dia akan percaya Mukjizat!
Dia sungguh seperti itu.
Hatinya tak lagi bermasalah.
Mereka bilang rumahnya bau.
Orang-orang telah banyak berbuat dosa
jadi Bunda Perawan campur tangan
Mungkin kutukan pada Kupang akan hilang
panen kita akan berlipat ganda.
Bagaimana mungkin?
Belum hujan sama sekali.
Lucio.
Itu Romo. Bergabunglah dengan kami, Romo.
- Selamat siang untuk kalian semua. - Selamat siang, Romo
- Selamat siang untuk kalian semua. - Selamat siang, Romo
Apa yang bisa kau katakan tentang mukjizat?
Kita harus menunggu keputusan Uskup.
Sementara itu gereja tidak bisa memperbolehkan semua ini.
Itu betul.
Cocok untukmu.
Ini dulu milik sepupu, sekarang jadi biarawati.
Baldo, semoga berhasil.
Semoga Bunda Perawan memberkatimu dengan istri.
Mereka bilang itu di sini.
Mungkin pohon yang lain.
Diam! Kau mungkin membuatnya takut.
Kau sedang apa?
Kami hanya memeriksa di mana sang Perawan itu muncul.
Dasar! Kemarilah.
Area ini harus dipagari
dari orang yang penasaran.
Apa yang mengganggumu?
Pembuluh darah di leherku kaku.
Kau tak perlu membayar utangmu kepadaku.
Kau juga tak perlu melayani aku.
Pakai ini.
Ambillah.
Tugas kita adalah
membantu dan melindungi Elsa.
Banyak yang tampak peduli
tetapi sesungguhnya bersekutu dengan iblis.
Seperti germo itu, Igme.
Dari mana datangnya mukjizat?
Bisakah muncul dari udara?
Apakah itu pemberian dari Tuhan?
Atau hanya hasil imajinasi kita?
Apakah Tuhan begitu pendendam
sehingga Dia harus selalu menghukum
setiap kesalahan kita?
Apakah Dia Roh...
sebuah penampakan atau ilusi?
Kita memiliki banyak pertanyaan.
Apa yang akan terjadi
jika mukjizat begitu mudah didapat?
Siapapun bisa mengaku sebagai nabi Tuhan.
Semua ketertiban akan rusak.
Dan agama bukannya mencerahkan kita
akan menjadi seperti penutup mata.
Jangan, Pilo, aku takut.
Kenapa kau harus takut padaku?
Kita sudah menjadi kekasih selama dua tahun.
Sudah mulai membosankan.
Kau tahu aku ingin tetap suci sampai kita menikah.
Hanya itu yang bisa aku berikan kepadamu.
Berikan padaku sekarang.
Mengapa kau memilih aku?
Kau punya banyak pacar, bukan?
Aku tak punya sama sekali.
Kau telah merayu begitu banyak gadis.
Kau bahkan tak meninggalkan Elsa.
Aku bisa merayu gadis mana pun, kecuali Elsa.
- Mengapa? - Aku tak tahu.
Dia aneh, tak seperti gadis manapun... Siapa pun yang kukenal.
Kapan kita menikah?
Aku sudah berbicara dengan Elsa tentang itu.
Haruskah kau konsultasi dengannya tentang segalanya?
- Dia tahu semua. - Apakah dia seorang penyihir?
Aku takut menikah.
Aku mungkin tak bisa memuaskanmu.
Aku akan mengajarimu.
Kau kembali.
Kapan kau masuk?
Baru tadi siang.
Apakah kau ada uang?
Kenapa?
Aku butuh P2,000.
Aku muak dengan pekerjaanku.
Aku mau kerja di Arab Saudi.
Mereka tak percaya pada Tuhan di sana.
Dolar yang kukejar, bukan Tuhan.
Apa yang aku tabung dari mengajar sudah kuberikan kepada Elsa.
Elsa itu gila.
Apa keajaiban selamatkan kita dari kemiskinan?
Orang tua kita meninggal karena kelaparan, apa Tuhan membantu mereka?
Sungguh pemikiran yang buruk!
Ada rencana besar.
Tuhan sedang bekerja.
Aku tak pernah setuju pekerjaanmu membawamu ke Manila...
dekat dengan segala jenis kejahatan.
No comments yet. Be the first to leave one.