High Potential

High Potential

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

[π‚π¨πŸπŸπžπžππ«π’π¬π¨π§] 𝐇𝐒𝐠𝐑 𝐏𝐨𝐭𝐞𝐧𝐭𝐒𝐚π₯ π’πŸŽπŸπ„πŸπŸŽ 𝐃𝐒𝐍+ 𝐖𝐄𝐁
A Commentary by Coffee_Prison
π‘«π’–π’“π’‚π’”π’Š : πŸ’πŸ‘:𝟏𝟎 || π‘Ίπ’–π’ƒπ’•π’Šπ’•π’π’† π‘Ήπ’†π’•π’‚π’Šπ’ 𝑫𝑺𝑡+ || *π‘ͺπ’“π’†π’…π’Šπ’• 𝒕𝒐 π˜™π˜’π˜©π˜’π˜Ίπ˜Ά π˜’π˜ͺ𝘯𝘒𝘴π˜ͺ𝘩 (π‘·π’†π’π’†π’“π’‹π’†π’Žπ’‚π’‰) || ΰͺ‘ΰ±Ώα₯£Ι‘ოɑ𝗍 π–¬ΰ±Ώπ“£π—ˆπ“£π—π—ˆπ“£

Tags

webdl
Published on: 2026-01-21
Downloads: 123
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Baik, periksa perlengkapan kalian. Di sinilah aku lompat pakai parasutku.

Tak banyak warga sipil yang berkesempatan melakukan lompatan HALO.

Kita melompat lebih dari 9.000 meter. Pasang masker. Tetap tenang.

Ingat latihan kalian.

Ayo, Semuanya.

Itulah maksudku.

Astaga, kau mendarat seperti peluru.

Hei, sepertinya ada yang salah dengan Padilla.

Padilla!

Hei.

Aku sangat bersemangat soal kasus ini.

Baik, Morgan.

Boleh kutanya alasannya?

Pria itu hidup saat melompat dan mati saat tiba di tanah.

Kau tak ingin cari tahu cara bunuh orang di udara?

Kita tak bisa berasumsi begitu.

Mungkin dia pingsan di udara dan tewas saat jatuh ke tanah.

Kenapa kita di sini jika menurut pemeriksa medis ini bukan pembunuhan?

Kendalikan saja antusiasmemu.

Apa yang kita tahu?

Kapten Alonso Padilla, pensiunan Pengintai Khusus Angkatan Udara.

Bekerja sebagai terapis, tapi masih bertugas sebagai cadangan.

Mengajar di sini dua kali sepekan.

Semua orang suka padanya, sampai ini terjadi. Itu lompatan rutin.

Pemeriksa Medis menemukan ini di pakaiannya.

"Aku tahu yang kau lakukan. Hentikan atau mati."

Bisa saja yang memasukkan itu murid Padilla.

Atau orang lain saat dia di tanah.

Intinya, pesan itu menyuruhnya mundur dari yang dia lakukan.

Kenapa mengancamnya kalau mau membunuhnya?

Ini tak ditulis hari ini.

Ponselku tertinggal di mobil. Berikan ponselmu.

- Terakhir kali kupinjamkan… - Kuubah nada deringmu ke Baby Got Back.

Kau terus mengingatkanku.

Berikan saja ponselmu. Ini soal pekerjaan.

Itu tak lucu.

Saat menulis dengan tinta, awalnya, garisnya tajam,

tapi karena tinta mengandung pelarut, seiring waktu, garisnya memudar.

Makanya ada lingkaran kecil di sekitar huruf.

Beberapa hari kemudian, pelarutnya menguap dan pewarnanya tetap ada.

Ini ditulis beberapa hari lalu.

Padilla mengantongi ancaman kematian ke mana-mana?

Mungkin dia ingin cari tahu penulisnya.

Mungkin dia pakai sebagai motivasi.

Apa pun itu, bisa dikatakan Padilla tak berhenti

dan pembunuhnya menepati ancamannya.

Saatnya kita bicara dengan muridnya.

TKP - DILARANG MELINTAS

Dia tak kena serangan jantung?

Kenapa? Padilla bilang dia sakit? Ada yang tak biasa?

Tidak, dia sehat dan senang.

Aku bicara dengan Suzie, si pemeriksa medis.

- Dia mengerti. - Mengerti apa?

- Hai, aku Morgan. - Ethan.

Aku baru mau bertanya, berapa lama kau kenal Alonso Padilla?

Beberapa pekan. Aku murid baru.

Apa dia tampak gugup soal lompatannya?

Sepenglihatanku tidak.

Andai aku bisa bantu, tapi jika kau ingin bicara

dengan orang yang lebih mengenalnya, Tina-lah orangnya.

Aku pemilik tempat ini, tapi aku bahkan belajar dari Padilla.

Kecintaannya pada terjun payung menular

dan pengalaman militernya sangat menarik.

Tapi entahlah, belakangan ini sepertinya dia tak mau membicarakannya.

Tina, sejak Padilla tiba di sini hari ini

sampai dia naik ke pesawat, kau sadar ada yang mencurigakan?

Tidak, semuanya normal sampai…

Maaf, aku masih memproses semua ini…

Dia pria yang sangat baik.

Tina, terima kasih.

Jika ada pertanyaan lagi, kami akan beri tahu.

- Ini menarik. - Kartu kunci putih kosong.

Kartu kuncinya tak menarik,

tapi letaknya menarik.

Tak seharusnya di sini. Mereka pakai kunci logam.

Ini bisa untuk jutaan hal berbeda.

Kalau begitu, ayo kita kurangi.

KANTOR POLISI

Baik, kita lihat ada apa di sini.

Laporan pemeriksa medis.

Astaga. Bagaimana bisa cepat sekali?

Aku akan bilang aku sangat menawan, Letnan.

- Suzie mempercepatnya. - Akan kita bicarakan nanti.

Aku mengerti. Kalian ingin tahu bagaimana Padilla tewas?

Hipoksia. Kekurangan oksigen.

Dia kehabisan napas.

Tunggu, teknisi memeriksa perlengkapannya.

Helm dan masker oksigennya bekerja dengan baik.

Mungkinkah ada kondisi medis yang langka?

Itu tak menjelaskan ancaman kematiannya.

Kita akan selidiki ini sebagai pembunuhan

kecuali ada alasan untuk percaya sebaliknya.

Pembunuhan di udara. Aku akan kerjakan kasus ini secara gratis.

Aku tak bersungguh-sungguh. Sekadar ungkapan.

Senang melihat dedikasi seperti itu.

Solomon.

Kejutan yang menyenangkan.

Ada yang bisa kami bantu?

Divisi internal menerima info Nn. Gillory berhubungan dengan pemeriksa medis,

lalu tanpa pengawasan memadai, menginstruksikannya untuk,

"Cepat urus kasus Padilla. Perintah langsung atasan."

Tidak. Suzie pasti memarafrasakannya.

Aku hanya… Dia hanya membantuku.

Bantuan itu membuat kami mengeluarkan biaya mendesak 12.000 dolar.

- Apa! - Morgan.

Kuhargai kau beri tahu kami

dan akan kupastikan ini tak pernah terjadi lagi.

- Ya. - Benarkah?

Bisa kau jujur berkata ini bukan pertama kalinya

dia menyepelekan prosedur?

Tunggu sebentar.

Aku tak pernah menyepelekan apa pun. Terima kasih banyak.

Kau yakin?

- Dia punya… - Lepaskan aku.

Tunggu.

Ya.

Ini sudah terlalu jauh.

Kukirim kau ke Akademi Pelatihan Detektif.

Maaf, itu tak mungkin ada. Pelatihan Detektif?

Terdengar seperti sekolah kepatuhan untuk polisi.

Kurang lebih begitu.

Setelah menyelesaikan kelasmu, kau bisa melanjutkan tugas rutin.

Kau serius?

Baik, aku akan selesaikan kasus ini dulu,

baru aku pergi ke akademimu.

Tak boleh.

Jika kau tak lulus, kau tak boleh tangani kasus lagi.

RUANG LATIHAN

Aku tahu kau diminta latihan tanpa persetujuan

untuk pelajari aturan yang tak kau ikuti.

Kau hebat.

Tapi aku bantu membuat kelasnya.

Tentu saja.

Bagus. Aku khawatir tak tahu siapa yang harus kubenci

selagi terjebak di sini.

Tolong berpikiran terbuka.

Kau memintaku tak bertengkar dengan siapa pun?

Itulah yang kuminta.

Adam. Kau tampak sehat.

Dottie. Kau tak berubah sedikit pun.

Morgan. Ini Sersan Dottie Reynolds. Dia yang mengajar.

Hai, Dottie, senang bertemu denganmu.

Dengar, kau sepertinya wanita yang sibuk. Kau tak perlu mengasuhku.

Aku punya ide, bagaimana kalau aku ikut ujiannya saja?

- Morgan. - Bukan begitu cara kerjanya.

Tapi dengan pikiran terbuka, bisa saja.

Tampaknya kau kesulitan dengan yang ini.

Kenapa dia bilang begitu? Apa maksudnya?

Dia membaca memonya.

Tak ada memo.

Divisi Internal mengirim Morgan ke sekolah detektif?

Ya, aku tahu.

Tapi sisi positifnya, ini bisa bagus untuknya.

Aku tak peduli dengan kelas.

Aku harus tahu apa yang terjadi di timku

agar aku tak ketinggalan.

Sudah kuurus.

Benarkah?

Aku dengar tentang kasusmu.

Padilla anggota AU, berarti nantinya, JAG akan mencoba terlibat.

Makanya kuhubungi kontakku.

Bagus, karena kontakku sudah menghubungiku balik.

Jadi, kau menghubungi kontakmu untuk kasusku.

Kasus militer itu sensitif.

Kupakai jabatanku untuk mencegah keterlibatan JAG.

Terima kasih bantuannya. Akan kuambil alih dari sini.

Sebenarnya, aku dan Karadec akan pergi ke rumah Padilla.

Karena kau harus pakai jabatanmu di rumah korban?

Kau kekurangan konsultan, Letnan. Kupikir aku akan bantu.

Saat aku butuh kau, aku akan mencarimu.

Aku sudah di sini. Anggap saja aku senjata rahasia barumu.

Diammu mengatakan banyak hal.

Benarkah? Mengatakan apa?

Kau tak mau aku tangani kasus ini.

Tepatnya, aku penasaran kenapa kau ingin tangani kasus ini.

Pemimpin yang baik tak selesaikan masalah dari meja.

Kapten biasanya tak turun ke lapangan. Tapi kau berkali-kali turun.

Sekarang, diammu yang mengatakan banyak hal.

Mengatakan apa?

Tak jelas.

Ya, itu yang membuatku khawatir.

Rumah Padilla rapi sekali.

Setiap buku disusun sama, setiap benda punya tempatnya.

Presisi prajurit dalam kehidupan sipil.

Jika aku tak tahu, kupikir kau yang tinggal di sini.

Kita bawa itu.

Kurasa pandanganmu tentang militer tak terlalu bagus, Kapten.

Aku tak paham bagaimana institusi yang hierarkis dan penuh kepatuhan

sejalan dengan pria yang hidup di abu-abu.

Kau salah paham, Detektif.

Aku menghormati militer.

Kedisiplinannya tak bertentangan dengan

tahu kapan harus bengkokkan aturan,

terutama saat orang di timmu dalam masalah.

Kalian mungkin terkejut mengetahui,

bagian paling jujur dari tubuh kita adalah kaki.

Itu mengejutkanku.

Ingin katakan sesuatu, Nn. Gillory?

Ya, aku hanya berusaha konsentrasi.

Apa kita akan segera ke topik berikutnya

More Indonesian subtitles for High Potential

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle β€” sync, quality, typos.500 characters left