Salish & Jordan Matter

Salish & Jordan Matter

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

Salish and Jordan Matter S02 WEB-DL NF
A Commentary by tedi
Retail NF (6 eps)

Tags

webdl
Published on: 2026-06-27
Downloads: 33
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Hari ini, putriku Salish dan temannya Payton

sembunyi dari satpam semalaman…

- Dia di sana. - Dia di sana.

Astaga.

…sambil diam-diam menaiki semua wahana di taman hiburan kosong.

Kita lihat apa mereka bisa lolos atau malah ketahuan.

Dia di sini. Menunduk!

Kami di Pacific Park di Santa Monica Pier.

Waktu Salish dan Payton 15 menit untuk sembunyi sebelum taman tutup.

- Ayo! - Ayo!

- Kita mau ke mana? - Aku tak tahu!

Begitu taman tutup,

Salish dan Payton bakal sembunyi dari pria ini sepanjang malam

dan dia tak tahu mereka di sini.

Beberapa menit lagi, gerbang ini akan ditutup.

Kami harus di dalam taman.

- Ayo! - Ayo!

Kami main petak umpet. Boleh kami sembunyi di sini?

- Tidak. - Oke. Terima kasih.

- Mau sembunyi dalam berondong? - Aku baru mau bilang itu!

Dia mau bertanya.

Boleh kami sembunyi dalam berondongmu?

- Tidak. - Oke, terima kasih.

Sial. Dia tolak.

Kami diizinkan taman berada di sini semalaman,

tapi satpam sama sekali tak tahu.

Kurasa itu orangnya.

- Itu dia? - Ya.

- Itu orangnya? - Ya.

- Ayo lewat pintu keluar. - Kita bandel, ya?

Cuma ada kabel.

Lima menit lagi.

Orang-orang sudah bubar. Kita harus cepat.

- Waktu menipis! - Sembunyi di bilik foto itu?

Kita bisa tahan seperti ini, dia takkan bisa membukanya.

Tapi kaki kita kelihatan. Kita harus begini.

Begini!

Bagaimana jika dia lihat kita saat kau jatuh?

Bisa gawat.

Lima menit lagi tutup, jadi aku akan mencari mereka

karena jika aku bisa, satpam pun pasti bisa.

Mereka pasti memilih tempat mencolok.

Bikin kaget saja!

Di mana mereka…

Aku tahu di mana.

Kami di bilik foto.

Bagaimana jika aku duduk begini? Duduk.

Kau baik-baik saja?

Sini, aku paham putriku. Lihatlah.

- Tidak! - Yang benar saja!

Dia akan cek. Empat menit lagi. Ayo cari tempat kalian.

Dia bakal cek.

- Bakal ketahuan sebelum mulai. - Ayo!

Aku akan memantau semuanya dari ruangan ini lewat kamera keamanan.

Mereka akan diberi sepuluh tantangan

dan semuanya harus selesai sebelum ketahuan.

Jika berhasil, mereka dapat $1.000 untuk belanja di Sephora.

Tapi kalau mereka ketahuan duluan, satpam itu yang dapat $1.000.

Dia tak tahu.

Wahana sebentar lagi mati.

- Taman mau tutup! - Harus cepat.

Ini tutup.

Aku bisa lihat semua kamera keamanan di dermaga, termasuk kamera Collin,

jadi aku bisa lihat semuanya.

- Dua menit lagi. - Terkunci.

Kita bisa coba buka ini.

Tiga, dua, satu.

Apa?

- Berhasil! - Terbuka begitu saja?

Cepat! Nanti ketahuan.

Mereka menyelinap ke ruangan khusus staf tanpa izin?

Boleh juga. Dia mungkin tak ke sana.

Tidak.

- Dia tak lincah. - Ya.

Collin bisa bikin mereka ketahuan.

Kurasa ada gerendel di sini.

- Ayo, dorong. - Sudah kukunci.

Collin akan merekam semalaman, jadi dia harus sembunyi juga.

Jika dia ketahuan, mereka juga.

Taman mau tutup, kami harus sembunyi di sini.

Taman terlihat sedikit dari sini.

Taman tutup.

Kami harus diam, semoga dia tak datang ke sini.

Semoga. Buka biar segar.

- Jangan! Say! - Tunggu!

Kenapa kau buka? Dasar Salish. Dia selalu buka pintu.

Lampu dimatikan agar cahaya tak bocor

dan satpam tak lihat. Pintar.

Astaga.

Dia di sana?

Kenapa dinyalakan? Satpam akan lihat.

Kami baru lihat satpam, jadi kuatur waktu

untuk menghitung berapa lama dia mengelilingi dermaga.

Itu durasi kami untuk tiap tantangan.

Itu sangat cerdas.

Mereka hitung berapa lama satpam berkeliling penuh

agar tahu kapan bisa menyelinap.

Ide siapa itu? Bagus.

Meski dapat izin, ini sangat menegangkan

karena kita tak tahu reaksi satpam.

Aku Tim Satpam. Kalian juga, 'kan?

Dia baru lewat. Cuma delapan menit.

Kita tahu durasi untuk tantangan pertama.

Waktunya tantangan pertama. Aku mau kirim pesan.

"Naik Wahana Naga"?

- Ayo. - Oke.

Bisa ketahuan usai tantangan pertama. Tak mungkin tak teriak.

Mereka pun tak tahu menyalakannya.

PUTARAN PATROLI

Ayo.

Ayo.

Ini waktu yang tepat karena satpam sedang berpatroli.

Ayo. Sembunyi.

Ayo.

Kita tak bisa menyalakannya.

Lampu wahana nyala, mati. Aduh.

Palang pengaman, buka.

- Mereka akan merusaknya. - Mulai putaran.

Tekan. Kenapa tak jalan?

Kita butuh kunci.

Tantangannya menaiki wahana, tapi mereka tak tahu menyalakannya.

Kalau kita jalankan, terus bagaimana?

- Kita lari pas sudah jalan? - Ya.

- Kurasa sudah empat menit. - Aku takut.

Bagaimana ini?

Tak sempat kembali. Sembunyi di sana.

Lihat lubang ini?

Baunya busuk, tapi kita harus lakukan.

Aku tak bilang aku sudah sewa operator untuk menjalankan semua wahana.

Operator itu juga harus sembunyi.

Hai.

- Hai. - Hai.

Tunggu. Kau dari mana?

Ayahmu yang mengirimku.

- Cepat. - Tak apa. Kita harus jalan.

Jika kau lihat satpam, sembunyilah.

- Ya. - Siap.

- Terima kasih. - Aku cabut.

Ini tak nyaman.

Waktu kita cuma delapan menit.

Kami pasang GoPro di tiap wahana untuk memantau mereka.

- Cepat sekali! - Ya! Sudah tinggi sekali!

Mereka berteriak. Hei, kalian bisa ketahuan.

Kita harus diam. Kenapa kita berteriak?

Tunggu.

Satpam memanggil polisi?

Berisik sekali!

Dia akan mendengar kita.

Astaga. Apa ini…

Perlu aku ke sana? Apa mereka mau mencari anak-anak?

Tunggu. Ini gawat. Sebentar.

Sut!

Waktu kita sekitar satu menit.

Kalau polisi sampai turun, tantangan selesai.

Tunggu. Oke, tunggu.

Mereka cuma lewat.

Bikin takut saja. Kukira dia menelepon polisi

dan Salish akan ditangkap.

Itu menakutkan.

- Kurasa dia datang dari sana. - Apa?

Kurasa mereka akan ketahuan. Dia kembali.

- Mereka akan ketahuan. - Menunduk.

- Kenapa masih jalan? - Entahlah.

Dia akan menemukan kita.

- Kita harus pergi. - Ayo.

Tak sanggup kulihat. Mereka akan ketahuan. Cari tempat sembunyi! Cepat!

PUTARAN PATROLI

Kurasa kita berhasil.

Tolong sembunyi.

Dia akan datang, jangan bikin kami ketahuan.

Cepat.

Mereka berhasil. Mendebarkan.

- Kita berhasil. - Wahananya berisik.

Kita naik dan terus berteriak.

- Dia hampir tahu. Dia dekat. - Ya.

Tantangan kedua. Bakal seru.

"Pecahkan semua balon di Permainan Karnaval."

Dia pasti bakal dengar dan memergoki mereka.

Tak apa. Ayo.

- Kita harus tunggu. - Bisa.

Jangan! Mereka langsung pergi?

Jangan pergi. Dia akan sampai! Dia masuk!

Aduh! Mereka akan ketahuan.

Satpam itu ada di sana.

Ini bukan tempat persembunyian aman.

Selisih 10 detik saja pasti ketahuan.

Ini menegangkan. Entah apa aku sanggup.

Di mana balonnya?

Entah. Kita harus cepat. Dia bisa muncul kapan saja.

Balonnya di sini.

- Kita lempar ini? - Ya.

Kita harus memecahkan semuanya?

Butuh satu jam untuk memecahkan semuanya.

Ini bakal lama.

- Bukan begitu cara mainnya. - Ayo.

Mereka memanjat. Aku tak menyangka.

Cepat.

Berisik sekali.

Ayo!

- Dia datang? - Belum. Ayo.

Salish & Jordan Matter subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Salish & Jordan Matter

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left