Jin & Jun

Jin & Jun

Download Indonesian Subtitle

Release info

Jin dan Jun 2023 INDONESIAN WEBRip NF
A Commentary by tedi

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-11-09
Downloads: 44
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Jun?

Jun?

Mau dilanjutin gak nih pelajarannya?

Teman-temannya nungguin nih.

Jun?

Jun?

- Jun! - Astaga...

Sudah sampai mana mimpinya?

Hah?

Baru sampai Paris, Pak.

Nah!

Kebetulan sekali.

Mumpung kamu lagi di Paris,

sekarang kamu ceritain

dengan sistem apa Menara Eiffel ini dibangun?

Ayo, dong, Jun.

Ayo, dong, mumpung lagi di Paris kamunya nih.

Yang pasti sih enggak dibantuin jin, Pak.

Baru bangun tidur sudah melawak kamu.

Pengen jadi komika, ya, kamu?

Gak ada duitnya, Jun.

Bapak aja jadi guru sekarang.

Terlebih jadi artis yang cuma gambar-gambar kayak gini.

Gak bisa dijadikan buat pegangan hidup.

Pokoknya lain waktu kalau kamu tidur lagi di jam pelajaran saya,

saya kirim kamu ke tempat jin buang anak.

Ngerti kamu?

Ngerti, dong!

Ya, Pak.

- Hai, Om! - Tos.

Enak kali ya jadi kaum borjuis.

Sini, bangun. Bangun.

Ingat, tidak usah iri, kawan-kawanku.

Sebab mengapa mobil jemputan murid-murid subsidi kayak kita ini lebih keren.

Jemput argasalma sudah datang.

- Mercy pintu tiga. - Itu dia, Fachri!

- Ya udah, yuk. - Ayo.

Bentar dulu.

Di pandangan lo, pasti gerakan diperlambat, ya?

Iya lagi.

Diem aja di pojokan terus kayak cepu polda!

Ajak ngobrol, Jun!

Gua suka tiba-tiba gagu dekat dia.

Minimal nih lu ajak Sarah ke pensi nanti.

- Ya, gak, Ri? - Nah, gua setuju.

Ngapain coba diajak?

'Kan anak-anak semuanya pada datang ke pensi.

Lo mending ngaku lo.

Lo sukanya laki, 'kan?

- Astaga, Jun! - Astaga.

Ingat, Jun! Haram!

Haram! Lo mau dikutuk jadi batu?

- Mau dikutuk jadi batu? - Mau lo? Kayak Malin Kundang?

Apa?

- Kok Malin Kundang? - 'Kan Malin Kundang jadi batu, Ri.

- Warga-warganya itu... - Diam.

Emang enak, Lu.

- Berisik. - Lu!

- Sodom dan Gomora... - Malin Kundang itu jadi batu.

- Enggak, ah. - Malin...

- Sodom and Gomora... - Malin Kundang...

Hai, Sar.

Hai, Jun. Apa kabar?

Lagi dengerin apa?

Biasalah, lagi dengerin lagu-lagu empat puluh teratas Indonesia.

Mau dengar?

Empat puluh teratas dari mana? Ini mah lagu metal.

Ya, lagu empat puluh teratas metal lah,

musik bawah tanah.

Berarti lo dengerin grup-grup musik metal Indonesia yang lain juga?

Ya, Lumayan.

Keren, Sar.

Nah,

jemputan gue sudah datang.

Gua balik dulu, ya?

Oke deh,

hati-hati, ya.

Jun.

Kenapa?

Jun, cium.

Di sini?

Iya.

Nah!

Jun?

Bukan.

Maksud gue balikin AirPods gue, dong.

Ya, Tuhan. Astaga.

Ini.

Maaf.

Gak apa-apa.

Ya sudah.

Hati-hati, ya.

Terima kasih.

Itu apa?

- Hei, Junaidi! - Hei!

Heh!

Firaun datang.

Lo pikir lo bisa dapeti cewek kayak Sarah?

Beda kelas. sadar diri, Nyet!

Cemburu lu?

Gua cemburu sama lu?

Katanya gua cemburu sama dia.

Tuh.

PR yang gua contek dari lu cuma dapat 6,5.

Kok bisa?

Ya, terus? Gua harus bilang maaf?

Lu yang nyontek juga.

Heh, Junaidi.

Gua pingin nilai rapot gua bagus.

Biar gua bisa kuliah di luar negri.

Gimana, ya? Atau enggak gini deh.

Gimana kalau lo sama teman-teman pecundang lo itu

- kasih duit ke gua... - Apa?

lima juta.

Mana ada gua duit segitu.

"Mana ada duit gua segitu."

Ya, jelas gak ada lah.

Lo sama teman-teman pecundang lo aja masuk ke sekolah ini karna...

beasiswa.

Itu artinya

kita-kita nih yang ngebiayain elo pada sekolah di sini.

- Ngerti? - Air lo.

- Air lu. - Bisa nih.

- Makasih kalau gitu. - Heh!

Gak usah makasih.

Gak butuh gua makasih dari lo.

Kalau lo gak bisa bikin nilai gua jadi bagus, sama aja bohong, Jun!

Kalau gua gak bisa gimana?

Kalau lo gak bisa?

Mampus lo! Mampus!

Mati aja lo.

Mampus lu!

Bangsat lo! Lo kejar mereka berdua!

Punya mata gak lo?

Tabrak aja, Bang, harusnya.

- Woi, jangan kabur lo! - Jun!

Jun! Woi!

- Ada apa sih? - Maaf, Bu.

Ini barusan dipel!

Sini lo, Jun!

- Mampus lo! - Buset! Woi!

Jun!

Junaidi!

Kejar!

Setop! Sini!

Tapi Bos...

Ikutin gua!

Heh!

Awas, mampus lu.

Bangunin gih.

- Belum puas gua. - Bangun lo.

Habisin, Bos.

Lo...

Heh.

Lo gak selevel sama gua, lo bukan tandingan gua.

Lu gak pantes satu sekolah sama gua.

- Ayo. - Iket dia.

Jun.

Nanti kalau misalkan lu sudah keluar dari sini,

lo cerita-cerita, ya, ketemu sama setan apa aja.

Tolong!

Siapa tuh?

Tolong!

Tolong!

Ngapain kamu ke sini?

Mau cari mati?

Permisi, salam.

Astaga!

Selamat pagi.

Selamat pagi.

Jawab!

Astaga!

Aku berlindung dari godaan setan yang terkutuk.

Atas nama Allah yang maha pengasih dan penyayang.

Ayat yang kau baca dengan rasa takutmu itu...

Tanpa keyakinan. Tanpa isi. Kosong!

Boleh izin saya makan?

Tolong!

Aku bisa mencium baumu di sini.

Sudah beratus-ratus tahun aku belum makan,

dan aku ingin merasakan dagingmu yang masih muda.

Astaga.

Kamu kenapa sih?

Ya, ini kalau magrib-magrib tidur.

Mimpi buruk 'kan jadinya.

Ya sudah, makan yuk.

Ayah sudah nunggu.

Gambar-gambar kamu makin bagus lo, Jun.

Makasih, Bu.

Ayo, Nak, makan.

Iya.

Maaf, ya, hari ini kita jadi vegetarian lagi.

Gak apa-apa, Ayah.

Badan sehat jiwa juga sehat.

Makanannya Ozzie Osbourne aja kelihatan lebih enak tuh.

Muka kamu itu kenapa, Jun?

Jatuh.

Katering gimana, Bu? Aman?

Orderan terakhir tiba-tiba dikansel, Yah.

Persaingannya sudah gak sehat.

Jin & Jun subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left