The first 200 lines.
Selamat datang di Avalonia, Penjelajah.
Peradaban sederhana...
di balik lingkaran gunung tak berujung yang tak bisa dilalui...
yang warganya berusaha sebaik mungkin meskipun mereka sederhana.
Percaya kunci masa depan ada di balik pegunungan ini...
banyak yang coba melewatinya.
Semua gagal.
Namun, harapan telah tiba...
ketika penjelajah terbaik Avalonia, keluarga Clade...
bertekad untuk melakukan hal yang mustahil.
Perkenalkan Jaeger Clade!
Jaeger Clade Jaeger Clade
Tidak pernah tahu Makna dari kata takut
Dia sangat tangguh
Sang pelopor
Berani menghadapi bahaya
Dialah pria paling jantan Jaeger Clade
Tiada duanya!
Siapa itu yang menemaninya?
Tidak lain dari anak lelakinya...
Searcher.
Searcher Clade Searcher Clade
Ikut Ayah di setiap petualangan baru
Berkemauan keras
Tubuh lebih kecil
Dia sama seperti ayahnya
Tertarik dengan tanaman
Searcher Clade
Bersama, keduanya ditakdirkan...
menemukan jalan melewati pegunungan yang tak dapat dilalui.
Bagaimanapun caranya.
Melewati pegunungan terjal
Atau arus deras yang jatuh Dalam riam
Mereka keluarga Clade
Dalam petualangan menantang mereka
Mereka keluarga Clade
Searcher, jalan menuju ke sisi lain pegunungan...
adalah lewat gua ini. Bagaimana keadaanmu?
Baik. Semua jari kakiku membeku, jadi setidaknya tak sakit lagi.
Seperti kataku, "Menjelajah bukan hal mudah."
Wah.
Tempat berteduh!
Inilah yang kita butuhkan.
Maaf! Maaf.
Kau ini apa?
Lari!
Searcher!
Ayah.
Dapat.
Lagi-lagi nyaris celaka, benar, Searcher?
Kalian lihat itu?
Kisah kita akan diceritakan turun-temurun!
Karena yang ada di balik cakrawala itu...
adalah masa depan Avalonia dan kejayaan kita.
Ayah.
Tanaman ini bagaimana?
Tanaman ini memancarkan energi.
Searcher, aku suka rasa ingin tahumu, tetapi kru kita tidak jauh-jauh kemari...
hanya untuk direpotkan oleh tanaman bercahaya.
Ya, Ayah, tetapi "kru kita" kemari untuk menemukan sesuatu...
yang bisa mengubah Avalonia. Benar?
Penemuan yang "kru kita" cari ada...
di sisi lain pegunungan ini karena itulah masa depan Avalonia.
Namun, jika "kru kita" memeriksa tanaman ini...
mereka akan paham bahwa masa depan Avalonia mungkin di sini.
Kru ini sudah berlatih sejak mereka kecil untuk melakukan satu hal.
- Pemetaan. - Bukan.
Yaitu berjalan bersamaku ke balik cakrawala itu.
Apa kau pernah bertanya itukah yang "kru" inginkan?
Mereka tidak membahas kru, bukan?
Searcher, kita penjelajah, bukan tukang kebun.
Menaklukkan pegunungan itu adalah peninggalan kita.
Tidak. Itu peninggalanmu.
Cukup. Kau anakku.
Namun, kita tidak sama.
Kita tidak sama.
Maaf interupsi, tetapi kurasa Clade Kecil benar.
Callisto?
Jaeger, kita tak tahu ada apa di balik pegunungan.
Namun, tanaman ini nyata.
Kita harus mengujinya demi Avalonia.
Ini.
Kau butuh ini untuk menemukan jalan pulang.
Apa?
Jaeger.
Kembali.
Ayah, tunggu.
- Jaeger. - Ayah.
Kau tak bisa selamat sendirian.
Ayah, berhenti!
25 Tahun Kemudian
PERTANIAN CLADE
Pagi, Tn. Clade.
Rory, Tn. Clade adalah nama ayahku. Panggil aku Searcher.
Tak bisa, Tn. Clade.
Itu berarti tidak menghormati penemu Pando.
Jika bukan karena temuanmu...
takkan ada daya, lampu, mobil, atau radio...
Baik. Terima kasih, Rory.
Senang mengobrol. Dah, Tn. Clade.
Selamat pagi, Avalonia!
Tampaknya setelah hujan sepekan...
akhirnya ada hari yang cerah menanti kita.
Itu bagus untuk para petani Pando.
Kalian harus memanen Pando.
Jangan sampai kehabisan Pando.
Tak ada Pando, tak ada daya.
Kembali naik kuda dan kereta? Tidak!
Aku suka pesawatku.
Meridian! Ethan! Sarapan!
Berita lainnya, Presiden Callisto Mal...
bersiap-siap untuk liburan yang pantas diterimanya.
- Pagi, Sayang. - Kopi dahulu.
- Selamat pagi nanti. - Beres.
Jijik.
Inikah kenangan pertama yang harus kuingat pagi ini?
Ethan, ini mengganggumu?
Mustahil. Anak umur 16 mana...
tak suka lihat orang tuanya mesra?
Baiklah!
Kalian melukai Legend secara emosional.
Ya. Dia terlihat gelisah.
Ada yang lupa menyiangi ladang utara.
Ayah, bukankah rumput liar...
hanya tanaman yang bertumbuh di tempat yang bagimu tak nyaman?
Aku menghargai kepintaranmu.
Kau tahu apa yang lebih kuhargai?
Jika aku menyiangi ladang utara?
Lihat? Pintar sekali.
Yang benar saja!
- Hei! - Ayo!
PERTANIAN CLADE
Searcher!
- Hei, Sayang. Ada apa? - Mesinku mati.
Bisa bantu?
Kau terlalu banyak aksi.
Tak pernah cukup.
Baterai Pando mati.
Tidak masuk akal.
Aku memetik biji itu sejam lalu.
Pasti hama mencapai akar lagi.
Aku akan semprot ladang kita...
begitu pesawatnya berfungsi.
Ethan!
Hei, kru datang.
Kru Ethan. Bukan kau.
Namun, teman-temannya menyukaiku.
Kita sudah membahasnya.
Ethan sudah remaja. Batasan.
Ya. Batasan. Paham.
- Ethan. - Apa kabar, Ethan?
Ethan.
Kardez, ada apa?
Kami dari toko permainan.
Edisi khusus Primal Outpost baru saja datang.
Terjual habis dalam 15 menit.
Apa? Sudah habis?
Mestinya aku berkemah di situ.
Tenang. Kami tak melupakanmu.
Hei, Diazo. Aku tak melihatmu.
Bukan berarti kau tak kentara.
Aku hanya...
Apa kabar? Hei.
Aku tahu kau kerja pagi ini, maka kubelikan satu untukmu.
Benarkah? Kau baik sekali.
Sudah tiga sampai lima menit kita saling menggoda.
Bisa kita buka sekarang?
Makhluk-makhluk barunya mantap.
Medis.
Juru masak. Bagus.
Aku akan buat sesuatu.
Petani.
Ini, kita bertukar.
Kartu ini lebih sesuai denganmu.
PENJELAJAH
Bukankah kakekmu penjelajah terkenal?
Mungkin bakatnya menurun kepadamu.
Dia mirip denganmu.
Kecuali itu.
Tidak! Hei, Diazo.
Kembalikan.
Hei, Anak-anak. Apa kabar?
Ayah sedang apa?
- Dia orangnya? - Ayah. Tidak.
- Aku ayah Ethan, Searcher. - Tidak.
Kau pasti Diazo.
Dia selalu membicarakanmu.
Tidak selalu.
Mungkin terkadang atau sesekali.
Nah, Diazo.
Ceritakan tentang dirimu.
Tidak perlu.
Kau suka bertani?
Karena Ethan petani yang hebat.
Andai kau melihatnya bekerja.
Dia kuat, pintar, super keren.
Atau dalam istilah anak muda, mantap.
- Wah. - Baiklah.
- Bukankah ada kiriman? - Benar.
Maaf. Kami harus pergi.
No comments yet. Be the first to leave one.