Sunny

Sunny

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Sunny 2024 S01E05 ATVP WEB h264-ETHEL
A Commentary by tedi
Retail ATVP | 36:50

Tags

webdl
Published on: 2024-07-31
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Dahulu kala, di sebuah desa nun jauh di sana,

hiduplah seorang lelaki dan wanita tua.

Mereka tak punya anak, dan mereka sangat kesepian.

Sampai suatu hari, saat si wanita tua mencuci di tepi sungai,

buah persik yang sangat besar terombang-ambing di atas permukaan air.

Ketika si wanita dan suaminya memotong buah persik itu,

mereka terkejut,

karena mendapati seorang anak kecil di dalam.

Jadi, mereka menamainya Momotarō,

yang artinya "anak persik."

Si pria tua dan wanita tua itu sangat mencintai anak persik mereka

dan membesarkannya dengan baik.

Sampai suatu hari,

Momotarō, yang pemberani pergi melawan klan iblis yang kejam.

Kau baik-baik saja?

Dari mana saja kau?

Kenapa kau tak menelepon? Kau...

Kau melewatkan semuanya.

Ada masalah di kantor.

Pembersihan besar-besaran.

Karyawan lain tak ada yang bisa tinggal.

Seperti apa...

Apa maksudmu dengan itu?

Kau serius?

Kau mabuk?

Masa.

Kau tak akan mengerti.

Saat sesuatu yang kau pedulikan berakhir buruk, itu sangat menyakitkan.

Tapi kau tak peduli pada apa pun, jadi...

Persetan denganmu.

Aku peduli pada banyak hal.

Jika kau ingin bersikap berengsek, setidaknya katakan dalam bahasa Inggris.

Atau kau bisa belajar bahasa Jepang.

Katakan kau terlambat dan kau menonton dari belakang.

Aku tak akan berbohong.

Dia harus terbiasa dengan kekecewaan.

Kau tak bisa melindunginya selamanya.

Hari burukmu bukanlah alasan untuk merusak harinya.

Ibu.

Ibu.

- Ibu. - Suzie?

Suzie.

Hei. Ini kami.

BERDASARKAN NOVEL KARYA COLIN O'SULLIVAN

Hei. Kita akan segera tiba di rumah keluargaku.

Tinggal naik bus sebentar, lalu kita tiba di sana.

Aman sentosa.

Ada apa?

Rupanya, bus yang mengarah ke peternakan tak lagi berjalan.

Selamanya?

- Dan kau tak tahu ini? - Sepertinya ini hal baru.

Baiklah. Bisakah kau menelepon keluargamu?

Meminta mereka menjemput kita?

Mereka pasti akan menjemput kita dengan Rosie, traktor pamanku.

Kau akan menyukainya.

Hanya saja, kita tak bisa menelepon untuk mengatakan kita akan datang.

Tak ada sinyal.

Kau?

Baiklah, jadi, sekarang bagaimana?

Kereta pulang baru akan tiba besok pagi.

Jadi, kita bisa jalan kaki?

Hanya beberapa jam.

Keluargamu tak tahu kita datang?

Kita pergi terburu-buru.

Kau melihat orang itu turun dari kereta?

- Tidak. - Lidarku rusak karena dingin.

Dia datang dari mana?

Sial.

Kau bilang butuh berapa lama untuk berjalan?

Aku tak ingin bersikap bajingan,

tapi kita harus mempertimbangkan opsi lan sebelum mengambil saran dari...

Halo? Aku di sini.

Kita tak siap untuk mendaki.

- Pilihanku adalah tidak. - Baiklah.

Baiklah, jadi, apa saranmu?

Ingin bermalam di sini dan mati kedinginan?

Atau ditembak mati oleh bajingan yang menggeledah rumahku?

Astaga.

Maksudku, harus ada sesuatu yang berhasil. Harus ada yang baik-baik saja!

Aku akan mengaktifkan cengkeraman banku.

Bagus.

Bagus. Ayo.

Noriko-san.

Maaf aku mampir seperti ini.

Aku lupa di mana menaruh perangkatku.

Kau mungkin suka shogi?

Pesta kecil untuk ulang tahun cucuku.

Tentu saja aku akan mengundangmu.

Tapi kupikir kau mungkin...

Mungkin punya rencana lain?

Ya.

Hari yang sibuk.

Sampaikan salamku untuk Riku-kun.

Anak yang baik.

Kalau begitu, aku permisi.

Suzie-san.

Apa itu?

Aku tak mendengar apa pun.

Mungkin hanya tupai.

Suzie, aku sudah memikirkannya,

dan waktu dari kebijakan itu akan membuat seolah-olah

- ayah Masa terlibat dalam kecelakaan itu. - Cukup!

Kita sudah membicarakan ini.

Tak ada jawaban apa pun.

Aku ingin pipis.

Seberapa jauh lagi?

Mungkin dua jam lagi?

Kau bilang total dua jam.

Apa kita di jalur yang benar?

Tentu saja.

Kau yakin?

Kau mengerti bahwa itu pertanyaan yang menghina, 'kan?

Aku sering bermain petak umpet di sini bersama sepupuku.

- Menurutmu, siapa yang selalu menang? - Maaf.

Bisa kau pipis saja?

Aku akan memetik sayuran dan kita bisa menggorengnya di peternakan.

Bisakah kau berjaga-jaga agar aku tak dibunuh tanpa celana?

Aku tak begitu yakin dengan pemandu alam kita.

Kita tak punya pilihan. Kita harus percaya padanya sekarang.

Benarkah?

Ada toko di halte sebelum halte kita.

Kita bisa menyusuri rel.

Meminta bantuan?

Ada sesuatu yang aneh tentangnya.

Kau tahu?

Dia selalu berusaha sedikit terlalu keras.

Ya. Begitulah orang-orang usia 20-an.

Aku merasa kita harus bertanya-tanya kenapa...

Astaga!

Ada apa? Kau melihat sesuatu?

Apa itu?

Diamlah.

Ini hanya sudah lama.

Itu terlihat seperti celana dalam pertama yang pernah dibuat.

Kau punya celana dalam lain yang lebih bagus. Kenapa tak memakainya?

Kau berhak merasa cantik setiap hari.

Aku akan berterima kasih jika kau tak membuka-buka laciku, Cabul.

Jika kau ingin meminjam celana dalam, kau bisa memintanya.

Itu celana dalam keberuntunganku.

Bisa kita pergi?

Sayangnya, para juri ingin dengar alasan kenapa itu celana dalam keberuntungan.

Ketika aku masih kuliah,

aku menjadi mahasiswa pemandu untuk ahli ekonomi yang datang untuk mengajar.

Lalu kau dan pria itu...

Wanita itu dan aku.

- Tolong, lanjutkan. - Itu saja.

Dia brilian, dan mengubah caraku berpikir tentang dunia.

Dan aku menyimpan celana dalamnya.

Kau mencuri celana dalamnya?

Aku menyimpan celana dalamnya.

Aku tak tahu kenapa.

Karena saat sesuatu membawa keberuntungan, kau harus mempertahankannya.

Tapi kenapa kau memakainya sekarang?

Kau ingin air? Ini.

- Minumlah air ini. - Tunggu! Suzie!

Aku tak mengerti.

Ada apa denganmu?

Putranya hilang.

Dia seorang ibu.

Maafkan aku, Suzie.

Kau tahu, saat aku sedang kesal, aku suka bernyanyi.

- Kau tahu Dolly Parton? - Aku tak bernyanyi, tapi terima kasih.

Suzie-san!

Sunny-chan!

Aku datang untuk menyelesaikan permainan shogi kita.

Sunny-chan!

Jorok sekali.

Apa aman untuk beristirahat sebentar?

Aku benar-benar harus duduk.

Tentu saja.

Dan kita hampir sampai, aku janji.

Siapa yang tahu ada begitu banyak pohon.

Ya. Aku mengerti.

Saat ibuku memindahkan kami ke sini setelah ayahku meninggal,

aku juga tak begitu senang.

Aku berpikir "Aku tak peduli dengan pepohonan. Di mana Makku?"

Mixxy. Kapan dia meninggal?

Ketika aku masih SMP.

Astaga, kau masih bayi.

Maaf.

Maaf. Aku tak tahu.

Jangan khawatir.

Traumaku masih ada besok pagi.

Tapi aku akhirnya baik-baik saja.

Pindah ke peternakan adalah hal terbaik yang pernah terjadi padaku.

Apa itu tadi?

Ya, di sebelah sana.

Oh, tidak.

Apa kau sendirian, Burung Kecil?

Bagaimana kalau kubilang aku bisa membuat rumah yang aman untuk burung

untukmu tumbuh besar?

Ya, aku bisa.

Ya, aku bisa membuat rumah yang bagus untuk burung.

Hiroshi kecil?

Izumi? Joey?

Hei, kalian! Kemarilah.

Lihat apa yang kutemukan!

Aku menamainya Joey.

Apa? Tidak. Sama sekali tidak.

Apa kau lebih suka nama Hiroshi?

More Indonesian subtitles for Sunny

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left