Season 1

Release info

[๐—–๐—ผ๐—ณ๐—ณ๐—ฒ๐—ฒ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ผ๐—ป] ๐——๐—ข๐—–๐—ง๐—ข๐—ฅ ๐—ข๐—ก ๐—ง๐—›๐—˜ ๐—˜๐——๐—š๐—˜ ๐—ฆ๐Ÿฌ๐Ÿญ๐—˜๐Ÿฌ๐Ÿด ๐——๐—ฆ๐—ก+ ๐—ช๐—˜๐—•
A Commentary by Coffee_Prison
๐‘ซ๐’–๐’“๐’‚๐’”๐’Š : ๐ŸŽ๐Ÿ:๐ŸŽ๐Ÿ’:๐Ÿ“๐Ÿ— || ๐‘บ๐’–๐’ƒ๐’•๐’Š๐’•๐’๐’† ๐‘น๐’†๐’•๐’‚๐’Š๐’ ๐‘ซ๐‘บ๐‘ต+ || *๐‘ช๐’“๐’†๐’…๐’Š๐’• ๐’•๐’ ๐˜”๐˜ช๐˜ฎ๐˜ช ๐˜“๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ต๐˜ช ๐˜‰๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ต๐˜ฐ (๐‘ท๐’†๐’๐’†๐’“๐’‹๐’†๐’Ž๐’‚๐’‰) || เชกเฑฟแฅฃษ‘แƒษ‘๐— ๐–ฌเฑฟ๐“ฃ๐—ˆ๐“ฃ๐—๐—ˆ๐“ฃ

Tags

webdl
official_release
hulu_synced
disney+_synced
Published on: 2026-06-27
Downloads: 14
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

DOCTOR ON THE EDGE

INI KARYA FIKSI BEBERAPA ADEGAN DIHASILKAN DENGAN AI

AKTOR CILIK DAN HEWAN DIREKAM DENGAN AMAN

TURUT BERDUKACITA

ALMARHUM OH MIJA

Kenapa kau buru-buru meninggalkan kami

dan berjalan sendirian di jalan yang seram?

Omong-omong,

kenapa bingkai fotonya belum sampai juga?

Bingkai ini jelek.

Katanya dikirim dengan feri malam.

Di mana Nn. Hari?

Kubawakan bubur agar dia agak bertenaga.

Iya, ya.

Tadi dia baru saja di sini.

Astaga, dia pergi ke mana?

Aku akan mencarinya.

- Baik. - Aku ikut.

Nn. Yuk.

Hari, sedang apa kau?

Nenekkuโ€ฆ

Paling suka pasta.

Aku tak bisa lakukan apa-apa untuknya.

Setidaknya aku bisa membuatkan ini.

Kenapa kau di sini sendirian?

Kupikir mungkin kau kedinginan.

Apa kau sudahโ€ฆ

Makan sesuatu?

Pyeondongdo tak akan membiarkanku kelaparan.

Semua orang terus memberiku makan.

Aku dibawakan sarapan, makan siang, makan malam, bahkan kue,

katanya aku harus kenyang agar bertenaga untuk berkabung.

Akuโ€ฆ

Aku akan tetap kuat dan berhenti menangisโ€ฆ

Agar layak memberinya penghormatan terakhir.

Kapan pun aku menangis, nenekku tak tidur tiga hari

karena membuatnya sangat sedih.

Apa aku bisa andalkan bantuanmu, Dokter Do?

Tolong pura-pura tak melihatku.

Aku bukannya membencimuโ€ฆ

Tetapi tiap kali aku melihatmu, aku merasa ingin menangis.

Kau paham, bukan?

EPISODE 8 AKU TAK BISA. AKU TAK BISA MENGABAIKANMU.

UNTUK KEUNGGULAN

PUSKESMAS

Halo, Semua.

- Nn. Yuk. - Nn. Yuk.

Kenapa sudah datang bekerja?

Tentu aku harus bekerja. Surveinya belum selesai.

Berkat kalian, aku bisa mengantar kepulangan nenekku dengan layak.

Bagus kau datang bekerja.

Orang bersemangat sepertimu kesulitan jika diam di rumah.

Benar.

Tolong kami!

Tolong kami atau dia akan mati!

Di sini! Dia berdarah-darah sekarang!

- Sangjin! - Di sini! Cepat!

Menyingkirlah!

Akan kupegangi.

- Pasang dua infus IV. Mulai Hartmann. - Baiklah.

INFUS INTRAVENA CAIRAN IV

Pak, bisa dengar aku?

- Bisa. - Baiklah.

Denyut nadinya lemah.

Kurasa pembuluh besarnya rusak. Tampaknya jugularisnya putus,

kemungkinan karotidnya rusak.

Apa tindakanmu?

Kurasa dia tak bisa dipindahkan saat ini.

Ayo sumpal lukanya. Kujepit pembuluhnya.

Di sini?

Ya. Tetap tekan.

MEMBERI TEKANAN LANGSUNG PADA LUKA UNTUK MENGHENTIKAN PENDARAHAN

- Tolong pegangi ini. - Baiklah.

Baik, sudah.

- Baiklah. - Tutup dengan kain kasa.

Halo?

- Apa? - Ada apa?

Katanya helikopter tak bisa mendarat karena konstruksi

dan kapal medis akan lebih cepat.

Apa maksudmu?

Kita tak ada waktu!

Dia sudah kehilangan banyak darah!

Ayo pindahkan dia dulu. Tolong dia.

Kemarilah dan pegang dia. Kita akan memindahkan pasien.

Tampaknya sobek sebagian di karotid kanan.

SCM pecah, sebagian vena jugularis luar terpotong.

Dia sadar dan tanda vitalnya stabil. Tolong urus dia.

Terima kasih kerja kerasnya. Kami urus dari sini.

Semoga berhasil.

Dokter, Sangjin akan baik-baik saja, ya?

Ya, dia akan baik-baik saja selama operasinya lancar.

Apa yang terjadi?

Ya ampun!

Kecelakaan lagi? Ada apa kali ini?

Yang benar saja!

Bagaimana kau terus berbuat salah dan menyebabkan banyak kecelakaan?

Sudah kubilang kami tak bisa! Kami tak bisa mencapai tenggat!

Orang selalu cedera karena kau terus memburu-buru kami!

Itu sebabnya kau harus mengikuti protokol keamanan!

Kenapa kau menyalahkanku padahal kerjamu yang kacau?

Tenggatnya ditentukan agar cocok dengan hari kunjungan gubernur,

jadi jangan bicara sembarangan.

- Kauโ€ฆ - Hei, ada apa kau ini?

Orang akan tewas dan kau cuma peduli

hari kunjungan gubernur?

Ya ampun, mulai lagi dengan ini.

Lepaskan. Apa kau sudah gila?

Orang hampir tewas!

Kataku, lepaskan!

Sialan! Ini terus-terusan terjadi!

- Apa hubungannya denganku? - Ada apa denganmu?

- Jangan ikut campur. - Kau tak apa, Pak?

Kau sadar ini termasuk kecelakaan kerja, bukan?

Pengawas proyek yang bertanggung jawab.

Jika kau dimintai tanggung jawab untukโ€ฆ

Jangan bualan hukum ini lagi!

Aku sudah muak.

Jadi, jangan ikut campur, Nona.

Kataku, jangan ikut campur!

Ha?

Lepaskan aku.

Ya ampunโ€ฆ

Dokter Hyeonโ€ฆ

Kukira sudah tiga kali kuperingatkan agar tak melanggar batas!

Kurasa kau bukan orang yang memimpin proyek konstruksi ini.

Karena ini proyek Yeopoong-gun, bukankah gubernur pemimpinnya?

Ajukan klaim untuk kompensasi buruh

dengan gubernur Yeopoong-gun sekarang juga.

Apa?

Itu tak perlu.

Kenapa mesti bawa-bawa gubernur?

Baiklah.

Kataku, baiklah.

Proyek konstruksi sialan itu akan membunuh orang!

Seburuk apa proyek itu

sampai ada kecelakaan sebanyak ini?

Ya ampunโ€ฆ

Dokter Hyeon.

Ayo pakaikan salep untuk itu.

Omong-omongโ€ฆ

Aneh, kau minta aku mengikutimu,

tetapi akhirnya mesti kupakai sendiri.

Tanganmu baik-baik saja, jadi sebaiknya pakai sendiri.

Kenapa kau minta aku ikut jika tak mau memakaikannya?

Karena aku bersyukur atas bantuanmu.

Jujur saja, tadi aku sungguh takut.

Sungguh?

Aku tak tahu.

Malah kukira dialah yang ketakutan.

Yang benar saja.

Tidak, serius. Pasti kau bisa menang jika berkelahi dengannya.

- Kau sering berkelahi di sekolah, ya? - Hei.

- Dia dokter. - Ada kesan tentangmuโ€ฆ

Pasti dia lebih bisa mengobati diri sendiri.

Hei, itu sakit.

Kenapa mereka terus tertawa?

Aku kasihan dengan Dokter Jiui.

Wah. Ada alasan lebih buruk untuk mengasihani orang.

Dokter Jiui masih menyukai Nn. Hari.

Jika menyukainya, kenapa dia tak melakukan itu?

Kudengar dia juga membantu nenek Nn. Hari dengan surat wasiat hidup.

Itu karena dia dokter.

Dia pacarnya, bukan dokternya.

Apa kau pikir Nn. Hari perlu didampingi dokter

saat satu-satunya keluarganya akan wafat?

Dia perlu seseorang yang perlu membelanya bagaimanapun

dan menjadi tempat curahan hati.

Tetap sajaโ€ฆ

Maksudku, kita tak bisa selalu memahami urusan hati dengan logika.

Walaupun masuk akal di kepala,

mungkin tak masuk akal di hati.

Aku tak akan begitu kepadamu.

Aku akan mendukungmu, apa pun yang terjadi.

Kita lihat saja nanti.

Aku serius.

Ayo pergi.

Aku belum pernah melihat bunga itu.

Aku kedatangan tamu, jadi kupikir itu akan bagus.

Tamu?

Indah sekali! Serius!

Tamumu sangat suka itu.

Karena hari ini hujanโ€ฆ

Tamumu ingin menginap untuk makan ramyeon.

Sebenarnya, aku kehabisan ramyeon.

Apa kau mau belikan? Dua cukup.

Dua?

Sungguh?

Aku akan belikan lalu kembali, ya? Dua.

- Dokter Jucheon! - Ya?

Jangan makan ramyeon malam-malam. Pulanglah dan tidur!

Astaga!

Apa dia mempermainkanku?

Dia yang minta kubelikan dua. Malah kesempatan itu jarang.

Ya ampun, hujannya deras sekali.

Kenapa hujan deras begini?

Nenek, ini aku.

Kau datang?

Apa kau sudah makan?

- Tentu sudah. Ini sudah larut. - Ya?

Astaga, hujan ini. Bukan pertanda baik.

More Indonesian subtitles for Doctor on the Edge

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle โ€” sync, quality, typos.500 characters left