The Blacklist - Tenth Season

The Blacklist - Tenth Season

Download Indonesian Subtitle

Season 10

Release info

The Blacklist S10 WEB-DL NF
A Commentary by tedi

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2023-08-27
Downloads: 5
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Hei!

Hei!

Tidak.

Sudah tiga kali, Ayah.

Mungkin kita memancing saja.

Tidak. Kocok, bagikan lagi.

Tunggu sebentar.

Ada telepon.

Aram, kejutan menyenangkan.

- Pak Cooper. - Charlene menanyakanmu,

dan aku tak bisa bilang apa pun. Di mana kau tinggal, apa kegiatanmu.

Aku tahu. Maafkan aku.

Aku sudah lama mau berkabar.

Aku sudah beradaptasi, tapi aku baik-baik saja. Aku sangat baik.

- Kabarku baik. - Bagaimana New York?

Bisa kuceritakan langsung.

Kalian di sini? Gugus Tugas ada di New York?

Kami belum beroperasi. Reddington membawa mereka ke Guatemala.

Itu enam bulan lalu.

Tak ada yang bisa dilakukan sampai dia kembali.

- Tn. Reddington ada di sini. - Apa? Di mana?

Aku baru saja melihatnya.

Melihatnya? Di Manhattan?

Di luar Met. Di seberang museum.

Dia... Dia hanya berjalan.

- Sendirian? - Ya, tanpa keamanan, mobil.

Aku memanggilnya dan dia melihatku,

lalu dia naik taksi.

Aram, kau yakin? Kau yakin itu dia?

Itu dia. Dia tampak agak berbeda.

Tapi itu... Itu jelas dia.

Pak Cooper? Kau masih di sana?

Ya, maafkan aku.

Keadaan cukup baik dengan Reddington sebelum dia pergi.

Kami setuju agar lebih terbuka.

- Jika dia kembali... - Dia kembali.

Baik, jika kau benar, kenapa dia di sana?

Apa yang dia lakukan?

Ada bom!

Aram, kau baik-baik saja?

Aram. Aram, kau baik-baik saja?

THE BLACKLIST

BURUNG HANTU MALAM

PINDAI

Tolong katakan kau akan membantu.

- Masih dikerjakan? Sudah berapa banyak? - Sekitar setengahnya.

Lebih lama mendokumentasikan kasus Marvin Gerard

daripada mengeksposnya.

- Istirahatlah. - Tak bisa.

Raymond takkan pergi lama.

Kita manfaatkan waktu istirahat ini.

- Kau masih belum dengar kabarnya? - Belum.

Ada penginapan di Quezaltenango.

Dia mungkin minum champurrado di teras.

Aram melihatnya di New York.

- Bilang lagi? - Tampaknya, Raymond sudah kembali.

Mungkin terkait ledakan yang terjadi

di apartemen di Upper East Side.

- Akan kutelepon Chuck. - Sudah. Tak ada jawaban.

Itu tak mengejutkan. Jika dia meledakkan apartemen,

dia mungkin tak mau diinterogasi.

- Kau tak tahu ini soal apa? - Tidak.

Tapi ini buruk.

Aku akan datang.

Aku mulai terbiasa dengan waktu libur,

berada di rumah bersama Charlene dan Agnes. Aku merasa tua.

Kau pasti bisa, Pak Tua.

Aku baik-baik saja.

Maksudku, sebenarnya,

setiap hari adalah perjuangan.

Bukan hanya pemulihan, yang sejauh ini...

Aku baik-baik saja.

Hanya sebagian besar...

Aku kesulitan melepaskan masa lalu.

Sudah sifatku ingin memperbaiki keadaan.

Santai saja, Donald.

Sulit bagiku untuk menerimanya.

Aku kehilangan seseorang yang kucintai,

dan itu tak bisa diperbaiki.

Maksudku, aku...

Aku menjadi pencandu. Aku terpuruk.

Kuharap itu tak terjadi, tapi itu terjadi.

Lalu melepaskan itu dan membiarkannya...

Itu sulit bagiku.

Tapi di sinilah aku.

Lalu hari ini...

Aku sudah sadar selama 311 hari.

Itu bagus.

Bagus untukmu.

Kau tak angkat teleponmu?

Dua bulan kubawa telepon FBI itu setelah Reddington pergi.

Tak berdering, kusimpan saja.

Jadi, dia sudah kembali?

Tidak juga.

Ayo. Akan kujelaskan dalam perjalanan ke New York.

- Ed Pickford. - Sersan.

Aku Agen Ressler. Ini Agen Zuma.

- Maaf atas situasinya. - Kalian FBI bekerja cepat.

Orang-orangku masih membersihkan area itu

saat FBI memberi tahu kami ada tim yang akan datang.

Bagaimana keadaannya?

Banyak kerusakan. Menurut damkar,

satu alat diledakkan di lantai atas.

- Ada yang terluka? - Belum diketahui.

Tersangka?

Dengar, aku ingin memberitahumu kami tahu apa yang terjadi,

tapi sejujurnya, kami tidak bisa apa-apa.

Terutama karena kami tak bisa masuki gedung.

Kenapa tidak?

Itu milik pemerintah Tiongkok.

Itu terdaftar sebagai kantor resmi konsulat.

- Kantor? - Ada ratusan kantor asing di kota,

ada banyak di berbagai lokasi.

Tak ada polisi di dalam tanpa izin.

Dia meledakkan sebagian konsulat Tiongkok?

"Dia"? Kau punya teori siapa yang mungkin melakukan ini?

Tidak juga, bagaimana kami menemukan orang yang bisa beri kami izin?

Tak perlu. Dia akan menemukanmu.

Maaf. Bisa bicara dengan penanggung jawabnya?

Agen Ressler, FBI.

Namaku Chin Yao, kepala pos konsuler ini.

Pak Chin, kami baru memulai penyelidikan,

tapi ledakan ini adalah serangan yang ditargetkan.

Menurutmu siapa yang bertanggung jawab?

Kami tidak tahu, tapi yakinlah Biro akan terus mengabarimu.

Kulihat ada kamera di gedung.

Kami akan menghargai jika kau beri kami akses rekaman itu.

Kurasa itu mustahil.

Kenapa begitu?

Kami tak meminta penyelidikan Amerika.

Seseorang meledakkan alat di salah satu gedungmu,

dan kau tak mau tahu siapa atau kenapa?

Jika kejahatan dilakukan, stafku mampu menanganinya.

Stafmu tak punya wewenang penegak hukum di sini.

Aku di sini bukan untuk berdebat. Aku memberitahumu...

- Eddie. - Ya?

- Satu tewas. Ini Biro? - Ya.

Pak, kau harus melihat ini.

Agen Ressler, agar jelas,

FBI tak berwenang memasuki tempat ini.

Properti ini tak bisa diganggu gugat.

Berdasarkan otoritas Konvensi Wina pada Konsuler...

Setahu kami, hanya dia yang ada di lantai

saat ledakan, tapi kami akan terus mencari.

Dengan ledakan sebesar itu, kenapa tubuhnya masih utuh?

Peledak itu ada di troli surat di area ini.

Sepertinya sebagian tubuhnya terlindungi meja dan lemari ini.

Lalu ada ini.

Sepertinya laptop di bawah lengan kanannya.

Kau mengenali wanita ini?

Kehadiranmu melanggar hukum!

Kami paham, tapi kau di sini bukan untuk berdebat, ingat?

Kau harus membawanya ke Jaksa Agung.

Ya, ini sekarang penyelidikan pembunuhan federal.

- Apa situasinya bisa diatasi? - Tidak, Wujing, tidak sama sekali.

FBI ada di dalam.

Mereka telah menemukan jasad rekanmu.

Bagaimana bisa?

Kau seharusnya mencegah mereka dapat akses.

Jangan katakan apa yang harus kulakukan. Kau seharusnya tak menarik perhatian.

- Kementerian tak tahu aku membantumu. - Ingat kau bicara dengan siapa.

Aku ambil risiko untuk menghormati sejarah kita.

Tapi kau buronan.

Jika pemerintah kita tahu ini...

Moores tewas.

Kita butuh bantuannya.

Informasi darinya cukup.

Semua tetap sesuai jadwal.

Reddington pelakunya.

Dia akan lakukan apa pun demi mencegahku membuktikan kebenaran.

Tapi akan kulakukan.

Dan dia akan menderita atas perbuatannya.

Kau takkan percaya ini.

Jasad yang ditemukan dari Konsulat Tiongkok?

Itu Jennifer Anne Moores.

Moores. Bagaimana aku tahu nama itu?

Jennifer Moores pernah masuk Daftar Hitam.

Dia anggota kunci kru perampokan, Fribourg Confidence.

Pencuri yang khusus merampok penjahat.

Saat itu, Elizabeth menyewa mereka untuk mencuri diska lepas

- dari salah satu kotak deposit Raymond. - Aku ingat.

ELIZABETH KEEN TITIP SALAM

Tapi mereka kita tahan. Kenapa dia tidak?

Karena dia bekerja sama dengan kita.

Tampaknya itu berlangsung lama dengan Jaksa AS.

Dia ditahan 19 bulan di Hazelton dan bebas bersyarat lima bulan lalu.

Lantas? Apa maksud mantan Daftar Hitam bebas bersyarat

di paviliun Konsulat Tiongkok di New York?

Moores itu pencuri ulung. Wajar jika berasumsi

dia disewa untuk mencuri.

Oleh Tiongkok? Kenapa mencarinya?

Apa hubungannya dengan Reddington?

Kuberi tahu, apa pun perbuatannya,

jelas Reddington tak ingin itu.

Kita punya petunjuk.

Masalahnya, Aram tidak ada.

Kita bisa minta lab kirim teknisi lain,

tapi aku mau sembarangan.

Aku lebih suka pertahankan Gugus Tugas ini sampai kita tahu apa yang kita hadapi.

- Kau mau agen baru? - Setidaknya satu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left