The first 110 lines.
Gus!
Kamu ingat bonekanya Dewi?
Kayaknya sih ditinggal di rumah tua.
Annelies, tunggu.
Kita mau balikin boneka kamu.
Sekarang...
lepasin Dewi.
Bagaimana Bapak bisa hidup kayak gini?
Risa yang baru sebentar aja udah menyerah rasanya, Pak.
Udah, kalian mundur.
Kamu mau apa?
-Bagaimana kalau main benteng? -Siapa takut?
Pak?
Anak Belanda itu bagaimana?
Beres?
Risa!
Eh! Gempa! Gempa!
Aduh!
Aduh!
-Kamu nggak apa-apa? -Ya.
Aduh!
Kamu nggak apa-apa?
Gus?
Agus!
Gus!
-Kulon? Kulon, bangun! -Kulon?
-Agus? -Gus?
-Gus! Agus! -Gus, bangun, Gus! Kamu kenapa?
Kulon!
Kulon!
Panggil Bapak, Ko.
-Gus! Agus? -Gus?
Pak!
Tolong, Pak.
Di lapangan.
Ada apa, Nicko?
Ki? Ayo kita ke lapangan.
Indy, Riri, kalau ada gempa susulan, cepat keluar rumah ya.
-Ya, Pak. -Ya, Pak.
Sep?
-Dung? Dudung? -Bangun!
Bangun!
Ini, ki.
-Astaghfirullahaladzim. -Bapak!
Pak! Bapak!
Dung, bangun, Dung!
Astaghfirullahaladzim.
Ki, coba tolong anak ini, Ki.
Bismillahirahmanirahim.
-Ayo kita bantuin. -Nggak apa-apa?
Bismillahirahmanirahim.
Yang ini mah nggak usah, Pak.
Nicko!
Bismillahirahmanirahim.
Kamu nggak apa-apa, Dung?
Gus!
Agus!
Agus, kamu nggak apa-apa?
Jaga kesehatan ya, Pak.
Bapak cuma capek sedikit.
Bapak sih menolong orang sebanyak itu sendirian.
Coba ilmunya dibagi ke Nicko.
Semua ilmu kan punya Allah.
Nanti ada waktunya buat kamu.
Aa?
Tadi itu ada apa?
Untung kamu nggak ikut, Ri.
Semua anak di lapangan kesurupan kecuali kita.
Apa jangan-jangan kita mulai punya kekuatan kayak Bapak?
Kekuatan ngorok kamu sih udah kayak Bapak, Ko.
Ayo, keluar. Ayo.
Keluar.
Sep!
Sep!
Sep!
Sep!
Sep!
Asep!
Ke mana si Asep ya?
Sep!
Dinah!
Din!
Dinah!
Dinah!
Dinah!
-Kamu di mana, Nak? -Aduh, Dadang!
-Dang! Dadang ke mana Dadang? -Dinah!
Dang!
-Ya Allah. Ke mana Dinah, ya? -Si Dadang itu ke mana ya?
-Lilis! -Dinah!
-Lis! -Dinah!
-Teh! -Ya?
Dang! Dadang!
Lihat Lilis nggak?
Saya juga lagi nyari anak saya.
-Si Dinah nggak ada. -Aduh.
-Sama, Kang. -Si Dadang mana, Dadang?
Dadang juga nggak ada di rumah.
-Jangan. Jangan. Ayo, Bu! -Ayo, Bu.
Dadang!
-Lilis! -Dadang!
-Lilis! -Dadang!
Lilis ke mana ya? Lilis!
Dadang ke mana?
Bapak?
Istirahat.
Selama mampu, kita harus bantu.
Biar kami, Pak.
Ya, Pak.
Mereka di rumah tua ya?
No comments yet. Be the first to leave one.