The first 200 lines.
- Halo. - Kita bertemu di Filipina.
Sudah lama sejak saat itu.
Kurasa tempat ini ruang rapat.
Halo.
Kenapa melakukan pembukaan di kantor hari ini?
- Halo. - Halo.
Astaga.
Aku harus duduk di mana?
Halo.
Kamu Cheon Young Rock berbaju denim. Duduklah di sini.
Baik.
Young Rock.
"Jee Young Rock berbaju denim"
"Dia mendapat julukan dari tahun 1970-an dan 1980-an sejak awal"
Mereka menjulukinya Cheon Young Rock sejak awal.
Berpakaian serba-denim.
Jun Jae tidak akan datang.
- Kamu tidak apa-apa? - Berpakaian denim.
- Jun Jae memilihkan tas untuknya. - Orang-orang...
- Jun Jae. - Orang-orang akan salah paham.
Jun Jae, bisakah kamu tetap di sini?
- Berat badan Jun Jae turun banyak. - Tetap di sini untuk Seok Jin.
- Dia lesu. - Pipinya tirus.
Sepertinya dia bermimpi buruk setiap malam.
- Tanpa Jun Jae, - Itu lucu.
- Dia tidak bisa melakukan apa pun. - Dia bayi.
- Orang-orang akan memercayainya. - Dia tampak sangat pucat.
- Apa? - Setelah Asia, di Amerika...
- Amerika? - Apa?
Running Man memikat pemirsa.
- Sungguh? - Itu pasti bohong.
Berhati-hatilah saat menunjukkan sesuatu seperti itu. Seok Jin...
Amerika?
Acara ragam yang paling disukai oleh pengguna OTT.
- Benarkah? - Sungguh?
- Di Amerika? - Benarkah?
Terima kasih.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Saat aku ke pasaraya di Vancouver lima tahun lalu,
aku tidak bisa berkeliling.
- Kenapa? - Kenapa? Kakimu terluka?
- Tidak. - Karena Jun Jae tidak ada di sana.
Karena Jun Jae tidak ada di sana.
- Aku tahu. Karena Jun Jae. - Karena Jun Jae tidak ikut.
- Aku tahu. - Biar kujawab.
Kakimu keram. Kurang berolahraga.
Karena Jun Jae tidak menggendongmu.
Pantas saja orang-orang di Amerika menyukai acara kita.
Aku tahu. Karena Jun Jae tidak ada di sana.
- Benar. - Aku suka leluconmu hari ini.
- Itu lucu. - Lucu?
Itu mengagumkan.
Aku serius. Di Vancouver, aku tidak bisa
- berkeliling. - Ini Amerika.
Kenapa kamu membicarakan Vancouver?
Karena itu dekat.
- Apa? - "Karena itu dekat."
Semuanya berbeda di Vancouver.
- Lokasinya tidak jauh. - Itu berbeda.
Hanya tiga jam perjalanan.
Orang-orang membuat keributan karena kamu di sana?
Ya, karena aku.
Karena Jee Seok Jin?
Untuk apa aku berbohong di acara TV?
Orang Korea jelek!
"Orang Korea jelek, Jee, muncul di pasaraya di Kanada"
Orang Korea jelek.
Orang-orang tidak akan percaya, bukan?
Mereka hanya bercanda di acara ragam TV.
Aku tahu.
Mereka harus meliputnya di acara berita SBS.
Saat Jimin dari BTS memuncaki tangga lagu, itu masuk berita.
Kalau begitu, kita harus...
Benar. Biarkan kami masuk berita.
- Dia merajai tangga lagu. - Ini masuk di SBS News.
- Apa? - Di SBS?
- Ini masuk berita. - Benarkah? Ini masuk berita?
- Benarkah? - Lihat Jong Kook.
"Acara berita pagi SBS meliputnya"
"Malu"
- Lihat Jong Kook. "Benarkah?" - Hei.
- "Benarkah?" - Kenapa kamu sangat marah?
- "The 6 O'clock News Show." - Benarkah?
- "The 6 O'clock News Show?" - Omong-omong...
Mereka bilang Running Man adalah acara TV yang paling disukai,
tapi hidup kita sama sekali tidak berubah.
Aku sama sekali tidak merasakannya.
Para pemeran "Squid Game" dan "Parasite"...
- Hidup mereka berubah. - Mereka merasakan perubahannya.
- Tidak ada perubahan. - Tapi kita tidak.
- Tidak ada yang mengenali kita. - Apa?
- Orang-orang tidak mengenali kita. - Kita seharusnya terkenal.
Ini baru permulaan.
Akankah keadaannya berubah?
Kita harus pergi ke Amerika.
- Kita populer - Jika itu seperti "Squid Game"...
hanya di negara-negara Asia sejauh ini.
- Sekarang... - Keadaan berubah sekarang.
Kita mungkin akan tampil di "The Jimmy Fallon Show".
Sekalipun tampil, hanya kamu yang bisa bicara.
"Orang Korea asli itu kesal"
- Aku tidak bisa mengatakan apa pun. - Hei.
Tidak ada gunanya.
Untuk BTS, hanya RM yang bisa berbahasa Inggris.
- Hanya kamu yang bisa bicara. - Pikirkan RM dari BTS.
Hei, kita harus belajar bahasa Inggris.
Kalian harus belajar bahasa Inggris.
- Baik. Kita harus belajar. - Ya.
- Ya. - Bicaralah dalam bahasa Inggris.
Apa kegiatan kita hari ini?
- Bisa bukakan tirainya untukku? - Baik.
- Apa ada sesuatu? - Ada apa di balik tirai?
- Astaga. - Apa ini?
- Apa itu? - Astaga.
- Apa ini? - Bagus. Kita harus ke Amerika.
- Ini bagus. - Ayo pergi ke Amerika.
- Bagus. - Ayo ke Amerika.
"Keinginan mereka untuk bepergian ditekan karena COVID-19"
"Dengan berakhirnya COVID-19, mereka ingin sekali bepergian"
"Jadi, mereka menyiapkan Proyek Tur Running untuk para anggota"
- Ini bagus. - Ayo.
- Ayo ke Amerika. - Kita harus ke Amerika.
Ini proyek.
Kami menyiapkan proyek ini karena kalian ingin melakukan banyak hal
dan pergi ke banyak tempat dengan para anggota.
Jadi, kita akan melakukan tujuh perjalanan tahun ini
sesuai dengan rencana yang kalian susun.
- Tujuh perjalanan? - Astaga.
- Karena anggota kita tujuh. - Masing-masing merencanakan satu.
Bisakah kita ke luar negeri?
Aku ingin pergi ke Las Vegas.
- Bersama kalian. - Kedengarannya bagus.
Jadi, kalian akan membuat rencana sendiri
lalu memberikan presentasi hari ini.
- Berapa an ggarannya? - Aku akan memberi kalian laptop.
Mereka yang tidak familier dengan PowerPoint
bisa memakai buku sketsa saja.
Kenapa mengira kami tidak familier dengan PowerPoint?
- Kami semua butuh buku sketsa. - Kenapa kamu berpikir begitu?
- Akan butuh waktu lama. - Aku bisa memakai PowerPoint.
Ini sulit. Aku tidak bisa.
Kurasa itu akan sulit.
Aku mau laptop.
- Kamu tahu cara menggunakan ini? - Ya.
Semua orang di sini butuh buku sketsa.
Tunggu. Kita harus ke mana?
- Tempatnya penting. - Aku belum memilih tujuannya.
Aku ingin pergi ke Gyeongju. Sudah lama.
Aku ingin pergi ke Roma.
Roma?
Pergilah berlibur ke Roma.
Aku belum pernah ke Roma.
- Kalau begitu, tulis tentang Roma. - Aku ingin pergi ke Roma,
tapi aku mau ke sana dengan istriku, bukan dengan para anggota.
Kalau begitu, pergilah.
- Kenapa kamu berubah pikiran? - Lalu kenapa kamu membahasnya?
- Ada tempat yang mau - Kenapa kamu membahas
- kukunjungi dengan para anggota. - Istrimu?
Saat kamera menyala, dia agak...
- Seok Jin, kalau begitu... - Setelah memilih, kami harus pergi?
- Aku ingin pergi. - Omong-omong...
- Kita bisa mengubahnya jika perlu. - Atau jika tidak mungkin...
- Kita bisa mengubahnya nanti. - Benar.
- Kita akan mencobanya. - Karena...
Pastikan saja kalian menunjukkan gaya perjalanan kalian.
- Baiklah. - Bagaimana dengan Jepang?
Perjalanan dua hari ke Jepang menyenangkan.
- Ayo ke Jepang. - Kita bisa pergi sehari.
Sebentar lagi akan ada festival lavender di Sapporo.
- Begitu rupanya. - Ke Jepang untuk melihat lavender?
- Festival lavender? - Aku sungguh tidak mau pergi.
Itu indah.
Aku yakin bunga lavender akan indah,
tapi aku tidak mau terbang ke sana hanya untuk melihat lavender.
Ada objek wisata dengan danau.
Aku tidak tahu harus memilih apa. Ini membuatku gila.
- Sejujurnya, - Astaga.
Aku ingin mengunjungi kakek dan nenekku bersama para anggota.
- Dengan siapa? - Dengan kalian.
- So Min. - Ini rumah abu di Icheon.
Bagaimana jika kalian ikut denganku mengunjungi kakek dan nenekku?
Maaf, tapi...
Jika mereka masih hidup, kita bisa mengunjungi mereka.
- Rumah abu. - Mereka tinggal di mana?
Tapi kita tidak bisa mengunjungi mereka di rumah abu.
- Mereka ditempatkan - Mereka tinggal di mana?
Di rumah abu di Incheon.
- Rumah abu... - Kakek dan nenekku.
Itu bukan perjalanan.
Kita bisa makan nasi di sana.
Dia benar-benar gila.
Mereka akan senang bertemu kalian.
- Mereka akan senang di atas sana? - Ya. Mereka akan senang.
Jong Kook, apa pilihanmu?
Bagaimana menurutmu?
- LA? - LA.
- LA? - Tentu.
Dia pasti memilih LA.
Begitu kita ke LA, Jong Kook harus mengunjungi
mertuanya dulu.
No comments yet. Be the first to leave one.