Old Dads

Old Dads

Download Indonesian Subtitle

Release info

Old Dads 2023 WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF | 1h 44m Fix common errors

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-10-20
Downloads: 53
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ini bagian terbaik hariku, setiap hari.

Aku selalu ingin menjadi ayah. Hanya butuh 46 tahun untuk mewujudkannya.

Saat ditanya alasannya, kuenyahkan mereka.

Atau kubilang belum ada wanita yang tepat.

Itu dia, Leah.

Sedang hamil anak keduaku dan masih tampak cantik.

Menurutnya, aku telat menjadi ayah karena masa kecilku tak bahagia.

Namun, aku tak akan mengeluh.

Itu kebiasaan vegan.

Akan kupastikan saja anak-anakku siap menghadapi dunia ini.

Pelan-pelan.

Sayangnya, aku tak memahami dunia masa kini.

Kini anakku tak boleh ada di mobil saat aku masuk ke toko kelontong,

tapi toko itu boleh menjual

makanan penuh hormon yang membuatnya berjanggut di kelas tiga.

Semua tak peduli karena sibuk merancap dengan porno internet.

Hai, Kawan.

Bagaimana menurutmu, Jackie?

- Sial... - Giliranmu.

Akan kubunuh si berengsek itu.

Hei! Berikan tongkatnya!

Hei, Kawan, ada apa? Kau tak apa?

Colin mendorongku.

Ya, aku tahu.

Jika bermain kasar, kau akan dikasari, kan?

Coba kulihat.

Berikan tongkatnya!

Itu tak parah. Baluri tanah saja, Kawan.

Itu dia.

Sebaiknya periksakan dia atau oleskan Neosporin.

Itu bisa terinfeksi.

- Siapa kau? - Aku Hunter Louis.

Suami Lisa. Dari seberang jalan. Terima kasih sudah menerimaku.

Kau doktor atau pemuja WebMD?

Semua tahu luka harus bersih.

Sungguh? Aku coba membesarkan pria, bukan pengecut.

Kuhargai perhatianmu.

Kembalilah minum soda beralkoholmu

dan cuitkan aksi heroikmu di Twitter.

Baiklah.

Ayah, kau berkata kasar.

Ya, aku tahu, Kawan. Terkadang itu harus.

Jangan beri tahu Ibu. Dia akan murka. Aku cinta kau. Ayo bangun.

Tunggu, Jack!

Colin ingin memberitahumu sesuatu.

- Namun, dia mendorongku lebih dulu... - Aku tak peduli. Paham?

Jangan pukul orang, apalagi teman.

Ayo minta maaf kepada Nate.

Tidak!

Hei, ayolah. Jangan menangis.

Tak apa, Kawan. Katakan kau menyesal.

Aku mau kau meminta maaf. Tak perlu mengamuk.

Sial.

Hei. Ada apa ini? Kenapa dia berteriak?

Nate dipukul dengan tongkat dan kusuruh minta maaf.

Apa yang kau rasakan sekarang adalah perasaanmu, paham?

Keluarkan.

- Kupikir... - Aku tak perlu kau berpikir, Connor.

Kau harus hormati otonomi putramu agar paham bahwa batas yang dia lalui ini

memengaruhi moralnya yang terus berkembang.

Aku mau tongkatku!

Tongkatnya.

Ada di mana?

Itu...

Jack. Bagaimana kabar sekolah Nate?

Bagus. Terus berkembang. Bagaimana kabar anakmu?

Dia hebat. Dia sempurna.

Sungguh?

Ayolah, Kawan. Aku...

- Tidak! - Hei!

Astaga!

Aku akan membunuhmu. Ayo kita minum.

- Menyedihkan sekali. - Itu ulahnya sendiri.

Ya, benar.

- Tidak! - Hentikan.

Kau lihat itu? Anak itu maniak.

Ya, dia gila.

- Akan kuberi tahu Cara. Itu kelewatan. - Sebaiknya jangan.

Aku tak akan mengamuk. Hanya bicara.

- Antara ibu. Itu hal biasa. - Mike, haruskah dia bicara?

Tiga aturan utama persahabatan. Jangan ungkit politik, agama,

dan ajari orang cara mendidik anak mereka.

Maaf, Mike, aku tak tahu kau punya acara bincang-bincang.

Harvard, Duke.

Pacar, mantan istri.

- Itu tak terbantahkan, Sayang. - Tidak juga.

Apa maksudnya?

Dia hanya menyindirmu.

Kami turut senang, tapi hanya ingin tahu kapan kau akan menikahi Britney?

Sudah kubilang, dia tak mau menikah atau punya anak.

Dia hanya ingin meniduriku dan pergi ke sasana.

Astaga, Mike. Kau menemukan unikorn.

Apa?

Ini olahraga tim.

Kau tak apa-apa?

Ini perusahaan yang aku dan temanku bangun 23 tahun lalu.

Kami membuat jersei lawas bermutu.

Namun, aku dibujuk menjualnya

agar putraku bisa masuk ke sekolah swasta

yang muridnya berpakaian seperti penyiar berita.

Meski melawan prinsipku, aku rela melakukan apa pun demi anakku.

Apa yang kau lakukan?

Kau seperti habis menabrak anjing. Ayo.

Ini hari indah kita.

Benarkah?

Kita akan jadi pegawai perusahaan kita sendiri.

Jack, menjual usaha dengan mempertahankan pemiliknya itu

lebih dulu ada daripada menemukan negara berpenduduk.

Itu dia.

Kau seharusnya mengeluh sebelum kesepakatan ditandatangani.

- Itu kulakukan. - Kau mengeluhkan semuanya.

Tidak.

Tenanglah. Ini akan hebat.

Mudah bagimu. Kau sudah mapan.

Ya. Tak punya tunjangan anak.

- Tak membiayai kuliah. - Ya.

Kini kau menyewakan kamar anak-anakmu, dasar pelit?

Tertawalah, tapi lihat saja yang kupunya nanti.

Ya, kita lihat saja.

Apa kabar, Penggila Pesta?

- Selamat pagi, Semuanya. - Selamat pagi.

Monica, apa kabar?

Selamat pagi.

Kau sudah dengar lagu baru Lil Baby yang dirilis

di Twitter semalam?

- Tidak. - Apa? Ayolah. Tos.

Tak perlu. Terima kasih.

- Astaga. - Dia mulai lagi.

Jangan lewatkan lagunya. Baby mana pun.

Konon Big Baby akan merilis juga. Itu keren.

Big Baby?

Ya, pernah dengar lagunya?

Kurasa tidak.

Apa? Dia hebat.

Ya, dia sangat hebat.

Connor, ayo.

- Baiklah. Aku harus pergi. - Baiklah.

- Satu cinta. Satu cinta, Semuanya! - Baik.

Dia takkan berpikir kau keren.

Aku keren. Maaf kau merasa terancam.

Kurasa semua orang terancam.

Kalian diamlah. Kita harus buat pria ini terkesan.

Bajingan berusia separuh kita yang kini jadi atasan kita itu?

Jack, berilah dia kesempatan.

Kudengar Aspen punya gaya kepemimpinan kolaboratif.

Pria itu? Dia seperti aktor drama musikal tentang petugas kebersihan.

Jaga sikapmu. Pemilik baru menyukainya.

Jika mau digaji, kita harus pertahankan posisi kita.

Tuan-Tuan. Sungguh sebuah kehormatan.

Aspen Bell.

Mike.

- Hei! Connor. - Berjabat denganku juga?

- Hei, apa kabar? Bagus. - Jack. Baik.

Baik. Silakan duduk.

Trio di balik Trifecta.

Prestasi yang sulit ditandingi.

Mari langsung saja. Dengar, ini perusahaan kalian, bukan?

Kalian membangunnya.

Ketahuilah, aku menghormati pekerjaan kalian di sini.

Maksudku, jersei lawas?

Kalian bukan saja memulai tren. Kalian menyempurnakannya.

Sirkulasi udara di kain ini.

Pasti dijahit para dewa.

Itu dijahit beberapa wanita pekerja keras di Koreatown.

Namun, terima kasih. Kami amat bangga.

Kalian memang seharusnya bangga dengan upaya kalian di sini.

Aku ingin kalian tahu pintuku akan selalu terbuka untuk kalian.

Namun, akan kubuat perubahan karena aku inovator.

Itu ada di DNA-ku.

Apa maksudnya?

Itu artinya kita akan berubah.

Kini ini menjadi merek pakaian gaya hidup netral gender,

dan netral karbon modern.

Langkah pertama adalah membebaskan semua orang yang lahir sebelum 1988.

Untuk apa? Kami semua?

Apa-apaan ini? Itu setengah perusahaan.

- Tenanglah. - Kau yang tenang.

- Ayo pergi. - Usia Damien 35 tahun? Dia tampak muda.

Tanpa notifikasi dua minggu? Mereka tak bisa asal diusir.

Jangan sentuh.

Mereka berdedikasi pada bisnis ini.

Mereka didaftarkan ke Zip Recruiter dan akan segera dapat pekerjaan baru.

Dengar, kita hidup di era eksponensial.

Jack, perubahan dan pertumbuhan terjadi lebih cepat

daripada saat kau muda.

Lihat aku. Usia 28 tahun dan sudah bekerja di 15 usaha rintisan.

- Itu layak dibanggakan? - Tentu saja.

Kesuksesan tak peduli perasaan kita.

Aku mau orang kemari sambil tersenyum,

tapi juga perlu mereka berjiwa kuat.

Jika itu berlebihan, aku tak peduli sejak kapan kau di sini.

Kau akan dipecat.

Apa itu ancaman?

Tidak. Hanya kepemimpinan yang transparan.

Aku peduli padamu.

Bahkan, ada wanita yang ingin kau temui.

Dia teman lama ibuku. Dia telah banyak berhasil

membantu orang sepertimu menahan kecenderungan agresif mereka.

Kau mau aku temui psikiater?

Aku menghargaimu.

More Indonesian subtitles for Old Dads

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left