Release info

Arwah Goyang Karawang 2011 INDONESIAN WEBRip AMZN
A Commentary by tedi

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-10-30
Downloads: 18
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Nggak.

Nggak!

Nggak mungkin aku jual rumah ini!

Rumah ini kan warisan!

Makanya cari kerja! 3 tahun abang nganggur!

Ya sabar dong Lis!

"Sabar, hah! orang lain mana sabar bang!"

"Kita belum bayar air, sama tagihan listrik, pokoknya Lilis cari kerja!"

"Kerja, kerja apaan kamu?!"

TKW?

Ya nari...! emang Lilis bisa apaan lagi?!

"Eh, ingat perjanjian kita sebelum nikah."

Kamu nggak akan nari lagi!

"Kalo harus begini caranya bang, Lilis harus kerja, kalo nggak kita nggak makan!"

"Pokoknya kalo saya bilang nggak, ya nggak!"

Lilis akan kerja!

A... Lilis mau nari lagi.

Beneran Lis?

Kamukan sudah berhenti 3 tahun yang lalu Lis.

Coba kamu lihat.

Lagian sekarang sudah banyak yang saingan.

Mereka masih muda-muda.

Cantik-cantik juga.

Apalagi yang namanya Neneng.

Dia tuh sekarang sudah menjadi idola tamu-tamu Lis.

Mantap banget.

"iich... A'a, teringat ya a."

"Dulu, sebelum Lilis pensiun, Liliskan primadona."

Ya... heem.

Sekarang juga masih oke Lis.

"Kamu tau nggak, sekarang Bintang Kejora sudah buka lagi."

Sejak tutup 2 tahun yang lalu.

Dan... penggantinya namanya pak Awal.

Coba ngobrol dulu sama pak Awal.

Apa memang disana menerima lagi atau nggak.

Entar aa kabarin ya.

Kau masih inggat nggak goyangannya?

"Hah, sampe nenek-nenek teu lupa, lihat."

"Emm...pang, pang, pang, pang... uuuh."

"Em, em, em, em, emm..."

Aaaaaaach... aaaaach.... aaach... aaaach... aaaah haaaah.

"ah, ah, ah, ah, eeeeh..."

Kamu Kenapa?

"Nggak papa, haaah."

Kamu ngapain dari tadi?!

"Buka heh, buka!"

Nggak!

Buka!

"Aaah abang, aaaach..."

Ayo buka!

Abang....!

Jangan...! Liliskan bilang kemaren kalo Lilis bakal nari Jaipong lagi.

Buka!

Abang!

Jangan bang!

"Kamu denger nggak sih, apa yang abang jawab hah!"

Nggak bisa!

Kamu nggak boleh manggung lagi!

Aaaaach... eeeeeh huuuuu...

Pokoknya mulai besok.

Lilis nari Jaipong lagi.

"Lilis, nari gabung sama A'a Eman."

Heh!

Awas ya kalo nari lagi.

Eeee... cantik.

Hai...

Hai Lis.

Nih kenalin Neneng.

Hai...

Udah kenal.

Aku masuk ke dalam dulu ya.

Oke.

Hai...

Iyos.

"Iyos, nggak lucu dech kayak begitu."

Jati diri tetep harus dilihatin.

"Terus gimana, kayak gini?"

Embelon.

Aku bawa___ sayang.

Kita cukur-cukuran yuk.

Oke dech.

Rambutnya biar gundul.

Oke.

Yuk mari...

Itu yang namanya Neneng?!

Iya.

Oke kan?

Memang kalo perawan itu...

Memang lain ya.

Lebih kenceng.

"Haaah... apaan sih ah, yuk ah masuk ah."

"Gimana teh, udah cantik."

eeeh hehe...

Heee Bencong blenyot.

"Secara, Bossnya aja bencong hehehe."

Yang lain mah lewat.

"Yos, Yos..."

"Yuk, sekarang... waktunya kita cari uang."

"Hajar teh, semua duit Tuta heeem."

Heeem

Meooong!

Aaaaaach...!

Haaaah...

"Haaah, heee... haaaah,"

"Huuuuy... huuuy... huuuy... huy, huy, huuuuy."

Hoooooy...

Hohooooy...

Huuuuy...

Neng.

"Besokkan saya mau ke Hongkong, Neng mau pesen apa?"

"Ng... apa aja, boleh."

"Yang penting, mehong."

Berlian dari Hongkong juga nggak papa.

Hehehe...

"Alaah itu mah besok, yang pasti-pasti aja Neng."

Yang pasti-pasti seperti apa bang?

"Gimana kalo nanti Neng, pulang ikut abang?"

Semalam abang bayar 5 juta.

5 jetong hiiii...

Kalo 5 jetong mah sama ekke... bukan sama teteh.

"Berdua juga nggak apa-apa, hajar..."

"Huuu...huuuh, hehehe."

Huuuuuuy.... huy... huy... huhuuuuy...

Siapa tuh?

Orang baru ya?

Dia itu Lilis.

Dulu primadona sini.

Oooh...

Lilis...

"Tapi, toketnya udah kendor ya."

Bunsyet... goyangannye...

"Itu yang goyang-goyang, disini terasa diuleg hahaha"

Haaaa... ha.

Hahaha...

"Justru itu bang, yang kendor itu..."

Yang ajib hahaha...

"Mpuk-mpuk gimana gitu, haaaaa...ha."

Biasa aja lu hahaha.

Yuk kita joged.

"Koleksi barunya Eman, boleh juga."

Betul sekali pak.

"Kalo tiap malam begini, club kita, bakalan laku."

Hooooooy...

Hoooooy...

Huuuuuuy...

Huuuuuuy... huy.

Lis... erotis mah boleh aja Lis.

"Tapi yang tadi, itu bener-bener kelewatan Lis."

Itu kaya pecun ceritamu tau nggak Lis.

A'a...

"Gimana sih, Lilis itukan penghibur."

"Kalo bahasa kerennya, entertainer."

Tapi bukan begitu caranya Lis?

Itu tuh bener-bener kelewatan.

Man...

"Eeh, Pak Awal."

Kenapa nggak dari dulu.

"Kalo kamu, punya penari yang berbakat kaya gini."

Nah Lis.

"Ini loh Pak Awal, pemilik Club Bintang Kejora yang baru."

Aah...hm Lilis pak.

Pak...

Heemm

"Si Lilis ini, dulunya itu pernah ikut saya, waktu tempat ini milik pak Muchsin."

Oooh... begitu.

"Pantes, goyangannya..."

Bikin pengunjung ketagihan.

Hehe... eh...

Bapak bisa aja.

"Bener... saya belum pernah lihat, tamu-tamu, sampai sehisteris kaya tadi."

Hah... hehe.

hehemm.

"Man, mulai besok."

"Kasih Lilis kesempatan, menari sendirian, pas puncak acara."

Hah...

Eheee... terima kasih pak.

Tapi pak?!

Bukannya besok harus Neneng yang...

Udahlah... kita kasih kesempatan sama Lilis.

Yach!

Makasih...

Iya...

"Kalo begitu, sampai besok ya Lis?"

Ya... ya pak.

Heee...heee...

"Ya... sudahlah, apa kata si Boss aja."

Eheemm.

Tapi inget Lis.

Besok goyangannya jangan kelewatan kaya tadi.

Ya!

"Iya a, iya iya iya."

"Ya udah, Lilis ganti baju dulu ya."

Eemm...

Hey wong inang...

memang beda ya Yus.

hehehe...

Kelihatan kalo pecun kelihatan.

Bedanya apa sih teh...

Iya...

"Tingkah lakunya, nggak punya etitude, atau etika."

The Dancing Spirit of Karawang subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left