Cigarette Girl

Cigarette Girl (Gadis Kretek)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Gadis Kretek 2023 S01 INDONESIAN NF WEB h264 EDITH
A Commentary by tedi

Tags

web
Published on: 2023-11-02
Downloads: 113
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 181 lines.

[riuh obrolan berlanjut, alunan musik mengecil dan hilang]

- -

Mas Raja. Mas.

Bas? Lebas.

Ramamu.

- Ibu mau panggil perawat. - Ya, Bu.

Jeng Yah...

- -

- -

Jeng Yah...

- -

Jeng Yah!

Jeng Yah...

Rama?

Rama.

Enggak apa-apa, Rama. Rama...

- -

Enggak apa-apa, Rama. Tenanglah.

Rama mencari siapa?

Rama?

Rama.

Rama.

- -

Rama.

Rama cari apa?

- -

Cari Jeng Yah.

"Jeng Yah" siapa?

- Cari Jeng Yah. - Apa?

Sebelum terlambat, cari dia.

Rama.

- -

Jaga Rama.

Kalau perlu sesuatu, saya di luar, ya, Mas Lebas.

Baik. Terima kasih, Bu Edith.

Ada empat hal

yang selalu terpatri dalam ingatan saya.

Satu,

tekstur cengkih yang saya rasakan

di dalam genggaman saya.

Dua,

aroma tembakau yang kuat

menyengat hidung saya.

Dasiyah!

Tiga,

suara Bapak memanggil saya.

[musik berlanjut, dengan elemen tradisional]

Dasiyah!

Permisi, Pak.

Empat,

dunia kretek

yang menjadi napas hidup saya.

Mimpi saya adalah menciptakan kretek terbaik,

seperti yang Bapak lakukan.

Saya ingin menjadi peracik saus,

inti sari dari sebuah kretek.

Tetapi di dunia kretek,

perempuan hanya boleh menjadi pelinting saja.

Dasiyah.

Tembakau baru dari Pak Budi katanya sudah datang.

Tembakau campuran ini, Pak.

- -

Bapak rasa memang ada campurannya.

Tetapi tidak apa-apa.

Masih bisa dipilih mana yang bagus, mana yang tidak bagus.

Tetapi Bapak tidak bisa diam saja.

Bapak harus bicara dengan Pak Budi.

Nak, Bapak sudah lama berlangganan dengan Pak Budi.

Nanti beliau tersinggung.

Lagi pula, dari mana Bapak bisa mendapat tembakau yang murah dan bagus

kalau bukan dari Pak Budi?

Tetapi buktinya sudah ada, 'kan?

Ya sudah.

Nanti kau temani Bapak ke pasar,

ketemu Pak Budi. Ya?

Kau saja malas-malasan

kalau diajak ke pasar mengurus tembakau.

Pasarnya ramai,

terlalu banyak orang.

Aku enggak suka.

Yang namanya pasar, ya, ramai, Nak.

Yang sepi itu kuburan.

Pak.

Pak. Lihat, Pak. Aku dikasih ini oleh Purwanti.

Apa lagi ini?

Pak Djagad akan ada peluncuran Kretek Proklamasi, pakai bungkus baru.

Purwanti bilang peluncurannya akan besar-besaran.

Karena mereka punya rekanan baru yang kasih modal

dan dibantu distribusinya ke daerah barat.

Mau pakai modal sebesar apa pun

atau warnanya diganti kayak apa pun,

yang namanya Kretek Proklamasi

enggak bisa mengalahkan Kretek Merdeka.

Mereka itu berusaha meniru saus kita,

tapi orang-orang tetap saja pilih

Kretek Merdeka.

Bapak Dibjo!

Pak Dibjo.

Pak Dibjo.

Ada yang ingin saya bicarakan sedikit.

- Gerbang menuju cita-cita saya -

adalah Ruang Saus

dibalik pintu biru itu.

Tempat yang terlarang bagi saya.

Tetapi di situlah mimpi-mimpi saya tersimpan.

Yah, ke sini sebentar.

Ada keponakan Nyi Melati dari Solo.

Tidak apa-apa.

Ibu sudah tanya-tanya tentang dia,

dan sepertinya dia cocok untuk jadi pasanganmu.

Pekerjaannya itu guru,

menduda sejak beberapa bulan yang lalu.

Anaknya dua, masih kecil-kecil.

Dan sepertinya dia juga tidak masalah

berapa pun usia calon istrinya.

Baguslah, Bu.

Tidak semua perempuan mau menikah dengan duda.

Bukan maksud ibu

mau menikahkanmu dengan duda.

Tapi memangnya kau punya calon pasanganmu sendiri?

Bapak, bukankah kita harus segera pergi ke pasar?

Untuk bicara dengan Pak Budi?

Sekarang?

Ya.

Sekarang.

Bapak tadi bilang,

tembakau campuran, kita tidak bisa diam saja.

Apa? Bapak tadi bilang begitu?

Ya.

Aku ikut.

Permen jaheku juga sudah habis.

Baiklah, ayo.

Bagaimana ini, Yu?

Semua laki-laki ditolak sama dia.

Ini akibatnya kalau terlalu dimanjakan terus oleh bapaknya.

Ibu ini kayak enggak kenal Mbak Yah saja.

Banyak hal yang saya inginkan

lebih dari yang ditakdirkan untuk saya.

Pasti Rama juga oke, ikut saja.

Karena menurut gua, sebenarnya...

Persentasenya terlalu besar, Mas.

Apa?

Ini luar biasa.

Sedang apa lo di ruangan Rama?

Apa sekarang ruangannya sudah jadi

ruang kepala pemasaran, Rim?

Sudah, Mas Tegar, biarkan saja.

Baru kali ini gua melihatnya bekerja.

Ya, setidaknya,

kalau misalnya teman-teman pengusaha gua tanya,

"Bagaimana adik lo yang pemalas?"

Ya, lumayan, sudah bisa kerja.

Jadi, perusahaan enggak akan rugi-rugi amat menggajinya.

Lo di sini karena melarikan diri dari wartawan, 'kan?

Gara-gara lo berpesta semalam dengan Mia,

kantor ini dihubungi wartawan tabloid gosip.

Seharian, Bas, dari pagi.

Ini.

Parah lo, Bas.

Ya masa anak kompetitor lo begitukan juga?

Ya, memang enggak mungkin gua seriusi, 'kan?

Eh, Bas, lo tahu keadaan Rama kayak bagaimana sekarang.

Lo contohlah mas lo berdua.

Sudah nikah. Lo saja yang main-main.

Jadi adik paling kecil tetap harus serius.

Gampang lagi serius.

Lo datang ajalah ke rapat yang tadi.

Itu menunjukkan kalau lo bertanggung jawab pada perusahaan kita.

Baik, gua serius.

Rama pernah enggak bilang pada kalian tentang yang namanya Jeng Yah?

- Siapa? - Jeng Yah.

Siapa dia?

Rama minta tolong pada gua buat mencarikan orang ini.

Kalian tahu, 'kan?

Rama enggak pernah meminta tolong pada gua.

Mantan kali.

Rama enggak kayak begitu orangnya. Lo tahu, Rim.

Kita tahu apa soal Rama?

- Gua tahu semua soal Rama. - Masa?

- Hei. - Oh, ya?

Lo kalau mau bantu Rama, lo mending bantu kita berdua

More Indonesian subtitles for Cigarette Girl

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left