Mirzapur

Mirzapur

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Mirzapur S01 HINDI WEBRip AMZN
A Commentary by tedi
Retail AMZN

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2022-12-10
Downloads: 47
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Raja Mirzapur."

Dengar, itu menjadikanku seorang...

...pangeran.

Pangeran.

KAALEEN BHAIYA RAJA MIRZAPUR

Ini dia, Munna bhaiya.

Ini gratis!

Aku tinggal sebut nama Kaaleen bhaiya.

Kalau kau menikmati kemuliaan dari nama orang lain,

lalu itu membuatmu jadi apa, Peracik?

Naiklah, ambil ini juga.

Astaga.

Lihat mereka sedang menggoyang bokong dan kemaluan mereka.

Kita tunjukkan.

Ayo, Peracik.

Hei, pelan-pelan.

Kau siapa, Bung?

-Kuberi tahu... -Sialan!

Sekarang, Paman akan menari. Ayo.

Tahu Hrithik Roshan, bukan? Menarilah seperti dia.

Ayo, seperti ini.

Luar biasa! Lihat itu! Ya!

Berikutnya, siapa berikutnya?

-Tari ular! -Seperti ini! Ya!

-Pencahayaannya! -Ya!

Goyangkan badanmu!

Acaranya kacau.

PERUSAHAAN KARPET TRIPATHI

Salam, Kaaleen bhaiya.

Maqbool.

Ya?

Lala menepati janjinya.

Warna cokelat tua ini terbaik, akan menghasilkan kenaikan.

Tingkatkan produksi karpet kita.

Ya, Pak.

Bagaimana dengan pistol itu?

Sudah siap.

Bhaiyaji di sini.

Salam, Bhaiyaji.

Aku mau bicara dengan Kaaleen bhaiya.

Dia orang kita dari Tulsi Chowk, Bhaiya.

Pak, aku salah satu distributor pistolmu.

Dia membeli pistol rumahan dariku. Pistol yang...

Cuma kusentuh pelatuknya, tiba-tiba meledak.

Bajingan, jadi kau mengeluh kepadaku?

Tidak, Pak! Aku tidak mau, tetapi dia memaksaku.

Tidak kau coba sebelum bayar?

Berapa harganya?

Seribu lima ratus.

Apa yang kau harapkan dengan 1500? AK-47 yang perkasa?

Maqbool, beri dia satu lagi. Berikan kepadanya.

Yang terisi.

Ya, Bhaiyaji.

Ambillah.

Cobalah.

Ayo.

Aku tidak kidal.

Itu dahulu. Sekarang kau kidal.

Sejak hari ini, makan dan cebok dengan tangan itu.

Ayo, cobalah.

Kau, kemari.

Ya, Pak?

Ini. Bawa dia ke rumah sakit.

Maqbool, kita harus melakukan sesuatu dengan pistol itu.

Ini buruk untuk bisnis. Ayo, jalan.

Kawan, siapa yang akan membiarkan hari baru menyingsingkan hidupmu?

Siapa yang akan bebaskan Gajjumal College dari terorisme Munna Tripathi?

PILIH MUNNA BHAIYA

Siapa yang akan berikan kedamaian dan kemakmuran?

Aku. Ya, aku! Deepu Singh!

Pilih aku sebagai presiden kalian

demi masa depan kampus dan diri kalian yang lebih baik lagi.

Pergelangan tanganmu cukup kuat, Guddu bhaiya. Sekarang belajarlah sedikit.

Baiklah, Tn. Hulk.

Berdiri. Apa isi jurnal selanjutnya?

Ayo, berdiri!

Tubuh besar yang kau bentuk,

sama dengan kepalamu.

Dua-duanya tak berisi.

Kau sudah dua tahun tidak lulus.

Apa ini rencana lima tahunmu?

Duduk. Pandir.

Mengapa tertawa?

Dia memanggilku berengsek. Akan kuhajar dia.

Bukan berengsek, kau dipanggil pandir.

"Pandir", bukan "berengsek."

Pandir itu bodoh. Lamban.

Baiklah kalau begitu.

Kalau cerdas, aku tak akan ikut kelasmu.

Maka selalu kubilang, belajarlah sedikit.

Aku tak cocok belajar, Bablu.

Semua bangku akan diambil oleh anak-anak terdaftar.

Kau tahu rencanaku, Sobat.

Aku akan juarai Tn. Purvanchal tahun ini.

Hadiah utamanya sebesar 51.

Kaaleen bhaiya sponsornya, yang akan serahkan trofi.

Benar.

Bagus sekali.

Selamat pagi!

Jika ingin menghapus tirani dari kampus ini, berikan suara.

Deepu Singh. Ingat nama ini dan pilihlah.

Hei! Deepu, Sobat!

Hei! Tangkap bajingan itu. Kejar dia.

Hei! Berhenti!

Tangkap dia!

Membuat kita lari pagi.

Berengsek.

Membuat kita berkeliling.

Hei, Peneliti! Ke mana Tn. Politisi pergi?

Beri tahu kami atau harus kuberi pelajaran kimia?

Tangkap dia!

Mau sembunyi di mana?

Berhenti!

Sial!

Kau takut?

Lanjutkan. Masuk.

Kami dibuat kerja keras sejak sarapan.

-Selamat pagi, Pak. -Pagi.

Bagaimana, Bajingan?

Mengapa kalian menghadap ke belakang? Ada film di sana?

Bablu, kau lihat itu tadi?

Cara Munna bhaiya membuatnya lari.

Lepaskan.

Aku harus bilang berapa kali?

Kutu buku sepertimu mestinya menjauh dari politik.

Rajinlah belajar, bekerjalah di pemerintahan.

Jalankan bangsa ini.

Namun, kau selalu tak mau diam.

Berengsek.

Kau mau calonkan diri dan cari dukungan!

Hei, Berengsek.

Ayo, berdiri.

Kau tahu siapa aku? Munna Tripathi.

Raja Kampus Gajjumal.

Dengar, ketika aku mengikuti pemilihan, hasilnya sudah dipastikan.

Benar?

Ini mudah dipahami.

Lukai dia dengan gunting.

-Tidak! -Ya, Bhaiyaji.

-Aku harus menendang penalti? -Ya.

Haruskah?

Gol yang hebat.

Dengan ini, kedua buah pelir Kanna pasti pecah.

Baiklah, kau. Teh dan kudapan sore untukmu di kantin.

Kutraktir.

Munna bhaiya. Sekalian dengan telur. Lima puluh.

Dia mau jadi Khali si Perkasa.

Silakan minum tehmu, Pak.

Keluar.

Mengapa kau menjegalnya?

Kau tak lihat Munna bhaiya terkesan?

Sedang apa?

Kau memakai celana ketat! Cara jalanmu memikat.

Tak heran pria-pria ikut tur keliling kota saat mengikutimu.

Kau harus malu, Sayang.

Juga saat di dekatmu?

Jujur, ketika seorang pria menatapmu, bukankah itu membuatmu bangga?

Begitukah?

Kalau begitu, mengapa kau tak ajak kakakku kencan?

Mengapa aku? Siapa yang lelaki, aku atau dia?

Waktu akan berlalu

tetapi kakakmu takkan berani mengajakku kencan.

Dia gugup saat berada di dekatku.

Lihat.

Ya.

Badanmu bagus sekali.

Kalau aku dilecehkan, kau akan selamatkan, ya?

Tentu, karena itu yang paling dia bisa.

Menyelamatkan gadis sepertimu.

Kau tak menyewa pengawal?

Mau jadi pengawalku?

Tunjukkan.

Tunjukkan bisepsmu.

Ayolah! Besarkan, seperti balon.

Jangan sentuh aku.

Jangan pernah, tanpa izin.

Jika kulaporkan pada ayahku, kau akan babak belur.

Kau tahu dia polisi?

Ini akan jadi gelar ketigamu.

Bokongmu akan nyeri, sepekan tak bisa duduk.

Lepaskan aku.

Tunggu setelah pulang.

Jika kau suka Guddu bhaiya, katakan.

Jika tidak, lupakan. Jangan cari masalah.

Gadis cantik dapat lakukan apa pun.

Apa kau bilang?

Aku cantik, bukan?

Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

IAS SUKSES KELAS PELATIHAN - LUCKNOW

Ada korek, Pandit?

Tidak merokok.

Hanya ingin membersihkan telingaku. Aku juga tidak merokok.

Kapan sidangnya?

Sepuluh menit lagi.

Ini orangnya Tn. Yadav.

Jangan ribut di pengadilan.

Perlu vonis tidak bersalah.

Berdiri.

Ini pengadilan.

More Indonesian subtitles for Mirzapur

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left