Season 1

Release info

Love Never Lies Poland S01 POLISH WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-01-29
Downloads: 12
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Pantai indah, air biru kehijauan,

dan pemandangan spektakuler.

Pemandangan yang sempurna untuk petualangan romantis, 'kan?

Belum tentu.

Dalam "Love Never Lies," enam pasangan akan menguji hubungan mereka

dan coba menangkan uang besar. Tanpa tahu ada apa.

Di acara ini, kami akan menguji mereka.

- Uji kepercayaan. - Ya!

Pertanyaan kami akan ungkap

apa hubungan mereka berdasarkan kejujuran atau kebohongan.

Itu sungguh mempermalukanku.

Aku cinta wanitaku. Takkan berubah.

Ini menjengkelkan.

Kejujuran peserta kita akan diverifikasi

dengan alat yang paling tepat dan khusus.

Deteksi Mata.

Pendeteksi kebohongan yang tak bisa dibohongi.

Sembunyikan perselingkuhan dari Wiki?

Pernah berniat berpaling ke selingkuhanmu?

Apa kau jalin hubungan dengan Kornel demi uang?

Masih cari wanita untuk seks di internet?

Pasangan akan lihat hasil tes poligraf saat upacara

dan terima uang untuk setiap kejujuran.

Jujur.

Setiap kebohongan akan merugikan mereka.

Bohong.

Uangnya masuk kas bersama, dan hanya dimenangkan oleh satu pasangan.

Yang paling sering berkata jujur.

Tapi bukan itu saja.

Tantangannya lebih sulit dari dugaan mereka.

Terutama saat mereka menghadapi godaan terbesar.

Mereka tinggal dengan sekelompok lajang seksi. Siapa yang bisa menolak?

Keraguan, kecemburuan, pengkhianatan. Semua akan dihadapi kontestan.

Pasangan yang bersedia hadapi kebenaran berpeluang menang 200,000 zloty.

Apa cinta tak pernah bohong?

Kontestan kita akan segera tahu.

USIA 28 DAN 30 TAHUN, POZNAŃ

Baru-baru ini, hubungan kami menjadi bom waktu.

Masalah dalam hubungan kami utamanya dimulai denganku.

Kami di sini untuk mengevaluasi kembali hubungan kami.

Wah!

Ini keren.

Di sini sangat indah.

Aku mulai emosional.

- Indahnya. - Entah harus lihat mana.

Kuharap kau tak menyesal aku menyeretmu ke sini.

Keadaan sedang tidak baik dan ini sesuatu yang baru.

Kurasa dalam hubungan kami, Lilia adalah malaikat dan aku iblis kecil.

Aku setuju.

Kami lima tahun berpacaran.

Kurasa kami pasangan sempurna dan kami saling cocok,

tapi kami alami sedikit gesekan di sepanjang jalan.

Aku pernah bertemu gadis lain.

Lilia belum sepenuhnya memaafkanku.

Selama tiga bulan terakhir, kami bertengkar.

Kami bicara, tapi tak saling dengar.

Kami berjuang untuk kegembiraan dan semangat seperti di awal.

Kami ingin itu kembali. Gairah itu.

Aku ingin kembali percaya Andrzej.

- Lihat, di sana! - Apa?

- Kita lewatkan. - Apa?

Sampanye.

Kami belum lama bersama.

Kami mau lihat kekuatan hubungan kami.

Dan lebih saling kenal.

- Hai. - Hai, Semua.

- Hai. Lilia. - Hai. Ida. Hei.

- Mati. Senang jumpa. - Ida.

- Bagaimana perasaanmu? - Positif.

- Ya? Gugup? - Sedikit. Kau tahu rasanya.

- Sangat gugup. - Sangat?

Ya. Berapa usiamu?

- Tampaknya? - Lebih dari kami.

- Ya. - Kurasa kami mungkin yang tertua di sini!

- Apa? - Itu tebakanku.

Berapa usiamu?

Usia kami 28 dan 30.

- Aku 20. - Sungguh?

Usiaku hampir 24 tahun, tapi…

Kami sama tapi berbeda. Duet yang dinamis.

Ketakutan terbesarku soal acara ini? Kami mungkin akan berpisah.

- Apa kabar? - Hai!

Orang-orang menawan!

Kau juga! Kau berpakaian rapi!

- Hai! - Halo!

- Hai. Ida. - Hai, aku Bruno.

Aku air, dia api.

Kami suah bersama dua setengah tahun,

tapi tak bergerak maju.

Aku tak tahu kenapa.

Ulangi pertanyaannya.

Bruno takut ambil langkah lebih jauh

dan kurasa yang kuperjuangkan adalah langkah berikutnya,

yang menambah rasa takutnya.

Aku terus berpikir aku mungkin terlalu pemalu dibandingkan energinya.

Aku takut kami lama bersama… Satu, dua, sepuluh tahun, seumur hidup,

dan suatu hari dia bilang, "Kau membosankan. Maaf, ini perpisahan."

Jika ini membantunya memutuskan

bahwa kami akhirnya harus pindah dan memulai hidup bersama,

Karena aku tak mau menunggu dua setengah tahun

tanpa harapan, terjebak di satu tempat,

lalu kubilang, "Ayo lakukan."

Apa pekerjaan kalian?

Aku penata dan pewarna rambut.

- Aku penata rias. Bidang serupa. - Bagus.

Jika para wanita butuh tatanan rambut baru, atau riasan…

Aku bercanda!

Aku di sini untuk santai!

Kami langsung cocok saat bertemu.

Tak mungkin ada yang bisa memisahkan kami.

Wah! Orang-orang keren!

- Apa kabar? - Hai!

- Hai! - Hei. Lilia.

- Wiki, hai. - Halo!

Hai. Aku Wiktoria.

- Apa pekerjaanmu? - Aku desainer interior.

- Keren! - Ya…

- Dan kau? - Di bidang logistik, membosankan, tapi…

Itu bidangku! Aku di transportasi.

Pekerjaanku sangat banyak.

Tapi aku belum akan terbuka sepenuhnya.

Sedikit misteri.

- Siapa dari kalian yang daftar? - Aku.

- Aku. - Dan kau?

Itu aku, ya.

Aku tak tahu…

- "Aku tak akan ke mana-mana." - Sungguh?

- Kau tak tahu akan ada apa. - Ya…

Apa? Liburan. Lihat sekeliling!

- Ya, alkohol… - Ya!

Kurasa itu tak akan terjadi.

Jadi, kenapa kau datang ke sini?

Karena kalian cukup yakin pada sesama?

- Kau ragu? - Setitik?

Secara umum, sebagai orang sederhana, kami datang ke sini untuk menang.

- Sungguh… Aku tahu kalian juga. - Sederhana sekali…

- Kau paham. - Aku tak memikirkan itu.

Hubungan kami buruk. Butuh hal baru.

- Dia daftar. - Itu dorongan untuk lakukan hal baru.

Kami pikir itu adalah akhir satu fase dan awal dari yang berikutnya.

- Perubahan positif, kuharap. - Ya, tentu saja.

- Kita lihat apa hasilnya positif! - Ya.

Kornel adalah orang terpenting dalam hidupku.

tak bisa bayangkan hidup tanpanya.

Kasia terlalu emosional.

Aku sangat tenang.

- Ada yang datang. - Ya.

- Halo! - Bagus!

- Hei! - Hai.

- Andrzej, hai. - Kasia.

- Kornel. - Kasia, Kornel.

Kau kerja apa?

Usiaku 22 tahun.

Kerja di mata uang kripto dan pengiriman barang.

Saat ini aku di sini, tak melakukan apa pun.

- Keren! - Siapa yang memilih acara ini?

- Aku. - Kasia.

- Sial. - Alasan?

- Petualangan. - Ya.

- YOLO. - Oke.

Sudah berapa lama bersama?

- Dua tahun. - Hampir. Bagaimana denganmu?

Paling pendek. Kurang dari setahun.

Teman-teman juluki kami "pasangan gila."

Kami berdua menikmati hidup.

Kita tak lihat masa depan. Semua ada waktunya.

- Apa kabar? - Hei!

- Hai! - Hai!

Halo!

Salam hangat! kami harus perkenalkan diri.

- Hai. - Itu Bernadeta, aku Dominik.

Bernadeta.

- Kita sudah berapa lama? - Setahun.

Pada dasarnya, aku bersepeda, sangat lelah.

Aku melihat dia, "Bokong dan ikal yang indah."

Ini usai kelas tari twerk , karena dia menari twerk .

- Aku tak sengaja menabraknya. - Terlalu cepat!

Tenang, tapi aku menabraknya.

Singkat cerita, aku dapat nomor teleponnya, dan ini dia.

Baik, dengar. Mari angkat gelas untuk…

- Petualangan! - Ya!

- Dan kita! - Untuk liburan seru!

- Aku senang semua sangat positif. - Semua orang punya kepribadian sendiri.

Oke, ini keren. Ini lebih baik.

Vila ini sangat mewah. Aku belum pernah lihat yang seperti ini.

Luar biasa.

Kolam renangnya indah.

Pemandangannya segar.

Cantik.

Semuanya picobello.

Pasangan datang ke acara ini untuk uji ketahanan hubungan mereka.

Mereka tak tahu mereka tempatkan perasaan pada ujian sulit,

yang akan memperkuat hubungan mereka,

atau membuat mereka hancur untuk selamanya.

Saat ini, mereka tak tahu kesulitannya,

tapi semua segera terungkap.

Hai, Sayang.

- Hai! - Hai!

Ayo, bergabunglah denganku.

Maja Bohosiewicz masuk.

Love Never Lies: Poland subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Love Never Lies: Poland

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left