Release info

[๐‚๐จ๐Ÿ๐Ÿ๐ž๐ž๐๐ซ๐ข๐ฌ๐จ๐ง] ๐‡๐จ๐ฅ๐ฒ ๐๐ข๐ ๐ก๐ญ: ๐ƒ๐ž๐ฆ๐จ๐ง ๐‡๐ฎ๐ง๐ญ๐ž๐ซ๐ฌ ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ“ ๐–๐„๐ ๐•๐ˆ๐”
A Commentary by Coffee_Prison
๐‘ซ๐’–๐’“๐’‚๐’”๐’Š : ๐ŸŽ๐Ÿ:๐Ÿ‘๐Ÿ:๐Ÿ๐Ÿ || ๐‘บ๐’–๐’ƒ๐’•๐’Š๐’•๐’๐’† ๐‘น๐’†๐’•๐’‚๐’Š๐’ ๐‘ฝ๐‘ฐ๐‘ผ || *เชกเฑฟแฅฃษ‘แƒษ‘๐— ๐–ฌเฑฟ๐“ฃ๐—ˆ๐“ฃ๐—๐—ˆ๐“ฃ

Tags

webdl
Published on: 2026-01-12
Downloads: 83
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Hari ke-34 mengamati Eun-seo

melalui sistem rumah pintar,

dan kamera observasi perilaku.

Penyebab gejalanya

mungkin berasal

dari gangguan panik lima tahun lalu,

setelah ibu kami meninggal

dan stres karena pindah rumah

serta stres karena berlatih seharian

untuk audisinya sendirian.

(Lucifer: Malaikat terbuang yang menguasai Neraka)

(Moloch: Setan yang melahap tumbal anak-anak)

(Beelzebul: Letnan kepala Lucifer)

(Valac: Malaikat terbuang yang menjadi penjaga Neraka)

(Uskup Agung: Pemimpin para penyembah)

(Eksorsisme: Tindakan membebaskan seseorang)

Selesai!

Selamat malam, Kim.

- Detektif Choi, selamat datang. - Selamat malam.

Hai, Sharon.

- Apakah Bow ada di sini? - Ya, ada.

Dia klien.

- Selamat malam. - Halo.

Silakan masuk.

Bos, Detektif Choi ada di sini.

Sebulan yang lalu, putriku tidak bisa dihubungi.

Kurasa dia menghilang.

Dia belum pernah menghilang begitu saja.

Pasti ada yang tidak beres.

Tiga anak buahku diserang

saat mencarinya.

Dua orang tewas dan satu orang dirawat di ICU.

Seperti biasa, aku butuh bantuanmu untuk ini.

Kalau para detektif sampai celaka,

aku menyadari, masalahnya pasti lebih serius.

Jadi, aku meminta bantuannya

dan mendatangimu untuk meminta bantuan.

Jangan terlalu khawatir,

kami akan menyelidiki kasus ini dengan saksama.

Kim, ambilkan minuman.

Baik, tunggu sebentar.

Tidak perlu...

Maaf...

Maaf soal itu.

Apakah kau punya petunjuk?

Kami mengamankan lokasi dari foto yang kami peroleh,

tapi tim aku diserang

dan kami gagal menyelamatkannya.

Ini, Sharon.

- Silakan. - Terima kasih.

Terima kasih.

- Masuklah. - Baiklah.

Kau mau air mineral?

Jangan khawatir, kami akan berusaha sebaik mungkin.

Detektif...

Bisakah aku percaya pada mereka...

Kau benar-benar bisa memercayai kami.

Kami mungkin tampak merugikan, tapi kami profesional.

Tolong temukan dia demi aku.

- Kami akan berusaha maksimal. - Baik, Pak.

Terima kasih.

Ini pembayarannya, tunai seperti biasa.

Kau tidak mengurangi uangnya seperti terakhir kali, 'kan?

Kau pikir aku ini apa? Aku polisi.

Sudah berapa banyak klien yang kubawa untukmu sejauh ini?

Ini untuk anak-anakmu.

Kau anggap aku ini apa?

Kau tidak mau?

Ini serius.

Banyak orang yang tewas.

Aku mengerti.

Baiklah, Teman-Teman.

Ayo bekerja.

Pembunuhan dan penyerangan sedang terjadi

oleh penyerang tak dikenal di seluruh negeri

dan hal itu membuat masyarakat ketakutan.

Polisi yakin bahwa ini melibatkan satu kelompok misterius

bersama dengan para penjahat yang terorganisasi.

Satgas khusus telah dibentuk,

tapi para kriminal tersebut

telah membunuh secara brutal para polisi di TKP...

Selama 30 tahun aku menjadi polisi,

aku belum pernah melihat insiden sekejam itu, Pastor.

Mereka bicara tentang setan dan iblis,

dan saat kita melihat sejumlah peristiwa yang tak terbayangkan,

kepolisian tidak sanggup

mengatasi ini sendirian, Pastor.

Mereka membabi buta mengabdikan diri

kepada penyembah iblis

dan memperoleh kekuatan super

dengan memanfaatkan kekuatan Iblis.

Orang biasa takkan mampu melawan mereka.

Itu sebabnya kita membutuhkannya.

Bunuh mereka!

Dasar iblis keji.

Aku perintahkan kau.

Kembalilah ke neraka!

Kau Bael, Panglima Tentara Neraka.

Kembalilah ke neraka sekarang juga!

Kembalilah!

Aku perintahkan kau!

Kembalilah ke neraka!

Kembalilah ke neraka segera!

Aku perintahkan kau.

Kembalilah ke neraka.

Segera kembali ke neraka!

Coba kulihat.

Baiklah.

Semuanya baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Bukan kau, melainkan dia.

Roh jahat itu belum sepenuhnya merasukinya,

dia akan baik-baik saja.

Baguslah.

Bos...

Situasi tadi agak menegangkan,

jadi, aku luput beberapa gambar pada bagian terakhir.

Aku harus bagaimana?

Mau syuting ulang? Haruskah aku bangunkan mereka semua?

Kita tidak bisa melakukan itu, tapi kita butuh akhir yang tepat.

Seharusnya kau merekam dengan benar!

Ya...

Apa Detektif Choi sudah dalam perjalanan?

Ya, dia sedang menuju kemari.

Aku jadi jauh lebih baik berkatmu.

Aku bisa bernapas lebih lega, terima kasih banyak.

Senang mendengarnya.

Kau tetap harus minum obat

dan aku akan menurunkan dosisnya sambil memantau perkembangannya.

Periksa dia setiap 2 jam.

Baik, Dok.

(Pasien Diduga Skizofrenia, Hari ke-142)

(Apakah Mereka Iblis? Atau Mesias?)

Catalina, tidak apa-apa.

Aku sedang mencari uang untuk membangun panti asuhan Katolik.

Tidak perlu berterima kasih kepadaku.

Ya, Catalina, baiklah.

Bos, aku sudah tahu kepada siapa orang-orang itu mengabdi.

Siapa?

Beelzebul.

Siapa pemimpin mereka?

Aku belum menemukan uskup agung mereka,

tapi aku punya informan di mana-mana.

Banyak muncul iblis level tinggi,

misalnya Beelzebul,

jadi, krisis besar mungkin akan segera terjadi.

Aku sudah melihat mereka berkali-kali,

tapi mereka masih membuatku takut.

Kami juga takut.

Mereka mendapat tenaga dari energi setan,

jadi selalu waspada.

Kau masih punya masa depan yang cerah.

Kalau aku?

Aku?

Apakah masa depanku suram?

Panas sekali hari ini...

Permisi.

Enyahlah!

Maaf, kau siapa?

Ada yang bisa aku bantu?

Bisakah aku bertemu pemilik kantor ini?

Ya, aku pemiliknya, apa yang bisa aku bantu?

Adikku sakit parah.

Aku datang ke sini karena sudah putus asa.

Apa Detektif Choi yang memberitahumu tentang kami?

Bukan, Pastor Mar...

Pastor Marco yang merekomendasikan kami?

Mohon maaf, kami tak bekerja sama dengan mereka.

Aku mohon maaf.

Adikku dalam bahaya!

Kalau kau membantu kami, aku rela melakukan apa saja.

Aku juga bawa uang.

Ini.

Kalau...

Kalau dia sakit, bawa dia ke rumah sakit.

Dia harus menemui ahli neuropsikiatri.

Aku ahli neuropsikiatri.

Astaga...

Kumohon...

Ini berisi video-video adikku,

tolong berikan kepadanya.

Aku mohon.

Aku mengerti.

Ini kakakku dan ini rumahku.

Rumah Jung-won dan Eun-seo.

Mari kita hidup bahagia di sini.

- Jangan pernah bertengkar. - Ya, jangan bertengkar.

Jangan mencuri bajuku.

Jangan pakai perangkat riasku.

Kita pindah hari ini, jadi mari kita bergembira.

Mari kita bergembira.

- Terima kasih, Kak. - Sama sekali tidak.

Kau suka?

Ya, udaranya sangat nyaman di sini.

Sebagai sesama dokter,

tadinya aku tak percaya, sampai aku melihat adikmu.

Karena Gereja secara resmi melarang eksorsisme,

aku menyarankanmu untuk menemuinya.

Sebagai seorang dokter,

aku tahu kau pasti ragu...

More Indonesian subtitles for Holy Night: Demon Hunters

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle โ€” sync, quality, typos.500 characters left