The first 200 lines.
Sebelumnya di Scream...
Film slasher tak bisa jadi serial televisi.
Film slasher bertempo cepat.
Nina, kau di rumah?
Saat mayat pertama ditemukan...
...hanya masalah waktu sebelum pertumpahan darah dimulai.
Kami mencari mantan kekasih Nona Patterson, Tyler O'Neill.
Mungkin Brandon James kembali.
- Siapa itu Brandon James? - Pembunuh siswa 20 tahun lalu.
Lupakan kalau ini kisah horror.
Perhatikan saat guru yang seksi...
...tertarik dengan murid wanitanya.
Aku merasa buruk rupa.
Kau cantik.
Perhatikan jika gadis yang cerdas dan cantik...
...memaafkan si atlet bodoh.
Kau tidur dengan Nina.
Kau setia pada temanmu.
Jadi saat mereka dibunuh secara brutal...
...perasaanmu terluka.
Tiap orang punya rahasia.
Tiap orang berkata bohong.
Dan tiap orang memainkan perannya...
...hingga tak ada yang tersisa.
Sudah sampai rumah?
Ya, sedang apa kau?
Suaramu agak aneh.
Pasti karena sinyal buruk.
Sekarang bagaimana?
Sudah lumayan.
Aku memikirkanmu semalaman.
Pasti karena acara TV bodoh.
Mengapa kau lukai dirimu sendiri?
Bukan hanya aku yang lukai.
- Kau sudah online? - Acuhkan mereka.
Kau 'kan tak sekolah di SMA Katolik.
Percayalah, di sekolahku juga ada keparat penganggu.
Kau tak ingin ditemani?
Tidak. Sudah larut.
Bagaimana jika aku sudah di rumahmu?
Apa?
Audrey, ini tak lucu.
Ibuku segera pulang.
Jika ini lawakan keluar dari lemari...
...maka kurangi sedikit aura seramnya.
Ayo, lihatlah.
Baik, kau mengerjaiku.
Di mana kau?
Audrey, kau menakutiku.
Ikutlah bermain.
Ke tempat kita yang biasanya.
Ini malam yang indah.
Audrey?
Audrey, kau tak ada di luar.
Romeo, kau romantis sekali.
Aku harus bilang apa?
Kau mebuatku tergila-gila.
Audrey, di mana kau?
EPISODE 2- HELLO EMMA alih bahasa: ibrahimkh
Dari radio AQR...
...selamat datang di acara Otopsi Kejahatan.
Ini Piper Shaw...
...menyiarkan soal investigasi pembunuhan Nina Patterson...
...selama hari-demi-hari.
Sudah empat hari sejak pembunuhan...
...dan polisi lokal Clark Hudson...
...masih mencari keberadaan mantan Nina, Tyler O'Neill...
...sebagai tersangka utama.
Dengan sejarah kelam di kota ini...
...gema pembunuh asli asal Lakewood, Brandon James, kembali berkumandang.
Di jalanan, bisa terdengar pembicaraan 'Akankah ia kembali?'
Emma!
Balas pesanku.
Aku tahu kau menerimanya.
Tulisanya 'terbaca'.
Hai, Riley.
Sedang dengarkan apa?
Siaran kriminal.
Pembunuhan Nina diulas.
AOC? Aku sangat suka acara itu!
Analisa mereka hebat.
Tak kupercaya Nina sedang dibicarakan mereka.
Nina selalu ingin jadi pusat perhatian.
Ya, bahkan dengan cara meniduri Will.
Emma, tunggu. Aku minta maaf.
Harusnya tak kuundang Will ke pesta.
Harusnya kau bilang begitu tahu.
Aku tahu, maafkan aku.
Hanya saja, kau tahu bagaimana Nina nantinya kalau tahu dibohongi.
Dia akan mengusikmu terus.
Dulu aku takut padanya.
Em, aku sungguh menyesal.
Baiklah.
Aku masih marah, kau masuk masa percobaan.
Akan kulakukan tugas lingkungan buatmu.
Akan kupakai gaun jingga mencolok untukmu.
Aku tersentuh.
Syukurlah, aku tak perlu panggil jasa penengah.
Kalian terima telepon aneh belakangan ini?
Ya, penjual pil seks dari India. Tidak, terima kasih.
Bukan, seperti panggilan misterius.
Entahlah, orang itu menelepon dan bilang kita harus pura-pura...
...berkehidupan sempurna di Instagram dan Facebook.
Dia pasti sangat kuno jika berpikir kita masih main Facebook.
Mungkin hanya Jake yang iseng.
Mungkin.
Ya, mungkin.
Jadi,...
...Brandon James.
Apa menurutmu punya obsesi akan pembunuh berantai itu waras?
Brandon dikategorikan sebagai pembunuh massal.
Dia membunuh dalam semalam.
Kau pernah berhubungan dengan orang yang terkait dengan malam itu?
Halloween tahun 1994.
Saat aku kelas tujuh dan meneliti alam melawan alam...
...Brandon jadi subjek sempurna.
Aku berkirim pesan dengan adiknya, Troy.
Tentu aku juga berusaha cari info soal gadis misterius...
...yang dicintai Brandon.
- Ada hasil? - Tidak.
Tak satupun teoriku benar.
Kau pernah berkontak dengan Kevin Duval?
Mana mungkin.
Mengikuti penyintas itu tak sopan.
Emma sekelas denganku. Takkan kulakukan tanpa izinnya.
Sama saja menantang Brandon James.
Ada batasnya.
Ditambah dia tak tinggal di sini lagi.
Itu juga.
Baiklah...
- ...kurasa urusan kita beres. - Baik.
Terima kasih sudah menyelamatkan hidupku.
Sama-sama.
Dapat kunci rumahnya?
Benar. Ya.
Soal apa tadi?
Sesuatu kemarin malam.
Ada brengsek yang membuangnya di rakit berenang.
Bukan masalah besar.
Siapa orang brengseknya?
Pak Polisi, aku ini putramu.
Bukan pengadu dalam film 21 Jump Street.
Terima kasih tumpangannya.
Aku minum-minum semalam.
Tak kupercaya Emma masih enggan bicara padaku.
Itu yang namanya menghindar.
Bukan apa-apa, Emma memang manis...
...tapi kurasa dia anggap seks itu hal tabu.
Itu tak membantu.
Cewek itu tak paham kalau Nina adalah pembidik seks.
Saat kau jadi incaran, kau akan kena.
Mungkin aku harus minta maaf dengan tulus.
Benar sekali.
Senyum yang lebar dan katakan "Sial, itu salahku".
Diam.
Apapun yang terjadi...
...dan di pertandingan Sabtu besok.
Aku butuh dia.
Kumpulkan percaya diri.
Lupakan penyelidik dari Duke,...
...lupakan soal Emma.
Juga lupakan soal pembunuhan Nina.
Dan semua hubungan maya dengan Nina...
...karena itu tidak nyata. Benar, bukan?
Tepat sekali.
Kita resmi menutup jejaknya.
Sudah ditutup.
Untuk bisnis.
Brengsek!
"Aku merindukanmu, Nina Bobina.
"Beristirahatlah dengan tenang. Tertanda, Miranda."
Bukankah dia sering diolok Nina dengan lawakan sedot lemak?
Mirip sekali dengan Nina.
Jelaskan hubungan Nina dengan murid lain.
Da disukai banyak orang.
Sangat populer.
Terima kasih banyak.
- Semoga harimu indah. - Kau juga.
- Siapa itu? - Terima kasih waktunya.
Tentu.
Hei, anak-anak. Aku Piper Shaw.
Aku sedang menyelidik untuk...
...Otopsi Kejahatan.
Ya, acaramu membuat ketagihan!
Terima kasih.
- Pecandu tindak kejahatan. - Tentu.
Aku Noah Foster. Ini Audrey.
Dia malu.
Kau terlihat familiar.
Kemungkinan kau sudah lihat videoku.
Aku mencoba menggali lingkungannya...
...untuk dapat gambaran jelas Nina Patterson.
Kalian kenal dia?
Ya, Nina gadis brengsek.
Dia layak dapatkan itu.
Itu sudah menjelaskan semua.
- Boleh kukutip ucapanmu? - Tidak.
Dia hanya meracau.
Bagaimana denganmu?
Punya komentar soal pembunuhan Nina?
No comments yet. Be the first to leave one.