The first 200 lines.
DAEGU, 1999
Aku lebih cantik daripada Ju-eun?
- Kau gila? - Kau gila?
Halo, aku Lee Sung-hak.
Usiaku 18 tahun dan aku tinggal di Daegu.
Aku menulis tentang gadis yang kusukai.
Namanya Kang Ju-eun.
- Ju-eun? - Ju-eun?
Dia pasti gadis yang sangat cantik.
- Ju-eun dibicarakan lagi? - Aku penasaran.
Lagu ini didedikasikan untuk Kang Ju-eun,
yang juga dikenal sebagai Venus dari Daegu.
Venus dari Daegu datang.
Beratmu 48,6 kilogram?
Tinggimu 170 cm, tapi lingkar dadamu 36 cm?
Itu tidak masuk akal, Ju-eun.
- Kau manusia? - Kau makan apa?
- Dia tidak makan, itu sebabnya. - Diamlah.
- Dia ras berbeda. - Kau benar.
- Jangan berisik! - Dia benar-benar...
Hidup sangat tidak adil. Apa gunanya belajar?
- Aku tahu. - Diamlah.
Hei, Ju-eun.
Seseorang menanyakanmu di pintu masuk utama.
Itu sangat menyebalkan.
AKU MENCINTAIMU DARI HYEONG-SUK
Kenapa kau tidak memakai pensil?
Dengarkan baik-baik.
Astaga.
- Ju-eun. - Apa ini?
Hapus itu.
Hei, kalian yang merokok di sana.
Apa?
Berhenti merokok. Kau tidak akan tumbuh besar.
Meski...
Meski tinggi, berhentilah. Kau masih bisa tumbuh.
- Siapa dia? - Dia gadis terkenal.
Dia Venus dari Daegu.
Hei.
Ambil itu.
Hei.
Karena semua orang di Daegu bilang kau cantik,
- kau pikir bisa bicara padaku begitu? - Kenapa tidak?
Sudah kubilang ambil itu.
"Kang Ju-eun."
Aku Kang Ju-eun. Apa maumu?
Jangan coba-coba merokok di sini lagi.
Jika melakukannya, kalian akan mendapat masalah.
Dasar...
TIM RENANG KOREA
Jangan terlalu kesal.
Es krimmu meleleh.
Ayo.
Ada apa dengannya?
Dia tidak merokok?
Kau sempurna!
Luar biasa.
Cantiknya. Luar biasa!
Kau terlahir untuk menjadi Miss Korea.
Tidak.
Ibuku menyuruhku belajar.
Tidak. Jangan begitu.
Sepertinya kau tidak perlu belajar di masa depan.
Aku sangat sibuk.
Sebentar, Ju-eun.
Kau tidak ingin memperbaiki hidupmu?
Aku tidak punya keluhan soal hidupku.
Selain itu,
aku cocok dengan rambut lurus.
Sampai jumpa.
Astaga.
Kau tidak mau jadi Miss Korea berikutnya?
Lalu kau akan jadi apa?
MENJADI PENGACARA. AKU PASTI BISA!
Kau terisak. Kau bisa terkena flu.
Terima kasih.
Ujian akhirmu sebentar lagi, bukan?
Kau bisa belajar dari ini.
- Tapi... - Ya?
Kau terus belajar hal-hal dasar karena aku.
Tidak. Ju-eun. Itu tidak benar.
Inti belajar adalah tentang mengetahui hal dasar.
Kau belajar keras untuk masuk sekolah hukum.
Hanya ini yang bisa kami lakukan untukmu.
Ju-eun.
Ada anak dari Amerika untuk membantu belajar bahasa Inggris.
Andai aku bisa membantumu.
Diamlah.
Cita-citamu adalah menjadi pengacara.
Kau lulusan SD Putri Juwan dan SMP Putri Juwan.
Kini kau kelas dua di SMA Putri Juwan.
Namamu Kang Ju-eun.
Ya, aku Kang Ju-eun. Apa maumu?
Kau mengenalku, bukan?
Haruskah?
Kau orang terkenal?
Kau ada di buku pelajaran?
Aku baru belajar era Joseon di buku pelajaran.
Kau di bagian mana?
Aku masuk koran.
Aku dari sekolah olahraga dekat sini.
Aku atlet termuda di Tim Renang Nasional.
Aku perwakilan junior di pertemuan internasional.
Aku baru menyelesaikan kompetisi.
Maaf.
Seharusnya aku membelikanmu buket.
- Aku dari Seoul. - Jangan bohong.
Kompetisi itu diadakan di Prancis.
Bukan itu maksudku.
Kukira kau ingin belajar dialek Seoul.
Aku direkrut di Seoul.
Kau
membaca CeCe ?
Hanya pecundang yang baca majalah itu.
Lesung pipitmu manis.
Orang mungkin berpikir kau mencoba merayuku
dengan mengatakan akan mengajariku dialek Seoul.
Aku tidak tahu pasti,
tapi mungkin tidak akan bisa bilang ini lagi.
Bagi seorang pria,
cinta pertama hanya satu.
KEJUARAAN DUNIA FINA, 1999
PEMENANG RENANG 1,500 METER
Ju-eun.
Mulai hari ini, kau akan jadi cinta pertamaku.
Dialek Seoul sangat sulit.
Mungkin sesulit menjadi pengacara.
Tidak.
Aku bisa melakukan apa pun jika berusaha.
Aku Kang Ju-eun.
Kalau begitu, pikirkan aku juga.
SEOUL, 2014
Benar.
Aku bisa melakukan apa pun jika berusaha.
Aku Kang Ju-eun.
Halo.
- Ambilkan teh. - Baik.
Silakan duduk.
Kukira jika jadi pengacara, aku bisa membantu
menjaga kedamaian dunia dan menjamin keselamatanku.
Aku salah.
Hidup itu bagai bencana beruntun.
Masalah tidak pernah berakhir.
PUNCAK CHEONMA
Memang benar mimpi menjadi kenyataan.
Memang benar,
tapi saat menjadi kenyataan,
pakaianmu jadi tidak pas lagi.
Dia perenang, bukan?
Siapa wanita di sampingnya?
Ya, dia perenang.
Namanya Im U-sik.
Dia cinta dan pacar pertamaku selama 15 tahun.
Wanita di sampingnya
adalah aku.
Dia jatuh ke pelengkapnya sendiri.
Maksudmu, "perangkapnya sendiri".
Dia melakukannya sendiri. Kenapa menyalahkanku?
Apa yang abadi dalam hidup?
Cinta, wanita, segalanya memudar seiring waktu.
Semua pria sama saja.
Mereka suka gadis cantik. Terlebih yang muda.
Kau setuju, bukan?
Memang benar probabilitasnya tinggi.
Aku terlihat seperti amatir?
Siapa yang tinggalkan bukti perselingkuhan kini?
Dia hanya marah karena suaminya ingin bercerai.
Sepertinya dia membuatmu tertekan.
Itulah maksudku.
Hukum perzinaan akan dicabut?
Bukannya aku khawatir.
Aku bukan anggota kongres.
Dia kehilangan suaminya pada wanita cantik dan tidak mendapatkan tunjangan.
Itu sebabnya dia seharusnya menyewa pengacara mahal.
Permisi.
Maksudmu kau...
Ya, "wanita cantik" itu aku.
Mantan istrinya menuntut, jadi, aku juga begitu.
Fitnah, klaim palsu, dan pelanggaran privasi.
Masukkan apa pun yang mungkin berhasil.
Aku tidak akan berdamai.
Aku akan meneleponmu setelah meninjau dokumen.
Meski begitu,
pertimbangkanlah pihak lain juga dirugikan...
Kau salah paham.
Aku bukan orang yang mempertimbangkan kembali.
Menanglah dengan cara apa pun.
Jika makan banyak manisan, kau akan stres.
Sepertinya kau tidak tahu.
Itu menghilangkan stres.
Omong kosong. Kau stres saat berat badanmu naik!
Semua tanamanmu mati.
Semuanya
belum mati.
Kau harus menyiramnya.
Aku hampir memukulnya.
Apa yang terjadi pada keadilan dan kebajikan?
Kenapa tidak ada?
Nona Kang.
Pria yang berselingkuh dengan wanita itu
No comments yet. Be the first to leave one.