The first 157 lines.
PERINGATAN
Ada apa?!
Jumlah invasi perbatasannya bertambah menjadi 1,02!
Kenapa tiba-tiba bertambah sebanyak itu?
Mana kutahu!
Berarti ada sesuatu yang mendorong perbatasan itu secara paksa.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Kemungkinannya adalah
kekuatan Kapten Ukitake makin melemah.
Akon, kalau dibiarkan saja...!
Aku juga tahu!
Ketiga dunia akan lenyap.
Bleach: Thousand-Year Blood War - The Calamity
Apa kalian begitu mengidamkan keputusasaan?
Apa-apaan ini?
Bagaimana bisa?
Kenapa kalian bingung?
Kekuatanku adalah "Miracle".
"Miracle" adalah mewujudkan harapan orang-orang menjadi nyata!
Aku Gerard Valkyrie!
Aku adalah mukjizat, dan mukjizat adalah aku!
Aku benar-benar tak menangkap maksud ucapannya,
tapi aku paham kekuatannya bukan sesuatu yang bisa dipikir dengan logika.
Oh, begitu.
Intinya, aku hanya perlu membunuhmu tanpa membuat pedangnya patah, 'kan?
Kau malah menjelaskan solusinya sendiri.
Dasar keparat bodoh, akan kubuat kau menyesal!
Aku memberitahumu demi menutup selisih kekuatan di antara kita.
Karena bodohnya kau tak memahami itu, kau pasti akan menyesal!
Entah kenapa... Aku mulai merasa mereka berdua mirip.
Rupanya bisa mengelak!
Kamu jauh lebih gesit daripada kelihatannya!
Padahal aku berniat meremukkan tubuhmu dengan satu kepalan!
Kamu gesit juga!
Guncho Tsurara!
Kamu mengganggu!
Kamu bukanlah lawanku!
Apa yang kamu lakukan, Zaraki?!
Aku yang seharusnya mengatakan itu!
Jangan ganggu!
Kalian berdua pergi saja ke tempat lain!
Berengsek...
Jangan.
Percuma.
Zaraki juga sama sepertinya, tak bisa diajak bicara dengan logika.
Aku tahu.
Tapi aku juga tak bisa pergi meninggalkan Zaraki di sini.
Dia bukan lawan yang bisa Zaraki kalahkan sendirian.
Lihat saja buktinya sendiri.
Zaraki sudah melepas penutup matanya sejak tadi.
Instingnya saja sudah paham
bahwa lawannya tak bisa dikalahkan tanpa membuka penutup mata.
Kembang esnya sudah banyak yang berguguran.
Tidak aneh. Kami semua sudah kelelahan.
Semua orang sudah kehabisan waktu.
Kuchiki.
Aku akan membekukan raksasa itu saat ada kesempatan.
Tolong hancurkan dia dengan Senbonzakura.
Dari yang kurasakan sejauh ini,
aku seharusnya bisa membekukannya sampai ke tulang dengan daya maksimum.
Prosesnya butuh waktu.
Tolong bantu aku.
Mengerti.
Ada apa? Daya serang pedangmu menurun!
Yah, tidak heran.
Mustahil kamu bisa bertarung tanpa membuat pedangku gompal!
Pedang akan gompal saat bertarung,
lalu "keputusasaan" akan terukir di atas tubuhmu!
Tak tergoyahkan!
Mentalmu sungguh sekuat baja!
Namun, perbedaan kekuatan kita tak bisa ditambal dengan mental baja!
Aku bisa melihatmu, Kuchiki Byakuya!
Begitu juga denganmu, Hitsugaya Toshiro!
Kalian berdua sedang menyusun rencana saat aku lengah.
Ya, aku bisa lihat semuanya!
Akulah Quincy terbesar, terkuat, dan tercepat!
Akulah pejuang yang mendapatkan segalanya!
Jangan harap kalian bisa menjebakku!
Sedang apa?
Hei.
Kenchan sedang apa?
Yachiru.
Ayo, bangun.
Ayo lanjut lagi. Lanjutkan. Ayolah.
Yachiru...?
Kamu... Selama ini ada di mana...?
Selama Kenchan...
Selama Kenchan memakaiku dengan baik,
tak ada lawan yang tak bisa kamu tebas.
Apa ini? Apa yang baru saja kamu lakukan?
Kekuatannya...
Ayolah. Kenchan ini benar-benar tidak tahu apa-apa.
Nama kekuatan itu adalah...
Bankai.
Apa itu? Zaraki, ya?
Reiatsu ini...
Jangan-jangan ini milik Kapten Zaraki...?
Itu...
Lihat, kulit Zaraki... merah pekat.
Hmph. Peningkatan reiatsu secara drastis.
Kupikir Bankai, tapi tak ada perubahan signifikan.
Sungguh mengecewakan!
Mana mungkin pedang patah itu wujud Bankai.
Kamu sungguh membosankan, Zaraki Kenpachi.
Kamu dan pedang patahmu itu
bahkan tak pantas mendapatkan ayunan dari Hoffnung.
Hancur dan lenyaplah kau!
Bodohnya!
Sudah kubilang percuma saja memutuskan lenganku!
Tak mungkin! Perisaiku...
Ta-Tak mungkin! Kekuatan macam apa itu?
Sialan! Dia malah menjatuhkannya.
Tak mungkin.
Tak mungkin, tak mungkin, tak mungkin!
Seorang shinigami mampu memojokkanku...!
Aku tak sudi mengakui omong kosong ini!
Betapa bodohnya dirimu karena tidak kabur.
Hancurlah kau menjadi abu!
Apa Kapten berhasil?
Dia mengerikan sekali.
Mukjizat.
Kapten Hirako!
Aku akan menolongmu sekarang!
Momo, abaikan saja aku.
Tolong urus mereka saja.
Eh?
Kuchiki, Abarai!
Sana, kuserahkan padamu.
Zara...
Apa menurutmu... kita sebaiknya jangan mendekatinya?
Dilihat dari mana pun,
dia tampak lebih sulit diajak berkomunikasi daripada biasanya.
Apa?!
Apa itu?
Apa-apaan itu?
Tak mungkin!
Dasar monster!
Celaka!
Kuchiki, Abarai!
Entah bagaimana, aku berhasil mencegah semuanya jatuh.
Akulah "Aschtonig".
Pejuang Dewa yang berbudi luhur.
Bahkan setelah diriku meninggal,
aku akan tetap mengayunkan pedang demi sang Dewa!
Maaf, Kenchan!
Aku melepas terlalu banyak kekuatanmu.
Kelihatannya tubuhmu tak sanggup menahannya.
Za... Zaraki.
Kau masih bernapas, ya?!
Kuchiki.
Lepaskan Bankai-mu, Kapten Hitsugaya.
Kamu sudah mencapai batasmu.
Tidak. Masih belum.
Kapten Hitsugaya.
Aku tak ingat pernah mengatakan bahwa saat seluruh kembang esnya gugur,
maka semuanya akan berakhir.
Setelah seluruh kembang esnya gugur...
No comments yet. Be the first to leave one.