The first 200 lines.
"Nama, peristiwa, dan cerita yang muncul atau disebutkan dalam film ini
murni fiktif, dan kemiripan apa pun adalah kebetulan."
Untuk para perampok di dalam.
Kalian perampok paling bodoh yang pernah kutemui.
Merampok bank tanpa menyandera.
Sebelum orang-orangku masuk dan memukulimu,
kau lebih baik keluar sekarang, idiot! Keluar saja!
Berhenti!
Menyerahlah!
Berlindung!
Tidak begitu berani sekarang, ya?
Aku tahu siapa kau.
Kami akan selalu bermunculan seperti jamur.
Tak peduli berapa banyak dari kami yang kau singkirkan,
kami akan tumbuh kembali.
Sama seperti polisi.
Tidak ada artinya jika aku membunuhmu sekarang.
Akan ada polisi lain untuk menggantikanmu.
Jadi bagaimana jika kau menjadi orang dalamku?
Aku akan membayarmu sebanyak yang kau mau.
Kau menjaga aku, dan aku akan menjagamu.
Ini pekerjaan mudah, tidak akan ada korban.
Semua akan baik-baik saja.
Bank punya asuransi, Bung.
Jangan bergerak! Aku polisi!
Aku akan menangkapmu!
Kumohon, Nona. Jangan tembak aku, Nona.
Apa salahku?
Penyuapan.
Mira.
Mira.
Siapa yang mengajarimu tentang penyuapan?
Itu tak baik.
Untuk berbicara tentang penyuapan saat usiamu.
Aku mempelajarinya dari televisi.
"Hindari penyuapan. Penyuapan merupakan bencana."
Abang. Ulang tahun Amira sebentar lagi.
Kita akan merayakan di mana?
Kau urus saja.
Bagaimana menurutmu?
Kau saja yang urus, aku yang bayar.
Bisakah kau mengantar Amira ke sekolah?
Aku terlambat.
Abang. Tolong antar Amira ke sekolah.
Aku harus membayar tagihan.
Kau antar dia ke sekolah, lalu kau bisa membayar tagihan.
Tidak ada masalah dengan itu.
Polisi gagal melumpuhkan Geng Anarkis.
Penyelidikan terhadap perampok...
POLISI GAGAL MELUMPUHKAN GENG ANARKIS
Ayah. Kau mengantarku ke sekolah, 'kan?
Abang.
Seperti biasa.
Ada paket lain datang di pos untukmu.
Sebenarnya, apa yang kau lakukan dengan uang itu?
Kuberikan ke Bukit Aman.
Menurutmu apa yang kulakukan dengan itu?
Abang.
Uang untuk membayar tagihan.
Ambil uang dari laci di kamar tidur.
Abang.
Aku pergi sekarang, ada apa?
Jika kau tak bisa mengantar Amira ke sekolah,
tolong jemput dia sepulang sekolah.
Kau jaga aku, dan aku akan menjagamu.
Ini pekerjaan mudah, tidak akan ada korban.
Semua akan baik-baik saja.
Perampokan oleh Geng Anarkis telah menyebabkan
tiga polisi mengalami cedera dan enam anggota polisi kita
tewas di TKP.
Geng Anarkis adalah kelompok kriminal yang paling dicari saat ini.
Mereka sangat berbahaya.
Sangat licik dan cerdik.
Kita butuh pemikiran taktis dan strategis yang baru untuk menjatuhkan mereka.
Mereka tampaknya mengantisipasi semua yang kita coba sebelumnya.
Itu seolah mereka punya seseorang yang membocorkan informasi.
Apa kita punya orang yang menyamar dalam geng, Pak?
Ini harus kau tanyakan kepada Lan.
Hei!
Jika kau bergerak, aku akan menembak!
Berhenti atau aku akan menembak!
Ada apa denganmu?
Apa ada anggota baru?
Aku ingin melakukan percobaan.
Ayo pergi.
Bergerak, sekarang!
Ayo!
Siapa yang mengelola toko ini?
Aku.
Tutup toko ini.
Aku polisi.
Semua pelanggan, keluar.
Semua pelanggan, keluar!
Apa yang kau inginkan dariku?
Aku baru bergabung dengan unit ini.
Inspektur memerintahkanku untuk menjadi rekanmu.
Jadi aku akan membantumu.
Anak baru ingin membantu senior di lapangan.
Aku sudah memecahkan ratusan kasus.
Keterampilan apa yang kau punya?
Kurasa aku punya beberapa.
Selama aku tidak lupa caranya.
Kau bangun pukul 7:15 pagi.
Kau makan roti sambil membaca koran. Lalu kau menonton televisi.
Lalu kau meremas koran dan melemparnya.
Ada apa dengan itu?
Karena media menyerangmu?
Kau pikir kau hebat?
Mengetahui semua tentang aku.
Kau punya uang di sakumu, 'kan?
Bagaimana dengan ini?
Aku tahu kau orang dalam.
Jangan khawatir, karena aku juga orang dalam mereka.
Kita punya bos yang sama.
Aku tak tahu kenapa inspektur menugaskanku ke unit ini.
Mungkin dia pikir aku bisa membantumu.
Mungkin dia tak ingin kau gagal.
Jadi aku menawarimu kesepakatan.
Ashraff membayarku setiap bulan, aku bisa memberimu sebagian dari itu.
Asal
kau memainkan peranmu,
aku melakukan tugasku.
Raj!
Kelvin! Kalian baik-baik saja?
Aku baik baik saja, Pak!
- Kau baik-baik saja? - Baik, Pak!
Panggil tim kita untuk berkumpul di sini!
Kebetulan yang cukup besar bahwa tempat ini diserang, bukan?
Letakkan senjatamu!
Kau dengar aku? Letakkan senjatamu!
Perhatian semua unit!
Bergerak sekarang ke Jalan Laksamana! Ada ledakan. Ganti.
Aman! Masuk sekarang.
Ayo!
Berhenti!
Ke mana semua orang pergi?
Suruh mereka kembali!
Apa?
Semua unit kembali ke Jalan Sultan Ismail sekarang!
Ada perampokan!
Kalian semua kembali ke sana! Secepatnya!
Ya, Pak! Perintah diterima. Kembali sekarang.
Semuanya, cepat!
Sial!
Bergerak sekarang! Keluar!
Mundur!
Pak! Semua orang berbalik!
Mereka semua pergi ke lokasi perampokan!
Siapa yang memberi perintah itu?
Cepat! Jangan biarkan para perampok lolos!
Pak, aku harus mengikuti perintah Lan!
Hei, apa yang terjadi?
Ini taktik mereka yang biasa, Pak.
Baik, ayo, pergi!
Aku ingin kau memperbaikinya sekarang!
Memperbaikinya?
Aku tak peduli! Aku ingin kau memperbaikinya sekarang!
Tutup jalan!
Perhatian semuanya! Tutup jalan!
Ada kendaraan hitam di depan bank!
Sepertinya kendaraan itu kosong!
Apa yang harus kita lakukan sekarang, Pak?
Markas besar, kendaraan meledak!
Ada kebakaran di Jalan Ampang!
Panggil pemadam kebakaran! Kami butuh bantuan!
Tidak ada korban, Pak! Semua unit aman.
Di mana Lan? Dia seharusnya di sini!
Tenang, Bung.
Apa ini?
Aku memerintahkanmu untuk mengejar para perampok, bukan menangkap polisi ini!
Dia rekan barumu! Aku menugaskannya untuk membantumu!
Dia orang dalam untuk Anarkis!
Bukan! Dia hanya berakting!
Dia ingin tahu apakah kau bersih!
Dia bilang kepadaku!
Lepaskan borgolnya!
Kenapa kau pikir aku kotor, Pak?
Ini. Lihat ini.
Berantakan, banknya dirampok. Kau dari mana?
Aku mendapat petunjuk bahwa salah satu tersangka
mengintai di sekitar kafe yang dibom.
Dino! Ambil rekaman CCTV dari tiga hari lalu.
Ayo!
Lihat.
Kami menerima informasi bahwa ada bom dalam paket itu.
Itu sebabnya kami membersihkan TKP.
Satu lagi petunjuk yang kebetulan! Kapan kau akan menangkap perampoknya?
Lan, biarkan aku jujur denganmu.
Baik. Aku mencurigai kau menyembunyikan sesuatu dariku!
Jika ada bom di tempat sampah,
kenapa kau tidak memanggil unit penjinak bom?
Detail operasional rahasia, Azmi. Selalu seperti itu!
Kau telah berubah.
Perampok bermunculan seperti jamur.
Sebanyak apa pun yang kita singkirkan, mereka tumbuh kembali!
Maka kita akan menyingkirkan jamur beracun itu
agar anak-anak kita tidak akan diracuni!
Ya, kau benar, Pak Azmi!
Itu yang kukatakan sebelumnya!
Lalu itulah yang aku percaya! Tapi kau harus ingat.
No comments yet. Be the first to leave one.