Eyang Ti

Eyang Ti

Download Indonesian Subtitle

Release info

Eyang Ti 2021 INDONESIAN WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF | 1h 3m Fix common errors

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-09-07
Downloads: 27
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Mari, Teman-teman.

Regangkan kaki dan tangan ke depan.

Mulai!

Kepal, lepas.

Satu, dua.

Satu, dua.

Satu, dua.

Menjadi tua itu pasti.

Tapi menjadi bahagia itu kita ciptakan sendiri.

Sekecil apa pun rasa bahagia,

akan membuat duniamu berseri.

Res!

Nares!

Kau mau ke mana? Selalu buru-buru tiap pulang.

Aku ada perlu.

Setiap ditanya selalu ada perlu.

Ada tugas kelompok bahasa!

Kau mau ke mana?

Ingin tahu sekali!

Aku mau ke panti wreda.

Soal tugas kita, nanti kucarikan datanya,

kau tinggal rapikan.

Panti wreda itu apa?

Panti jompo.

Sudah, aku mau pergi. Dah!

Dia mau apa ke panti jompo?

Masih muda sudah ke panti jompo.

Harus daftar sekarang?

Terima kasih.

Assalamualaikum.

Waalaikumussalam.

Res.

- Eyang sudah lama menunggu Nares? - Tidak.

Maaf, ya, Eyang, Nares tidak sempat beli

kue kesukaan Eyang. Soalnya, tadi buru-buru.

Tapi Nares bawakan ini!

Kue cubit!

Di pinggir jalan.

Enak banget, Yang!

Tapi penjualnya bersih.

Gerobaknya juga, Nares sudah cek.

Kamu, tuh, ya. Masih saja suka jajan di pinggir jalan.

Zaman bapakmu sekolah dulu,

Eyang selalu bawakan bekal makanan supaya tidak jajan sembarangan.

Lagi pula kamu tidak perlu bawakan ini buat Eyang.

Kamu datang saja, Eyang sudah senang.

Ya, tapi aku tidak sreg kalau tidak bawa sesuatu, tidak ada yang ditenteng.

Sekarang, makanan pinggir jalan lebih higienis daripada zaman Papa dulu.

Pintar jawab kamu.

Kita ke ruang rekreasi, ya.

- Bagi-bagi ini? - Ya.

- Siang, Oma, Opa. - Siang.

Senangnya jadi Ibu Murti.

Cucunya datang setiap hari.

Tidak seperti saya.

Tofan bilangnya mau datang minggu ini,

tapi ditunggu-tunggu tidak datang juga.

Ya sudah, Oma. 'Kan, Nares ada di sini!

Anggap saja Nares cucunya Oma juga.

Oh, ya, Nares bawa kue cubit!

Enak, loh!

Makan kue cubit enaknya pakai teh panas. Ya, tidak?

Dinikmati saja, namanya juga rezeki.

Ya, betul.

Mama tidak mau lagi Ibu urus urusan rumah tangga kita.

Siapa yang mengurus?

Semua urusan rumah tangga ini...

Mama dan Bibi yang mengatur.

Kenapa menyalahkan Ibu?

Papa pikir, Ibu suka menyiapkan makanan untuk Papa dan Nares,

bilang kerja Bibi tidak bersih, kurang rapi, lalai.

Bibi kerja sama Mama, ya.

Mama yang bayar.

Jadi, Ibu tidak ada hak untuk menegur Bibi.

Maaf, Ratna.

Kalau selama ini Ibu terlalu turut campur urusan rumah tangga kalian.

Ma.

Tolong minta maaf ke Ibu.

Papa anggap Mama yang salah?

Bukan begitu, Ma.

Yang, Eyang mau ke mana?

Kenapa?

Mama, ya, Yang?

Yang, besok juga Mama sudah tidak marah. Maafkan Mama, ya, Yang.

- Yang. - Ibu pamit, ya.

Ibu mau ke mana?

Untuk sementara, Ibu mau tinggal di rumah Bu Lek Niken.

Tapi Bu, di sini rumah Ibu juga.

Bu Lek Niken rumahnya jauh, loh, Bu.

Kalau kita atau Ibu kangen,

'kan, butuh waktu.

Ya...

Ma.

Kalau kangen, 'kan, tinggal bertemu.

Nares.

Tolong panggilkan taksi buat Eyang.

Bu.

Biar aku yang antar.

- Nares ikut. - Tidak.

Kamu temani Mama.

Nares akan kangen sama Eyang.

Kalau masuk kamar orang, ketuk pintu dulu, dong.

Mama tega, ya,

buat Eyang pergi dari rumah ini.

Padahal, 'kan, ini rumahnya Papa.

Rumah anaknya.

Jangan membela Eyang kamu.

Kamu itu masih kecil, jadi belum paham masalah orang dewasa.

Apalagi yang berumah tangga.

Nanti, kalau kamu sudah menikah,

kamu akan berpikir yang Mama lakukan dan sikap Mama benar.

Nares tidak akan seperti Mama.

Nares akan sayang sama mertua Nares.

Sama seperti Nares sayang sama Mama dan Papa.

Ibu yakin mau tinggal di tempat Bu Lek Niken?

Bu Lek itu anaknya banyak, Bu.

Takutnya malah menambah beban Bu Lek.

Ibu, 'kan, cuma mau tinggal untuk sementara, Di.

Ibu mau pindah ke mana?

Bu.

Kira-kira,

Ibu mau tidak...

tinggal di...

panti jompo?

Di sana ada perawat.

Ada teman sebaya.

Dokter pun berjaga setiap saat.

Bu, tapi...

kalau Ibu tidak mau, tidak apa-apa.

Kita tetap ke tempat Bu Lek Niken.

Kenapa tidak dicoba dulu, Di?

Kalau Ibu tidak betah,

Ibu kasih tahu kamu.

Ibu mau?

Biasanya, yang mau tinggal di sini harus pesan dulu.

Karena kami harus cek apa ada kamar yang kosong.

Kebetulan, memang ada yang sudah keluar.

Keluar kenapa, Bu?

Tidak betah?

Meninggal.

Ibu, Mas, tunggu di sini, ya.

Saya akan siapkan kamarnya dulu.

Nanti kalau sudah selesai, saya panggil.

- Terima kasih, Bu. - Iya.

Kamarnya bekas...

Semua orang pasti akan meninggal.

Tinggal tunggu waktunya masing-masing.

Kenapa harus takut?

Kamu ini.

Seperti mau ditinggal pergi pacar.

Aku durhaka sama Ibu.

Anak satu-satunya bukan menjaga Ibu, malah memasukkan Ibu ke panti jompo.

Adi.

Ibu sudah tua.

Sebentar lagi, Ibu dipanggil Tuhan.

Ibu.

Kalau keluarga kalian, 'kan, masih panjang perjalanannya.

Masih harus menghadapi masalah ini dan yang lainnya.

Ibu, mari, silakan.

Silakan.

- Bu. - Ya?

Apa boleh bawa seprai sendiri?

Sangat diperbolehkan, Bu.

Buat senyaman mungkin mengatur ruangannya sendiri, ya.

- Terima kasih. - Saya tinggal dulu, ya, Bu.

- Saya tinggal. - Terima kasih, Bu.

Ya.

Di.

Tolong bawakan barang-barang Ibu yang di rumahmu, ya.

Ya, Bu.

Besok pagi aku ke sini lagi.

Ibu sekarang mau atur kamar ini.

Malam, Bu.

Assalamualaikum.

Waalaikumussalam.

Bu, sarapannya sudah siap.

- Terima kasih, Bi. - Iya.

Tadi selimut di tas yang itu, ya?

Tidak, Pa, di dalam situ.

Kamu sarapan dulu, biar Papa yang masukkan ke mobil.

Tidak, Nares belum lapar.

Belum lapar?

Kamu pamitan sama Mama.

Iya.

Berangkat dulu, ya, Ma.

- Assalamualaikum. - Waalaikumussalam.

Oke, Ma. Papa jalan dulu, ya.

Assalamualaikum.

Ayo.

- Ya. Oke. - Ya.

- Sudah? Ayo. - Sudah.

Ayo.

Pa, jadi Eyang tinggal di panti jompo?

Iya.

Papa kok tega?

Papa juga tidak tega, Res.

Tapi ini yang terbaik untuk saat ini.

Ayo.

Kamu bawa, terus tutup pintunya.

Eyang!

Eyang Ti subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left