Selling Sunset

Selling Sunset

Download Indonesian Subtitle

Season 7

Release info

Selling Sunset S07 NF WEB h264-EDITH
A Commentary by tedi

Tags

web
Published on: 2023-11-03
Downloads: 19
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SEBELUMNYA

- Siap? - Aku tak tahu ada apa.

Seperti apa agen barunya?

- Ibunya anak Nick Cannon. - Partner Nick kesekian.

- Ini Bre. - Cantik seperti gosipnya.

Jangan kerasan. Itu meja Chrishell.

- Chrishell masuk? - Kenapa semua menatapku?

Selamat datang.

- Wah. - Lihat ini.

Wah!

Bunyikan bel.

- Aku turut senang. - Terima kasih.

Aku butuh waktu lama untuk bangkit setelah putus.

Mari ulangi dari awal.

Kami menjalani ini tanpa menyangka akan jatuh cinta sedalam ini.

Ini Marie-Lou.

Marie-Lou.

Jason lebih cocok dengan Marie-Lou daripada Chrishell.

- Kau ingin menjatuhkanku. Berengsek. - Jangan mengumpat.

Terserah aku. Kau berengsek dan sikapmu berengsek.

- Kita akur? - Kau menyakiti Chrishell.

- Tentu aku melindunginya. - Oke.

Bicara dengannya seperti minum sianida.

Nyalakan sumbunya. Dor!

Biarkan aku selesai bicara.

- Kau meracau dan teler. - Tidak. Berengsek kau.

- Tak ada? Mary? - Kita...

- Chrishell, itu jahat. - Tapi aku yakin.

Tes narkoba lengkap.

Aku mau konsultasi dengan pengacara.

Aku tak nyaman dengan hubungan Nick Cannon dan Bre.

Mungkin Nick lihai memanipulasi.

Dia suka berbicara seenaknya.

Dia kesal ketahuan.

Terserah aku mau punya anak dengan siapa.

- Aku boleh berpendapat. - Begitu?

- Kita bukan keluarga... . Kita keluarga, kok.

- Hubungan kita tak seperti dulu. - Ya.

Aku bingung apa bisa kembali seperti dulu atau itu tak sepadan.

- Hai! - Hai, Cantik.

Hai.

- Halo. - Halo, Manis.

- Lihat dirimu. - Kau makin seksi saja.

- Sayangku. - Hai.

Hai.

Hanya agen top yang bisa bertahan di pasar properti sekarang.

Penjualan makin sulit, tapi aku akan berusaha dan makin sukses.

Semoga kita bertiga dapat klien.

Ya. Aku suka ini.

Rumah ini menakjubkan dan baru dipasarkan.

5 KMT - 6 KM - 873 METER PERSEGI

HARGA $15,995.000

KOMISI $479,850

Salah satu sahabatku agen pemasarannya. Bakal lancar.

Sepanjang jalan gayanya mirip, aku suka.

Aku suka bentuknya. Menarik. Bisa bayangkan foto-foto Instagramnya?

Makanya aku datang.

- Dia membawa bolanya. - Kubawa.

- Keren. Aku suka. - Tak bisa jadi tas.

Kukira ini tas dan ternyata hanya bola basket.

Itu istimewa.

- Ayo lihat-lihat rumahnya? - Ya. Ayo.

Menariknya, rumah ini punya ruang terbuka seluas 557 meter persegi.

Properti ini luar biasa.

Seluruh material batunya marmer Italia.

- Aku suka detailnya. - Lihat dinding ini.

- Keren. - Detailnya menyatu.

Aku suka konsep dapur terbuka.

Emma, kau bisa masak sepuasnya di sini.

Aku juga bisa bekerja serius di sini ditemani pemandangan.

Ada yang mau Cheeto pedas?

- Tiba-tiba Cheeto? - Cheeto pedas?

Menarik sekali ada Cheeto di tas Birkin-mu.

- Mau? Tidak? Oke. - Satu saja? Tidak.

- Aku tak usah, ada bola. - Bola Chanel. Baiklah.

Aku terobsesi dengan rumah ini.

Aku juga. Aku suka.

- Astaga. - Tak sabar laku.

- Mantap, Amanza. - Sama.

- Aku suka kacanya. - Cantik, ya?

Seluruh rumah dilengkapi pintu geser Fleetwood.

Ini rumah papan atas.

Rumah kelas O Group. Setuju?

- Semua level agen? - Ya, semua level.

Aku ingin buktikan ke Jason bisa dapat pembeli.

- Kalian sudah tahu, belum? - Apa?

- Jason menyusul Chrishell ke Australia. - Wah.

Jason, Brett, Chrishell, dan Marie-Lou.

Menyeramkan.

- Ekspresinya. - Baiklah.

Sepertinya kau butuh obat anticemas mendengarnya.

Aku cuti karena aku ingin menemani G

tur musim panas di Australia.

Ini benar-benar liburan terlamaku.

Aku bisa menikmati liburan bersama keluarganya

dan kami makin akrab.

Luar biasa. Rasanya aku punya dua rumah.

- Halo. Ahoi. Aku datang. - Ya!

- Hei, apa kabar? Senang kau datang. - Hai.

- Hai, Cantik. - Hai.

- Apa kabar? - Baik, kau?

- Indahnya. Terima kasih. - Minum dulu.

Aku tahu Jason berencana tahun baruan di Australia,

tapi kupikir kami tak sempat bertemu

karena G konser di berbagai tempat.

Ternyata sempat, jadi aku tak sabar mengobrol.

Bersulang.

- Bersulang. - Senang bertemu. Bersulang.

Aku tahu pasti banyak yang menganggap aneh

jika kami sedekat ini

dan berteman dengan pasangan baru mantan.

Tapi mungkin Oppenheim Group memang unik.

Kami... Kami bersikap seperti biasa dan ini tak aneh.

G tak datang karena ada gladi resik untuk konser malam ini,

yang pastinya bakal seru.

Konsernya pukul 22,30, siapa tahu mau datang.

Bagaimana perasaan Marie-Lou?

- Rasanya agak... - Ya, pasti dia kaget.

Interaksi di O Group memang unik.

- Tak pernah membosankan. - Benar.

- Ayo lihat-lihat rumah. - Ayo.

- Kamar tidur utamanya bagus. - Lihat perapiannya. Keren.

- Bergaya Zen. - Aku suka tumpukan kayunya.

- Bisa dipanjat? - Astaga.

- Aku tak kaget kau memanjat. - Seperti panjat tebing.

Luar biasa.

Dasar Emma.

Ada saja kelakuannya.

Mau lompat ke air?

Jika dibayar seribu dolar, kami akan lompat ke air.

Kau tak begitu butuh uang itu, tapi aku ingin melihatmu terjun.

- Tapi itu wajib dibayar. - Pasti kubayar.

Bayar kalau ingin aku telanjang dada.

Astaga.

Ini sama saja membayarku $500 untuk telanjang dada.

Dasar konyol.

Rasanya senang bisa rekreasi sejenak.

Sekarang situasi di sana

agak membuatku stres. Itu jelas.

Sekarang aku merasa lebih segar

dan sedikit lebih fokus

untuk kembali bekerja dan menghubungi klienku.

Dengar, kita berdua agak menjauh. Sama-sama punya pacar baru.

Kami bepergian cukup lama.

Jadi, aku maklum jika kau menjauhi kantor.

Sejujurnya, aku sendiri agak menjaga jarak.

Aku harus mulai kembali fokus kerja di kantor dan...

Aku senang kau juga begitu. Tak sabar kau kembali.

Kuharap akan lancar.

Semoga saja Marie-Lou bukan pencemburu.

Aku tak nyaman meski tak di sana.

Kurasa Jason dulu begitu mencintai Chrishell.

- Aku setuju. - Begitu?

- Aku kenal Jason sejak lama. - Ya.

- Dia kasmaran dengan Chrishell. - Ya.

- Berapa harganya? - Dua puluh enam juta.

8 KMT - 16 KM - 1,189 METER PERSEGI

HARGA $26,000.000

KOMISI $780,000

- Sampai. - Sampai.

- Berapa luasnya? - Sekitar 1,207 meter persegi.

Itu pasti termasuk empat paviliun di belakang.

Baiklah.

Bisa menjual rumah seharga $26 juta itu awal tahun yang bagus.

Semoga, setelah survei, kita akan dapat klien.

Ya.

Pasar properti sedang lesu sekali.

Jika ingin menjual, kami harus lebih giat.

Aku suka lampu di tangga.

Saat ini sedikit yang ingin membeli rumah.

Penjual rumah juga sedikit.

Setiap agen harus jemput bola dan kerja keras.

Kalau tidak, bisa-bisa menganggur.

Aku sudah merenung. Aku mau berhenti menjadi manajer.

- Sungguh? - Ya.

Aku ingin mundur dari jabatan, fokus pada klien,

tak mengurusi drama,

dan setiap masuk ke ruangan tak perlu khawatir,

"Siapa yang harus kulerai hari ini?"

Ya.

Kukira tugasku akan seperti manajer real estat.

- Ya. - Bukan terapis.

- Batunya sangat mencolok dan ramai. - Aku suka.

Tapi aku suka sekali.

- Ya. - Cantiknya.

Ada dua, ya?

- Untuk rumah $26 juta... - Kurang besar.

Sekali lagi, belum pernah kulihat rumah yang material batunya begitu beragam.

Menarik.

- Rumah ini selera artis. - Ya.

Agak mahal, ya?

Harga yang mereka pasang bagus, apalagi pajak rumah mewah akan naik.

- Naiknya tinggi sekali. - Ya.

Measure ULA, alias pajak rumah mewah,

akan diberlakukan mulai bulan depan.

Properti yang terjual lebih dari $5 juta akan dikenakan pajak tambahan 4%,

dan lebih dari $10 juta dikenakan pajak tambahan 5,5%.

Kenaikannya tinggi sekali,

dan menurutku akan sangat melemahkan pasar properti.

- Membayangkannya saja aku mual. - Setuju.

More Indonesian subtitles for Selling Sunset

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left