Season 3

Release info

[Erai-raws] Tensei shitara Slime Datta Ken 3rd Season - 16
That Time I Got Reincarnated as a Slime S03E16 Benimarus Ordeal WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF Resync for WEBRip

Tags

webdl
Published on: 2024-07-27
Downloads: 94
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 186 lines.

Saat mendengar soal kaum Tengu,

kupikir penampilan mereka akan seperti ini.

Artinya adalah anjing langit.

Dengan kata lain, mereka adalah ras campuran dari Angel dan Okami.

Lapor.

Lebih tepatnya, mereka bukanlah campuran.

Mereka adalah ras dari inkarnasi Angel di tubuh Okami.

Ya, ras yang berasal dari inkarnasi.

Lapor.

Kurang tepat jika disebut sebagai ras.

Seperti individu bernama Ranga, mereka terlahir dari individu

yang kemudian menjadi wadah inkarnasi Angel.

Gadis yang ada di hadapanku adalah putri dari tetua Tengu

yang dipuja sebagai dewa gunung.

Salam kenal, Raja Iblis Rimuru.

Nama saya Momiji. Saya datang mewakili pemimpin kaum Tengu.

Senang bisa bertemu dengan Anda.

Tidak lama setelah kami berdamai dengan Hinata dan rekan-rekannya,

aku mengutus Benimaru dan rekan-rekannya

ke Desa Tengu di Pegunungan Kusha untuk meminta izin

membangun jalan menuju Sarion.

Di sini, ya?

Tampaknya mereka memasang penghalang.

Berhenti!

Mereka cukup berani rupanya.

Anda akan menuju desa kami, para Tengu, yang tersembunyi.

Ada keperluan apa Anda kemari?

Kami datang dari Tempest mewakili Raja Iblis Rimuru.

Hanya dua orang yang boleh masuk.

Indah sekali.

Rupanya desa tersembunyi ini merupakan dimensi lain.

Pantas saja sulit ditemukan.

Sebelah sini.

Aku tidak boleh lengah.

Kekuatannya setara dengan Tuan Carrion, mungkin malah lebih darinya.

Jadi, Tuan Utusan, ada keperluan apa Anda kemari?

Apa kalian ingin mengambil alih wilayah ini?

Kami tidak punya niatan seperti itu.

Kami ingin meminta izin untuk melewati Pegunungan Kusha,

dan bila memungkinkan, kami ingin membuat terowongan menembus pegunungan ini.

Berarti kalian tidak berniat memperluas wilayah kalian, ya?

Kami bisa saja memberi izin untuk melewati pegunungan ini,

tapi apa maksudnya dengan terowongan?

Aku kurang tahu detailnya,

namun kami ingin melubangi gunung dan menghubungkannya ke sisi lainnya.

Tunggu, melubangi gunung?

Ucapanmu serius?

Benar. Begitulah rencananya.

Namun, hal itu tidak ada hubungannya dengan rute ini.

Kami hanya ingin memastikan apabila hal itu memang perlu dilakukan nantinya.

Kami tidak akan memaksa bila kalian menolak.

Melubangi gunung suci kita?

Apa tidak jadi masalah?

Kacau sekali kalian ini.

Kami berniat membiarkan Slime itu melakukan apa saja,

termasuk menjadi Raja Iblis sekalipun selama dia tidak mengusik kami.

Tadinya aku pun tidak akan mempermasalahkan kalian membawa ular berbau menyengat ini.

Tapi, saat gunung kami dipandang rendah seperti ini,

kami tidak akan tinggal diam!

Ular berbau menyengat yang kamu maksud itu aku, ya?

Hei, henti-

Jurus yang konyol.

Sebagai putri dari tetua Tengu,

status pelemah tidak akan mempan padaku.

Sudah selesai?

Ternyata Tiga Musketir tidak ada apa-apanya.

Jangan remehkan aku, Gadis Kampung.

Aku sudah menahan diri karena kita sedang bernegosiasi,

tapi rupanya itu tidak perlu.

Menahan diri? Seharusnya aku yang bilang begitu.

Aku sudah berhati-hati agar tidak membunuhmu sebagai utusan.

Jadi merepotkan begini, deh.

Sudah cukup.

Aku minta maaf bila ada perkataanku yang membuatmu tersinggung.

Namun, tidak akan kubiarkan rekanku dibunuh.

Tu-Tuan Benimaru, maksud Anda saya akan kalah?

Benar.

Kalau tidak kuhentikan, kamu pasti sudah terbelah.

Ti-Tidak mungkin, aku kan sudah menahan diri!

Tidak, pengendalian kekuatanmu buruk.

Kamu terlalu banyak mengeluarkan kekuatanmu.

Ti-Tidak mungkin...

Saya... kalah?

Dasar putri bodoh!

I-Ibunda!

Namaku Kaede.

Salam kenal, Tuan Benimaru.

Tetua, tolong jangan paksakan diri Anda. Kami datang hanya untuk memberi salam.

Tidak usah dipikirkan, Nak.

Tadi, teknik berpedangmu sangat mengagumkan.

Dari Gaya Kabut, ya?

Kok Anda tahu?

Tidak, begitu rupanya.

Tarian yang ditunjukkan Nona Momiji mirip dengan gaya berpedang kami.

Jangan-jangan...

Benar, aku juga mempelajari teknik Gaya Kabut.

Guruku adalah Byakuya Araki.

Sekitar 300 tahun lalu,

aku sempat tinggal di Desa Ogre

untuk memperdalam kemampuan berpedangku.

Guruku, Byakuya, memiliki seorang cucu.

Bagiku, dia adalah kakak seperguruanku.

Seorang ahli pedang yang hanya bisa disebut sebagai genius.

"Sungguh disayangkan aku tidak bisa memberimu nama."

Itulah yang sering diucapkan Guru.

Namun, Byakuya Araki adalah seorang manusia.

Menamai monster dengan sembarangan dapat mengancam nyawanya.

Byakuya akhirnya wafat karena usia tua dan cucunya menjadi Pendekar Pedang Iblis,

Kenki.

Kenki?

Aku pun sangat mengagumi kemampuan berpedangnya.

Eh, tunggu sebentar. Jadi maksudnya, Hakurou...

Oh, namanya Hakurou, ya?

Begitu rupanya. Akhirnya dia mendapatkan nama, ya?

Tidak, dari awal...

Aku bahkan terkejut mendengarnya masih hidup.

Hei, tunggu.

Apa Hakurou tahu soal ini?

Tapi, dengan ini aku jadi tenang.

Pria hebat yang dididik oleh Tuan Hakurou ini

akan menjadi suami untuk putriku.

Tu-Tunggu, Ibunda!

Nah, Tuan Benimaru,

aku akan menerima seluruh permintaan yang tadi kamu ajukan.

Anggap kami juga bersedia menjadi bagian dari Raja Iblis Rimuru.

Namun, dengan syarat kamu menjadi pasangan putriku.

Tunggu dulu!

Aku mengerti kalau Ibunda mengakui kemampuannya,

tapi aku masih belum mengakuinya!

Oh.

Memang benar, dia tampak lebih kuat dariku, tapi...

Kalau memang harus begitu,

aku ingin dia menyukaiku bukan karena dipaksa Ibunda,

tapi karena kamu memang benar-benar suka padaku.

Ibunda sering bilang kalau wanita yang hebat mampu membuat

pria yang disukainya jatuh cinta padanya, kan?

Maaf, saya tidak bisa langsung memberi jawaban.

Saya minta waktu untuk kembali dan memikirkannya baik-baik.

Yah, pikirkan saja dulu baik-baik.

Toh umurnya juga baru 15 tahun.

Untuk saat ini,

aku ingin menjaga hubungan baik antara kaum Tengu dengan Raja Iblis Rimuru.

Begini-begini, sebenarnya saya sudah tidak punya banyak waktu lagi.

Tak kusangka Nyonya Kaede punya penyakit separah itu.

Benar-benar tak terlihat sakit.

Kurasa itu bukan penyakit.

Nona Momiji berada di dalam rahimnya cukup lama dan mewariskan sebagian besar kekuatannya.

Beliau melahirkannya 15 tahun lalu dan juga menamainya.

Hasilnya, kemungkinan dia kehilangan hampir semua kekuatannya sebagai dewa gunung.

Begitu rupanya.

Kamu...

Pemuda itu adalah harapan terakhir yang kamu kirimkan pada kami.

Semoga dia bisa menjadi pendukung untuk putri kita yang masih hijau.

Kalaupun dia menolak, ya, mau bagaimana lagi.

Lagi pula, kamu pun ada di sisi Raja Iblis Rimuru, bukan?

Padahal kupikir kamu sudah pergi mendahuluiku,

sungguh kejutan yang menyenangkan.

Saat melihatnya, mungkin kamu pun akan teringat dengan masa-masa itu.

Lalu, kembali ke hari ini.

Aku Rimuru, Raja Iblis baru.

Aku ini cinta damai. Jadi kalau ada masalah, silakan berdiskusi denganku.

Terima kasih atas perhatiannya.

Kami sudah mengakui Anda sebagai penguasa hutan ini

dan kami harap kita bisa menjadi tetangga yang rukun.

Namun, tolong jangan ikut campur dalam urusan desa kami.

Waduh! Hei, tolong tahan emosimu!

Ah, ternyata Shion sudah bisa lebih tenang, ya.

Masih terlihat seram, sih.

Sepertinya dia juga punya kesulitannya sendiri.

Kalau kepemimpinannya diremehkan karena kurang pengalaman, habislah dia.

Aku tahu betul perasaan itu.

Baiklah, kami sudah memahami niat kalian.

Aku ingin memastikan, kalian sudah mengakui hak para High Orc

yang sudah pindah ke gunung, kan?

Iya, tidak ada masalah soal itu.

Kami tidak akan menuntut hak apa pun atas semua hasil alam dari gunung

dan mereka bebas melakukan apa saja dengan bijih tersebut.

Kami hanya tidak suka kalau urusan kami dicampuri, itu saja.

Jadi, apa yang sebenarnya dia khawatirkan?

Begini, kami benar-benar tidak ingin berselisih dengan kalian, lo.

Apa perkataan barusan bisa dipercaya?

Iya.

Apa kalian punya dasar kalau kami berniat menguasai wilayah kalian?

Bukankah kamu juga akrab dengan Frey, si wanita burung yang licik itu?

Itu sudah membuktikan kalau kalian berniat menguasai wilayah kami!

Minta waktu!

More Indonesian subtitles for That Time I Got Reincarnated as a Slime

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left