Entourage

Entourage

Download Indonesian Subtitle

Season 6

Release info

Entourage - Sixth Season (2009) - HBO Go Retail Completed
A Commentary by Chesapeake_Ripper
Retail HBO Go

Tags

other
Published on: 2021-05-31
Downloads: 28
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Semalam menyenangkan. - Ya.

- Kita lakukan lagi nanti malam? - Tentu. Kutelepon kau nanti.

Kutelepon kau nanti.

Seberapa menyedihkannya kalian?

Menyedihkan? Kami?

Siapa yang menyatakan cinta pada kencan pertama?

Yang benar saja, kunyatakan cintaku padanya?

Kau tampak mau melakukannya.

Itu maksudku.

Terserah saja.

Mereka getir karena kau sedang beruntung.

- Terima kasih, Vince. - Sebulan ini...

Dia lebih sering bercinta daripada dalam 29 tahun hidupnya.

Aku takkan menyebutnya beruntung.

Aku lebih menyebut itu aneh.

Itulah keuntungan menjadi manajer sukses.

Maksudmu, itu tak berhubungan dengannya?

Hanya kartu bisnisnya?

- Ya. - Kini aku mengerti.

- Kau meniduri semua kencanmu? - Jangan tiduri mereka secepat itu.

E harus diajak makan mahal setidaknya sebulan.

Tidak. Kurasa kudengar kau bercinta semalam. Apa kau bercinta, E?

- Apa kau bercinta? - Bisakah kita membahas hal penting?

Baiklah. Apa yang kau pikirkan?

- Apa kau gugup? - Jika sudah siap, tak perlu gugup.

- Ini hanya ujian mengemudi. - Aku membahas Leno.

- Aku lebih gugup tentang ujian itu. - Jangan bawa Aston Martin milik E.

Nilaimu akan dikurangi hanya karena membawa mobil mewah.

- Leno, Vince. Kau akan bahas apa? - Aku terbuka untuk saran.

Aku tak pernah diundang, jadi aku tak punya saran.

Katakan saja pada dunia betapa hebat filmnya.

Itu akan terlihat di klip. Dia perlu sesuatu yang membuat pernyataan.

Seperti saat Crispin Glover menendang kepala Letterman?

- Bukan pernyataan macam itu. - Lagi pula, aku tak selentur itu.

Katakan caramu membuat 2 gadis percaya...

mereka mengajakmu bercinta bertiga.

- Kurasa itu tak akan cocok. - Akan kusimpan itu untuk Conan.

- Siapa itu? Kau pasti bercanda. - Apa?

- Kembalilah kemari! - Ya, kemarilah. Siapa itu?

- E, ini Sloan. - Kembalilah kemari!

- Dasar kuda pejantan miniatur! - Maaf tentang itu.

Senang melihat ketenaran dan sukses tak mengubah banyak hal di sana.

- Tak ada yang berubah. - Senang mendengarnya.

- Ada apa? - Temanku menyewakan rumahnya.

- Kau terpikir olehku. - Kau butuh alasan itu...

Untuk meneleponku?

- Telepon bekerja dua arah. - Aku meninggalkan pesan untukmu.

- Aku tak dapat pesan. - Kurasa kau dapat.

Kutelepon kau sebab aku teringat kau saat dia membahas ini.

- Kenapa? Aku bahkan tak mencari. - Kudengar kau baru melihat rumah.

Memata-mataiku, ya?

Entah kenapa, temanku mengira aku masih tertarik akan keberadaanmu.

- Tapi kau tak tertarik? - Kau mau melihat rumahnya?

Rumahnya luar biasa.

Ya, tentu.

- Pagi, Ari. Apa kabar? - Putriku menang debat hari Jumat.

Putraku mencetak gol sepak bola hari Sabtu.

Istriku mengunjungi ibunya tanpa aku. Keadaan tak bisa lebih baik lagi.

- Beri kabar baik, Andrew. - Apa Greg Garcia baik?

Dia bergabung? Kukira dia senang di tempatnya dulu.

- Kuyakinkan di sini lebih asyik. - Kalian dengar itu?

"My Name is Earl" kini anggota dari Miller Gold.

Tn. Andrew Klein bertanggung jawab atas itu.

Itu berarti dalam ekonomi buruk ini, dia sudah memiliki masa depan cerah.

Kalian juga bisa melakukannya, jika kalian mendapatkan seseorang...

Yang bisa menjual sebuah acara! Vinny akan ke acara Leno. Mau ikut?

- Dengan senang hati. - Baiklah.

- Apa isi teriakanmu? - Kau tak dengar?

- Andrew baru dapat produser lain. - Aku dengar. Sangat mengesankan.

Kau berutang maaf atau kau harus memuaskanku. Pilihlah.

Baiklah, maaf. Tapi kurasa Andrew yang harus memuaskanmu.

Kau menyebutnya penunggak. Kau yang harus melakukannya.

Semuanya baik saja di Agensi Miller Gold.

- Tak semuanya. - Apa masalahmu?

Aku makan dengan orang tuaku semalam...

dan selama makan, ayahku mencaciku.

- Kau tak pernah bilang kau suka pria? - Dia sudah tahu sejak aku 9 tahun.

Aku tak mengerti maksudmu, tapi teleponnya berbunyi.

Aku harus bicara padamu tentang karierku.

Karier yang tak akan kau miliki jika kau tak angkat teleponnya?

Akan kutangani teleponnya. Kumohon, aku harus bicara.

Bicaralah.

- Untung suasana hatimu baik. - Siapa bilang?

Kau sendiri. Kau baru berteriak, "Semua baik di Agensi Miller Gold."

- Itu akting, untuk memberi semangat. - Ada yang salah?

Apa yang benar? Sudah lihat portofolio sahamku?

- Belum. - Kemarin kulakukan pukulan 82.

Aku melewatkan 3 put dari jarak 2,5 m.

Bisa kau bayangkan meleset dari jarak sedekat itu?

Jika aku kalah di kompetisi klub dari Chervin...

Akan kutuntut Butch Harmon.

- Ya, Lloyd? - Aku minta kenaikan pangkat.

- Sungguh? - Aku kerja di mejamu 3 tahun.

- Aku layak karena telah berupaya. - Apa ini tentang ayahmu?

- Apa kau tahu ayahku sangat keras? - Tidak.

Dia mencaci, mendorong, dan menghinaku.

Itu membuatku merasa sangat gelisah dan bingung.

Tapi aku jadi seorang pria. Sekarang, aku yang mencaci dan mendorong.

- Kusadari itu. - Jadikan dirimu pria.

- Aku mencobanya. - Belum cukup. Teleponnya berbunyi.

- Tapi, kita belum bicara. - Aku bicara, kuharap kau mendengar.

Pergilah!

- Potong kiri. - Kenapa tak pakai kerucut jalan?

Jangan bicara padanya. Biarkan dia konsentrasi.

Aku bisa, Kawan-kawan.

Pelan-pelan di sana.

- Maaf, E. - Tak apa.

- Akan kubelikan yang baru. - Jangan cemaskan itu.

Kau hampir selesai.

Begitu.

Baiklah. Kurasa kau siap.

- Masuklah semuanya. Ayo! - St. Christopher, lindungilah kami.

- Kutemui kalian di sana. - Apa? Sungguh?

- Ya, apa masalahnya? - Kurasa tak ada.

Apa kegiatanmu yang lebih penting dari melihatku mendapatkan SIM-ku?

Aku akan minum kopi dengan Sloan.

- Apa Sloan yang menelepon pagi ini? - Ya.

- Kau tak beri tahu kami. - Aku tak beri tahu semuanya.

Tapi kau beri tahu aku semuanya.

- Ada sesuatu. - Jelas.

- Ada apa, E? - Tak ada. Ini hanya minum kopi.

20 tahun di bisnis ini, kurasa aku tak pernah minum di kantor.

Saat Raja Karma kirim Scotch seharga 1.200 dolar, kau harus meminumnya.

Ini lebih lancar dari dugaanku. Bersulang.

- Amin. - Kalian minum di siang hari?

Ini dilakukan di "Mad Men" setiap saat, dan mereka cukup sukses.

Itu tahun 1960-an, 10 tahun kemudian mereka sakit lever dan jantung.

- Kami tidak. Kami tak terhentikan. - Tim baru ini berkembang pesat.

- Senang lihat seseorang berkembang. - Apa kau merajuk?

Tidak. Aku sangat marah.

Karena tadi aku coba bicara padamu, pada dasarnya kau mengabaikanku.

- Bukankah kami sedang rapat? - Entah apa yang kau lakukan.

- Tapi kau seperti sedang di bar. - Aku tak suka nadamu.

Apa kau berencana mempromosikanku?

- Aku belum memikirkannya. - Pikirkanlah.

Ari, naikkan pangkatku, atau kutinggalkan kau!

Meninggalkanku? Apa?

- Kau mau ke mana? - Ke agensi lainnya.

Agensi lain? Kau harus memulai dari awal. Kau tahu itu.

- Maka aku kerja pada ayahku. - Di binatu?

- Dia punya kilang anggur di Napa. - Kurasa sodomi dilarang di Napa.

Setiap kali kumulai pembahasan ini...

Kau merespons dengan komentar yang sok bijak.

Waktunya sudah tiba. Aku mau tahu apa ini akan terjadi.

Aku mau tahu kapan itu terjadi, dan aku mau tahu hari ini!

- Aku tak akan bersikap kasar! - Kau baru melakukannya, Ari Gold.

Gay yang galak.

- Ini luar biasa. - Sudah kubilang.

- Kenapa harganya murah? - Karena dia ke Vancouver setahun.

Dia ingin rumah ini dirawat oleh orang yang dia percayai.

- Dia percaya padaku? - Dia percaya padaku.

- Kubilang dia bisa percaya padamu. - Ini dia?

Jelek.

- Jadi apa pendapatmu? - Entah. Aku belum banyak melihat.

Aku mau tahu ada apa saja di luar sana.

Ini bukan "luar sana". Ini kesempatan yang menguntungkan.

- Kuhargai itu. - Baiklah. Aku tak akan memaksa.

Aku tahu ini hal besar bagimu, untuk sendiri tanpa teman-temanmu.

- Itu bukan masalah besar. - Dan kau benci perubahan.

- Aku tak benci perubahan. - Kau kembali ke rumah lamamu.

Itu ide Vince.

- Apa dia tahu kau di sini? - Dia tahu aku bersamamu.

Dia kira kita minum kopi.

Karier Vince luar biasa. Rumah itu hebat.

Dia menandatangani sewa dua tahun, berpikir kami akan tinggal di sana.

- Berkat kau, dia bisa membiayainya. - Kuhabiskan banyak uang buat bisnis.

- Apa aku butuh rumahku sendiri? - Untuk seumurmu? Ya.

- Jika aku punya pacar... - E, kita sudah membahas ini.

Kau tak akan punya pacar...

Selama kau tinggal di rumah penuh lelaki.

Kita selalu membahas hal yang terakhir kita bahas, ya?

- Bagaimana kehidupan kencanmu? - Apa?

Jangan canggung tentang ini. Kau berkencan, aku berkencan.

- Kita bisa membahas ini. - Kau sungguh mematai-mataiku, ya?

Bukan begitu. Tapi aku terpaksa mendengar...

Tentang kau keluar Foxtail dengan seorang gadis muda cantik.

Dan aku terpaksa mendengar soal kau bercumbu dengan pria tua.

Siapa yang memata-matai? Kau tahu, aku tak bercumbu di depan umum.

- Aku tak mau membahas ini lagi. - Aku mau. Siapa gadis itu?

- Gadis-gadis. - Banyak gadis. Itu tak seperti kau.

- Mungkin kau semakin dewasa. - Bisakah kau berhenti?

- Aku harus pergi. - Kubilang apa pada temanku?

- Akan kupikirkan. - Baiklah.

- Sampai jumpa. - Dah.

Belok kanan di sini.

- Dan belok ke kiri di sini. - Baiklah.

- Sangat baik. - Terima kasih. Itu sudah kulatih.

Aku tak sabar dengan film barumu. "Gatsby" salah satu film kesukaanku.

- Kuharap aku tak mengacaukannya. - Tidak. Trailernya tampak hebat.

Aku suka Scorsese. Mari balik arah di sini.

Dia payah.

- Jangan tabrak itu. Lihat itu. - Bagaimana keadaannya?

- Dia kacau. - Harusnya kau mempersiapkannya.

Sudah, untuk ujian tertulis. Tak bisa kusiapkan untuk prakteknya.

- Dia syuting tanpa bisa mengemudi. - Ada pemeran pengganti untuk itu.

Memintanya membuat SIM, itu hanya untuk urusan asuransi.

Dia memerankan Enzo Ferrari, dia harus tahu cara mengemudi.

Astaga!

- Jadi? - Akhirnya aku bisa mandiri.

- Kau lulus? - Tak mungkin! Sungguh?

More Indonesian subtitles for Entourage

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left