Release info

[๐—–๐—ผ๐—ณ๐—ณ๐—ฒ๐—ฒ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ผ๐—ป] ๐—ฆ๐—ช๐—ข๐—ฅ๐——๐—ฆ ๐—ข๐—™ ๐—Ÿ๐—˜๐—š๐—˜๐—ก๐——๐—ฆ: ๐—›๐—ฒ๐—ฎ๐—ฟ๐˜ ๐—ผ๐—ณ ๐˜๐—ต๐—ฒ ๐—ฆ๐˜„๐—ผ๐—ฟ๐—ฑ (๐Ÿฎ๐Ÿฌ๐Ÿฎ๐Ÿฒ) ๐—ถ๐—ค๐—ฌ ๐—ช๐—˜๐—•
[๐—–๐—ผ๐—ณ๐—ณ๐—ฒ๐—ฒ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ผ๐—ป] ๐—ฆ๐—ช๐—ข๐—ฅ๐——๐—ฆ ๐—ข๐—™ ๐—Ÿ๐—˜๐—š๐—˜๐—ก๐——๐—ฆ: ๐—ฆ๐—ผ๐˜‚๐—น ๐—ฎ๐—ป๐—ฑ ๐—•๐—น๐—ฎ๐—ฑ๐—ฒ (๐Ÿฎ๐Ÿฌ๐Ÿฎ๐Ÿฒ) ๐—ถ๐—ค๐—ฌ ๐—ช๐—˜๐—•
A Commentary by Coffee_Prison
๐‘บ๐’–๐’ƒ๐’•๐’Š๐’•๐’๐’† ๐‘น๐’†๐’•๐’‚๐’Š๐’ ๐’Š๐‘ธ๐‘ฐ๐’€๐‘ฐ || *๐’ฎ๐ธ๐ฟ๐’œ๐‘€๐’œ๐’ฏ ๐‘€๐ธ๐’ฉ๐’ช๐’ฉ๐’ฏ๐’ช๐’ฉ

Tags

webdl
Published on: 2026-03-25
Downloads: 17
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

[Putra Mahkota Dewa Chang Qin berteman baik dengan Ular Air Gunung Yao]

[Ular Air kemudian berlatih menjadi naga, memicu bencana di Gunung Buzhou]

[Putra Mahkota Chang Qin diperintahkan untuk membunuh naga]

[Oleh karena itu, dia dihukum lima petir dan kehilangan status dewa selamanya]

[Ditakdirkan kesepian dalam semua reinkarnasinya]

[Dalam reinkarnasi Putra Mahkota, dia tidak merelakan Gunung Yao]

[Mengambil jiwanya untuk menempa pedang dengan Formasi Darah]

[ditempa oleh pengrajin Longyuan menjadi pedang penghancur dunia]

[Dewi Nyuwa takut pedang ganas akan mengacaukan dunia]

[kemudian menyegel Fenji di Lembah Wumeng]

[Dan kekuatan besar yang tersimpan di dalam Pedang Fenji]

- - Ibu.

Yunxi!

Yunxi.

Ibu tidak mampu melindungimu dengan baik.

Hanya bisa memasukkan jiwa pedang ke dalam tubuhmu.

Melindungi Fenji, melindungi umat manusia

adalah misimu seumur hidup.

Ibu!

Ibu!

Yunxi!

Ibu!

Yunxi.

Aku datang terlambat.

Mulai hari ini,

kamu adalah Baili Tusu.

Guru.

Aura negatif di dalam tubuh Tusu terhubung dengan Fenji.

Takdirnya dan Fenji

berkaitan dengan makhluk di dunia.

Baik, murid pasti akan melindungi dengan nyawa.

Ibu!

Tusu jangan ditelan oleh aura negatif.

Fenji akan segera terbangun.

Sejak Lembah Wumeng dibantai,

Fenji senantiasa disegel di Kota Tianlong.

Sekarang aura negatif kembali muncul.

Harus segera mengambilnya dan menyegelnya kembali.

Kamu adalah gadis spiritual.

Hanya energi Dewi Nyuwa-mu yang bisa menahan aura negatif.

Qingxue.

Kamu pergi saja.

Aku...

Baik, Nenek.

Dunia manusia lebih berbahaya daripada di Kota You.

Kamu tidak boleh serakah akan hal baru dalam kepergian kali ini.

Bisa menunda hal besar nantinya.

Nenek tenang saja.

Aku pasti akan menyelesaikan tugas dengan cepat,

lalu kembali ke Kota You untuk menemani Nenek.

Ya.

Qingxue adalah gadis spiritual.

Hanya energi spiritual Dewi Nyuwa-nya yang bisa menahan aura negatif.

Sejak Fenji lahir sepuluh tahun lalu,

aku tahu semua ini adalah takdir Qingxue.

Hanya saja tidak menyangka hari ini datang secepat ini.

Kakak Seperguruan, jika bukan demi menekan aura negatif di dalam tubuhku,

Guru juga tidak akan terluka parah dan mengurung diri.

Ketua Sekte ingin membunuhku, aku bersedia dihukum.

Guru mengorbankan nyawa demi melindungimu, kamu malah mencari mati sendiri.

Guru akan sedih saat keluar dari gunung.

Tusu, cepat turun gunung.

Aura siluman.

Aku mohon, tolong lepaskan aku.

Badanku lemah dan sakit-sakitan, jiwaku lemah.

Tolong kalian ganti orang lain saja, aku mohon padamu.

Aku mohon.

Sial, ini sudah orang ketiga hari ini.

Para siluman ini mau menghisap darah berapa banyak orang?

Shaogong, pikirkan solusi.

Yuheng tadinya adalah senjata sihir Qingyutan kalian.

Sekarang, malah giliran orang lain yang menyerap jiwamu.

Serpihan Yuheng telah hilang selama bertahun-tahun.

Awalnya mengira akhirnya ditemukan,

tidak disangka malah jatuh ke tangan Desa Fanyun.

Keberuntungan dan bencana sungguh saling bersandaran.

Hahahaha.

Aku mohon, kalian lepaskanlah aku.

Siapa itu?

Hei.

Akhirnya, ada barang bagus yang datang.

Sebuah jiwa ini jauh lebih baik dari ratusan.

Mari.

Aku sudah tidak sabar lagi.

Hanya setengah siluman, jangan berharap untuk menjadi dewa.

Hanya seonggok daging busuk.

Siluman!

Siluman datang lagi!

Siapa kamu?

Lepaskan orang tua, wanita dan anak-anak.

Aku akan berduel denganmu.

Tolong kami.

Lepaskan kami.

Tolong kami.

Aku mohon padamu.

Barang kalian.

- Terima kasih, Pendekar. - Terima kasih, Pendekar.

- Terima kasih, Pendekar. - Terima kasih.

Pendekar, tunggu sebentar.

Aku belum berterima kasih atas pertolongan Pendekar.

Jodoh hari ini ibarat air yang mengalir.

Tidak perlu dipedulikan.

Eh, tunggu.

Pendekar, aku Fang Lansheng dari Qinchuan.

Ini adalah temanku, Shaogong.

Paling mengerti tentang pengobatan.

Aku Ouyang Shaogong dari Qingyuntan.

Masih belum menanyakan nama Pendekar.

Baili Tusu.

Membasmi aura hantu, membangkitkan jiwa manusia.

Nama yang bagus.

Pendekar Baili rela mempertaruhkan nyawa sendirian.

Aku salut.

Benar.

Dikatakan pendekar dunia persilatan setia kawan dan suka membantu.

Setelah melihat hari ini, memang sesuai dengan reputasi.

- Sungguh menyelamatkan orang... - Diam.

Kamu berisik sekali.

Hei, kamu sangat tidak sopan.

Malah mengatai aku berisik.

Aku memujimu dengan baik, kamu malah tidak menghargai.

Apakah ada orang sepertimu?

Malah menyuruhku diam.

Cih.

Yuheng.

Ini adalah Yuheng yang legendaris?

Benda ini didapatkan dari kepala Desa Fanyun.

Sebenarnya benda apa ini?

Jujur saja, Pendekar Baili.

Benda ini awalnya adalah milik Qingyutan.

Namun, bukan benda siluman.

Melainkan senjata sihir kuno yang dipakai dalam teknik penyaluran jiwa.

Teknik Penyaluran Jiwa?

Benar.

Aku memeriksa nadi pendekar tadi.

Menyadari ada aura negatif lainnya

yang terbangun di tubuhmu.

Teknik penyaluran jiwa bisa digunakan untuk mengatasi hal negatif ini.

Ternyata mengidap penyakit aneh.

Pantas saja menyebalkan begini.

Jika ada Yuheng yang utuh,

maka bisa memakai ilmu penyaluran jiwa

untuk memancing keluar aura negatif dalam tubuh Pendekar.

Pendekar Baili menguasai dunia dengan pedang.

Tidak tahu apakah bersedia mencari pecahan bersama kami?

Setelah aku memulihkan Yuheng,

maka bisa membebaskan Pendekar dari aura negatif yang menggerogoti.

Yuheng ini adalah barang dari Qingyutan.

Lebih baik diserahkan kepada Qingyutan untuk disimpan.

Aku masih punya urusan penting.

Maaf, tidak bisa menemani.

Pendekar Baili.

Kami akan berangkat ke Qinchuan besok pagi.

Jika Pendekar berubah pikiran,

datanglah ke dermaga dan berkumpul dengan kami.

Huh.

Aku gegabah.

Tidak sengaja tiba di sini.

Tidak bermaksud mengintip.

Mengintip?

Oh, aku tahu.

Kamu adalah pria cabul yang dimaksud Nenek, 'kan?

Aku...

Aku, bukan.

Nenek pernah memberitahuku,

ada banyak pria di dunia manusia yang suka mengintip wanita.

Tidak disangka ditemui olehku secepat ini.

Nona salah paham.

Salah paham?

Nona, aku sungguh tidak bermaksud mengintipmu.

Sepasang mata, satu buah mulut.

Tidak ada yang berbeda juga.

Lihat Tali Dingyun-ku.

Nona.

Sudah kukatakan, bukan sengaja mengintipmu.

Kenapa masih memakai cara seperti ini?

Nenek bilang,

pria cabul tidak akan mengaku begitu saja.

Coba kupikirkan.

Lebih baik bagaimana menghukummu?

Pedang ini menjadi milikku.

Kamu...

Nona.

Pedang ini tidak boleh asal diambil, cepat letakkan!

Seperti ini saja.

Jika kamu bisa mengejarku, pedang ini akan kukembalikan padamu.

Eh!

Xiang, cepat ikuti dia!

Ternyata, di luar sangat menarik.

Manis tidak?

Manis.

Makan pelan-pelan.

Ayo, kita lihat ke sana.

Minum lebih banyak.

Kuat minum.

Tuan Muda, kita sepakat ya.

Pemuda Tengik, sudah bosan hidup?

Berani menghalangi jalanku.

Pergi jika tidak mau makan.

Beraninya berbuat onar di tempatku.

Swords of Legends: Heart of the Sword subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle โ€” sync, quality, typos.500 characters left