The first 200 lines.
Terima kasih atas tumpangannya.
Aku tahu kerepotannya berkendara ke sisi kotaku saat jam sibuk.
Bukan masalah, Anak Baru.
Tapi tabunganku hampir cukup untuk beli mobil baru.
Kau tak akan perlu melakukannya lagi.
Aku suka ditemani.
Kau terlalu manis.
Kau sudah mau masuk? Kita 20 menit lebih awal.
Kita bisa mulai lebih awal.
Ya. Atau kita bisa melakukan hal lain.
- Tay, bagaimana jika ada yang lihat? - Belum ada yang datang.
Hai.
- Hei, Kapten. Apa kabar? - Kantorku.
Ada yang melihat.
Jadi, kalian berniat kapan mau memberitahuku?
- Tentang ciuman itu? - Ya, tentang ciuman itu.
Seserius apakah ini?
Kami masih berusaha mencari tahu apa iniβ¦
Tapi kalianβ¦
Sesuatu?
Gejalanya begitu.
Aku ingin begitu.
Aku tahu bukan ini yang ingin kalian dengar,
- tapi⦠- Kau ingin kami putus.
Tidak.
Kurasa kalian akan serasi.
Sungguh?
Kau kuanggap putriku sendiri.
Tapi jika kalian ingin mencoba ini, akan ada beberapa peraturan dasar.
Sebelum ini berlanjut, kalian harus melaporkannya ke Dinas.
Tak boleh berbuat macam-macam di dalam pos maupun lahan parkir.
- Kami berjanji. - Kami berjanji.
Jika ada yang berniat menghancurkan hati putrikuβ¦
Atau putrakuβ¦
Kalian harus menghadapiku.
Baik, Pak.
Tentu, Kapten.
Pergi dari sini.
911, apa situasi daruratmu?
Ini SecureCar.
Pemilik kendaraan ini mengalami kecelakaan dan tidak merespons.
SecureCar, sebutkan lokasi mobilnya.
Lokasi situasi daruratnya sekitar 36 derajat LU dan 87 derajat BB.
113, tanggapi kecelakaan di McCrory Lane, di sebelah barat Charlotte Pike.
Dimengerti, 113 menuju ke sana.
SecureCar, aktifkan konsol interkom kendaraan itu.
- Interkom aktif. - Halo, ada yang bisa mendengarku?
Halo? Ya. Ya, siapa itu?
Ini Cammie Raleigh dari 911 Nashville.
Bagaimana kau meneleponku? Ponselku hancur dalam kecelakaan.
Layanan mobilmu menghubungiku. Kita berbicara lewat aplikasinya.
Astaga. Aku lupa tentang itu. Syukurlah.
Kau di dekat sudut McCrory dan Charlotte?
Ya, banku meletus, lalu aku kehilangan kendali.
Kami keluar dari jalan. Kakiku terjepit di bawah kemudi.
Ayah, apa kita akan baik-baik saja?
Pak, ada siapa lagi di mobilmu?
Putriku Marigold. Usianya tujuh tahun.
Ada yang terluka?
Tidak.
- Belum. - Apa maksudmu dengan "belum"?
DAMKAR NASHVILLE
113 di TKP. Ada informasi lain?
Nama pengemudinya David Stone. Dia sudah tersambung.
Katanya ban meletus, lalu keluar dari jalan.
Cari bekas ban dan puing.
Ada yang terluka?
Katanya mereka berdua baik-baik saja, tapi mobilnya tergantung di lereng,
dan kakinya terjepit di bawah kemudi.
Putrinya berusia tujuh tahun, di kursi anak di belakang.
Ada robekan ban di sini.
Baik, menyebar. Pasti di dekat sini.
Cammie, pengemudinya masih terhubung?
Minta dia membunyikan klakson.
Mereka sudah dekat, tapi bunyikan klakson agar mereka menemukanmu.
Kami di sini!
Ayah!
Itu!
Cammie, katakan kami melihatnya, jangan boleh bergerak.
Mobil itu tergantung pada ranting dan jaring laba-laba.
Apa strateginya?
Kalian berdua, pakai harnes. Kau jemput putrinya. Kau, pengemudi.
Rox, Blue, kalian menambat.
- Baik, Kapten. - Bergegas.
Kau sudah siap.
Baik, mereka turun. Mari kita lakukan.
Baik, Taylor, jemput gadis itu dahulu, andai mobilnya jatuh.
Baik, sangat berhati-hatilah.
Baiklah, mulai.
Turunkan aku.
Baik, perlahan saja. Perlahan.
Tuan Stone.
Hei. Aku Ryan, dan ini Taylor.
Kami akan mengeluarkanmu, tapi buka jendelamu dahulu, ya?
Bagus.
- Hai, Sayang. Kau pasti Marigold. - Bagusβ¦
Hai.
Hai. Kami akan mengeluarkanmu, jangan khawatir.
Bisakah kau membantuku?
Buka sabuk pengamanmu, lalu kemarilah agar aku bisa pasang tali ini padamu.
Aku tak bisa.
Ayahmu juga akan pakai.
Patuhi mereka, Goldie.
Tapi jika aku bergerak, aku bisa jatuh.
Kau harus keluar.
Dengarkan aku.
Aku tak akan membiarkanmu jatuh, paham?
Buka saja sabuk pengamanβ¦
- Tay, kita harus bergegas. - Ya?
Hei, kau suka Toy Story?
- Ya. - Aku juga.
Siapa tokoh favoritmu?
Jessie.
Bagus!
Kenakan ini, lalu kukeluarkan.
Kau tahu menurutku kenapa mereka berani?
Mereka tahu apa pun yang terjadi, mereka selalu saling mendukung, bukan?
Ya.
Jadi, begini rencananya.
Tutup matamu, buka sabuk pengamanmu,
dan ikuti suaraku, ya?
Ayah mohon, Goldie.
Baik, tutup matamu. Kau bisa.
Bagus, pelan-pelan.
Baik.
Ulurkan tanganmu seperti akan memelukku.
Baik, aku memegangmu.
Baik, aku memegangnya!
Ayah akan menyusul, Goldie.
Ayah sangat menyayangimu.
- Tay naik bersama si gadis. - Naikkan dia!
Akan kubebaskan kakinya dari kemudi.
Bagus. Tarik.
Baiklah, Kapten, kami aman.
Ry, kau harus bergegas, Nak.
Aku berusaha. Tunggu sebentar, ya?
- Ambil ini. - Baiklah.
Letakkan di antara papan lantai dan kemudi.
- Baik, Pak. Ya. - Mengerti?
Saat kau siap, tekan tombol ini.
- Baiklah. Baik. - Itu akan memalunya.
Turunkan ke situ. Bagusβ¦
Kau akan merasakan sedikit tekanan.
Baik. Ayo.
Baiklah. Bagusβ¦
Mobilnya jatuh. Ry, jatuh!
Pegang bahuku! Lekas!
Kau baik-baik saja?
Syukurlah, dia bisa bernyanyi.
Ya, dia bisa.
Ya, dia bisa.
- Lumayan. - Jangan tertekan, Ayah,
tiga kali tepat sasaran untuk menang.
Lumayan.
Ya, Kapten pasti bisa.
Terima kasih atas keyakinanmu, Rox.
Nah!
- Sudah dua. - Ini pasti lelucon.
- Masih raja⦠- Kami berhasil!
- Kami diresmikan oleh SDM. - Kemenangan!
- Itu kemenangan. - Ada apa?
Kami memberi tahu Serikat dan Dinas bahwa kami berpacaran.
Semua lancar?
- Ya, hampir semuanya positif. - Hampir?
Karena dia masih Anak Baru, ada ketimpangan kuasa.
Mereka akan bahas dengan pengacara, tapi tak keberatan.
Pokoknya, aku senang kalian bertindak benar.
- Kami juga. - Tidak.
Tidak. Pokoknya tidak.
- Apa kataku tentang berbuat macam-macam? - Canggung.
Maaf, kami hanya gembira.
- Peringatan pertama dan terakhir. - Paham.
Omong-omong, permainan itu ditandai.
- Terimalah kekalahan. - Permisi. Hai, Teman-Teman.
Kuharap boleh. Aku masuk sendiri.
Ya. Hei, kau si ayah dari mobil yang menggantung.
Lega melihatmu beraktivitas.
Aku ingin berterima kasih karena menyelamatkan putriku dan aku.
Cuma melakukan tugas kami, Pak.
Taylor, Marigold ingin aku memberimu ini.
- Mengagumkan. - Manis sekali.
Katakan kepadanya ini akan kusimpan selamanya.
Pasti, tapi bukan hanya itu yang ingin kutawarkan hari ini.
Aku bekerja untuk Victoria Vamp.
Victoria Vamp?
Dia salah satu penulis dan produser terbesar di kota ini.
Ibuku dahulu sering menyanyi dengannya.
Setelah kau menyelamatkan putriku dengan suara merdu itu, aku mencarimu.
Kutemukan videomu dari acara mik terbuka.
Kukirimkan kepada Victoria, dan dia ingin bertemu denganmu
untuk lagu baru rahasia yang dia kerjakan.
Astaga.
Kau akan terkenal.
- Hanya ada satu syarat. - Yaitu?
Harus besok pukul 15.35 tepat.
Pukul 15.35? Kenapa begitu spesifik?
Kau akan tahu Victoria orang yang sangat rewel.
Itu benar. Ibu pernah bercerita dia melarang masuk ke studio
siapa pun yang berbaju oranye.
Dia eksentrik, tapi genius, dan dia ingin menjadikanmu bintang.
No comments yet. Be the first to leave one.