The first 200 lines.
CEO restoran yang kecelakaan di sungai juga membatalkan polisnya sebelum tewas.
Wanita itu kehilangan tiga pria, tapi tak mendapat apa-apa.
Tapi tak seperti dia, aku dapat sesuatu dari tiga kasus ini.
Jika jatuh hati pada Han Seol-ah...
orang akan mati.
Dan itu fakta.
Aku yakin mereka ingin melindungi wanita yang terluka ini.
Pria cenderung terbutakan
saat sedang jatuh cinta.
Mereka serahkan segalanya kepadanya, bahkan nyawa mereka.
Wanita itu pasti tampak menyedihkan...
dan tak berdaya.
Seolah kau tahu segalanya tentangku.
Kalau begitu, katakan.
Siapa berikutnya?
Berikutnya?
Pria berikutnya yang akan jatuh hati...
kepada Han Seol-ah.
Kau benar.
Su-ho, pria pertama yang kau sebutkan,
meninggal di Suriah tujuh tahun lalu
karena bom teroris.
Jadi, kau pikir aku juga berada di balik serangan itu?
Semua polis dibatalkan, dan aku tidak menerima sepeser pun.
Kenapa...
Semua polis itu...
mungkin cuma kedok atas hal lain.
Satu, dua kali itu kebetulan.
Tapi jika sampai tiga kali, itu bukan kebetulan.
Lee Su-ho.
Choi Young-ho.
Yoon Seung-jae.
Apa yang kau peroleh dari kematian mereka?
Pertanyaan bagus.
Kira-kira apa, ya?
Tolong pergi sekarang.
Kalau kau datang lagi tanpa pemberitahuan,
aku akan menelepon polisi.
Aku juga akan mengajukan keluhan resmi ke perusahaanmu.
Silakan saja.
Makin kau menghindar...
makin sering kita bertemu.
EPISODE 3
PEMBANGUNAN YANG MENGABAIKAN WARGA HARUS DIHENTIKAN!
TOLAK PEMBANGUNAN!
KAMI TUTUP SEMENTARA KARENA ALASAN PRIBADI TERIMA KASIH ATAS DUKUNGAN ANDA
Dia menentang keras pembangunan itu,
tapi begitu dapat kompensasi, langsung pergi.
Siapa lagi yang bisa membuatnya begitu?
Sudah jelas.
KEDAI BUAH HYUN-SU
-Lihat. -Berarti itu benar.
Kau jelas seorang profesional, Nn. Han.
-Gila. -Bukankah di saat begini...
-Yun-ji menantangnya. - ...rasanya ingin mati saja?
Apa itu pengaruh alkohol?
Apa maksudmu?
Seharusnya kita cegah dia minum malam itu.
-Benar. -Ini gila.
-Ada apa? -Oh, itu...
Ini diunggah di aplikasi Allined.
Podium?
Dengan keahlianmu?
Aku takkan menahan diri.
Nikmati sisa waktumu.
Meski tak banyak.
Rapat mingguan dimulai pukul 11.00.
-Baik, Bu. -Baik, Bu.
- Nn. Kim Yun-ji. -Tatapannya tajam sekali.
Mari bersikap profesional.
Kau jelas seorang profesional, Nn. Han.
Bukankah saat begini rasanya ingin mati saja?
Apa maksudmu?
Aku ingin lihat ekspresimu
saat podium kurebut darimu.
Podium?
26 AGUSTUS, 21.02
Lihat waktunya.
Ini direkam tepat sebelum Kim Yun-ji meneleponku.
Bagaimana kalau informasi yang mau dia berikan
adalah rahasia yang dia sebut?
Bisa jadi Han Seol-ah mendatanginya duluan.
Yang benar saja.
Lalu siapa yang merekam video ini?
Ketua Kim.
Kau sudah lihat videonya?
Apa yang akan kau lakukan?
Aku menemukan ini di komputer Nn. Kim.
Aku benar-benar kesulitan karena Nn. Han.
Sabar saja.
Kau akan berada di podium pada lelang berikutnya.
Juru Lelang Kim Yun-ji.
Kali ini aku benar-benar bisa memercayaimu, 'kan?
Kau cantik sekali.
Ya ampun. Kau harus menghapusnya.
Kurasa dia tidak cukup memercayaimu
karena dia menyimpan tangkapan layar ini.
Derita menjadi seorang simpanan.
Pria yang tak menepati janjinya.
Bukankah itu alasan yang lebih masuk akal atas bunuh dirinya?
Apa?
Apa kau
mencoba menjebakku?
Kalau kau merasa dirugikan,
aku bisa unggah ini di aplikasi untukmu.
Yang satu memanas-manasi,
dan yang satu lagi mengompori.
Bagus sekali sikap kalian berdua.
Jika ingin menutupi sesuatu,
kita harus siapkan distraksi yang meyakinkan.
Karya Stiller ini dilelang di balai lelang Christie's Hong Kong.
Kabarnya itu sudah ada di Korea.
Gosip murahan ini akan lenyap jika karya itu laku
di harga tinggi saat lelang mendatang.
Dapatkan karya Stiller itu.
Yang berhasil mendapatkannya...
jadi calon utama garis suksesi.
Kau makin mahir.
Rasanya baru kemarin kau jadi staf magang.
Kini kau tahu cara main kotor.
Kau yang mulai duluan.
Beraninya kau mencoba memanfaatkan kehidupan pribadiku
untuk mengancamku?
Itu bukan versi aslinya.
Apa?
Kalau ini sampai bocor,
kau akan menyesal.
Aku belum berniat membocorkan.
Ini akan sangat berguna dalam jangka panjang.
Baiklah.
Silakan saja.
Tapi akulah yang akan mendapatkan karya Stiller itu!
Andai saja aku bisa bekerja dengan atasan yang sekompeten itu.
DIREKTUR PELAKSANA JAE-UK
HAPUS DOKUMEN INI? YA / TIDAK
HAPUS DOKUMEN INI? YA / TIDAK
HAPUS DOKUMEN INI? YA / TIDAK
TIDAK ADA DATA UNTUK DITAMPILKAN
TERBUKA
Kau tahu, Tn. Han?
Anakmu beda sekali denganmu.
Justru itu yang kusuka.
21.58, KIM YUN-JI, ATAP GEDUNG
Jangan mengecap.
22.02, HAN SEOL-AH
Lihatlah.
Pukul 21.58,
Kim Yun-ji keluar di lantai 12 lalu menuju atap gedung.
Lalu pukul 22.02,
Han Seol-ah keluar di lantai 12 lalu pergi ke suatu tempat.
Sekitar 9 menit kemudian, pada pukul 22.11,
Kim Yun-ji jatuh.
Sepertinya Han Seol-ah mengejarnya setelah mereka bertengkar.
Andai ada CCTV di lorong, pelakunya pasti tertangkap.
Karena itu kita harus mencari saksi.
Saksi?
INFORMAN KASUS KIM YUN-JI.WAV
Wanita yang tewas di Royal Auction tidak melakukan bunuh diri.
Dia dibunuh.
Bukan panggilan iseng.
Dia pakai telepon umum, pasti tahu sesuatu.
Segera temukan orang ini.
Sebelum ganti hari.
Disuruh temukan sebelum ganti hari
bukan berarti informan itu akan muncul begitu saja.
Andai saja aku yang jadi informan itu
biar aku bisa pulang.
WOO-SEOK
Halo?
Kapten fokus pada Han Seol-ah sejak dari restoran Yoon Seung-jae.
Fokusnya cuma padanya.
Ungkit saja saat rapat.
Ungkit apa?
Fakta bahwa Choi Young-ho dan Lee Su-ho juga korban.
Dan bahwa ketiga mantan Han Seol-ah itu
punya asuransi sebelum tewas.
Kau mau membuat Kapten mengamuk?
Katakan dia juga bisa dapat berkasnya.
Nanti aku yang kena getahnya.
Sekarang saja dia sudah tegang
dan menuntut kami menemukan informan itu.
Ini.
Ya ampun.
Aku jadi bersemangat.
Jadi, kita harus cari informan itu?
Sudah kuduga. Kesetiaan itu masih ada.
Aku belum menyerah.
Di sana.
Tunggu, 3386?
Telepon umum ini.
Ya, benar.
Halo, Nenek.
Aku polisi.
Apa ada CCTV di sekitar sini?
Di toko kecil seperti ini?
Nenek? Yang benar saja.
Sudah kuduga tidak ada CCTV di sini.
Mobil ini sudah lama di sini.
Keluar dari sini!
Keluar!
No comments yet. Be the first to leave one.