The first 200 lines.
Christopher Frierson Sutradara
Film ini adalah potret Earl "DMX" Simmons...
Melalui tahun yang sangat bergejolak, setahun sebelum dia meninggal.
Aku rasa banyak orang tak pernah mendapat kesempatan...
Untuk lihat sosoknya yang sebenarnya di balik berita utama.
Terima Kasih Datang Lagi
25 Januari 2019
Kau tak main-main, ya?
- Itu dia. Hei! - Halo.
Aku sangat merindukan kalian.
Aku sangat kehilanganmu.
- Lihat wajah gemuk ini! - Earl!.
- Bibi. - Ya.
- Bagaimana kabarmu? Tampak hebat. - Aku baik. Terima kasih.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Kau sudah tahu. Saudaraku, aku menyayangimu!
Ayo pergi dari sini.
- Kita harus pergi dari sini? - Ya.
- Kita tak boleh syuting di sini. - Tidak.
Sudah terlambat, bukan?
- Kau tahu cara kerja kita. - Kita merekamnya.
Kita ambil yang itu.
Kita pakai itu.
Kita pulang, tidur siang.
Aku pergi dari sini.
- Persetan dengan itu. - Astaga. Lupakan itu. Selamanya.
Syukurlah, Bung.
Saat pertama masuk penjara, aku hanya memikirkan hari ini.
Hari saat aku keluar.
Aku membaca lebih banyak buku di sel daripada seluruh masa tahananku.
Apa yang kau baca?
Beberapa novel, Danielle Steele.
Baca Alkitab lagi, tak pernah puas membaca itu.
Putraku berkunjung, aku di ruangan kecil...
Dan ada jendela kaca, mereka berada di sisi lain.
- Kau tak bisa menggendongnya? - Tidak.
Aku tak bisa menyentuhnya.
Pada kunjungan ketiga...
Dia menggedor jendela, dan berkata, "Keluar.
Keluar!" Aku bilang, "Astaga."
Itu anakku.
- Itu Timb-nya? - Ya.
Kukatakan pada Desiree dia akan bersikap seperti X.
Ya.
Ya, dia inspirasinya, kau tahu maksudku?
Dia lebih dari sekadar bayi. Dia inspirasinya.
Kau harus melakukannya dengan benar. Kau tahu maksudku?
Aku harus mengekspresikan diriku.
Kubilang aku bangkit dari masalah.
Pujian untuk putraku, putra sulungku.
Dia bilang, kau tidak punya buku panduan.
Kau tak punya buku panduan.
Ya.
Aku tak mau memaksakannya, tapi studio mau...
Tidak, memang begitu.
- Keluarkan energi itu. - Itu dia.
Kau ingat saat kau keluar dari Buffalo?
- Hari pertama? - Ya.
Langsung ke studio blok D.
- Ya. - Kita membuat lagu monster.
- Ya. - Kita menghasilkan monster.
Tidak, jangan lakukan dulu. Jangan lakukan itu.
- Jangan lakukan itu. - Jangan sekarang?
Aku akan bersemangat dan tak bisa berbuat apa-apa.
Aku tak bisa berbuat apa-apa.
Itu monsternya, lompat keluar jendela.
Aku tak bisa berbuat apa-apa.
- Aku tak bisa berbuat apa-apa. - Baiklah.
Buang kotoran di celana
Aku bisa menciumnya
Lari, tapi kau tak bisa sembunyi karena aku akan menangkapmu, Bung
Merobek, mengunyah, mematahkan Kami tak akan memohon
Begitulah cara kami
Pembunuh sejak lahir tak bisa lari darinya
Mencoba membunuh ibuku saat aku masih di dalam perut
Apa lagi yang bisa kau pikirkan?
Baiklah, ayo mulai.
- Sudah kau rekam? - Ya.
Tarik napas.
- Kau bisa. - Itulah maksudku.
- Ini maksudku. - Sepuluh detik.
Bersiap.
Aku bilang ada kejutan hari ini. Kejutannya adalah...
- Tuan-Tuan... - Apa kabar, Rochester?
Jatuhkan, tutup mereka semua Buka, ayo
- Ayolah. - Oh, tidak
Big memilikinya. Pac memilikinya.
Artis tertentu memilikinya.
Mereka punya cinta yang kuat.
Aku menyukainya. Aku suka tampil.
Siapa pun yang melihatku tampil tahu aku melakukan keahlianku.
Kau akan menikmati pertunjukannya, bergermbiralah.
Video musik Up To No Good, 1994
DMX luar biasa!
Orang-orang dari jalanan mendukungmu.
- Mereka lihat sesuatu dalam dirimu. - Aku berbicara untuk mereka, Bung.
Aku adalah jalanan.
Aku akan menjadi suara jalanan sampai aku mati.
Videp Musik Up To No Good, 1994
Kembali ke pesta!
Itu hubungan emosional dengan orang-orang...
Yang belum pernah aku saksikan.
- DMX! - Ayo!
Ada D di sini.
Hei.
Ini hip hop sejati.
- Aku tanya Presiden Def Jam. - Apa?
Aku tanya semua orang, mereka bilang ini belum pernah dibuat.
- Apa yang belum pernah dilakukan? - Aku akan menjadi yang pertama.
Yang pertama, membuat semua lagu di albumku menjadi single.
Dua album dalam satu tahun meraih predikat platinum.
Video Musik Ruff Ryder's Anthem, 1998
Video Musik Slippin', 1998
Nomor Satu
Salam untuk X.
Video Musik, What's My Name, 1999
DMX itu legenda.
Musiknya penting bagi seluruh dunia.
DMX!
DMX!
The Dog House malam ini!
Video Musik Get In The Floor, 2003
DMX Adalah Juara Tangga Lagu
Dia pahlawan laga berikutnya.
Steven Seagal yang berikutnya.
Film Cradle 2 The Grave, 2003
Video Musik X Gon' Give It To Ya, 2003
DMX!
Aku tak bisa dengar kalian!
Jangan coba memahami.
Kantor Pembebasan Bersyarat Earl White Plains, New York
Gedung Pengadilan Charles L. Brieant
Berapa lama ini?
Kurasa karena ini kali pertama...
Ada yang ingin mereka bicarakan dengannya.
Mereka hanya ingin pamer.
Karena mereka bukan polisi sungguhan...
- Mereka hanya polisi di balik meja. - Ya.
- Siapa itu? - Dia penyanyi rap.
- Penyanyi rap? - Ya.
Tipe orang yang sering terlibat sesuatu, 'kan?
Hei, tidak lebih sering daripada jenis artis mana pun.
Itu dia.
Ayo, Nak.
Menjauh dari sana.
Kau harus melakukan ini, kau harus menjawab telepon.
Akun surel terpisah. Bangun pukul 07.30. Lakukan ini.
Aku bilang, "Kau mengubah seluruh hidupku.
Lalu kau bilang kau tak bisa...
Berada di dekat orang yang punya catatan kejahatan.
Itu semua orang di sekitarku.
- Termasuk keluarga." - Benar.
Kau bicara dengannya soal rencana tur dan lainnya, 'kan?
Tidak. Aku tak tahu. Aku hanya melakukan...
Itu di tangan Tuhan.
Itu di tangan Tuhan.
Perlu kereta bayi?
- Kereta bayi? - Ya.
Sekali lagi.
Apa kabar?
Rodanya naik.
Ayo.
Aku bekerja di BB dan saat itulah aku bertemu dengannya.
Dia datang...
Dan membeli sesuatu untuk orang lain.
Aku tak merebutnya dari siapa pun. Aku berjanji.
Butuh bertahun-tahun sebelum Exodus lahir.
Jadi, syukurlah.
Kami berdua saling mengenal.
Kami berdua memutuskan ini yang kami inginkan.
Dia ayah yang baik bagi Exodus.
Sangat menyayangi anak kecil itu.
Exodus juga seperti itu.
Jika dia harus memilih antara aku dan Earl...
Dia mungkin akan memilih Earl.
Padahal aku ibunya. Aku mengandungnya dan lalui semua.
Kita sampai.
Tepat waktu.
Mau turun? Ayo.
Dia langsung turun.
Jadi...
- Kau siap untuk ini? - Ya. Ya, Pak.
Apa kita perlu membahas apa isinya lebih dahulu...
Atau langsung tanda tangan?
Langsung tanda tangan saja.
Tidak, mari kita jelaskan beberapa hal.
- Ya. - Baiklah.
Aku tak mau nanti kau bilang, "Kau tak memberitahuku ini."
- Baiklah. - Bagus.
Kita akan membahas poin-poin penting.
- Tak perlu seluruh detail kecilnya. - Benar.
Kita bahas sekilas saja.
- Baiklah. - Jadi...
Ini perjanjian rekaman eksklusif.
Aku yakin kau tahu apa itu.
Untuk periode awal, ada satu album, ditambah satu album Natal...
Itu menentukan anggaran rekamanmu untuk album berikutnya.
Jadwal pembayaran untuk itu adalah...
- Berikan. - Segera setelah tanda tangan.
Sebenarnya itu disebut formula min-maks, minimum maksimum.
No comments yet. Be the first to leave one.