The Amazing Praybeyt Benjamin

The Amazing Praybeyt Benjamin

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Amazing Praybeyt Benjamin 2014 FILIPINO WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF Fix common errors

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-01-24
Downloads: 12
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku sudah penat terbang dan kita belum mendarat.

Akhirnya, kita ada di Prancis.

- Ayo. - Pesawatnya sempit.

Tidak. Kau yang besar!

Jadi, inilah Prancis.

- Halo. - Hai.

Hai.

Halo!

Apa katamu?

Halo.

Astaga!

Kenapa? Ada apa?

Seorang anak mengalami cedera!

Dasar kau!

Aku sudah mempersiapkan.

Halo!

Aku Kolonel Benjamin Santos!

Kami dari Filipina.

Siapa namamu?

Maaf. Aku tak paham bahasa Prancis.

Kami baru di sini.

Aku Kolonel Charles Dickins.

Kami tim penyambutanmu, Kolonel Benjamin Santos.

Peran wanita adalah cinta yang mendasar pada mi.

Aku menari chamba dengan kaku di kursi kecil!

Benjie!

Itu bahasa Prancis?

Itu jawaban Nona Kolombia di kontes!

Aku juga bisa bahasa Inggris.

Dia bisa bahasa Inggris! Ternyata kau bisa.

Bahkan lebih baik.

Selamat datang di kehidupanku. Jadi...

Tentang virus itu, ada kabar terbaru?

Virusnya memburuk.

Konon, beberapa pekan lalu, ada yang berusaha menyebarkan virusnya.

Terutama di kalangan aparat.

Di Eropa.

Itu sebabnya kau dipanggil. Kami butuh bantuanmu.

Astaga naga, tapi...

Virus apa maksudnya?

Sejenis zombi. Awalnya menggigit leher.

Mereka menggigit leher.

Bagaimana kita tahu musuh kita?

- Seperti apa mereka? - Benjie!

Benjie!

Mereka bangkit.

Lari! Cepat!

- Tutup pintunya! - Cepat. Tutup pintu.

Tunggu.

- Ayo berpencar jadi tiga grup! - Baiklah.

Aku ikut dengan Benjie.

Lalu apa?

Bicara kepada mereka!

- Lari, lebih cepat! - Cepat.

- Cepatlah. - Lari, lebih cepat!

Lebih cepat! Lari.

- Sudah. Tembak mereka! - Cepat!

- Cepat. Tembak mereka. - Tunggu.

Tembak mereka!

Kita harus mencari telepon untuk meminta bantuan.

Ayo kita ke sana!

Mereka di sana! Astaga!

Lari! Cepat!

Aku ikut!

Gigit saja aku agar ini berakhir!

- Silakan! - Aku tak mau!

Kenapa tidak?

Terlalu berlemak, buruk bagi kesehatan!

Lemak apanya!

Benjie!

Benjie!

- Mereka di sini! - Hei!

- Buang ini. Kami mau lewat. - Bantu kami.

Cari jalan lain. Sulit menerobosnya.

Jika aku digigit, kau yang pertama kumakan!

Benar.

- Bantu kami! - Cepat.

Hei!

Bagaimana ini?

- Harus bagaimana? - Bagaimana?

Siapa sangka kita akan menghadapi zombi?

Jika musuhmu bukan manusia,

gunakan benih yang aku taruh dalam tasmu.

- Jadi, bagaimana? - Ini permulaan. Kemari!

Apa?

Cepat. Pegang ini.

- Apa itu? - Apa ini?

Benih.

Benih?

Di sana. Cepat. Tanam benihnya! Cepat.

Ini harus segera tumbuh.

Cepat, mereka ada di sini.

Tanam benihnya.

Ayo!

Ayo. Tanam benihnya.

Mereka datang!

Di sana.

Selesai.

Baiklah, kemari.

AKU MENYELAMATKAN DUNIA! - KOL. BENJAMIN SANTOS

Halo.

- Suami dan putraku. - Ya.

- Terima kasih. - Benjie!

Hebat, Benjie!

- Hai, Benjie! Ada pesan untuk negara? - Selamat untuk diriku.

Pak Benjie!

Ibu!

Ibu! Aku merindukanmu! Sangat merindukanmu.

Suksesl

- Kak! - Aku merindukan anak-anak ini!

- Aku sangat merindukan anak-anak ini! - Kak.

Nak!

Permisi!

- Nenek! Aku rindu. - Aku merindukanmu.

- Aku rindu padamu! - Aku merindukanmu.

Nak, kenapa kau mendorongnya?

Kerabat dahulu. Keluarga dahulu, bukan?

Dia ayahmu.

Percayalah.

Ayo. Kau terlalu tua untuk berselingkuh!

Tidak seperti itu. Ini ayahmu. Beri tahu putramu.

Aku seorang penemu, bukan?

Aku menciptakan ramuan

yang bisa mengubah penampilan, lalu aku memakainya.

Jadi, kau minum ramuannya?

Ibumu senang menikmatinya.

- Sungguh? - Ya, itu benar.

Sangat tampan, Ayah!

Aku merindukanmu.

Sudah lama tidak bertemu.

Tampan sekali.

Berikan ramuannya padaku agar aku cantik.

Kau sudah tampan.

Ayolah, Ayah.

Di mana Kakek?

Kakek memang yang terbaik.

Itulah suamiku.

Bagus!

- Gerakan yang bagus! - Nak, apa itu benar?

Yang mengalahkan zombi di Prancis

adalah benih ciptaanku yang berubah menjadi tanaman?

Bukan, Ayah.

Akulah yang mengalahkannya, bukan temuanmu.

Kalau bukan karena aku, mereka takkan kalah.

Dia hebat, bukan?

- Ayo ke sana. - Ya.

Kau hebat, Ayah.

Cucuku!

Maaf, hanya itu yang bisa kulakukan.

Tarian berputar Shimmy.

Kau sangat keren tadi.

Mungkin aku mendapat gerakan itu darimu.

Cucuku...

Aku tak akan pernah bosan mengatakan kami bangga padamu.

Pikirkanlah.

Dari prajurit ke kolonel.

Hal mustahil yang kau jadikan mungkin.

Itu menurun dalam gen kita.

Kau tahu,

presiden meneleponku.

Kau tahu apa katanya?

Halo?

Bukan.

Kau harus pergi ke istana presiden besok malam.

Dia ingin mengatakan sesuatu.

Baik, akan kucoba.

Akan kucatat di jadwalku.

Ada yang mencari Santos?

Kami mencarinya, Pak.

Selamat siang, Pak Presiden,

Jenderal, apa Kolonel Santos sudah tiba?

Kami sudah memanggilnya.

Dia mampir dahulu.

Permisi.

Tapi tolong ikuti dia.

- Aku ada janji. - Ya, Pak Presiden.

Dia lama sekali.

Di mana Benjie?

Presiden sudah menunggu.

Kami juga menantikannya.

Ini memalukan.

Jangan khawatir. Kami sedang mencarinya.

- Cepat. - Cepat.

Ya, akan kukatakan kepada Benjie.

- Tolonglah, Lucrecia, cepat! - Baik.

Ibu, Ayah, aku bicara dengan Lucrecia.

Dia bersama Benjie di Birdy Birdy Bar.

Benjie tak berencana kemari.

Di bar di siang bolong?

Permisi.

Benjie, pukul berapa ini

Kenapa tak beli arloji saja?

Kau mampu beli gaun, tapi arloji tidak?

Aku berusaha menelepon terus-menerus.

Kau membuat presiden menunggu!

Kita harus pergi!

Pak, kami sudah melacak Santos. Dia ada di Birdy Birdy Bar.

Tampaknya dia akan mengabaikan acara ini.

Santos!

Kubawa kau.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left