Season 1

Release info

[π‚π¨πŸπŸπžπžππ«π’π¬π¨π§] ππ‹πŽπŽπƒπ˜ π…π‹πŽπ–π„π‘ π’πŸŽπŸπ„πŸŽπŸ– π•πˆπ” 𝐖𝐄𝐁
A Commentary by Coffee_Prison
π‘«π’–π’“π’‚π’”π’Š : πŸ’πŸ–:πŸ’πŸŽ || π‘Ίπ’–π’ƒπ’•π’Šπ’•π’π’† π‘Ήπ’†π’•π’‚π’Šπ’ 𝑽𝑰𝑼 || *ΰͺ‘ΰ±Ώα₯£Ι‘ოɑ𝗍 π–¬ΰ±Ώπ“£π—ˆπ“£π—π—ˆπ“£

Tags

webdl
Published on: 2026-03-02
Downloads: 40
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Woo Gyeom, ayo makan.

"Hematologi dan Kedokteran Regeneratif"

Lee Woo Gyeom!

"Penghargaan Makalah Terbaik"

"Penghargaan Presentasi Makalah Terbaik"

"Piagam Penghargaan"

Astaga, Ibu terkejut. Kenapa kamu tidak bilang kalau sudah datang?

Aku baru mau bilang, tapi Ibu kaget, jadi, aku tidak sempat.

Sebelum kamu tidur,

ibu sudah bilang untuk matikan metronomnya sebelum tidur, bukan?

Aku lebih mudah fokus belajar jika itu menyala.

"Diterima Kedokteran Guam! Lee Woo Gyeom"

- Ibu. - Ya?

Apa itu boleh dilepas sekarang?

Untuk apa dilepas? Padahal masih terpasang dengan baik.

Apa kamu lupa kalau kamu kebanggaan lingkungan ini?

Kebanggaan apanya.

Tapi setiap kali datang ke sini, rasanya waktu berhenti.

Tempat itu juga sudah tutup lebih dari sepuluh tahun,

tapi masih sama saja, bukan?

Dalam hidup, ada kalanya sesuatu yang tidak berubah itu baik.

Ibu pikir begitu?

- Ibu, aku berangkat. - Ya, baiklah. Hati-hati di jalan.

Ya. Hari ini pengumuman lombanya, bukan?

Jangan terlalu berharap. Aku pasti gagal.

Pasti hasilnya akan baik, jadi, cepatlah pulang.

- Ibu akan siapkan makanan enak. - Sudah kubilang tidak perlu.

Aku berangkat.

Baik, kuliah hari ini kita akhiri di sini.

- Terima kasih, Pak. - Ya, terima kasih.

Terima kasih, Pak.

Woo Gyeom. Ayo kita main basket.

Maaf, lain kali saja. Ada yang harus kuselesaikan.

Kamu gigih sekali.

Mentang-mentang mahasiswa terbaik, kamu pamer ke semua orang.

Woo Gyeom.

Bisa temui bapak sebentar?

Akhirnya muncul juga orang berbakat di jurusan kita.

Kamu tahu Profesor Han Sang Ho, bukan?

Dia pakar kanker dan kelainan darah terbaik di dunia.

Ya, aku tahu.

Profesor Han Sang Ho ingin bertemu denganmu.

Pihak Chaeum sudah menghubungiku.

Benar, Bu. Sungguh.

Profesor Han Sang Ho ingin menemuiku setelah membaca makalahku.

Benar, kan? Ibu sudah bilang pasti hasilnya bagus.

Selamat, ya. Kalau begitu, hari ini kamu akan pulang cepat, bukan?

Ini kesempatan sekali seumur hidup. Aku harus bertanya banyak hal.

Aku akan bersiap di ruang belajar dahulu sebelum pergi, Bu.

Baiklah, jangan pulang terlalu malam.

Baik, Bu.

"Pilihan Terakhir"

Woo Gyeom.

Kamu tidak apa-apa?

Pendarahannya terlalu parah, dia harus ke RS untuk transfusi.

Tidak perlu.

Sepertinya tidak akan bisa.

Golongan darahku adalah

RH null.

"RH null: Dapat mendonorkan darah kepada siapa pun"

"Tapi tidak bisa menerima dari golongan lain"

"Grup Chaeum Medical"

Berapa lama lagi?

Kita akan tiba dalam 20 menit, Pimpinan.

Kepala Ahn.

Ya?

Jadi,

akan kita apakan Lee Woo Gyeom?

- Pertama, bawa ke lab buat obat. - Benar.

Aku juga tahu itu adalah hal yang benar.

Setiap kali melihat wajahnya yang pura-pura polos,

rasanya ingin langsung kubunuh, jadi, aku harus bagaimana?

Kepala Ahn juga tidak tahu?

Bukan, seumur hidupmu kamu hanya membunuh orang, bukan?

Maafkan aku.

Lee Woo Gyeom...

Apa dia akan terus berpura-pura lugu sampai akhir hayatnya? Atau...

Atau dia akan pasrah dan menunjukkan sifat kejinya

sambil memohon kepadaku untuk menyelamatkan nyawanya?

Yang mana pun itu,

dia orang yang menyebalkan.

- Benar. - Kalau bukan kita, lupakan penawar,

dia pasti sudah ditemukan sebagai jasad tidak dikenal di suatu tempat.

Benar-benar tidak tahu berterima kasih.

Bukankah begitu?

Ya, benar sekali.

"Laporan internal"

Kubilang jangan telepon ke sana kemari, 'kan?

Baik, Letnan Jenderal.

Reporter Jo?

- Tidak apa-apa. - Tunggu, apa yang terjadi?

Orang-orang Chaeum sedang mengejar Pengacara Park.

Apa?

Kenapa mereka mengejarnya?

Sepertinya,

pengacara itu membantu Lee Woo Gyeom melarikan diri.

Apa?

Apa pengacara itu tidak menghubungimu?

- Tidak ada. - Bagaimana dengan pihak Jaksa Cha?

Pagi ini aku ke Kejaksaan Guam menyerahkan data Anggota Dewan Baek.

Mungkin mereka sedang menginterogasinya sekarang.

- Kamu tidak apa-apa? - Tolong ambilkan kotak obatnya.

Kotak obat?

- Berbaringlah. - Tidak perlu. Aku tidak apa-apa.

Bagaimana dengan Min Seo?

Begini, Woo Gyeom.

Kenapa dari awal

kamu tidak menceritakan semuanya, bukan hanya soal Pimpinan Chae?

Kamu lupa sudah menarik kerahku saat pertama kali kita bertemu?

Lalu, meskipun kamu tahu Sang Ho sudah sembuh total,

kamu tetap tidak memercayaiku sampai akhir, bukan?

Waktu itu...

Aku tahu.

Waktu itu kamu hanya memikirkan Min Seo, bukan?

Kamu juga pasti tidak punya siapa pun untuk dipercaya.

Tapi aku juga begitu.

Siapa yang percaya pada pembunuh berantai yang membunuh 17 orang?

Lalu, aku bilang bisa menyembuhkan pasien tidak terobati.

Kalau aku jadi kamu, aku pasti akan menganggap diriku gila.

Kamu masih khawatir, bukan?

Khawatir kalau-kalau nanti kondisi Min Seo memburuk lagi.

Tidak.

Aku memercayaimu.

Akhirnya kamu mengakui kemampuanku.

Coba saja kamu memercayaiku sejak awal, pasti akan lebih baik.

Setiap kali aku menghadiri persidangan denganmu...

Tahukah kamu betapa frustrasinya aku?

Begitukah?

Woo Gyeom.

Terima kasih.

Min Seo-ku...

Karena kamu sudah menyelamatkan Min Seo-ku.

Sudahlah. Tentu saja.

Aku hanya melakukan apa yang harus aku lakukan.

Tapi Min Seo beruntung sekali.

Karena punya ayah yang baik sepertimu.

Kamu juga

cobalah menikah dan punya anak.

Nanti kamu akan mengerti bagaimana perasaan orang tua.

Apa aku juga bisa menikah

dan punya anak-anak secantik Min Seo?

Soal itu...

- Apa kamu tidak berencana menikah? - Bukan begitu.

Kamu tidak apa-apa?

Ya, aku tidak apa-apa.

Tapi, aku harus pergi sekarang.

Kenapa?

Pimpinan Chae akan segera datang.

Di sini tempatnya, Pengacara.

Di sinilah aku pertama kali memutuskan semua rencanaku.

Setelah mengalami kecelakaan lalu lintas,

aku dibawa ke Rumah Sakit Chaeum.

"Putra"

Pasien koma dengan golongan darah RH null.

Asal daerahnya?

Dari Kota Guam, Provinsi Gyeonggi.

Begitulah caraku bertemu dengan Profesor Han.

Ini pasien yang baru masuk ke laboratorium.

Bagi Pimpinan Chae yang terobsesi membuat obat untuk penyakit parah,

aku adalah subjek uji coba terbaik baginya.

"Pasiennya terkonfirmasi negatif untuk semua antigen Rh"

"Berdasarkan hasil tes, golongan darahnya adalah RH null"

"RH null: Bisa mendonorkan darah ke semua orang"

"Tapi tidak dapat menerima dari sembarang orang"

Lanjutkan.

"Dua minggu kemudian"

Bu.

Akan merepotkan jika Anda terus datang kemari.

Kami sedang giat mencari putra Anda, jadi, kami akan menghubungi Anda.

Sudah dua minggu sejak Woo Gyeom menghilang.

Jika belum ada satu pun petunjuk, aku mohon kamu selidiki lebih giat.

Seperti yang Anda ketahui,

kami tidak hanya menangani kasus putra Anda,

dan pekerjaan kami ada prosedurnya.

Semua berjalan sesuai prosedur, jadi, mohon ditunggu.

Lagi pula, di usia putra Anda,

dia bisa saja pergi berlibur dengan pacar atau teman-temannya.

Anda paham?

- Pak Detektif... - Akan kami hubungi lagi.

Demi menemukan putranya yang menghilang tiba-tiba,

ibuku tidak beristirahat siang dan malam

dan mulai melacak keberadaanku.

"Dicari: Putra yang hilang"

"Dicari: Putra yang hilang"

Meskipun tidak ada titik terang,

meski hasilnya tidak pasti,

ibuku tidak pernah berhenti.

"Dicari: Putra yang hilang"

"Dicari: Putra yang hilang"

"Lokasi hilang: Jalan dekat Perpustakaan Pusat Universitas Guam"

Bu, kami sudah menemukan putra Anda.

Dia menjadi korban tabrak lari dan dibawa ke rumah sakit,

tapi karena identitasnya tidak dapat dipastikan saat itu,

mereka bilang setelah dikremasi, abunya disimpan di kolumbarium.

Agar bisa menjadikanku subjek uji coba,

Chaeum, polisi, dan Kejaksaan membuat surat kematian palsu.

Beberapa bulan setelah mendengar kabar kematianku,

ibuku, setelah melakukan pencarian tanpa henti,

berhasil menemukan rekaman dasbor yang berisi adegan kecelakaanku.

- Ya, benar, mahasiswa ini. - Apa?

More Indonesian subtitles for Bloody Flower

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle β€” sync, quality, typos.500 characters left