The first 150 lines.
Nona Frieren...
Lumayan memakan waktu.
Kau berhasil mengalahkan Aura.
CERITA ORISINAL OLEH KANEHITO YAMADA / TSUKASA ABE
Sulit dipercaya. Aku tak habis pikir ini terjadi.
Ayo.
Tunggu, tak perlu melarikan diri.
Graf Granat bilang, dia akan mengampunimu.
Pertarungannya pasti sengit,
tapi sebagian besar jasadnya masih utuh.
Kuhargai itu.
Terima kasih sudah menghormati para pahlawan Kontinen Utara.
Aku pernah membuat kekacauan yang lebih besar.
Tapi Himmel marah padaku.
Jelas saja. Aku tak heran dia marah.
Aku pun pasti marah.
Tuan Himmel berhasil melatihmu dengan baik.
Jangan sebut melatih.
Tapi kurasa kau benar.
Wajar dia marah.
Apa maksudmu?
Lupakan saja.
Fern, Stark,
kalian berhasil mengalahkan Lügner dan Linie.
Aku bangga.
Seharusnya kau tak terluka separah ini.
Wajar Warrior terluka.
- Wajar apanya? - Kau babak belur.
Makamkan mereka dengan hormat.
- Aku mau mengantar mereka ke kota. - Baik.
Yang Mulia...
Ada apa?
Frieren...
Entah bagaimana caraku bisa berterima kasih kepadamu.
Frieren,
aku bilang
aku akan melakukan apa pun demi membalas jasamu.
Dan kau meminta
Grimoire Flamme the Great Mage tentang penghalang,
yang telah diwariskan
pada keluarga Granat selama beberapa generasi.
Kau yakin ini yang kauinginkan?
- Grimoire ini... - Palsu.
Benar. Grimoire itu tak mungkin membahas sihir penghalang
yang digunakan di kota ini, yang diwariskan secara lisan.
Saya sadar betul akan hal itu, Yang Mulia.
Ini hobi saya semata.
Begitu rupanya.
Omong-omong, kau tak perlu bicara secara formal.
Bagimu, aku mungkin hanyalah bayi.
Saat kami berangkat untuk mengalahkan Demon King,
aku mendapat pelajaran penting.
Benar, Tuan Heiter pernah membahas itu.
Di Ibu Kota Kerajaan, menghina bangsawan merupakan kejahatan serius.
Karena Himmel dan Eisen
bicara secara kasual kepada Raja, mereka nyaris dieksekusi.
Aku ingat sekali wajah Himmel saat dia menangis tersedu-sedu.
Kejahatan serius? Sungguh berlebihan.
Satu hal lagi, Berandal.
Bicara secara kasual kepadaku merupakan kejahatan serius di kota ini.
Maaf, Pak Tua. Aku akan menghancurkan kursi mewah ini.
Saya baru tahu Kontinen Pusat sebengis itu, Yang Mulia.
Wah, benar saja!
- Kami sudah menebang pohon di belakang. - Bagus.
Sebenarnya,
aku bilang begitu agar dia takut dan lari.
Kota ini tak akan memenjarakan orang yang bicara secara kasual.
Santai saja. Tak usah kaku.
- Wah, untung saja. - Kau selamat, Tuan Stark.
Dia pingsan.
Kami sudah memberi tahu warga tentang kekalahan Aura.
Mereka tak sabar untuk berterima kasih kepada para pahlawan.
Silakan singgah dulu di kota ini.
Eh, dia melayang!
Ah, itu biasa saja.
Aku sudah beres berbelanja.
Kalau begitu, ayo berangkat.
Kau sudah mau berangkat saja, Frieren?
Graf Granat.
Mari kuantar ke gerbang.
Frieren,
kudengar kau menuju ke Ende,
titik paling utara kontinen ini, tempat kastel Demon King berada.
Namun,
keadaan di Kontinen Utara cukup buruk saat ini.
Jadi, mereka membatasi akses keluar dan masuk.
Bahkan para petualang
harus didampingi oleh Mage Level Satu.
Kalau begitu, tak akan jadi masalah. Ada Nona Frieren.
Apa itu "Mage Level Satu"?
Nona Frieren, kau tak tahu?
Itu sertifikasi bagi para Mage yang ditetapkan
oleh Asosiasi Sihir Kontinen.
- Sertifikasi? - Aku sudah punya saat pergi dari rumah.
Di Kota Suci.
Lihat ini.
Ini sertifikasi untuk Mage Level Tiga.
Oh, benar. Aku pernah dengar soal itu.
Rupanya kini sertifikasi bentuknya seperti ini.
Nona Frieren, jangan bilang kau adalah Mage ilegal tanpa sertifikasi.
Bicaramu seakan aku dokter ilegal.
Organisasi yang mengelola Mage selalu berubah-ubah.
Aku tak mungkin disertifikasi terus-menerus.
Dan Emblem Suci ini pasti sudah tak berlaku, 'kan?
Benda antik apa itu?
Aku saja tahu soal Asosiasi Sihir Kontinen.
Asosiasi itu sudah berdiri selama setengah abad.
Rupanya itu asosiasi baru.
Merepotkan sekali
kalau sistem manajemennya sering berubah begitu.
Tapi kita tak bisa ke mana-mana kalau seperti ini.
Aku kurang mengenal area ini,
tapi Kontinen Utara pasti punya tempat
untuk ujian Mage Level Satu, 'kan?
Ya, kota sihir terbesar di Kontinen Utara,
Äußerst, adalah tempatnya.
KONTINEN UTARA - KONTINEN PUSAT
Letaknya jauh di luar Pegunungan Schwer.
Kalian hanya perlu mengikuti jalan utama, meski perjalanannya akan lumayan jauh.
Frieren,
keluarga Granat berutang budi selamanya padamu.
Semoga perjalananmu lancar.
Wah, turun salju.
Sebentar lagi musim dingin.
Musim dingin di wilayah ini intens. Jadi, berhati-hatilah.
- Kalau meremehkannya, kau bisa mati. - Begitu berbahaya?
Kau tak tahu?
Dalam perang melawan pasukan Demon King, sebagian besar orang meninggal
akibat musim dingin di tanah utara.
Apa kubilang? Kita tersesat.
Bagaimana ini?
Kita tersesat.
28 TAHUN SEJAK HIMMEL THE HERO WAFAT WILAYAH DECKE DI KONTINEN UTARA
Kita tersesat dan bahkan belum memasuki Pegunungan Schwer.
Ini tidak lucu.
Tuan Stark! Bangun! Nanti kau mati kalau ketiduran.
Memangnya Es Krim Jumbo Berry Special sekecil ini, ya?
Mana kutahu?
Bagaimana ini?
Anginnya begitu kencang. Kita tak mungkin menggantungnya di udara dengan sihir.
Nanti dia tertiup angin.
Kurasa kita harus menggendongnya.
Berat sekali.
Kenapa dia berat sekali?
Wanginya...
- Boleh kutinggal dia di sini? - Bersabarlah dengannya.
Ada tempat perlindungan di kaki gunung.
Informasi itu berasal dari 80 tahun lalu, 'kan?
Apa kita akan baik-baik saja?
Syukurlah.
No comments yet. Be the first to leave one.