The first 200 lines.
DAEDO, SEKARANG BEIJING
WANG YU, RAJA GORYEO
Aku akan kembali ke Goryeo.
Kau tidak akan menghadiri penobatan Selir Agung Ki?
Apa ada alasan aku harus hadir?
Dia dikirim sebagai upeti, tapi akan diumumkan sebagai Permaisuri.
Itu kehormatan bagi Goryeo.
Hanya aku, Raja Goryeo, yang bisa memberikan kehormatan kepada Goryeo.
Jika bukan karena Selir Agung...
SELIR AGUNG DI BAWAH PERMAISURI
kau mungkin sudah mati.
Dia menyelamatkan...
nyawamu yang tidak berharga.
Ucapkan terima kasihku...
kepada Yang Mulia.
Apa kau masih mencintai Seung-nyang?
Apa kau masih...
memendam cintamu kepadanya dalam hatimu?
Aku mencintai dia.
Dia segalanya bagiku.
Kau tak pantas mendapatkan dirinya, mengerti?
Mengerti?
Mengerti?
Raja Goryeo telah meninggalkan Yeongyeong.
Mari minum untuk umur panjang.
Hidup Kaisar Hwijong!
Hidup Permaisuri Ki!
- Hidup Kaisar Hwijong! - Hidup Permaisuri Ki!
- Hidup Kaisar Hwijong! - Hidup Permaisuri Ki!
Seung-nyang...
Apa itu sungguh kau?
Hidup Kaisar Hwijong!
Hidup Permaisuri Ki!
- Hidup Kaisar Hwijong! - Hidup Permaisuri Ki!
- Hidup Kaisar Hwijong! - Hidup Permaisuri Ki!
- Hidup Kaisar Hwijong! - Hidup Permaisuri Ki!
- Hidup Kaisar Hwijong! - Hidup Permaisuri Ki!
- Hidup Kaisar Hwijong! - Hidup Permaisuri Ki!
Yang...
Yang Mulia.
PUTRA MAHKOTA, WANG YU
Jalan.
Jalan!
HWANG JU, GORYEO SEKARANG WILAYAH PUSAT UTARA HWANGHAE-DO
PROSESI WANITA GORYEO DIKIRIM SEBAGAI UPETI UNTUK DINASTI YUAN
- Ibu! - Yang!
Ibu!
Jangan pukul dia.
Tolong jangan pukul dia.
Ibu.
Yang!
Berdiri!
Cukup!
Itu cukup.
Apa Ibu baik-baik saja?
Ibu baik-baik saja. Jangan khawatir.
Kenapa para wanita ini diikat?
Mereka ketahuan mencoba melarikan diri semalam.
Kau tetap tak boleh memperlakukan mereka seperti binatang.
Lepas ikatan mereka dan obati mereka.
Apa kau memberiku perintah?
Yang Mulia.
Kenapa terhambat di sini?
Dengarkan aku.
Putra Mahkota Goryeo ingin kita melepas ikatan para wanita itu.
DANG GISE, JENDERAL DINASTI YUAN
Sepertinya kau sudah lupa siapa yang memimpin di sini.
Aku akan membiarkannya kali ini,
tapi aku tidak akan menoleransi intervensimu lagi.
Kami, Serigala Biru, tak kenal ampun.
Jalan!
- Jalan! - Jalan!
Apa yang akan terjadi kepada mereka
begitu tiba di Dinasti Yuan?
Kudengar jika mencoba kabur, mereka akan dijadikan pekerja seks
atau budak.
Tidak berperikemanusiaan!
Jalan!
Bahkan perempuan kecil itu...
Apa kakimu sangat sakit?
Aku baik-baik saja.
Ibu, aku akan memijat kaki Ibu.
Maafkan ibu...
karena tak bisa melindungimu.
Maafkan ibu.
Apa Ibu menangis lagi?
Jangan menangis.
- Buka. - Yang Mulia, kumohon.
- Sekarang. - Baik, Yang Mulia.
Pergilah.
Hanya ini yang bisa kulakukan.
Maafkan aku.
Buka yang itu juga.
Kaburlah jika mau.
Yang.
Bunuh mereka semua.
Jangan ampuni mereka.
Ibu!
Ibu!
Ibu.
Ibu!
Ibu!
Ibu...
Ibu, bertahanlah.
- Aku akan... - Kau harus...
Kau harus bertahan.
Kau melarikan diri.
Mereka akan membunuhmu jika kau tertangkap.
Ibu, jangan tinggalkan aku sendiri.
Ibu...
Maafkan ibu karena membuatmu hidup di dunia...
yang begitu kejam kepada kaum wanita.
Ini.
Ayahmu memberikan ini kepada ibu.
Yang.
Ayahmu...
masih hidup.
Pergilah ke Gaegyeong
dan carilah...
pria yang memiliki cincin sama dari keluarga Ki...
Ibu.
Ibu...
Jangan mati.
Ibu!
Ibu!
Ibu...
Semua ini salahku.
Aku sungguh tak berdaya
sampai tak bisa melindungi rakyatku.
Yang Mulia...
Seorang ayah yang tidak cakap kehilangan putranya
dan pemimpin yang tidak cakap gagal melindungi rakyatnya dari kematian.
Kau tidak pantas menjadi raja.
Kau tidak cakap dan bodoh.
Jika kau sungguh peduli kepada Goryeo,
matilah di Yuan.
Mengerti?
Aku bilang jangan pernah kembali ke Goryeo.
Dari keluarga Ki? Siapa nama depannya?
GAEGYEONG, IBU KOTA GORYEO
Aku tidak tahu.
Bagaimana kau akan menemukan dia hanya dengan nama keluarganya?
Jangan membuang waktuku.
Tunggu.
Kurasa nama keluarga pemilik kedai sup itu Ki.
Kedai sup?
Dia kabur dengan anaknya,
berkata tidak akan membesarkannya sebagai putri selir.
Kau tidak bersalah.
Jika kita bertanya kepada petugas setempat di Yeongyeong,
kita akan bisa menemukan Yang.
Halo?
Apa pemiliknya di sini?
Siapa kau?
Apa ada orang dengan nama keluarga "Ki"?
Kenapa kau bertanya?
Aku mencari ayahku.
Astaga.
Aku dari keluarga Ki.
- Kau? - Astaga.
Itu tidak boleh dimakan.
Aku akan membawakan sup untukmu.
Tidak usah. Aku tidak akan memakan apa pun yang gratis.
Minggir!
Minggir!
Aku bilang minggir!
Menyingkir!
Minggir!
Apa anak itu sudah mati?
Sepertinya begitu.
- Singkirkan dia. - Baik.
Anak ini masih hidup, Yang Mulia.
Apa yang harus kulakukan?
Astaga, anak ini bau.
Aku akan melakukannya sendiri.
Kau sudah bangun.
Sebagai anak laki-laki kau pemalu.
Pakai ini.
Kau tinggal di mana?
Aku tidak punya rumah.
Orang tuamu?
Mereka sudah meninggal.
Begitu Putra Mahkota tiba di Yuan,
akan kubuat dia menerima akibatnya karena membebaskan wanita.
Pastikan dia tak pernah kembali lagi.
Dengan begitu, aku bisa menjadi raja Goryeo berikutnya.
Untuk menjadi raja berikutnya,
kau harus disukai keluarga kerajaan dan pemerintahan Yuan.
Tentu saja.
Aku punya rencana.
Kau punya rencana?
Tunggu saja.
Uang besar akan dibayarkan atas namaku
kepada keluarga kerajaan dan pemerintah Yuan.
Aku akan mengandalkan itu.
Di mana sepatu Yang Mulia?
Tadinya di sini.
Ini!
Aku ingin menjaganya tetap kering.
Siapa anak ini?
No comments yet. Be the first to leave one.