The first 200 lines.
Pagi.
DAI - PELAJAR SHUN - SENIMAN
Pagi.
Selamat pagi.
Merdu sekali.
"Usak akan mengambil sif hari ini."
Tentu saja.
Usak.
"Usak, silakan pilih satu orang yang ingin kau ajak bekerja."
Baiklah.
Tunggu.
Beberapa orang tak ada di sini.
TAEHEON, ALAN, DAN KAZUTO TIDAK HADIR
Baiklah.
- Bekerjalah denganku. - Tentu.
Aku senang.
Saya tahu akan ditunjuk sebagai pemimpin truk.
Saya sudah memutuskan akan memilih Kazuto.
MALAM PERTAMA
Kesan pertama, Kazuto adalah tipe kesukaan saya.
Penampilan dan auranya.
Dia agak misterius.
Sebagian dari hal yang membuatnya menarik.
Saya sudah menaksir dia.
NAMUN, KAZUTO DAN USAK BELUM BERTEMU BERHARI-HARI KARENA PEKERJAAN MEREKA
DIA TIDAK BISA MEMILIH KAZUTO LAGI HARI INI
Usak mengejar Kazuto.
Kita baru dengar.
Biarkan perasaan itu tumbuh.
BREWTIFUL U KOPI BUNGKUS
- Halo. - Halo.
Halo.
Terima kasih.
- Boleh minta tiga kukis? - Tiga kukis.
- Maaf harus menunggu. - Maaf.
Yang ada huruf "L" adalah cafe latte.
Terima kasih banyak.
Hati-hati saat memegangnya, panas.
Bisa memegangnya?
PENJUALAN HARI INI 8.200 YEN
Bagaimana kehidupan di rumah?
Di rumah?
Aku ingin menjadi diriku yang alami...
Benar.
Aku masih menyesuaikan diri.
Belum bisa santai?
Lagi pula, ada banyak tipe orang.
Ya, benar.
Aku harus menyesuaikan diri dengan orang lain...
Ya, aku mengerti.
Terkadang aku berpikir, "Aku tak boleh melakukan ini."
Aku bukan...
pria dingin seperti yang di atas panggung.
- Pribadiku bukan begitu. - Aku tahu. Kau sangat berbeda.
- Jati diriku? Ya. - Jati dirimu?
Aku pria biasa
dan pemalu...
Apa kau pemalu?
Kurasa begitu.
Aku hanya pria biasa.
Saya tak pernah membuka diri kepada orang lain.
Tak punya pengalaman itu.
Selama tinggal di sini
saya berharap bisa mengungkapkan perasaan saya secara terbuka.
Menakutkan karena dia bisa terluka.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Baiklah.
DESAINER DARI KOREA
PEKERJA TI DARI BRASIL
Pagi.
Hei.
DAI, SHUN
Apa? Dia tak ramah.
- Kenapa dia begitu dingin? - Apa yang terjadi?
Tapi Dai mulai menyadarinya.
Bahwa reaksi Shun aneh.
Sulit saat mereka tak memberitahumu, karena kau tahu ada yang salah,
dan sikap mendiamkan bisa menyiksa.
- Ya, sangat menyakitkan! - Menyiksa!
Itu bukan reaksi biasa ketika seseorang mendengarkan jantungmu.
Kau akan bilang, "Hei!"
- Atau memeluknya. - Benar.
Posisi ini adalah...
- Penolakan besar. - Dia seperti orang sekarat sungguhan.
KAZUTO KEMBALI
- Pagi. - Dia kembali!
Aku takut kau tak akan kembali.
Selamat kembali.
- Salam kenal. - Ya.
Benar.
- Aku Alan. - Salam kenal.
Senang berkenalan. Aku tak sabar bertemu denganmu.
Astaga, saya dalam masalah. Dia favorit saya.
Saya suka wajah, auranya, dan semuanya.
"Terima kasih, Tuhan!"
- Itu dia. - Apa? Bagus!
Dia populer.
Sangat populer.
Kau besar!
- Kau baik-baik saja? - Aku baik-baik saja.
Senang bertemu denganmu.
Wah.
"Alan akan mengambil sif hari ini."
- Truk? - Ya.
Asyik!
- Apa ini? - Apa?
"Tolong tunjukkan jika ingin bekerja dengan Alan."
Apa katamu?
"Jika ada banyak kandidat, Alan harus memilih satu."
- Relawan? - Itu baru.
Apa kalian sudah memutuskan?
Baiklah.
Bagus.
- Angkat tangan? - Alan hitung mundur.
Baiklah.
Siap? Ayo.
Wah!
Apa? Kalau begitu, kau.
Cepat sekali.
Bekerjalah denganku.
Tentu saja.
Kita harus bagaimana?
Baiklah.
Bersenang-senanglah.
Pastinya.
Kau Horan?
- Aku Alan. - Alan.
Dia bilang Horan.
- Itu aku. - Dia bingung Alan dengan Horan.
Ayahku setengah Italia dan juga setengah Brasil.
Begitu, ya.
- Ibuku orang Jepang-Brasil. - Begitu rupanya.
Aku lahir dan besar di Brasil, tapi aku juga orang Jepang.
Anda mulai terlihat seperti ibuku!
Karena yang lain sedang memasak sekarang,
Bagaimana kalau kita bersantai?
Bersantai?
RUANG HIJAU
Kegiatan apa yang kau suka?
Aku suka apa?
- Aku suka mandi berendam. - Pemandian umum?
Pemandian umum, sauna, dan mandi batu.
Aku biasanya pergi pada hari libur.
- Begitu rupanya. - Ya.
Saat di sauna, kau tinggal sebentar?
Ada kalanya tidak.
Aku mengerti.
Pembicaraan Usak membosankan.
Dia mulai, "Apa yang kau suka?"
- "Kau tinggal di sauna sebentar?" - Ini lucu.
Saat pergi ke sauna, biasanya kita tinggal sebentar.
Apa kau pilih-pilih?
Aku?
Kini tidak lagi.
Aku sangat rewel saat kecil.
Sudah tidak lagi?
Ya.
Dia pasti bosan bicara dengan saya.
Apa dia bersenang-senang?
Saya khawatir mengeluarkan energi negatif sepanjang waktu.
Tidak semua orang pandai bicara.
Sampaikan saja perasaanmu.
Saat di atas panggung, dia sangat maskulin.
Tapi dia sebenarnya kebalikannya dan santai.
Itu menyenangkan.
Mungkin perkataan saya lancang, tapi itu nilai tambah.
Seorang pria setingkat Usak...
Sepertinya saya tak boleh tertarik kepadanya.
Saya merasa tak cukup baik.
Kazuto memuja Usak seperti dewa, tapi saat berbicara dengannya,
dia melihat sisi menawannya.
Dia menganggapnya positif.
- Perbedaan bagus. - Di mata Kazuto.
- Alan mengejar Kazuto juga. - Ya.
Akan ada lebih banyak kekacauan.
Kazuto itu magnet pria.
Pantas Kazuto populer.
Dia seimbang sebagai manusia.
- Dia juga bisa memasak. - Benar!
Sibuk juga bagus.
Ya. Ini menggandakan kegembiraan saat kau melihatnya.
Mereka senang saat dia kembali.
- "Selamat kembali!" - Ya.
Mungkin romansa itu seperti makanan fermentasi.
Tentang berapa lama fermentasinya.
Sangat mendalam.
Lihat.
Dia menyiram dengan riang.
Ini luar biasa.
Dia imut sekali.
Dia bukan menyirami tanaman, dia main air.
Dia melakukannya, tak apa.
Siap, mulai!
Luar biasa.
Siapa yang pertama?
Ada satu masalah yang ingin kubahas.
Anggaran harian kita 6.000 yen sekarang untuk makanan.
Usak menggunakan dada ayam untuk protein kocoknya.
Dada ayam terus menimbulkan masalah.
No comments yet. Be the first to leave one.