The first 200 lines.
Jadi, akan kumulai.
Baiklah.
Hei, teman-teman. Semuanya baik-baik saja?
Ya, semua baik-baik saja.
Aku sudah siap.
Hai, aku Kevin Khoiro, dan selamat datang di Bizzare Asia.
Episode hari ini berlokasi...
...di Sumatra Barat yang indah, di Indonesia.
Dan kami akan menunjukkan pada kalian dukun setempat...
...yang bisa memanggil makhluk halus, jika kalian mau.
Dan menghabisi musuh kalian menggunakan mainan putar...
...yang disebut Gasing Tengkorak.
Baiklah, sudah? Jadi, apa kalian sudah siap?
- Ya. - Ayo kita mulai.
Baik, seperti yang kalian lihat...
...di belakangku adalah rumah dukun lokal terkenal.
Dan kita akan coba berbicara dengannya.
Baik, ayo.
Sedang kau rekam?
Saya di sini bersama seorang dukun setempat.
Dan aku akan bertanya soal Gasing Tengkorak.
- Selamat sore, Pak. - Selamat sore.
Bapak bisa ceritakan tentang Gasing Tengkorak?
Gasing Tengkorak itu ilmu untuk membunuh orang.
Bahannya diambil dari pemakaman dulu, ke kuburan.
Kita cari makam anak kecil yang mati tidak wajar.
Cari tengkoraknya, lalu kita ambil.
Lalu bagian dahinya kita gergaji.
Itu yang dibuat untuk Gasing Tengkorak.
Baik. Pak...
...bagaimana cara menggunakannya?
Gasing itu dibawa ke rumah korban...
...dimainkan di luar.
Di dalam rumah, si korban akan berteriak karena melihat iblis.
Gasing diikat dengan kain kafan.
Pada hari Kamis, malam Jumat.
Gasing Tengkorak, dijampi-jampi.
Saat gasing berhenti berputar, maka hidupmu juga.
Jika kita mainkan gasing di rumah sasaran...
...maka muncullah arwah-arwah jahat.
Yang akan mencelakai sasaran kita.
Gasing Tengkorak, sampaikan pesanku.
Dan gasing itu cocok untuk membalas dendam.
Jika mereka bangkit, buat mereka berjalan.
Di sinilah, aku menunggu.
Aku mengerti
Mungkin belum waktunya
Kamu bisa sadari
Hadirnya aku
Setiap malam
Kau ada dalam mimpiku
Ku selalu berharap
Kau bisa cinta, cintai aku
Tak ada yang salah dari dirimu
Mungkin aku yang terlalu harapkanmu
Sulit kuingkari
Betapa kamu berarti
Andai kau bisa mengerti
Andai kau bisa mengerti
Vero. Bangun, Vero.
Yang bisa nolong kamu cuma diri kamu sendiri.
Dari dulu juga begitu. Ayo bangun.
Michael.
Aku udah putusin aku ngga mau terusin tur kita.
Vero, tolonglah.
Kita udah jalanin 37 dari 40 kota.
Tinggal dikit lagi.
Terus gimana kerja sama sponsor, sama promotor?
Kamu manajer aku, kamu ngomong dong sama mereka gimana.
Dan satu lagi...
...aku lagi pengen sendiri.
Jadi, tolong kamu cariin rumah yang jauh dari manapun.
Dan aku ngga mau diganggu.
Oke. Baiklah.
Yuk.
Pak, barang-barangnya masukin semua, ya.
Pak Michael, Bu Veronica, selamat datang.
Mari, silakan masuk.
Jadi, kamu bisa istirahat di sini selama yang kamu mau, Ver.
Vila ini dilengkapi dengan CCTV dan alarm...
...bilamana ada manusia maupun hewan datang tanpa izin, alarm akan berbunyi.
Dan jasa katering telah kami sediakan, sehari tiga kali...
...dan kami menjamin Anda akan mendapatkan masakan chef bintang lima.
Dan untuk menjaga privasi, kami akan menyediakan makanannya di luar.
Ya udah, Mas, tolong bantuin turunin barang-barang dari mobil, ya.
Baik, Pak.
Vero?
Vero, kamu banyak dapet barang dari endorse.
- Aku taruh di meja aja, ya? - Oke.
Sama ada sekalian surat dari penggemar, mau aku balesin seperti biasa atau...
Nanti aku aja sendiri.
Oke.
Ya udah, aku berangkat, ya?
Aku udah atur janji temu sama dokter.
Dia udah siapin serangkaian tes buat kamu.
Nanti besok lusa aku jemput kamu, ya?
Aku cuma butuh istirahat kali.
Ya, aku harus pastiin kalau kamu baik-baik aja.
Lagi pula, aku perlu surat dokternya...
...supaya ngga dituntut sama promotor, sama sponsor.
Terserah.
Ini.
Kenapa?
Pegang handphone aku. Kalau ada yang nyariin, bilang aku ngga mau diganggu.
Ya udah. Kamu hati-hati, ya.
Ngga usah khawatir.
Aku jalan, ya.
Ayo, Pak, berangkat.
Bikin lagu apa ya, Vero?
Yang laku?
Atau yang jujur?
Yang laku kan udah sering.
Yang jujur lah sekali-kali.
Hei! Ngapain kamu?
Hei! Pergi kamu!
Hei!
Awas kamu!
Jangan coba-coba balik ke sini lagi!
Orang-orang di luar sana pasti mikir aku tuh baik, ya?
Belum tentu.
Awalnya sih iya.
Tapi sekarang udah ngga ada lagi kebahagiaan.
Aku bahkan ngga tahu apa yang harus aku cari sekarang.
Cita-cita aku dulu ya...
Ya, kaya gini.
Jadi penyanyi, terkenal.
Tapi kalau ngelakuin hal yang sama setiap hari...
Bikin album baru...
...video klip, promo TV, tur, dan lain-lain.
Hidup kita jadi monoton.
Aku udah ngga lagi nyanyi buat kebahagiaan.
Semuanya begitu komersil.
Semua-muanya diukur dengan uang.
Seberapa besar penjualan, seberapa banyak sponsor masuk...
...tiket dijual.
Semuanya bukan lagi harus bagus.
Tapi harus besar, harus banyak.
Vero...
...kamu bersyukur dong.
Semua orang tuh cinta sama kamu.
Kamu jangan sia-siain semua karena hal yang ngga penting.
Kamu cuma capek.
Kamu butuh istirahat.
Sekarang tidurlah.
Maaf sekali atas ketidaknyamanannya, Pak.
Tapi kondisi ini ngga bisa dihindari, Pak.
Ngga kok, Pak, kami ngga batalin begitu aja.
Nanti kalau kondisi Veronica sudah siap, kami akan lanjutkan lagi turnya.
Oke, begini aja, Pak.
Sebagai ganti kerugian sponsor...
...kami akan menambahkan beberapa kota. Gimana, Pak?
Jangan ucapkan maaf.
Hanya akan membuatku semakin sedih.
Bunuh aku dan pergilah.
Tatap diriku terakhir kali.
Senyumlah seperti tidak ada masalah.
Supaya ketika aku merindukanmu...
...itu yang kuingat.
Supaya aku bisa membayangkan wajahmu.
Kenapa aku bodoh?
Kenapa aku tak bisa melupakanmu?
Bahkan ketika dirimu tidak ada lagi.
Kini...
Kamu hanya sebuah memori.
Halo, Pak?
Ini kok ada orang yang buang bangkai di halaman.
Ya, berarti ada yang masuk dong ke vila.
Ya, saya ngga mau tahu. Pokoknya diberesin, ya?
Ini saya mau pergi sekarang. Saya balik, udah bersih.
- Permisi, Pak. Saya mau tanya. - Silakan.
- Saya menginap di vila besar di atas bukit. - Ya.
Bisa tunjukkan saya jalan ke sana? Saya sepertinya nyasar.
Ya ampun, kasihan sekali.
Jadi, kamu dari sini, ambil jalan itu.
Nah, di sana ada pos ronda.
Lalu belok kanan, kemudian belok kiri.
Oh, begitu.
Terima kasih, Pak. Hidup, Persib!
Sama-sama. Hati-hati, Neng.
Ya!
Melissa...
...di luar ada orang.
Kamu di rumah, Ver?
Bukan, aku di vila.
Kamu sama siapa di vila?
Aku sendirian.
Jangan sendirian, Ver.
Kalau sendirian, setan bisa dateng.
Gasing diikat dengan kain kafan.
Pada hari Kamis, malam Jumat.
Gasing Tengkorak, dijampi-jampi.
Saat gasing berhenti berputar, maka hidupmu juga.
Gasing Tengkorak, sampaikan pesanku.
Jika mereka tertidur, bangunkan.
Jika mereka bangkit, buat mereka berjalan.
Di sinilah, aku menunggu.
Renggut mereka, renggut di depanku.
Buat mereka berlutut.
Jika mereka menutup mata, buat mereka melihat.
Buat mereka menderita, buat mereka tahu.
No comments yet. Be the first to leave one.