The Misfit of Demon King Academy

The Misfit of Demon King Academy

魔王学院の不適合者 ~史上最強の魔王の始祖、転生して子孫たちの学校へ通う~

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

The Misfit of Demon King Academy S02E22 Liebarschend the God of Vestiges WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF | 23:41

Tags

webdl
Published on: 2024-06-29
Downloads: 55
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 153 lines.

Kau berniat berdoa berapa lama?

Pastinya kau tidak berniat bertarung sambil duduk.

Aku Paus Giordal.

Aku tidak akan pernah berhenti berdoa sampai keselamatan terjadi di bawah tanah.

Kau bisa bertindak sesukamu.

Apa pun kekuatan yang kau timpakan padaku, tangan ini tidak akan memutus doanya.

Menarik.

Maka, aku akan melakukan hal yang benar.

Zoray Dipt.

Ketahuilah rasa takut akan Dewa. Siapa pun tidak mungkin mengikat Dewa.

Gospel didengar.

Azept Doldired.

Dewa Seleksi Golroana, Doldired.

Dia adalah dewa suara dan terbuat dari suara.

Itu jarang ada. Lingkaran sihir vokal.

Buku Gospel, Bagian Pertama: Egred.

Mereka adalah paus sebelumnya, yang kembali dari Negeri Orang Mati.

Oh? Maka aku bertanya, apakah kerajaan ini menginginkan perdamaian dengan Dilhade?

Yang menggerakkan orang mati adalah harapan terdalam di momen terakhir mereka.

Salju turun, menerangi tanah.

Buku Gospel, Bagian Kedua: Zabioz.

Tampaknya mereka adalah paus yang taat,

tapi, apakah mereka sungguh mengorbankan semua milik mereka kepada Dewa?

Tidak perlu mempertanyakan hal yang sudah jelas.

Paus hanya peduli pada kerajaan. Mereka tidak memiliki keinginan pribadi.

Lalu, apakah kita bertaruh? Sesuatu yang paling kita cari.

Kata-katamu tidak akan membawaku...

Aku hanya akan bertarung dengan apa yang dipuji dalam nyanyianku.

Bersumpahlah demi Dewa.

Maka aku bersumpah demi Arcana.

Gordros.

Sepertinya suara harus dilawan dengan suara.

Sang pria bertanya, bagaimana kau bisa terus berdoa begitu lama?

Sang Penyelamat menjawab.

Aku memiliki iman kepada Dewa. Doa dan aku adalah satu.

Musik adalah sesuatu yang harus dinyanyikan bersama.

Aku setuju dengan itu.

Apakah kalian bisa mendengarku, Paduan Suara Raja Iblis Suci?

Raja Anos?

Y-Ya! Kami mendengarmu!

Mari kita lihat seefektif apa cinta melawan Dewa.

Menyanyilah. Berikan cinta kalian padaku.

Baik, Raja Anos!

Gard Asc.

Buku Gospel, Bagian Ketiga: Ranles.

Nyanyian Raja Iblis Nomor Enam: Tetangga.

Semuanya bersujud di hadapan Dewa.

Oh Dewa, aku tidak pernah tahu Ada dunia seperti ini

A-Ada apa? Kenapa kalian berhenti?

Apakah lagu ini begitu bagus sampai menghentikan para pendahuluku?

Lagu kalian tidak terlalu buruk.

Namun, doa saja tidak cukup.

Lagu ini memiliki koreografi.

Jangan membukanya Jangan membukanya

Jangan membukanya Itu adalah pintu terlarang

Ajari aku, Dewa

Apa ini? Apa itu?

- Qu Ick! Qu Ick! - Pertama ketuk pintu, ketuk dengan lembut

Tunggu, tidak, jangan!

Seseorang yang pernah binasa tidak bisa binasa lagi!

Mereka tidak hidup kembali? Kenapa?

Kau tidak mengerti?

Qu Ick! Qu Ick!

Qu Ick! Ooh, ooh

Hah?

"Aku tidak bisa memahaminya, tapi itu menyenangkan, jadi terserah."

Lagu ini membuka pintu terlarang mereka dan membangkitkan keinginan sejati mereka.

- Apa? - Mereka sudah naik.

Naik?

Semua orang memiliki hati.

Melupakan kesenangan dan menjadi eksistensi hanya untuk berdoa...

Kau menyebut itu kehidupan?

Tidak, kau tidak bisa...

Persiapkan dirimu.

Aku akan memasukkan kunci tabu ke dalam hatimu.

Jangan memasukkannya Jangan memasukkannya

Jangan memasukkannya Itu kunci tabu

Ajari aku, Raja Iblis

Apa ini? Apa itu?

Pertama, mulailah dengan sentuhan lembut

Jangan sentuh aku!

Gospel atau bukan, apakah kau pikir lagu tanpa koreografi bisa memengaruhiku?

Kau bilang kau tidak akan berhenti berdoa sedetik pun.

Itu bukan hanya kata-kata kosong.

Seperti yang kau katakan, sepertinya para pendahuluku

tidak mengorbankan semua yang mereka miliki kepada Dewa.

Sekarang, Golroana.

Katanya Dewa Catatan berada di reruntuhan bawah tanah Legalondrol.

Di bawah sinar matahari tengah malam, tempat lagu Naga Ilahi bergema,

di sana letak pintu masuknya.

Begitu. Lalu, satu pertanyaan lagi.

Jika kau mencari tatanan dewaku sebagai persembahan untuk Dewa Seleksimu,

ambillah nyawaku terlebih dahulu.

Persembahan?

Aku tidak membutuhkan hal sepele seperti itu.

Kenapa?

Tujuanku adalah mengakhiri Seleksi Penilaian.

Tentu saja, aku juga tidak tertarik dengan kehidupanmu.

Jika kau adalah tiran, keadaannya akan berbeda,

tapi kau memerintah kerajaan ini dengan damai.

Kerajaan akan berantakan jika kau mati.

Itu tidak menjadi masalah bagi kerajaan di atas tanah.

Aku tidak bisa menyebutnya bukan masalah

saat kebahagiaan masyarakat Giordal dipertaruhkan.

Apakah itu perkataan orang yang ingin menghancurkan Dewaku?

Tidak ada gunanya sekadar menyatakan gagasan ideal.

Hanya saat kau memahami kau tidak memiliki peluang melawanku,

dialog bisa dilakukan.

Perwujudan kebanggaan.

Sepertinya kau akhirnya memahami sesuatu.

Aku bangga.

Menghancurkan kerajaan musuh tidak cukup bagiku.

Aku menginginkan kedamaian. Kedamaian sejati.

Apa tuntutanmu?

Kompromi. Aku akan mengizinkanmu mempertahankan imanmu.

Sebagai gantinya, kau tidak akan menyakiti Dilhade dengan cara apa pun.

Mari kita berjabat tangan dan membuat janji antar-kerajaan.

Mungkin kau tidak akan mengerti karena hidup di permukaan yang makmur,

tapi tangan kami diciptakan hanya untuk berdoa.

Hanya iman kami yang menyelamatkan kami di bawah tanah yang keras.

Ada hal-hal yang tidak bisa diselamatkan hanya dengan doa.

Pasti akan tiba waktunya saat kau perlu mengulurkan tangan untuk menggenggamnya.

Aku tidak akan menuntut jawaban.

Kau bisa menentangku sampai kau tidak punya jalan lain.

Boleh aku bertanya?

Kau menginginkan perdamaian, tapi kau membiarkan Golroana hidup.

Aku sudah membuat janji jauh di masa lalu.

Aku harus membuktikan kepada seseorang

bahwa dunia ini hangat serta penuh cinta dan harapan.

Aku dulu sendirian.

Namun, untuk pertama kalinya, aku melihat hal yang sama dengan orang lain,

memiliki tujuan yang sama,

dan berusaha mencapainya.

Bahu-membahu.

Jika aku harus memberi nama pada emosi ini, aku harus menyebutnya apa?

Menurutmu apa?

Menurutku...

Menurutku itu adalah kebahagiaan.

Aku terselamatkan karena bertemu denganmu.

Itu terlalu sederhana untuk disebut keselamatan.

Carilah dengan lebih tekun, berharaplah.

Keselamatanmu sendiri.

Lebih tekun...

Apakah aku ingin lebih sering melihat mimpi itu?

Aku dalam mimpi itu memiliki kakak laki-laki di sisinya.

Bagiku saat ini, itu adalah keselamatan yang lebih besar daripada apa pun.

Apakah kau menginginkan kakak?

Apakah permintaanku itu terlalu berlebihan?

Sama sekali tidak. Itu harapan yang sederhana sampai aku bisa menangis.

Aku ingin tahu... tentang aku... tentang kau...

Jika aku adikmu, ada sesuatu yang ingin aku katakan kepadamu.

Apa itu?

Memanggilmu Kakak...

The Misfit of Demon King Academy subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left