The first 200 lines.
TAIPEI 2003
Selamat datang di Selamat Pagi Ping Way.
Hari ini tanggal 24 April.
Mari kita mulai dengan cuaca.
Periksa umpan satelit.
Topan telah mencapai daratan.
Angin akan bertambah kencang.
Ini akan menimbulkan ancaman bagi wilayah Yilan.
Kami mengingatkan penonton di wilayah timur
dan wilayah selatan untuk waspada.
Kita terkena dampak sirkulasi luar wilayah...
- Halo. - Ini dr. Zheng Xia?
Aku Wang Jen Yo dari UGD.
Seorang pasien ingin pindah.
Apa kasusnya?
Pria 85 tahun bergejala kanker lambung
meminta untuk pindah.
Kami tidak terima pasien usia 85 tahun.
- Ya. - Katakan kepadanya kami penuh.
Hei, dr. Xia.
Catatan kasus dan lembar asuransi sudah selesai?
Akuntansi meminta lagi.
Tidak usah buru-buru.
Harus masuk hari ini.
- Segera kusiapkan. Sampai jumpa. - Baik.
Dokter Xia.
Yu-Zhong Jing mengeluh nyeri dada.
Kita pindai lagi?
Untuk apa? Dia siap dipulangkan.
Dia belum dipulangkan.
Dia pasienmu.
Periksa dia. Dia sehat.
Hei.
Pergantian sif pukul 08.00.
Itu cukup. Sampai jumpa.
Hei.
Seperti kubilang,
kenapa kau tidak pergi sore saja?
Aku bisa belikan piza untuk Yaya makan siang.
Sudah kubilang ibuku yang merencanakan semuanya.
Pulangkan Yaya paling lambat pukul 12.00.
Itu Ayah?
Ayah, hari ini umurku lima tahun.
Yaya, pelan-pelan.
Yaya, sikat gigi.
Kau harus siap saat Ayah sampai di sini. Ya?
Ya. Aku mengerti.
Aku akan ambilkan keik.
Ibuku yang ambil.
Kapan kau sampai?
Sekitar 30 menit.
Aku ada rencana pukul 09.00. Bisa tepat waktu?
Baik. Aku akan datang.
Jangan lupa uang sekolah Yaya.
Kapan aku pernah terlambat untuk itu?
Sudah beli hadiah?
- Di mobil. - Halo?
Permisi.
Aku baru selesai kerja. Carilah mobil lain.
Tolonglah aku.
Kita juga akan terjebak macet.
- Kau harus jalan. - Maaf.
Kau langsung pulang?
Kau tinggal di mana?
Zhonghe.
Aku mau ke Xindian, kita searah. Terima kasih.
RUMAH SAKIT TAIPEI UNITED
Jelaskan kepadaku.
Korban kecelakaan mobil,
- merespons sakit. - Memar.
Ada tanda-tanda syok. Diberi IV besar.
Tidak ada suara napas dari sisi kiri,
- mungkin pneumotoraks terdesak. - Selang dada 32 French.
Tn. Sun.
Akan kumasukkan dengan cepat.
Hampir selesai, sedikit lagi.
Sudah selesai.
Beri tahu aku jika butuh bantuan.
Terima kasih.
Untung kau kembali.
Tidak masalah.
- Kau harus banyak berlatih. - Aku pergi.
Aku kembali nanti.
Mau makan apa?
Jangan khawatir.
Pergilah bekerja.
- Tidak perlu kembali. - Mi babi?
Kubilang jangan khawatir.
Halo. Ya, aku mendengarkan.
Kau bisa lanjutkan jika mesin sudah siap.
Baik, aku segera ke sana.
Selamat pagi, Tn. Lin.
Aku tak melihatmu beberapa hari ini.
Aku membantu di Sayap B.
Kupotongkan apel.
Tidak perlu repot.
Jadi, kau belum memberitahunya.
Dia sibuk. Aku tak mau membebaninya lagi.
Dia bukan dokter.
Dia putramu.
Jadi, kau seorang dokter?
Hebat.
Menyelamatkan nyawa itu berat.
Orang-orang tidak menghargainya.
Saat ada yang salah, kami dituntut.
Kau pernah dituntut?
Ada artikel di sini tentang SARS.
Menyebar dari Guangdong ke Taiwan.
Jika tertular, bisa membunuhmu.
Menurutmu itu benar?
BEBERAPA KASUS INTERNAL SARS DIKONFIRMASI
Jika kau tanya aku, menurutku itu mengada-ada.
Tabloid-tabloid ini suka membuat drama.
Benar?
- Halo? - Dokter Xia.
Trauma.
Trauma?
Ini pukul 08.00 lewat, lain sif.
Kejadiannya sebelum pukul 08.00, jadi aku meneleponmu.
Baiklah, aku akan kembali.
Tolong ambil jalan keluar berikutnya dan kembali.
Kembali ke rumah sakit?
Tolonglah. UGD menerima pasien.
Tentu saja. Ini pasti mendesak.
POS PERAWAT
Halo.
- Hei, A He. - Hei.
Kepala Perawat Wong?
Dia merasa sakit dan memeriksakan diri ke UGD.
Dia baik-baik saja?
Lupakan saja. Tidak penting.
Selamatkanlah nyawa mereka. Sana!
- Terima kasih. - Tak masalah.
Pergilah.
Dokter Xia.
- Selang dada masuk? - Ya, Dok.
Pria berusia 40 tahun.
Kecelakaan lalu lintas, fraktur rusuk kiri
dan kemungkinan laserasi paru.
- Sudah minta CT? - Sudah, Dok.
Cairan dari selang dada?
Dia di botol kedua. 2.000 cc.
- Siapkan 12 unit lagi. Keluarga? - Masih dihubungi.
- Kirim ke ruang operasi. - Ya, Dok.
Ini Zheng.
Ada kasus mendesak hemotoraks masif.
Kabari aku jika ruang sudah siap.
Sudah kubilang tak boleh merekam di rumah sakit.
Aku tidak merekam.
- Hanya sedikit mendokumentasikan. - Permisi.
Kau tidak bisa memakai fotoku.
Kau baca liputan eksklusifku.
Itu bukan liputan eksklusif. Kau cuma membesar-besarkan.
Kami bukan membesar-besarkan. Itu dugaan terpelajar.
Lihat. Nona Perawat pun menyerah.
Kuberi tahu kau,
sepertinya kau akan dapat lebih banyak kasus potensial di sini.
Perawat juga manusia.
Setiap orang bisa sakit.
Jika itu benar SARS, kenapa kau masih di sini?
Kau bisa mati.
- Benarkah ada di sini? - Aku tak tahu.
Jika kau takut, pergilah sekarang.
Tai-He.
Kenapa terburu-buru?
Operasi UGD.
Trombektomi lagi?
Tentu saja bukan. Ini trauma besar.
- Dokter Lee. - Ya.
Semoga berhasil!
Baik.
Elektrokauter.
Klem.
Ganti tangan.
Buka lebih lebar.
- Ini cukup lebar? - Itu bagus.
Baskom.
POS PERAWAT DARURAT
Kepala Perawat.
Kau baik-baik saja?
Bukankah kau tidak bertugas?
- Aku ingin menemuimu. - Aku tak apa-apa.
Kau mau apa?
Aku ingin ambil cuti bulan depan. Pergi ke Hong Kong.
Kau sudah putuskan.
Ya. Sudah kupikirkan selama dua tahun.
Aku ingin mencobanya.
Bagus.
Kau masih muda. Harus ambil banyak peluang.
Kepala Perawat.
- Ini infus. - Silakan.
Pergilah dari sini.
- Jaga dia baik-baik. - Baik.
Berbaring saja, Kepala Perawat.
Jangan parkir di situ.
- Pindahkan. - Tolonglah.
Aku akan pergi sebentar lagi.
- Permisi. - Ya.
Ini milik seorang dokter.
Dokter? Yang mana?
No comments yet. Be the first to leave one.