Betty la Fea, the Story Continues

Betty la Fea, the Story Continues

Betty la fea, la historia continúa

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Betty La Fea The Story Continues S01E03-04 SPANISH AMZN WEB h264-EDITH
A Commentary by tedi
Retail AMZN

Tags

webdl
Published on: 2024-07-26
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sofa usang.

Tuhan telah mengembalikan

pemimpin asli kita, Beatriz Pinzón.

Presdir kita, Betty, kembali hari ini! Akhirnya!

Koreksi. Ibu Presdir.

Ferney?

Freddy Stewart, dulu aku sering membelikanmu popok.

-Freddy, lihat. -Ya.

-Tolong bawa ini ke butik. -Baik.

Ambil barang yang kutaruh di resepsionis dan bawa ke butikku.

Butikmu atau butik Tn. Hugo?

Terima kasih. Ayo.

Aduh. Mila?

-Mila? -Apa itu?

Jalan. Ayo kita naik lift saja.

Sementara dia naik lift,

aku akan naik tangga. Permisi.

Astaga.

Lihat sampah yang aku desain ini.

Otakku macet. Aku tidak bisa dapat ide.

Pasti karena kembalinya kejelekan ke Ecomoda

yang menghalangiku untuk mendapatkan percikan inspirasi.

Hati-hati, Nicolás. Halo.

Hai, Semuanya.

Betty La Fea, Kisahnya Berlanjut

SELAMAT DATANG

Terima kasih.

Betty, namaku di mana?

Tidak ada papan sambutan untukku?

Kau kembali ke Ecomoda, Nicolás?

Penunjukanku adalah mandat pertama di bawah manajemen Betty.

Apa posisimu? Kalau aku boleh tahu.

Tentu boleh.

Konsultan, penasihat, dan konselor presiden.

-Permisi. -Ayo. Mari, Betty.

Kubuatkan kopi.

Tiga kali terima gaji, lalu menjadi eksekutif sungguhan.

Longgarkan gaunnya.

-Selamat pagi. -Benar.

Biarkan menjuntai. Biarkan...

Mils, sudah kubilang aku tak mau melihatmu di butik ini.

Apalagi membawa penggoreng kering. Apa itu?

-Mencari "penggoreng kering." -Sayang, perkenalkan dirimu.

Namaku Aída, yakni AI, kecerdasan buatan.

Manekin yang bisa jahit.

Aku bisa membuat bagan ukuran Amerika dan Eropa.

Tidak. Itu malah makin membuat runyam.

Kau merampas kesenanganku

mencubit bokong modelku.

Lekukan tubuh manekin ini memang seksi,

tapi tak akan seperti lekuk tubuh ratuku yang tercinta, Aura María.

Freddy, tolong.

Aku baru saja menerima pesan dari Presdir Ecomoda.

Aku diminta menghadap.

Mereka pasti butuh nasihat. Permisi. Sampai nanti, Tn. Hugo.

-Nn. Mila. -Terima kasih.

-Sampai jumpa, Aída. -Sampai jumpa, Freddy.

Aku coba menulis sesuatu yang puitis, manis... Ya?

Tapi kau ganggu. Diam.

-Tidak mau kubantu? -Tidak.

-Aku mahir membuat haiku. -Terima kasih banyak.

-Baik. -Baiklah kalau tidak mau.

-"Akan kuberikan... " -Hei, aku punya...

-"Segalanya." -Firasat.

Firasat bahwa sebentar lagi

aku akan menambah jumlah pengangguran di negara ini.

Betty, tapi setidaknya aku butuh kantor.

Nicolás, jangan keras kepala. Taruh barangmu di sana.

Momen itu pun tiba. Monsternya sudah datang.

-Itu algojoku. -Ada Betty?

-Dia pun bergaya sangat Betty. -Sungguh?

Dengan... Simsalabim. Nicolás Mora.

Minggir.

Ny. Betty. Aku senang melihat kalian lagi, Tn. Nicolás.

-Apa kabar? -Syukurlah, baik.

Di satu sisi,

kembali adalah bahasa cinta.

-Kantin, ya? -Ya.

Almojábanas dan pandebono secepatnya.

Dia cantik.

Ya. Cinta, di luar emosi atau perasaan

merupakan penyakit oftalmologi. Kenapa kau lebih suka dia berkumis

dan alisnya menyatu sulit dijelaskan.

Kau mau kuberi penyakit otorinolaringologi?

Atau apa pun namanya. Astaga. Kita sepakat apa?

Jangan menghina Betty. Dia suci.

-Baik. Aku mengerti. -Bagus.

Jika mau memecatku, pecat saja,

sebelum Betty memecatku.

Aku mulai dari mana?

Di rapat, kita setuju moi akan mendesain bersama toi.

Dia mewarisi selera humor Armando.

Mils. Dengar. Di rapat,

kesimpulannya adalah aku akan mengajarimu.

Tuhan dan aku bekerja sendirian.

Tuhan memberiku inspirasi,

lalu aku menebarkan cahaya, keajaiban, dan kehidupan.

Aku akan berkompromi dengan melihat desain koleksi baru...

Jangan nakal, Nak.

Dalam kepercayaanku, tidak ada yang boleh melihat desainku sebelum diluncurkan,

apalagi oleh penanak nasi macam itu.

Tn. Hugo, aku merekam semua yang kudengar dan aku cepat belajar.

Begitu? Pelajari ini.

Dilarang masuk ke butik Hugo.

Selamat siang.

"Terbang yang jauh." Apa itu?

-Ayo, Sayang. -Aku akan mengikutimu, Sayang.

MENGUNDUH

Taruh jarum di sini. Buat sampai ke bawah.

Lalu yang ini, ini. Di sini.

KANTOR MARCE

Sayap inspirasi.

Jika melangkah lebih jauh...

KAMERA KOMPUTER BERTHA

RESEPSIONIS LANTAI DUA

Mulai saat ini, kau dan Freddy akan menangani

bagian penjualan dan area penjualan.

Aku dijadikan penjual? Aku didemosi?

Jujur, aku juga "demo-senang."

Maaf. Aku permisi sebentar.

Terima kasih, Ibu Presdir.

Freddy, aku melihat potensimu.

Perusahaan ini berutang promosi dan kesempatan baru kepadamu.

Terima kasih.

Aku tidak mau terlalu girang, tapi aku sangat gembira, sangat bahagia.

Percayalah, duo ini,

bersama kolega dan temanku tercinta ini, Marito Calderón, akan luar biasa.

Mungkin setara dengan Messi dan Cristiano Ronaldo

bermain di satu tim.

Penjualan akan meningkat.

Freddy, boleh aku bicara sebentar dengan Mario?

Ya. Tentu saja.

Terima kasih.

-Terima kasih. -Kau pantas mendapatkannya.

Sampai jumpa di kantor, Rekanku yang Terhormat.

Kau mau mempermalukanku, bukan? Inilah tujuannya.

Kau mau mempermalukanku di depan umum.

Itu balas dendammu.

Itu pembenaranmu atas perundungan yang kulakukan saat itu.

Ingat, itu bukan aku saja.

Tapi tentu, kau jatuh cinta dengan perundung satunya.

Jika aku jadi kau, aku akan bercinta dengannya dengan bentuknya apa adanya.

Begitulah kau menunjukkan kau mencintainya, menginginkannya.

Itu tidak penting. Jika begini, Betty, aku berhenti.

Bagiku tak masalah.

Ingat saja, kalau berhenti,

kau tidak dapat kompensasi.

Selain penghinaan itu, kau ingin aku tetap di dekatmu

sebagai tawanan terburuk, bukan?

Selamat, Betty. Kekejaman yang sangat halus.

Tapi aku mau tanya. Kau sungguh ingin musuh seperti itu?

Dengar, Mario, jika terserah aku,

kau berada sangat jauh dari Ecomoda.

Kau tak pantas dapat apa-apa.

Tapi akan kuberi satu kesempatan terakhir.

Terima atau pergi.

Bagaimana? Ceritakan!

Aku manajer penjualan baru.

Akhirnya, penjualan ini akan sukses

karena Ecomoda akan punya penjual hebat

di samping rekan dan temanku, Mario Calderón.

-Yang benar? -Rekan.

-Sungguh? -Sampai jumpa di kantor.

Selamat!

Luar biasa!

Jangan besar kepala.

Tentu tidak.

Aku akan tetap berbudi luhur dan yang terpenting, rendah hati.

-Bertha. -Ya?

Aku butuh kopi di kantorku,

isi susu almon bebas laktosa dan dua sendok gula.

Gula merah.

Ya, masuk.

Hadiah kecil.

Terima kasih.

Hadiah dari korporat di Ecomoda,

yang senang kau kembali

dan ingin menyambutmu.

Lalu Mila?

Dia tinggal dengan Marcela.

Aku sudah dengar.

Kenapa tidak bilang?

Untuk apa merepotkanmu dengan itu?

Kau tahu sendiri. Mila berubah pikiran tiap hari.

Aku tak mau mengganggumu.

-Kenapa Mila ke sana? -Ada salah paham.

-Nanti juga baik. -Salah paham apa?

Kami sedang di apartemen bersama Majo.

-Pengacara Arriaga? -Pengacara Arriaga, ya.

Penasihat hukum yang membantu kita di sini.

Kami sedang mengerjakan beberapa dokumen,

lalu tiba-tiba, kami minum anggur.

Anggur.

Ya, tak mungkin kutawari soda pukul 20.30.

Kami minum anggur, melepas stres karena banyak tekanan.

Anggur itu tiba-tiba tumpah di blusnya.

Tahu sendiri. Dia buka kancingnya sedikit...

Tentu, karena itu tumpah di tubuh perusahaan.

Salah paham yang hebat.

Begitu yang Mila pikir. Dia pikir... Aku sedang membersihkannya.

Betty la Fea, the Story Continues subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left