The first 200 lines.
Di pertandingan ini, kerahkan semua kemampuan kalian!
Dengarkan aku! Di sisi lapangan!
Bersiap untuk setiap permainan!
Fokus pada bajingan ini, Kawan!
Sisa musim telah tiba! Ini menentukan sisa musim kita.
Keluarkan! Lampiaskan di luar sana, Kawan!
Saat kau datang ke Florida, futbol sangat penting di sini.
Kalah tak dapat diterima karena konsekuensinya besar.
Dengar. Semoga tim terbaik menang.
Kalian punya keunggulan, ketangguhan, kebersamaan.
Berkumpul di ruang ganti rasanya luar biasa.
Aku ingin mereka merangkul hati, luka, rasa sakit, persaudaraan.
Tak peduli seberapa berbakatnya dirimu,
persaudaraan dalam permainan tim tetap yang paling penting.
Fokus pada saat ini.
Kalian berlatih seumur hidup untuk satu momen, momen ini.
Futbol adalah jalan keluar dari lingkunganku.
Jadi, aku bersedia melakukan apa saja.
Tunjukkan kemampuan kalian!
Motivasi, Sayang!
Di antara tahun 2005 dan 2010...
Juara nasional ada di sini! Nomor satu!
...kelihatannya Urban Meyer dan Florida
akan memenangkan Kejuaraan Nasional setiap tahun.
Ayo! Kita pasti bisa!
Kami seperti The Beatles. Sungguh.
Itu gila.
Gadis-gadis jatuh, pingsan. Kau berpikir, "Apa yang..."
Maafkan aku. Aku benar-benar menyesal.
Lalu entah bagaimana, semuanya sirna.
Kalahkan para bajingan itu! Ayo, Bung!
Rasa sakit dari kejayaan itu nyata dan itu bukan untuk semua orang.
Dua atlet University of Florida diskors.
Satu Florida Gator lagi telah ditangkap.
Kita punya 30 menit untuk sisa hidup kita!
Aku siap berjuang. Waktunya berjuang.
Orang-orang tak menyadari tingkat stres, kecemasan, dan tekanannya
karena mereka benar-benar tak tahu bagaimana rasanya
mencurahkan begitu banyak pada suatu hal.
Itu segalanya.
Ini akan sangat sulit dipercaya.
EPISODE SATU KERJA KERAS ATAU PULANG
Terima kasih sudah datang sore ini.
Ini hari istimewa bagi University of Florida.
INI... THE SWAMP
Saat aku berjalan masuk ke The Swamp, rasanya seperti mimpi.
Hadirin Sekalian, Pelatih Urban Meyer.
Aku berjalan ke garis 50 yard, langitnya biru, 26 derajat, semua indah.
Aku berpikir, "Ayo menangkan gelar nasional."
BOS GATOR BARU
Aku ingin berterima kasih kepada Dr. Machen dan Jeremy Foley
atas kesempatan untuk melatih Gators.
Florida tampil luar biasa pada '90-an di bawah pelatih Steve Spurrier,
bermain untuk kejuaraan nasional setiap tahun.
Juara Nasional 1996!
Itu hampir jadi periode penuh kegembiraan bagi penggemar Gator.
Namun, pada 2005, Florida tak menang.
Kami mengecewakan orang-orang yang menjagokan kami karena kalah,
tak jadi diri kami yang seharusnya, tak melakukan hal-hal yang seharusnya.
Tim secara umum tak begitu dihormati
di seluruh komunitas Gainesville.
Kami tak menang, jadi tak ada minuman gratis di bar.
Mereka raksasa yang tidur dan tentu saja, Urban adalah pelatih terkenal.
SALT LAKE KE SWAMP
Aku merasa dengan merekrut Urban Meyer,
Florida dapat mengembalikan yang hilang.
Namun, meski itu perekrutan yang menarik,
kau mendapat seseorang yang hampir tak dikenal secara virtual.
Meyer sudah empat tahun jadi pelatih kepala di dua tempat berbeda.
Penggemar Florida menginginkan pemenang
dan mereka bukan penyabar.
PECAT COKER
Florida main di Southeastern Conference.
Kami menyebutnya SEC.
Futbol kampus di Selatan itu seperti pengalaman hidup dan mati.
Menonton Florida melawan Tennessee atau Florida melawan Georgia sama seperti
menyaksikan gladiator bertarung sampai mati.
Emosinya sama. "Bunuh atau dibunuh".
Urban Meyer tak tahu SEC, dia tak tahu Selatan.
Kadang itu bisa jadi masalah.
Kau menang, semua orang menyukaimu.
Jika kau kalah satu pertandingan besar, saat itulah kritik mulai berdatangan.
Itu bisa tak terkendali.
Aku berasal dari latar belakang yang disiplin.
Ayahku di Angkatan Darat.
Saudariku di Angkatan Udara.
Jadi, aku memakai pendekatan semacam itu, pendekatan militeristis untuk tim.
Pernah ada narasi tentang Gator, tentang kurangnya disiplin.
Aku mendidik mereka.
Karena aku tahu jika mengajarkan disiplin kepada mereka,
kau pasti menang sebagian besar pertandingan.
Pelatih mendisiplinkan kami habis-habisan.
RUMAH... FLORIDA GATORS
Dia memanggil kami ke stadion pada pukul lima pagi
dan menyuruh kami berlari naik dan turun tangga.
Dia memanggil semua orang,
"Entah kalian bermasalah dengan polisi, entah dengan sekolah,
kita tak boleh punya masalah ini."
Aku dari Miami.
Perkelahian tangan kosong itu biasa.
Pelatih Meyer tiba di sana dan mengusir kami dari ruang ganti.
Menyuruh kami berpakaian di ruang ganti pengunjung.
Dia bilang kami tak boleh memakai perlengkapan Gator.
Kami harus mendapatkan hak untuk jadi Florida Gator.
Apa itu sambutan yang hangat?
Tidak sama sekali.
Jika ingin menang besar, aku harus membangun tim ini.
Aku harus tahu siapa yang masuk dan keluar.
Latihan matras mengubah permainan.
Satu orang akan jatuh, yang lain akan melompat ke punggungnya,
dan kau harus menghentikan mereka merangkak.
Rasa sakit fisik yang paling meletihkan.
Ada pemenang dan pecundang.
Semua orang berteriak. Rekan tim menyorakimu.
Itu seperti Vietnam.
Itu, saat kubilang berat, hal terberat yang pernah kulalui dalam hidupku.
Kau sudah tak kuat. Berhenti sok tangguh.
Tujuanku adalah membuat pemain yang tak berkomitmen keluar dari tim
dan mencari tahu siapa yang berkomitmen.
Itu tak kenal ampun.
Saat mengambil alih tim, aku harus mencari pemimpinnya.
Orang yang sedang naik daun adalah pria bernama Brandon Siler.
Saat Urban muncul, kesan pertamaku tentangnya buruk.
Aku berpikir, "Aku tak suka pria ini. Aku tak tahu siapa pria ini!"
Aku besar di Pine Hills, daerah kumuh dan semacamnya.
Jika kau ingin bermain Grand Theft Auto sungguhan,
pergilah ke Pine Hills usai gelap.
Dari sanalah asalku.
Aku tahu aku ingin sesuatu yang berbeda.
Saat aku tiba di kampus, ada sedikit gegar budaya.
Di tempat asalku, orang kulit putih tak banyak.
Namun, kau lekas mengerti
ada dunia lain yang berbeda dari dunia tempatmu dibesarkan.
Saat Urban datang ke University of Florida,
dia ingin kami berlatih tanpa henti.
Aku ingin berlatih tanpa henti!
Yang terbaik akan kukalahkan.
Fullback akan kulewati.
Kami ingin menang.
Fullback akan kutundukkan.
Di saat inilah aku percaya.
Itu bukan soal angkat beban.
Cepat! Ayo!
Itu soal ketegaran mental.
Dia ingin memahami apa yang terjadi setelah menghancurkanmu.
Lengan lurus!
Kau akan mendorong dirimu atau menangis seperti bayi? Berhenti?
Sebagian besar orang pulang.
Ayo! Dorong ke atas!
Kau tahu apa yang dilakukan Brandon Silers? Mereka jadi lebih baik.
Dia vokal, pemain hebat, tangguh, dan berkomitmen.
Dia pemimpin yang sempurna.
Namun, dia sangat sulit diatur.
Semua yang kulakukan, aku melakukannya tanpa henti.
Aku juga sering mabuk. Aku suka minum-minum.
Suatu hari, Urban memanggilku ke ruangannya. Dia bilang, "Dengar.
Aku akan menelepon orang tuamu untuk bicara dengan mereka."
Ibuku unik.
Ayah tiriku punya 13 gigi emas di mulutnya.
Ibuku punya gigi emas. Mereka berdua punya sepuluh tato.
Mereka datang ke kampus setelah minum-minum seharian.
Ibuku berkata, "Meyer, dengar.
Putraku datang ke sini untuk memenangkan Kejuaraan Nasional dan masuk NFL.
Jika kau tak di sini untuk melakukan itu, kau harus pergi.
Ini bukan Utah!"
Aku tak mengerti dunianya.
Aku tak tahu jalan-jalannya. Itu sebabnya aku terkejut.
Mereka berbincang, lalu keluar.
Pelatih berkata, "Kemari."
Sambil memelukku, dia berkata,
"Teruslah lakukan yang kau lakukan.
Itu orang tua tergila yang pernah kutemui."
Musim dimulai pada 2005 dan kupikir aku mengerti futbol besar.
Kau tak mengerti futbol besar
sampai mulai berkecimpung dalam Southeastern Conference.
Bahan baru ke dalam rebusan pahit ini. Pengalaman Urban Meyer.
Aku ingat mendengar dua pemain bertabrakan...
Bunyinya seperti dua palu godam beradu.
Tidak pernah berhadapan dengan orang besar atletis
yang bermain futbol di SEC.
Pertandingan pertama kami melawan Wyoming.
Kami menang dan itu tak... Itu hebat.
Kami mengalahkan Tennessee di pertandingan ketiga, sangat ketat.
Kami mengalahkan Kentucky.
Gators mencetak tujuh poin berturut-turut
dan tim peringkat lima Urban Meyer menang empat kali berturut-turut.
Ada kegembiraan mengenai Urban Meyer. Pakar taktik yang cerdas dan intelektual.
Kami dengar banyak soal serangan menyebar yang dibawa Urban Meyer ke Florida.
STRATEGI OFENSIF URBAN MEYER
Filosofi ofensifku, cetak angka dengan cepat.
Waktu muda, aku dikenal akan permainan tipuan,
sepakan tipuan, dan serangan menyebarku.
Seperti serangan balik cepat di lapangan.
Saat aku bertemu dengan Dan Mullen, mentalitas kami sama.
Itu dasar filosofi yang kami bangun di Utah.
Urban Meyer sangat baik di Utah,
tempat dia melatih pada musim sebelumnya.
Dan Mullen adalah play-caller ofensif yang imajinatif.
Itu hampir seperti Butch Cassidy and the Sundance Kid.
Impian telah terwujud!
No comments yet. Be the first to leave one.