The first 200 lines.
Aku bukan Pak Bratt.
Aku Harold Biddle.
Sebelumnya di Goosebumps...
Pagi, Harebear.
Tahun ini memang berat.
Dicoba saja, ya?
Adana... Meenu... Sanara...
Cepat, mulai robek!
- Hai. - Keren sekali.
- Harold. - Kembalikan sekarang!
Apa ada yang tak kuketahui soal Nora?
Dia punya tas berisi bagian-bagian boneka
di gudang.
Tak ada di bawah sana.
Sayang, ini Ibu.
Ada urusan sebentar
tetapi aku segera kembali.
Kau bukan James.
Rasa sakit membuatku kembali ke badanku.
Pak Bratt bisa ambil klipingnya dan menulis cara kita keluar.
- Aku melihat Nora. - Tunggu, ibuku?
Keluar dari toko kelontong.
Aku tahu tempat itu. Dekat pondok kami di gunung.
Ya. Baiklah.
Harold.
Kurasa buku klipingnya
mungkin basah.
Kurasa kita di halaman lain.
Ini buruk sekali.
Ya.
Lepaskan aku!
Keluar dariku!
Kau yang keluar darimu!
Apa artinya itu?
Lepaskan.
Aku akan menyesalinya.
Ya!
Kau memukuli anak di bawah umur!
Pergi dariku!
Pergi dariku!
Tak tangguh lagi tanpa tangan kanan berhargamu, ya?
Andai kita tak bertemu lagi,
- kalian sahabatku. - Maafkan aku
berkata jahat soal kalian di internet.
Aku sungguh beruntung.
Kupakai waslap ayahmu jadi tisu WC.
Margot?
Ini pasti halaman awal di kliping.
Ini basemen Biddle.
Kau baik-baik? Kau belum selesaikan
- ucapanmu. - Momennya sudah berlalu.
- Jangan takut. - Kami orang tua Harold.
Kami menunggunya untuk bisa pergi bersama.
Teman-teman...
Aku tak bisa menggambar dengan tangan kiriku.
Aku tak bisa!
Kau tak bisa mencegahku!
Lihat itu.
Bratt melakukannya, itu cara kita keluar.
Cepat, Semuanya!
Sampaikan,
bahwa kami memaafkannya.
Dia akan selalu jadi Harebear kami.
Akan kami coba.
Ayo pergi.
Kita harus temukan ibuku.
- Pak Bratt bagaimana? - Isabella, ayo!
Isabella!
Teman-teman?
Margot?
Isaiah?
Hebat.
Hebat.
Baiklah.
Sial!
Dasar kutu buku!
Aku akan ambil Slappy dan tak bisa dicegah.
SALJU TEBAL DI TEMPAT TINGGI
Astaga.
Maaf, aku lewat pondok-pondok di sini,
memastikan semua tahu ada badai yang mendekat.
Itu akan cukup besar, mungkin setebal 180 cm.
Kesannya jadi salah.
Aku paham.
Intinya akan bersalju tebal.
Baik. Terima kasih.
Aku tak akan lama di sini.
Semuanya baik-baik saja? Kau tampak agak gelisah.
Ya, aku baik-baik saja.
Ya, tentu.
Baiklah, aku pergi saja, masih ada beberapa pondok
untuk didatangi sebelum jalan ditutup.
Baik. Terima kasih sudah mampir.
Bisa katakan isi tas itu?
Apa isinya mayat?
Tidak!
Itu... bonekaku.
Jadi, kau sendirian dengan boneka
disembunyikan dalam tas?
Ya.
Namun, serius, harus kulihat.
Baiklah.
Ini dia.
Lebih besar dari dugaanku.
Ya, juga berat.
Maaf atas ketidaknyamanan ini.
Aku harus memeriksa hal-hal begini...
- Tentu. - atau masuk
dalam episode Dateline.
Walau istriku akan girang soal itu.
Dia penggemar, tak melewatkan satu pun.
Ya. Siapa yang begitu?
Ada banyak kejahatan di dunia.
Ya.
Kukira dia tak akan pergi.
Hai, Pak.
Kau mau ke mana?
Aku mengikuti teman dan kehilangan jejaknya.
Rambut pirang, sedan panjang.
- Ya, baru kulihat. - Sungguh?
Pondoknya di Jalan Timberlane.
Ikuti jalan ini dan belok kiri di simpang pertama.
Tak akan terlewat.
- Terima kasih. - Ya.
- Namun, kau tak boleh pergi. - Kenapa?
Jalan sudah berat di sana, harus pakai rantai.
Aku tak punya waktu pakai rantai.
Semua punya waktu untuk keselamatan.
Bisa beli di toko kelontong di kota.
Aku tak mau menarik mayat
- dari salju malam ini. - Baik.
- Istriku berulang tahun. - Bagus!
Berapa bungkus cokelat yang sudah dihabiskan Bratt?
Apa?
Entahlah, aku hanya mau mencari ibuku.
Tenang, kita akan tiba tepat waktu.
Bratt sangat memperlambatnya.
Ya, semoga kau benar.
Minta izin mengemudi yang tak sesuai janji kepada ibuku?
Ya.
Kau selalu istimewa.
Bagaimana kau bisa bicara?
Aku mau membantumu menyatukanku lagi.
Tak kubiarkan kau "membantu" siapa pun lagi.
Kau tak membuatku takut.
Kau akan kusembunyikan di gunung dan tak akan ditemukan.
Kau tak bisa menghentikanku.
Aku datang, Teman.
Kau mau bilang apa di buku kliping?
Tak penting.
Kukira kita akan mati.
Mungkin masih. Katakan.
Aku tak butuh pacarmu menyerangku.
Lucas bukan pacarku.
Lalu dia apa?
Semacam pacarku.
Kau lucu.
Apa pedulimu soal sebutanku?
Kalian saling kirim pesan?
- Tidak. - Tidak.
Baiklah.
Tunggu, berhenti.
Kenapa kita berhenti?
Itu mobil Bratt.
Ya, ini jelas mobilnya.
Di sini!
Dia jalan kaki dan menuju ke pondok.
Lucas, badainya! Tunggu!
Tak sempat menunggu! Aku harus temukan ibuku!
Margot, berhenti. Kau mau apa?
- Tak aman! - Bagi dia atau kau?
Tak kubiarkan dia pergi sendirian.
Baik, aku ikut denganmu.
Kalau Bratt kembali dengan Nora?
Poin bagus.
Kalian tetap di sini.
Ayolah, akan lebih aman.
Ya, jika dia tak kembali.
Tunggu di Jip saja.
Ayo cepat!
Baiklah.
Baiklah.
Tak apa-apa.
Jika tetap di mobil hangat berkursi hangat
yang diminta dari kita,
kurasa kita bisa.
Kita mampu soal itu.
- Benar? - Ya.
Semoga berhasil!
Buka pintunya!
Tak bisa kau dapatkan, Harold.
Kau selalu melihat hal berbeda.
Kembalikan dia kepadaku, kami harus bersama!
- Dia jahat, membuatmu jahat. - Tidak!
Dia membuatku istimewa.
- Tidak, dia menjadikanmu monster. - Bukan dia yang melakukannya,
tetapi kau dan teman-temanmu!
Tidak!
Ayolah.
Nora!
No comments yet. Be the first to leave one.