The first 200 lines.
Siapa dia?
Oh, dia...
Mantan istriku.
Mantan...
...istri?
Ternyata ada orang yang cukup gila mau menikah dengan komandan.
Siapa yang kau panggil gila?
Kaulah!
Tapi memang tak dipungkiri, kalian pasangan yang serasi.
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ku tak berharap begitu banyak
tokku ni nanimo nozomu koto nante nai
ku sadar akan tempat di mana ku seharusnya
mi no hodo ha shitteiru sa
bahkan, bila kupikirkan itu
sonna boku desae mo
ku tetap takkan melepaskannya
oku no hou ni yuzuritakunai
layaknya ku tak lebih sebagai "gadis yang baik"
ii kou tte ito ha aru rashii
lindungi sesuatu ternyata tak mudah seperti yang kubayangkan
mamoru tte angai to muzukashii ne
tapi bukan berarti ku kan menyerah
akirameru wake janai kedo
gapai langit biru hingga terhubungnya jalan yang baru
aoi sora no hate tsunagatta michi no yukue
tak apa, bila masih sulit 'tuk pahami satu sama lain
hito to hito wakariaenai dakedo iinjanai
pintu yang hendak kubuka ini kan ubah segalanya
hiraita tobira ha subete wo kaete yuku
layaknya fajar yang kan menghilang
sore ha akatsuki no you ni
Di-Di sini ternyata ada Hardy juga!
Buku.
Pertempuran Malam di Gunung Hakone
Ada buku di mana-mana.
Ini juga buku?
Aku belum pernah lihat buku setipis ini!
Ya!
Begitulah situasinya.
Kurang lebih aku mengerti, tapi kenapa?
Kenapa kau menyeretku ke dalam situasi yang berbahaya?
Dia benar.
Meskipun dia mantan istrimu, tapi dia tetaplah warga sipil.
Dan lagi, apa tak apa-apa kita tinggalkan Komakado begitu saja?
Habisnya, setelah semua yang terjadi, bukankah Komakado terlihat mencurigakan?
Apa menurutmu dia bocorkan informasi?
Aku tak berpikir sejauh itu, tapi mungkin saja orang di sekitarnya.
Jadi, kita sedang dibuntuti?
Kalau terjadi sesuatu tanpa dia, berarti memang kita sedang dibuntuti.
Tapi, kalau tak terjadi apa-apa, berarti dia memang dalangnya.
Anu...
Aku tak mau ada ribut-ribut di sini.
Karena besok itu deadline-ku!
Risa?
Kau itu istrinya Letnan Itami, 'kan?
Mantan istri.
Sekarang kami hanya berteman.
Memangnya setelah bercerai, kalian bisa langsung berteman?
Entahlah kalau orang lain bagaimana.
Tapi...
Kami berpisah bukan karena bertengkar.
Dan kami sedikit berbeda dengan pasangan pada umumnya.
Sebagai sesama orang aneh, hubungan saat inilah yang menurutku paling nyaman.
Begitu, ya.
Jadi, kau mengakui kalau kami ini orang aneh, ya?
Bukan begitu maksudku—
Aku tak tahu kalau di dunia kita ada seni semacam ini!
Putri, ini di dunia lain!
Oh, ya.
Putri, soal belajar bahasa, tolong pilihkan untuk saya.
Jangan sembarangan!
Sekarang bagaimana?
Baiklah!
Hari ini kita akan bersenang-senang!
Ha? Sekarang kita punya masalah yang lebih besar.
Dengar.
Motoku adalah makan, tidur, bermain.
Itulah yang namanya hidup.
Lagian,
kalau musuh tahu keberadaan kita, mau ke mana pun juga tetap berbahaya.
Kita akan lebih aman kalau berada di antara kerumunan banyak orang, 'kan?
Kalau begitu, ayo kita belanja!
Shibuya! Harajuku!
Kenapa kau yang malah...
Kalian pasti butuh banyak sesuatu, 'kan?
Ya, mumpung kita lagi di Tokyo, sih.
Anu...
Sebenarnya...
Dan aku akan ke Akihabara.
Berisik.
Bagaimana denganmu, Tomita?
Bozes bilang dia ingin pergi ke perpustakaan untuk pelajari sastra dunia ini.
Risa dan yang lain pergi belanja, kalian ke perpustakaan, ya?
Okelah, kita berpencar pagi ini.
Kita akan berkumpul lagi di Stasiun Shinjuku jam 2 siang,
lalu pergi ke pemandian air panas.
Hore!
Eh?
Rory tak ikut belanja?
Aku tak tertarik.
Tuka juga ikut, 'kan?
Dia tanya kau ikut apa tidak.
Aku ikut.
Bajuku ini adalah baju resmi pendeta.
Aku tak tertarik dengan pakaian lain.
Gaun yang indah!
Selamat datang!
Kalian bertiga imut banget!
Be-Benarkah?
Aku tak sangka kalau dunia kita punya tempat dengan buku begitu banyak seperti ini!
Putri, ini di dunia lain!
Oh, ya.
Jadi, buku apa yang ingin kalian baca?
Seni!
Katalog Komik Indie
Sudah 20 tahun semenjak terakhir kita bertemu, ya?
Ya.
Aku baru saja kalah dalam pemilu dan kehilangan pekerjaanku.
Waktu itu, aku masih SMP.
Tunggu, apa tak apa-apa, nih? Anda keluar tanpa pengawal.
Kau bicara apa, sih?
Menteri Pertahanan
Tarou Kanou
Di sebelahku sudah ada pengawal paling kuat.
Jangan melebih-lebihkan seperti itu.
Kau terlihat sehat, ya.
Anda juga, Pak Kanou.
Mengingat dirimu dulu masih anak-anak, sekarang kau sudah jadi dewasa, ya.
Aku juga tak sangka, dulunya orang tua biasa, sekarang sudah jadi Menteri Pertahanan.
Menteri, ya?
Sekarang pun aku masih tak menyangka.
Anda minta saranku soal komik yang seru,
dan tanpa disadari kita jadi akrab.
Hidup itu penuh dengan kejutan, ya?
Sejak hari itu, aku baca semua komik yang kausarankan padaku.
Aku juga, komik lawas yang Anda dulu pinjamkan padaku menarik sekali.
Pertempuran di kota hantu antara si penembak hitam dan pemuda Asia
benar-benar hebat!
Ya, 'kan? Ceritanya memang seru!
Oh, ya.
Ini.
Terima kasih.
Belakangan ini aku malah susah untuk pergi ke toko buku.
Ditambah lagi...
Ada banyak orang yang minta sepotong kue yang belum matang.
Dan banyak pengikut yang ingin bergabung ke pesta.
Berkat itu, tamu kehormatan kita jadi kabur.
Apa tamu kita baik-baik saja?
Ya.
Baguslah.
Sudah tugas kita untuk disiplinkan para anak nakal.
Letnan Itami!
Kembali ke rencana awal dan pergi ke penginapan yang dijaga oleh Pasukan Khusus.
Sebagai Menteri Pertahanan dan Menteri Penanggung Jawab Wilayah Khusus,
aku berikanmu perintah langsung!
Dimengerti.
Aku sepertinya terlalu banyak belanja.
Busur panah di sini sangat bagus!
Buku adalah hal yang penting.
Sangat susah temukan benda seperti ini di dunia kami.
Ada apa?
Saat mereka bilang seni,
kupikir yang mereka maksud adalah patung dari zaman Yunani Kuno dan Romawi,
ternyata bukan itu.
Mungkin mereka mengira kalau sastra yang mereka cari berada di Ikebukuro.
Oke, waktunya ke pemandian air panas!
Ya!
Ya.
Menteri Pertahanan
Selamat pagi, Pak Menteri.
Oh, pagi.
Saya Kolonel Ryuuzaki, Pimpinan dari markas Perencanaan Khusus.
Senang bertemu dengan Anda.
Ya, sama-sama.
Archer, tiga sumber panas terdeteksi di 150 meter dari arah Utara Timur Laut.
Di antara arah jam 10 dan 11.
Mengunci target Alpha 1, 2, 3.
Di sini Archer. Target Alpha terlihat.
Siaga 03. Mengerti?
Lancer bergerak ke titik Tango.
Berhasil.
Archer, melumpuhkan target Alpha 1, 2 dan 3.
Jujur saja, aku tak sangka perangnya akan jadi seperti ini.
Baik perang modern
ataupun perang generasi keempat, kita padukan taktik polisi dan perang gerilya,
lakukan perencanaan yang matang,
dan hancurkan target dalam satu kali serangan.
Kali ini kita gunakan taktik itu.
Tampilkan ke layar.
Dimengerti.
Sankai Roukaku.
Penginapan dengan pemandian air panas terbuka yang indah.
Di sini akan jadi medan pertempuran kita.
Oh, sepertinya mereka sudah sampai.
Archer, bergerak ke titik Romeo.
Terus awasi target.
Saber, sumber panas terdeteksi di titik Delta.
No comments yet. Be the first to leave one.