F/X

F/X

Download Indonesian Subtitle

Release info

F X 1986 BluRay x264 YIFY
A Commentary by tedi
Retail AMZN | 1h 48m Resync for BluRay

Tags

bluray
Published on: 2024-08-01
Downloads: 37
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Hai.

Harry. Sungguh mengejutkan. Senang bertemu denganmu.

Hei. Ini tidak seperti yang terlihat.

Tony dan aku teman lama. Bukan begitu, Tony?

Harry dan aku dulu rekan.

Benar, Harry?

Lebih dari rekan, ya?

Masa-masa indah, 'kan, Harry?

Tidak, Harry.

Harry, tidak!

Cut!

Bagus! Kita mendapatkannya!

Kalian baik-baik saja?

Kau baik-baik saja? Itu hebat.

Ellen, keluarlah dari sana.

- Bagaimana penampilanku? - Kau hebat. Tak ada yang mati sepertimu.

- Apa kita akan mengulangnya lagi? - Tidak di bagianmu.

- Bagus! Aku bebas! - Dia ingin mengulang bagian bartender.

- Ya, kau bebas untuk makan siang. - Kita mau ke mana?

- Kedai Italia? - Aku benci makanan Italia.

Hei, kau bekerja dengan baik.

- Dari mana saja kau? - Banyak darah.

- Bagaimana keadaan kita di sini? - Rollie, kerja bagus.

- Tampak hebat. - Mari kita lakukan lagi kapan-kapan.

Kita akan melakukannya sebentar lagi.

Sudah sempurna sekarang. Maizenanya bekerja dengan baik.

- Rollie Tyler. - Ya.

- Hai. Aku Joe Leitner. - Senang berkenalan.

Rollie, itu sensasional. Seperti biasa.

- Kita akan segera mulai lagi. Bersiaplah. - Ya. Sebentar lagi.

Aku penggemar beratmu, kuikuti kariermu sejak kau datang ke negara ini.

Terima kasih banyak, tapi kami agak sibuk sekarang, seperti yang kau lihat.

- Bagaimana kau bisa ke lokasi syuting? - Aku bukan sekadar penggemar.

Aku seorang produser.

Aku sangat mengagumi karyamu.

- Sejak Vermin from Venus. - Kau menontonnya?

Itu yang membuatnya dideportasi dari Australia.

Filmnya tak terlalu bagus, tapi efek khususnya luar biasa!

- Juga sangat mahal. - Kami punya anggaran yang layak.

Itu membawaku ke proyek yang ingin kubicarakan denganmu.

- Ini bukan film sadis, tapi fiksi ilmiah. - Hai.

Aku Ellen. Aku tampil di film ini.

Benar juga! Kau mengenakan wig.

- Itu indah. Aku melihatnya. - Terima kasih.

Itu...

- Jika kita bisa membahasnya empat mata... - Besok, pukul 11.00 di bengkelku?

Pukul 11.00 bisa. Terima kasih banyak. Aku menghargai ini.

Senang bertemu denganmu. Tadi tampak hebat! Luar biasa.

Sampai jumpa.

Terima kasih banyak.

Pria baik. Mungkin ada pekerjaan di sana.

Tak ada lagi yang peduli tentang membuat film tentang orang.

Mereka hanya peduli tentang efek khusus.

Aku akan menangis.

- Frank, boleh kupinjam ini? - Tentu.

Rollie.

- Itu berfungsi dengan baik! - Bagus, bukan?

- Ini untuk adegan bunuh diri. - Tentu saja.

- Luar biasa. - Kau suka?

Tidak.

Dengar, Kawan-Kawan. Aku tak akan makan siang

karena rambutku kotor dan menjijikkan, jadi, aku ingin mandi.

- Charlie, kau menuju kota? - Ya.

- Bisa antar Ellen? - Ya. Tak masalah.

Aku mencintaimu. Sampai jumpa. Pukul 07.00. Jangan lupa.

- Dah, Andy. - Dah, Ellen.

Perhentian pertama adalah Jalan Prince, di antara Jalan Wooster dan Greene.

Aku yang pertama memastikan kenikmatan hidupku!

Aku ada audisi setengah jam lagi.

Aku harus pergi ke apartemen Susan untuk beli tirai kamar mandi.

Harus menyiram kucing dan memberi makan tanaman.

Jangan lupa. Makan malam nanti di apartemen Susan.

Aku tak mau pergi. Aku akan tetap di sini bersama... Tidak, aku harus pergi.

Apa kau harus berlatih sepagi ini?

Astaga...

- Semoga berhasil! - Semoga berhasil.

Semoga berhasil.

Taksi!

Hei, Leitner!

Di atas sini!

Maaf. Seharusnya aku memperingatkanmu soal Rosebud.

- Kugunakan untuk menakuti pencuri. - Aku percaya itu! Hebat!

- Masuklah. - Astaga. Itu bagus.

Astaga!

- Song of the Succubus. - Benar.

Planet of the Female Mummies.

- Kau sudah mencari tahu. - Ya. Astaga!

Blood in the Basement.

- Hati-hati dengan itu. - Maaf.

- I Dismember Mama. - Kau mengenali semuanya.

Ya. Itu bagus. Itu indah.

Rock-A-Die Baby.

Kau mau kopi, Pak Leitner?

Namaku bukan Leitner. Namaku Lipton.

Baiklah, Lipton. Kalau begitu, mungkin kau lebih suka teh.

- Aku juga bukan produser film. - Jadi, apa pekerjaanmu?

Departemen Kehakiman.

Maaf aku memakai nama palsu, tapi ini untuk keamanan kita berdua.

- Apa aku dalam masalah? - Tidak! Sama sekali tidak.

Sebenarnya, kami dalam masalah.

Kami pikir mungkin bisa memanfaatkan kegeniusanmu untuk membantu kami.

- Kau bilang mau kopi? - Ya. Terima kasih.

Apa kau pernah mendengar Program Relokasi Saksi?

Kurasa tidak.

Pada dasarnya, orang yang bersaksi untuk pemerintah demi perlindungan.

Kami memberi mereka identitas baru, menempatkan mereka di kota lain...

- Susu? Gula? - Susu, tanpa gula. Terima kasih.

Aku pernah membuat film seperti itu. Seorang pria melihat pembunuhan...

Aku ingin mendengar tentang itu, tapi...

- Kami menahan Nicholas De Franco. - Pria mafia itu? Aku membaca tentang dia.

Dia akan bersaksi untuk kami jika kami bisa menjaganya tetap hidup selama itu.

Semoga berhasil.

Kami tahu bahwa sebuah kontrak telah dibuat untuk hidupnya.

Jadi, kami harus membuat mereka percaya bahwa dia sudah mati.

Silakan.

Kami ingin melakukan pembunuhan palsu.

Kami ingin melakukannya di depan umum, dan kami ingin kau mengawasinya.

Kau gila.

Dengar, aku bukan sekadar menyanjungmu.

Aku tahu seberapa hebat dirimu.

- Aku tahu kau bisa melakukannya. - Aku tak bilang tak bisa.

Arahkan saja untukku. Jadilah pengawas.

Astaga! Kau terlalu banyak menonton film.

Aku hanya penasaran, kapan ini harus dilakukan?

- Dalam sepekan. - Astaga! Tidak mungkin!

Kenapa tidak? Kau terbiasa bekerja di bawah tekanan.

Aku ahli efek khusus. Aku berurusan dengan khayalan.

Aku ingin tetap seperti itu.

Itu membutuhkan keterampilan, presisi, dan waktu!

Aku tak bisa mengajarimu yang kulakukan dalam sepekan dan berharap kau berhasil.

Ini adalah kesempatan kami untuk mengalahkan Mafia,

- memenjarakan 20 persen dari mereka. - Bagus, bedebah itu.

- Kubayar 30.000 dolar, bebas pajak... - Uang tak memberi waktu yang kubutuhkan!

Baik, dengar. Pikirkan saja.

Pikirkan saja, kumohon.

Hanya itu yang kami minta.

Siapa yang kau maksud dengan "kami"?

Kau tahu kerusakan yang bisa dilakukan De Franco pada kejahatan terorganisasi

- jika dia hidup untuk bersaksi? - Kerja bagus jika kau bisa melakukannya.

Apa maksudnya?

Itu artinya aku kesal, itu saja.

Astaga, pria ini benar-benar licik.

Dia menjadi salah satu kepala kejahatan terorganisasi selama 40 tahun.

Lalu saat ingin pensiun, dia cukup memberikan bukti untuk bebas dari hukuman.

- Bagus sekali. - Pak Tyler,

40 tahun itulah alasan dia sangat berharga bagi kami.

Jika hidup itu adil, kita tak butuh Departemen Kehakiman.

Ya, kurasa tidak.

Bagaimana menurutmu? Maukah kau membantu kami?

Aku mau, tapi ini di luar batasku.

- Sial. - Martin...

Bagus. Tetap dengan model mainan khayalanmu.

- Santai, Pak Tyler tak berkewajiban. - Terima kasih.

Terima kasih sudah datang.

Aku kecewa. Kau sadar kita harus merahasiakan ini?

- Ya, tentu. - Aku mengerti.

Ini tanggung jawab besar.

Aku menghargai keraguan moralmu tentang De Franco.

Akan kuingat keraguan moralmu saat ada remaja overdosis karena narkoba mafia.

Bagus. Lakukan itu.

Jangan ganggu dia, Martin. Kita hubungi McKinnon.

Ya, dia orang yang seharusnya kita datangi sejak awal.

- Bill McKinnon? - Ya.

Senang bertemu denganmu, Pak Tyler.

Bisa beri aku 24 jam untuk memikirkannya?

Hai.

Apa kabar?

"Baik! Apa kabar?"

- Baik. Apa kabar? - Maaf. Aku agak sibuk.

- Kau menerima pekerjaan itu? - Mereka ingin mempekerjakan McKinnon.

McKinnon? Apa ada peran untukku?

Kau mau menerima pekerjaan yang melibatkan McKinnon, bukan aku?

Sayang, jangan pernah menanyakan hal seperti itu kepada aktris.

Tidak, tidak ada peran untukmu. Tidak dalam pekerjaan ini.

Lalu siapa yang peduli jika mereka memakai McKinnon?

Pakcoi memiliki tekstur yang bagus. Seperti daging alien.

Apa hanya itu yang kau pikirkan?

Aku berusaha tidak memikirkannya.

Apa masalahnya? McKinnon?

- Tidak juga. - Lalu kenapa kau serius sekali?

Andy? Ini Rollie.

Ya, aku tahu sekarang pukul berapa.

Aku butuh telepon radiomu.

Aku akan segera ke sana.

Tidak, titipkan saja kepada penjaga pintu.

Kembalilah tidur, ya?

Selamat malam.

Kau ingat pekerjaan yang ditawarkan pria itu?

Kurasa aku akan melakukannya.

Pukul 03.00?

Sampai jumpa.

- Apa ini? Kau tak mengisap cerutu. - Rollie, jangan. Itu barang pribadi.

Ayolah, Andy. Aku sudah mengenalmu selama empat tahun. Apa ini?

Jangan membukanya. Mengerti?

Baiklah, Andy. Pergilah ke Broadway. Aku tak akan masuk sampai siang hari ini.

- Kita mau ke mana? - Kau akan mengembalikan peralatannya.

Aku akan menemui seseorang soal pekerjaan.

Sekarang menepilah.

Tyler.

Ada yang melihatmu naik?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left