The first 200 lines.
Apa
yang terjadi?
Aku...
Kami terlihat seperti pasangan di tahap PDKT mereka
setelah bermalam bersama.
Tapi kenapa dia di sana?
Astaga! Aku keluar mencari udara segar.
Benar juga! Di dekat kafe.
Kita bilang akan pergi untuk ronde dua, bukan?
Apa kalian detektif?
Kalian pikir menceritakan apa yang terjadi akan membantu?
Hati-hati!
Hati-hati melangkah!
Satu, dua!
Kita hampir sampai!
Tunggu!
Astaga.
Kau bercanda?
Haruskah kutinggalkan dia di sini?
Tidak, jangan pergi tanpa aku.
Kau seperti anak anjing yang gelisah karena perpisahan.
Satu, dua, tiga!
Ui-yeong!
Hei, Ji-su.
Sedang apa kau di sini?
Bukankah kau di kafe? Apa?
Aku meninggalkan sesuatu di hotel.
Begitu rupanya.
Permisi! Kenapa kau
tidur di bahunya? Hei!
Aku mau membawanya ke hotel.
Kalian akan ke hotel seperti ini?
- Ayo pergi. - Apa?
Ayo. Kecuali kau mau tidur di sini.
- Astaga! - Tunggu!
- Kacau sekali. - Ayo.
- Astaga. - Astaga!
Aku haus.
Tolong beri aku air, Pak.
Kau bercanda.
Yang benar saja.
Ini.
- Dingin! - Kau serius?
Kau merepotkan.
Dingin.
Ayo pergi, Ui-yeong.
Kau tidur?
Ini
tidak benar.
Astaga.
Sakit.
Minuman itu benar-benar memengaruhinya, ya?
Tidak mungkin aku bisa meninggalkan mereka berdua.
EPISODE 6
Maaf, kau bahkan tidak bisa pulang karena aku.
Tidak apa-apa. Aku baik-baik saja.
Apa maksudmu?
Kau tidak bisa memercayai pria dan pergi ke kamar hotelnya!
Apa yang akan kau lakukan tanpa aku?
Aku tahu aku berutang kepadamu
tapi aku bukan tipe orang
yang melewati batas hanya karena mabuk.
Bagaimana kau tahu kebiasaan mabukmu jika tidak tahu kapan kau mabuk?
Aku hampir mengira kau mahasiswa baru di pesta.
Mahasiswa baru?
Hentikan. Kau membuatnya tidak nyaman.
- Lalu, tidak terjadi apa-apa. Aman. - Kau serius?
Sebaiknya aku pergi sebelum orang-orang mulai datang bekerja.
Mandilah dahulu.
- Lagi pula, kau tidur dengannya. - Hei!
Kami punya kamar mandi yang bagus untuk pegawai.
Baik, pergilah sebelum orang-orang melihatmu.
Baiklah.
Tunggu.
Benar juga. Terima kasih.
Maafkan aku. Aku merasa tidak enak.
Bagaimana kalau kita makan malam akhir pekan ini?
Pesan apa pun yang kau mau. Aku yang traktir.
Itu...
Baiklah.
Bagaimana kalau hari Sabtu?
Tentu, makan malam terdengar bagus.
Kau juga berutang makan malam. Kau berutang banyak kepadaku.
Tidak, kau berutang amat banyak kepadaku.
Sudah kubilang akan kutraktir.
Mari putuskan kapan kita bertemu lewat pesan teks.
Baik, semoga harimu menyenangkan di kantor.
Terima kasih.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Apa kau benar-benar gila? Bagaimana jika ada yang melihatmu?
Astaga!
Tunggu.
Ini terlalu damai.
Dia tidak pernah membuat masalah saat berusia 20-an.
Apa yang dia lakukan?
TIM PEMBELIAN
Aku menghabiskan terlalu banyak energi sejak pagi.
Mungkin aku harus membeli kopi.
Apa ini?
KEAJAIBAN HADIAH KEJUTAN UNTUKMU
YANG MAU PULANG PAGI-PAGI SEKALI! - HYUN-MIN
Terkadang Hyun-min sangat manis.
Di mana kau, Ui-yeong?
Bukankah sudah Ibu bilang sopan
jika memberi tahu teman serumahmu saat kau tak pulang?
Ibu akan menelepon polisi jika kau tak menjawab pukul 09.00.
KAMI MENGADAKAN PESTA STAF
Kami mengadakan pesta staf untuk merayakan acara baru
dan itu selesai larut malam, jadi, aku tidur di ruang staf.
Maaf.
Itu handukku.
Jadi, kau mengawasi kami berdua semalaman?
Bukankah itu agak berlebihan?
Kau tahu apa yang agak berlebihan? Kau tidur di bahu Ui-yeong.
Bagaimana bisa seorang pria begitu lemah terhadap alkohol?
Jangan mencoba mengubah topik.
Aku tidak suka kau terus berada di dekat Ui-yeong.
Kau pura-pura peduli, tapi hanya ingin kesempatan dengannya.
Berada di dekatnya?
Kau terlihat seperti perjaka.
Apa kau bahkan tahu cara mendapatkan kesempatan?
Perjaka?
JANGAN DIGANGGU
Hei.
- Apa? - Astaga!
Ini tidak seperti yang kau pikirkan.
Aku tidak melihat apa pun.
Tidak perlu menjelaskan kehidupan pribadimu.
Tidak, biar kujelaskan.
Tunggu! Ada kesalahpahaman!
Astaga.
Semua orang tahu segalanya di sini.
Menurut saksi
bukan hanya ada satu pria, tapi dua!
Aku agak kecewa.
- Kenapa? - Kau tak bisa kencani banyak orang
jika benar-benar jatuh cinta.
Tidak, kau bisa jatuh cinta dan tetap bersenang-senang!
Dengar, Sae-byeok.
Masyarakat kita terlalu berpikiran sempit dan kuno.
Mereka pikir itu cinta atau perselingkuhan.
Itu sebabnya orang-orang ketahuan selingkuh
mempermalukan diri sendiri, dan menghancurkan karier mereka!
Ui-yeong!
Sejak kapan kau di sana?
Aku baru masuk.
Tapi
bukankah itu agak kejam?
Kurasa kau tak percaya rumor.
Apa? Rumor apa?
"Meski berusia 50-an, Nona S masih ratu romansa."
Dia selalu bilang dia jatuh cinta dengan akting
tapi sebenarnya, dia tergila-gila dengan seseorang belakangan ini!
Dia menjalin hubungan hukum umum
dengan seorang dokter bedah yang pernah menikah
tapi berselingkuh dengan Pak B, seorang sutradara, di hotel
sambil menjadi tante girang seorang model.
Skandal ini hanya tumbuh
"dengan kehidupan percintaannya yang rumit."
Ratu romansa?
Mungkinkah itu Son Jeong-a?
Sudah jelas itu dia.
Baru-baru ini, dia menginap di hotel kita.
Benarkah?
Hotel ini tempat dia bertemu sutradara itu.
Pak Jin bilang dia tidak bisa datang ke rapat hari ini.
Dia baru menikahi istrinya. Dia tidak ingin istrinya salah paham.
Dia hanya tidak datang hari ini
atau dia ingin aku keluar dari filmnya?
Begini...
Dasar pengecut.
Baiklah, terserah. Ayo makan malam dan pergi.
- Duduklah. - Baiklah.
Halo, aku Kim Min-seong dari Star A.
Kenapa kau belum menyangkal rumor itu?
Aku tak mau memperburuk keadaan dengan bertindak gegabah.
Aku akan segera menjelaskannya.
Jangan mengikutiku di waktu pribadiku.
- Ini tak pantas. - Akan kubereskan...
Hei! Jangan berani-berani...
Dong-hoon!
Bisa tolong panggilkan ambulans?
Di sini, kau melihat larva.
Ikuti lapisan luar larva yang telah berganti kulit
dan kau akan menemukan larva dalam bentuk kepompongnya
terbungkus selimut besarnya.
Hentikan.
Pupanya akhirnya keluar!
Apa aku akan baik-baik saja?
Kurasa sistem saraf otonomku rusak.
Keluarlah.
Panas!
AKU BELUM PERNAH MELIHAT PAK SONG SEPERTI INI
Ini bukan hanya pengar pertamamu.
Ini juga kali pertamamu bangun dengan pengar.
Aku tidak berhak mengatakan apa pun jika dia menolakku.
Aku pasti sudah gila.
Aku harus melakukan yang terbaik untuk membuatnya terkesan.
Kenapa aku minum padahal tahu tidak bisa?
No comments yet. Be the first to leave one.