The first 184 lines.
HARI INI
Lembaga Audubon Panduan Untuk Burung Amerika Utara
Merpati pemurung.
Hai.
Hai.
Bu, apa kau bisa pindahkan trailermu,
agar kami bisa menggali di situ?
- Aku berkemah di sini. - Benar.
Bu, apa kau bersedia pindah ke lokasi lain di sekitar danau
agar kami bisa menggali di sini?
Menggali apa?
Kami mengubur ayah kami di sini beberapa tahun yang lalu
karena pemandangannya indah.
Sekarang ada benda itu dan pemandangannya tidak bagus lagi.
- Kami ingin memindahkannya. - Alasan yang bagus.
Masalahnya, aku menunggu seseorang di sini.
Perkemahan nomor tujuh?
Bisa beri tahu kami sampai kapan kau berada di sini?
Benar. Sampai jumpa lagi.
- Bu. - Bu.
Bu.
Lembaga Audubon Panduan untuk Langit Malam
Andromeda.
Rambut...
Berenice.
Cassiopeia sang Ratu.
Merpati pemurung.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Perkemahan nomor tujuh.
Perkemahan nomor delapan. Nomor tiga.
Perkemahan 19. Perkemahan 23.
Gembala di perbukitan.
Mungkin besok, Bu.
- Kopi? - Boleh.
Tertinggi di negara bagian.
Baiklah...
Bu.
Sampai jumpa.
- Hai. - Hai.
Selamat siang.
Terima kasih.
Silakan. Bukalah.
- Itu undangan makan malam. - Bukalah.
Bagaimana? Kau punya rencana lain?
Mungkin, aku...
Kami tinggal di sana. Perkemahan nomor dua.
Apa yang bisa kubawa?
Dia membawaku untuk dilamar. Sudah sah sekarang, seperti ganja.
Itu benar.
Kau menerimanya?
Dia belum bertanya. Belum berani.
Itu benar, semua benar.
Dia seharusnya melamar di Dakota Selatan. Di Taman Nasional Badlands.
Benar. Tempat yang bagus. Indah.
Perjalanan ini awalnya untuk akhir pekan yang panjang.
Namun, dia takut di Dakota Selatan. Jadi, kami melanjutkan perjalanan.
- Sudah empat setengah minggu sekarang? - Benar.
Nebraska, Montana, Wyoming.
Di sana sangat indah.
- Yellowstone? - Sangat indah, Sayang.
Aku bersyukur atas perjalanan ini.
Namun, dia belum melamarku.
Terima kasih.
Sudah 20 tahun aku tidak ke Yellowstone.
Dahulu aku ke sana pakai pesawat perintis. Aku bekerja untuk Dinas Kehutanan.
Pernikahan, kau tahu?
Menurutmu aku harus bagaimana?
Aku tak tahu.
Kau ingin menyendiri atau bagaimana, Faye?
Sepertinya begitu.
Sepertinya?
Aku akan bertemu seseorang di sini.
Seharusnya.
Siapa dia?
Aku tak tahu, sungguh.
Benar.
Selalu begitu.
Aku mengenalnya saat masih kecil.
Kami tumbuh di dekat sini.
Tetapi sudah sangat lama berpisah.
Kapan dia datang?
Aku tak tahu.
Aku bahkan tak tahu parasnya lagi.
Namun katanya dia punya
mobil perak kecil dan anjing hitam besar.
Kuberi tahu dia aku di perkemahan nomor tujuh.
Kuharap ada keberuntungan.
Baiklah...
Untuk cinta.
Burung alap-alap Amerika.
Burung yang sangat jelek.
Tidak.
Tidak.
Aku mau pulang. Tempat ini milikmu.
Bukan begitu, Bu.
Mobil kami mogok.
Ini tidak akan berhasil.
Batang pistonnya sudah hancur.
Butuh mesin baru.
Baiklah...
Kalian boleh pinjam mesinku.
Bu?
Kami ingin memberikan kano kami.
Akan berguna untuk rekreasi dan liburan romantis.
Baiklah.
Hai.
Hai.
Kau mengenalku?
Entahlah.
Kau mengenalku?
Entahlah.
- Namanya Huck. - Dia tampak...
Persis seperti Maggie.
Keturunan yang sama.
Hanya berbeda beberapa generasi.
Hai, Huck.
Lihat dirimu.
Lihatlah dirimu!
Lihatlah kita.
Aster emas.
Terima kasih.
Agak layu di dalam mobil.
Ayahku menghabiskan musim panas di sana bersama domba.
Saat itulah kami akan melihatnya.
Saat musim dingin mereka mencari rumput di sekitar Utah.
Mungkin dia salah satu Penggembala Basque terakhir.
Setidaknya di sekitar sini.
Kau ingat mereka biasa menggiring domba di Jalan Utama?
Aku ingat.
Kita kemari untuk karyawisata. 1970.
Kelas sepuluh.
Hujan sepanjang waktu.
Betty Bauman membawa pulang katak di dalam tasnya.
Astaga.
Aku ingat.
Kau berusaha menciumku saat itu.
Kau berusaha menciumku.
Aku tidak ingat.
- Aku ingat. - Aku tidak ingat.
Aku ingat menangkap lobster air tawar saat itu.
Dengan bakon di senar sebagai umpan.
Aku juga.
Dahulu airnya sampai ke sana.
Dahulu lebih sering hujan.
Kelas sepuluh.
Kita menang lomba tarik tambang tahun itu. Perayaan Hari Kemerdekaan.
Carol Bersaudara dan Bessie Dee Besar.
Aku ingat.
Sepertinya sekarang jadi kota wisata.
Sepertinya begitu.
Hei.
Seperti ini.
Mari kita mulai.
Bawa pulang.
Astaga, tunggu.
Baiklah...
Kau tahu, Shirley musisi yang hebat.
Aku tidak pernah...
bisa memainkan musik seperti dirinya.
Itu...
Itu yang dia lakukan.
Tommy punya grup musik.
Mereka kadang tampil di hari Minggu.
"Lagu gereja untuk jiwa yang terkutuk,"
mereka menyebutnya begitu.
Dia pria yang baik.
Ya.
- Sekarang? - Ayo.
- Sekarang? - Ya!
- Sekarang? - Sekarang!
Ayo. Ini menyenangkan.
Menurutmu pondok yang kutinggali saat kecil masih ada?
Mereka masih menggembala domba di sini?
Apa?
Hanya beberapa kenangan indah. Entahlah.
Apa kau masih bisa mencintai sesuatu...
yang tidak ada lagi?
Aku tahu kau bisa.
Benar, bukan?
Aku tak tahu.
Apa aku boleh memotretmu?
Ayolah.
Aku ingin memotretmu.
No comments yet. Be the first to leave one.