Release info

08 Jepang, Sisi Lain Gerbang
A Commentary by Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tags

other
Published on: 2016-01-19
Downloads: 36
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

JSDF dikirim ke Wilayah Khusus.

Di sana, Itami, komandan Tim Pengintai 3, bertemu dengan Elf Tuka,

Rory Si Malaikat Maut, dan penyihir Lelei.

Setelah kekaisaran mengalami kekalahan telak, putri ketiga kekaisaran, Pinya Co Lada,

memutuskan untuk pergi ke Jepang dan lakukan negosiasi.

Dalam buku hariannya, dia menulis saat dia masuki

gerbang yang memisahkan dua dunia.

Di sana, dia lihat bangunan setinggi langit.

Apa itu semua dinding?

Lihat! Ada orang di dalamnya!

Mereka manfaatkan lahan sempit dengan efektif.

Apa itu artinya negara Itami sangat kecil?

Atau mungkin karena penduduknya yang terlalu padat.

Apa pun itu,

kekaisaran sudah mulai perang melawan peradaban

yang mampu buat bangunan semegah ini.

ZainuddinAri mempersembahkan

ZainuddinAri mempersembahkan

ZainuddinAri mempersembahkan

ku tak berharap begitu banyak

tokku ni nanimo nozomu koto nante nai

ku sadar akan tempat di mana ku seharusnya

mi no hodo ha shitteiru sa

bahkan, bila kupikirkan itu

sonna boku desae mo

ku tetap takkan melepaskannya

oku no hou ni yuzuritakunai

layaknya ku tak lebih sebagai "gadis yang baik"

ii kou tte ito ha aru rashii

lindungi sesuatu ternyata tak mudah seperti yang kubayangkan

mamoru tte angai to muzukashii ne

tapi bukan berarti ku kan menyerah

akirameru wake janai kedo

gapai langit biru hingga terhubungnya jalan yang baru

aoi sora no hate tsunagatta michi no yukue

tak apa, bila masih sulit 'tuk pahami satu sama lain

hito to hito wakariaenai dakedo iinjanai

pintu yang hendak kubuka ini kan ubah segalanya

hiraita tobira ha subete wo kaete yuku

layaknya fajar yang kan menghilang

sore ha akatsuki no you ni

Ternyata betulan dingin, ya.

Jepang, Sisi Lain Gerbang

Tadi kan sudah aku peringatkan!

Kau tak apa-apa? Aku bisa pinjamkan jaket.

Tak perlu. Kalau begini aku masih kuat.

Kalau nanti butuh, bilang ke kami, ya.

Ya.

Letnan Itami.

Aku Komakado, dari Badan Intelijen Pusat.

Aku diperintahkan untuk kawal kalian.

Kau bersama aparat, ya?

Kau menyadarinya, ya?

Insting pahlawan memang hebat.

Aku hanya menebak, kok.

Hanya menebak, ya?

Aku sudah cari info tentangmu.

Kau dapat nilai terendah kedua saat pelatihan perwira,

dan berhasil terhindar dari peringkat akhir karena ada satu kadet yang cedera.

Setelah kelulusan dan saat bertugas, kau diberi nilai "hampir saja tak lolos".

Atasanmu jengkel, lalu mengirimmu ke sekolah perwira Ranger,

dan entah bagaimana kau berhasil lolos.

Markas JSDF Narashino

A A A A A A A

m 20 24 l 201 24 201 161 20 161

Lalu, karena suatu alasan, kau dikirim ke Narashino.

Kepribadianmu yang buruk buatmu tak naik pangkat,

tapi setelah Insiden Ginza, kau dipromosikan jadi Lettu.

Begitu.

Infonya detail banget, ya.

Pemalas. Maniak kartun.

Reputasimu benar-benar buruk, ya.

Lalu, bagaimana caranya kau bisa jadi S?

Sekelompok pasukan khusus yang dibentuk seperti Angkatan Darat AS Green Beret dan Delta Force

Benar-benar sampai sedetail itu.

Apa kau tahu?

Kalau dalam sarang semut mampu singkirkan satu semut pemalas,

maka akan muncul semut pemalas yang lainnya, 'kan?

Jadi, orang pemalas itu dibutuhkan, ya?

Entahlah.

Tapi, saat atasanku memarahiku, dan aku jelaskan itu padanya...

Kau dikirim ke Pasukan Khusus.

Aku hanya sekadar keluarkan unek-unekku.

Ya, kalau orang pemalas sepertimu bisa melakukannya,

kurasa semuanya mungkin bisa berjalan dengan lancar.

Ini pasti bohong! Ini mustahil banget!

Orang kayak dia anggota Ranger dan Pasukan Khusus?

Maaf, deh.

Kau memang bukan orang biasa.

Aku sangat kagum dengan seseorang yang bisa jadi pemalas

di antara gerombolan semut yang giat.

Bohong! Bohong! Ini pasti mimpi!

Aku pasti lagi bermimpi! Ini tak mungkin!

Berangkat.

Lihat semua orang itu.

Apa tempat ini pasar?

Festival?

Lihat. Itu apa?

Mereka menghias pohon?

Mungkin sebuah jimat?

Kita sedang menuju ke mana?

Kalau ke Gedung Parlemen, kita tak boleh pakai celana jin, 'kan?

Karena tubuhmu yang bagus, mau pakai baju apa pun kau tetap cocok.

Kalau Rory dan Lelei mau pakai baju apa?

Tak perlu.

Aku juga.

Bajuku ini baju formal untuk pendeta.

Ya, untuk tagihannya kirim ke rekening JSDF.

Silakan dinikmati.

Kenapa gyudon?

Aku sudah habiskan banyak pengeluaran saat perjalanan tadi,

dan kita hanya dapatkan jatah 500 yen untuk makan.

Susah juga, ya.

Ini? Apa kita memakannya mentah?

Yang Mulia!

Kau juga makan.

Kalau kita kelaparan, kita takkan punya tenaga untuk beraktifitas.

Baik.

Apa ini Gedung Senat Jepang?

Apa kita tak turun?

Kita akan turun di tempat lain.

Secara resmi, Anda sedang tak berada di Jepang.

Saya Reiko Shirayuri, penasihat Perdana Menteri.

Dia adalah Kouji Sugawara, Kementerian Luar Negeri.

Ini bukanlah konferensi perdamaian.

Untuk pastikan agar konferensi ini bisa berjalan lancar,

kami ingin berdiskusi dan bahas beberapa hal terlebih dahulu.

Kalian tak keberatan?

Tak masalah.

Sudah empat bulan berlalu semenjak Insiden Ginza.

Hari ini, akan diadakan sesi tanya jawab

mengenai perihal ini di Gedung Parlemen.

Bersama dengan beberapa anggota JSDF yang bertugas di sana,

serta beberapa pengungsi dari Wilayah Khusus pun turut diundang.

Mereka baru saja masuki gedung!

Kami akan ajukan pertanyaan kepada saksi.

Langsung ke intinya saja.

Kenapa 150 pengungsi Wilayah Khusus,

yang seharusnya dilindungi oleh JSDF,

terbunuh oleh Hewan Berbahaya Kelas-A yang disebut "Naga"?

Saksi Itami.

Eh, itu...

Sudah jelas karena naga itu terlalu kuat, 'kan?

Kenapa Anda menjawabnya dengan santai begitu?

Apa Anda tak merasa bertanggung jawab atas hilangnya nyawa mereka?

Saya turut berduka atas banyaknya korban, tapi mau bagaimana lagi.

Dan juga, kami rasa kekuatan kami masih kurang.

Jadi, Anda salahkan JSDF?

Tidak. Kami kekurangan senjata.

Peluru kaliber 7.62 mm milik kami malah terpental seperti peluru BB.

Saya harap bisa dapatkan senjata yang lebih kuat lagi.

Seperti Sinar Partikel, Railgun, Bom Atom, atau semacamnya.

Interupsi, Ketua.

Analisis kami dari sampel yang didapat dari Wilayah Khusus menunjukkan bahwa

"Naga" ini memiliki sisik yang setebal tungsten,

dan dapat semburkan api dengan temperatur yang sangat tinggi.

Dengan kata lain, itu seperti tank terbang.

Berharap tak ada korban jiwa saat bertarung melawan monster ini

adalah hal yang mustahil, 'kan?

Baiklah.

Pertanyaan berikutnya kepada Lelei la Lalena.

Apa Anda mengerti Bahasa Jepang?

Ya. Sedikit.

Dia muda sekali.

Penyihir?

Baguslah.

Saya dengar Anda sekarang tinggal di kamp pengungsian.

Apa ada ketidaknyamanan di sana?

Saya tak mengerti dengan apa yang Anda maksud dengan "ketidaknyamanan".

Kalau yang Anda maksud adalah kebebasan,

saya rasa semua orang semenjak lahir sudah dapatkan hak kebebasan.

Baiklah, saya ubah pertanyaannya.

Apa kebutuhan Anda saat di kamp terpenuhi?

Pakaian, makanan, tempat tinggal, pekerjaan, dan kebutuhan spiritual semuanya terpenuhi.

Kalau saya terus meminta, mungkin takkan ada habisnya.

Kalau begitu, terkait dengan 150 korban jiwa,

apa JSDF berikan bantuan secara menyeluruh?

Tidak.

Saya Elf dari Suku Hutan Lodo.

Saya putri dari Hodolew Ray,

Tuka Luna Marceau.

Elf?

Apa itu asli?

Maaf kalau pertanyaan ini tak sopan,

tapi apa telinga itu asli?

Ya, ini asli.

Anda ingin menyentuhnya?

Tenang! Tenang!

La-Lalu, Tuka, saat naga itu menyerang,

apa JSDF emban tugasnya dengan baik?

Saya tak tahu.

Waktu itu, saya sedang pingsan.

Terima kasih.

Baiklah, selanjutnya.

Saksi Rory Mercury.

Pakaian serba hitam dan pakai cadar.

Aku yakin dia sedang berduka. Pas banget.

Siapa nama Anda?

Rory Mercury.

Ceritakan kehidupan Anda saat di kamp pengungsian.

More Indonesian subtitles for Gate

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left