The first 200 lines.
Lihat di atas sana
Apa yang kau lihat?
Alam dan lainnya
-Seperti batu -Dan pohon
Oh, Great North!
Di atas sini, bisa menghirup udara
Menangkap ikan
Atau menatap beruang
Wah! Oh, Great North!
Kami tinggal di sini
Kami menetap di sini
Dari malam terpanjang hingga siang terpanjang. Di Great North!
Aku sudah potong kayu bulan ini, memperbaiki jala,
mengalengkan selai paprika, membahas kostum Halloween...
Kurasa orang akan menyukaiku sebagai Sully dari Monsters University.
Ini pukul 05.00? Anak-anak akan segera bangun.
Aku hampir lupa menatap takjub akan kemegahan Alaska,
sambil membisikkan "gila". Gila.
-Ayah. -Moon, kau minum kopi lagi?
Ya, usiaku 10 tahun. Lagi pula aku begadang melacak tupai merah
yang memakan sosis yang kukeringkan di atap.
-Maksudmu yang ini? -Kau tangkap.
Akan kulepas setelah kami bicara
soal sosis milik siapa di sini.
Terima kasih, Ayah.
-Selamat pagi, Ham. Bagaimana tidurmu? -Spektakuler.
Aku bermimpi mencicipi es krim rasa prasmanan,
dan terbangun merasa lengkap. Lalu aku buang air memuaskan.
Hai, Bodoh.
Bercanda, hanya iseng. Selamat pagi, Adik-adik, Ayah.
Tunangan sudah bangun. Aku pikirkan pernikahanmu dan punya...
Satu ide. Kita lakukan di kapal keluarga.
Tidak, aku sudah beberapa bulan pilih tema pernikahan
saat berkendara kemari dari Fresno.
Aku mau pernikahanku berdasarkan film romantis favorit, Brokeback Mountain.
Diadakan di tenda raksasa. Semua memakai jaket jin.
Akan ada banyak domba berkeliaran,
tetapi tak akan ada yang meninggalkan.
Kuundang Jake Gyllenhaal,
jika dia tak bisa, semoga Maggie Gyllenhaal bisa.
Jika Maggie tak bisa, semoga suaminya, Peter Sarsgaard.
Jika Peter tak bisa, maka Alexander Skarsgård.
Perjalanannya panjang.
Bicara soal perayaan, seperti kalian tahu,
hari ini ulang tahun Judy yang ke-16,
dan aku mengatur perayaan impian setiap gadis remaja.
Sehari penuh di kapal nelayan bersama saudara dan ayahnya.
Dekorasi dasar, hanya kerja keras dan perasaan ulang tahun yang sukses.
Kita perlu mencari badut yang takut air?
-Itu bisa seru. Dia akan gugup. -Di mana Judy?
Dia bilang ingin pagi ulang tahun mewah dan tidur sampai pukul 05.45.
Parah sekali.
Pagi, Judy. Akhirnya kau berusia 16 tahun hari ini, dasar cantik.
Aku tidur sebagai anak, dan bangun sebagai wanita anggun dan artistik.
Ini tahun aku menukar jepitan dengan topi baret.
Tidak harfiah. Rambutku perlu dijepit.
Pagi, sahabat/inspirasi khayalan, Alanis Morissette.
Selamat pagi, sahabat/inspirasi khayalanku, Judy Tobin.
Sungguh? Atau hanya karena ini ulang tahunku?
-Ya. Selamat ulang tahun. -Ada pengumuman besar.
Aku diterima bekerja.
Judy, satu tanganku di saku, dan satunya sangat bangga padamu.
Kau melihat rekan juru foto terbaru
di studio foto Point & Shoot,
yang berlokasi di tempat paling menginspirasi di Alaska.
-Mal. -Mal.
Aroma contoh parfum di La Smell Hut,
area kosong aneh antara air mancur dan direktori.
Pria tampan lebih tua yang bekerja di Smoothie Boss.
Cara celana semi-ketatnya menonjolkan kemaluannya.
Kau khususnya paham.
-Namun, sudah beri tahu ayahmu? -Belum. Dia tak suka perubahan.
Saat Ibu lari ke Pennsylvania untuk bersama Marcus, pacarnya,
ayahku bilang dia dimakan beruang di tempat parkir Value Buy.
Kami semua tahu dia masih hidup.
Sejak itu, dia ingin seluruh keluarga selalu bersama.
Dia akan sedih jika aku tak bisa di kapal pukul 15.00 sampai 17.00
pada hari Selasa dan Kamis.
Judy, yang benar saja. Kau tak mau seumur hidup menangkap ikan,
terus-menerus.
-Aku tahu, tetapi... -Terus.
Maaf, kukira sudah selesai. Sudah?
Ada masa dalam hidup seorang wanita artistik muda ketika dia harus
menyisihkan jepitannya, memakai topi baret...
-Aku bilang itu tadi. -...dan menggenggam hidup.
Ya, aku cuma harus genggam dengan kedua tangan, menyibaknya,
dan langsung... Tenang, Judy. Astaga, aku harus tenang.
Aku harus tenang, demi keselamatan.
Kini, memasuki dapur, Judy Tobin yang berusia 16 tahun.
-Ini aku. Hai. -Aku membuat 16 panekuk untukmu.
Aku membuat potret dambaan hati seluruh keluarga dari benang,
dan namanya Inner Yarnings.
Ini akan ditempel di kulkas.
Semua makan karbohidrat dan daging yang banyak karena akan sangat dingin
untuk pesta kapalnya.
Seperti yang kita sukai.
Benar, Nak. Sejak hari kita melepas diri dari tali pusat ibu kita,
hingga saat hewan liar memakan kita, kita adalah pejuang.
Terlahir untuk menundukkan alam setiap tahunnya.
Astaga, pria ini pandai buat pidato.
Mari hening sejenak untuk seseorang yang tak bisa ikut merayakan.
Mendiang ibu kalian, Kathleen.
Itu bikini bulu yang ada di pondok tamu ayahmu
-dan dikelilingi lilin? -Benar.
Dengar. Semacam binatang buas memasuki rumah kita.
Berbarislah sesuai urutan keberanian.
-Rusa. -Semua jangan maju.
Biar kucoba mengeluarkannya. Tenang.
Apa ada balon "sexin" di tanduknya? Itu rusa seks?
Itu bukan... Balonnya dibaca 16. Seharusnya bukan pada rusa.
-Bagaimana rusa bisa kemari? -Rusa bisa ke mana saja.
Musim gugur lalu, ada yang masuk ke pertandingan basket.
Dia buat skor kemenangan dan nyaris bunuh pelatih.
Ya, rusa sangat berbahaya.
Mereka besar dan manis, seperti Jason Momoa.
Dia lebih tampan daripada manis...
Tolonglah, aku mencoba berfokus.
Ayah, pegang rusanya. Akan kutunggangi keluar.
-Kau tak bisa menunggangi rusa. -Kau yang tak bisa.
Kau merusak balon ulang tahun Judy, Berengsek.
Wolf, jangan. Biarkan dia pergi.
Tidak! Dia membawa bikini kontes Ibu.
Juga ekstensi rambut indahnya.
Tidak. Sexi, berhenti!
Itu hal terakhir ibu kalian yang kita punya.
Tidak, Ayah. Masih ada kenangan.
Seperti hari dia pergi ke...
Surga pensil, untuk bersama malaikat dan pensil.
Karena dia orang suci yang sudah mati. Pembahasan selesai.
Andai jadi orang suci sudah cukup agar dia tak mati dimakan beruang
saat mau beli obat untuk rumah sakit anak.
Rumah sakit anak menerima sumbangan obat?
Meski aku ingin melacak rusa itu demi kesenangan saja,
bukan karena terobsesi dengan milik ibu kalian yang masih berbau dia
dan terkadang masih kucium,
jangan sampai merusak hari besar Judy. Ayo memuat kapalnya.
Semua, pertemuan keluarga, sekarang.
-Kenapa berbisik? -Aku tak mau Ayah dengar.
-Ini seru. -Ya, Moon paham.
Pertemuannya sudah mulai atau...
Tidak, kurasa ini obrolan pra-pertemuan.
Memang. Matamu tajam. Pertemuan dimulai sekarang.
Ayah tampak sedih soal rusa itu membawa barang Ibu.
Karena itu, Judy, jangan beri tahukan soal pekerjaan barumu.
Nanti Beef bisa meleleh total.
Apa itu? Kedengarannya lezat.
Tidak, itu saat Ayah bingung. Dia menutup diri di kamar,
hanya makan salju beku, dan menonton semua musim Gilmore Girls.
Ya, kita harus menghindarinya. Yang pertama saat Ibu pergi.
Meski dia ibu yang buruk, dan lebih bagus saat dia pergi.
Ya, anjingnya dinamai Grandma, dan tak bohong saat berkata
kami bersama Grandma jika orang bertanya.
Ingat saat Grandma masuk tong sampah
dan makan semua bungkus yoghurt?
Dia yang terhebat.
Ayah kalian anggap ibu kalian mati dan kalian pura-pura percaya?
Kami tak membahasnya, tak akan pernah.
Sistem sempurna.
Aku jangan beri tahu Ayah soal pekerjaanku?
Aku bisa bilang kena diare setiap Selasa dan Kamis
dari pukul 15.00-17.00 selamanya.
Rencana bagus. Rencana hebat. Baik, ayo.
Judy, aku turut sedih soal diaremu. Aku baru tahu.
Itu... Terima kasih, Ham.
Jika Judy tak akan beri tahu ayahmu soal bekerja di mal,
kau tak mau bilang kita mau pindah ke pondok tamu.
Ini bukan saatnya aku menjauhi keluarga, Honeybee.
Jika aku pindah kemari, kau bisa pindah ke belakang.
Baik, cukup adil. Kami akan bicara begitu dia stabil.
-Tak akan pernah, ya? -Benar. Tidak. Ya.
Gadis ulang tahun. Kau mau kaset yang mana?
Bedtime Stories- nya Madonna, atau lagu dari acara TV, She's The Sherriff?
Aku mau lagu sheriff yang manis, Pak.
Ayah, bukankah kau melewatkan belokan ke marina?
Pertama, kita harus mampir ke mal dahulu.
-Mal? -Ya, ini kejutan besar ulang tahun.
Bukannya mal tempat kerja Judy yang tak boleh diketahui Ayah?
-Atau bukan? -Ya.
Kini saat yang tepat untuk diaremu. Serius.
Akan kuusahakan. Hanya bisa kentut.
Ayo ikut, Semua.
Kalian harus lihat mimik Judy saat dapat hadiah.
Lift sedang dikerjakan? Kita semua sedang dikerjakan sampai mati.
Ayah mau belikan aku apa di mal?
Dia hanya suka roti kayu manis dari pujasera.
Lalu dia buka dan anggap itu ular. Aku tak mau itu.
Dia bilang bangga saat Judy menangkap salem raksasa,
dan dia mau peringati dengan foto berbingkai...
-Point & Shoot, kurasa. -Apa?
Maksudmu lokasi tempat kerja rahasia Judy?
Point & Shoot STUDIO FOTOGRAFI
Astaga, akan kuhambat.
Aku akan mendahului, kembali ke masa lalu dan bunuh mal ini.
Ayah, kau lihat tanaman dalam ruangan ini?
Itu kejam sekali. Kau akan keluar dari sini, Kawan.
-Hai, Crispin. -Hai, Rudy.
Konyol, tetapi namaku Judy. Judy namaku.
Ya, pasti seru membuat smoothie.
Buruk sekali.
Judy, bersiaplah. Masalah datang.
No comments yet. Be the first to leave one.