The first 200 lines.
- Sayang, aku milikmu - Jika kau menginginkanku
- Sayang, aku - Dan jika kau menginginkanku
- Sayang, aku milikmu - Sayang, aku, Sayang, Sayang aku...
Jika kau membutuhkanku
- Mencintaimu selamanya - Sayang, aku, Sayang, Sayang aku...
Jika kau menginginkanku Kau harus memberiku cintamu
Sayang aku milikmu jika kau membutuhkanku
Kau lihat apa?
Backstreet Boys!
Lima pemuda ini telah mengguncang dunia musik.
Hai, kami Backstreet Boys.
Tak ada yang lebih berbakat menemukan dan mengembangkan lagu pop remaja
di dunia musik selain Lou Pearlman.
Dia menemukan anak-anak tampan yang bisa bernyanyi,
dan menjadikan mereka bintang pop.
Seorang impresario yang mengikuti zaman
dengan band baru yang siap memimpin tangga lagu.
Aku ingat saat penonton kami sedikit.
Kini penonton semakin banyak. Kurasa tindakan kami benar.
Tidak akan ada *NSYNC,
tidak akan ada Backstreet Boys
tanpa Lou, titik.
Tapi beberapa dari kita masih memiliki luka
yang mungkin tak akan sembuh.
Banyak yang tak mau bicara karena kita semua dikhianati.
Semua ini berawal dari uang darah.
Hidup orang-orang yang hancur.
Ada orang-orang yang terluka parah.
Orang tewas karena situasi ini.
Orang-orang bertanya kepadaku, "Kapan boy band ini berakhir?"
Dia pikir ini bisa berlangsung selamanya.
Jawabanku, "Aku tahu persis kapan."
Tidak bisa.
"Saat Tuhan berhenti menciptakan gadis kecil."
Hingga saat itu, ini tak pernah berakhir.
Hai, aku Lou Pearlman, pimpinan Trans Continental.
INI REKAMAN ASLI LOU PEARLMAN
REKAMAN INI DIUBAH SECARA DIGITAL
UNTUK MENGHASILKAN SUARA DAN SINKRONISASI BIBIR
Aku menjalani hidup yang luar biasa
sebagai pengusaha di bidang penerbangan dan industri hiburan.
Aku juga menghasilkan uang.
KATA-KATANYA DITULIS OLEH LOU DALAM BUKUNYA "BANDS, BRANDS & BILLIONS"
Pada suatu hari, di pengujung 1989, aku menemukan nama yang tak kukenal.
Kukira itu lelucon. New Kids on the Block?
Siapa ini?
Sebesar apa cinta kalian pada New Kids?
- 100%. - Banyak.
Aku mulai menyewakan pesawat.
Bukan hanya ke maskapai,
tapi juga ke orang-orang di industri rock and roll.
Paul McCartney and Wings, Madonna, Phil Collins, Michael Jackson,
dan New Kids on the Block.
Dengan New Kids on the Block,
aku penasaran bagaimana mereka mampu menyewa pesawat kami.
Ternyata mereka menghasilkan 200 juta dolar dari penjualan rekaman
dan 800 juta dolar dari tur dan barang cendera mata.
Kataku, "Aku salah berbisnis."
Jadi, akhirnya kucoba membentuk sebuah grup di Orlando.
Ada lima orang baru yang sangat populer di sini.
Dan apa judul lagunya?
"Loverboy."
"Loverboy." Silakan. Backstreet Boys.
Berjalan, berjalan ke arahku
Lihat mataku Aku akan membuatmu melihat
Astaga. "Loverboy."
Hei, bagaimanapun harus ada awalnya, bukan?
Apa kabar? Hei! Kemarilah.
Kita semua setelah penampilan publik pertama kita.
- Ya! - Terima kasih!
Hei, tunggu.
Kami puas, mendapat respons bagus. Kami senang.
Kami takkan pernah lupa asal kami.
Luar biasa.
Itu pertama kalinya kami merasakan punya penggemar.
Itu 30 tahun lalu.
Howie yang jauh lebih muda.
Yah...
Lou punya banyak uang,
dan impian.
Dan kami adalah kelinci percobaan untuk impian itu.
Saat aku benar-benar serius mengikuti audisi untuk studio,
aku di Puerto Rico bersama ibuku. Ayahku menelepon dan berkata,
"Ada audisi untuk sebuah grup."
Ada iklan yang beredar untuk orang-orang di industri
yang dikhususkan untuk dunia hiburan.
Begitulah caraku mengetahui iklan yang dipasang Lou.
Tulisannya, "Datanglah dengan lagu."
Jadi, kubawakan "Didn't I Blow Your Mind This Time?"
dan langsung ditawari kontrak.
Audisinya di rumahnya. Wastu yang besar sekali.
Aku takkan lupa. Aku berhenti di gerbang mewah,
melihat Rolls-Royce-nya,
kataku, "Astaga. Aku telah mati dan ada di surga!"
Tapi kukira Lou bukan pembentuk grupnya.
Kukira dia direktur casting. Di belakang kamera. Tubuh besar.
Dia sangat menyukaiku dan berkata,
"Kami masih mencari. Senang ada kau."
Berikutnya Howie, lalu Nick.
Nick ikut audisi The Mickey Mouse Club.
Dia mendapat tawaran uang tunai, tepat setelah mengikuti audisi untuk Lou.
Ibunya bertanya kepada Nick yang saat itu berusia 12 tahun,
"Apa yang kau mau?"
Saat itu, aku sedang bekerja dengan Howie dan AJ,
dan manajer Lou Pearlman, dalam membentuk grup.
Kuputuskan untuk ikut grup ini, dan sejauh ini luar biasa.
Sopir limosin Lou berteman dengan teman Kevin,
dan Kev bekerja di Walt Disney World.
Sebentar lagi kesempatan foto pertama kita,
menjulang di sisi kanan adalah simbol...
Temanku memberitahuku tentang grup di Orlando
yang mencari beberapa penyanyi lagi.
Pak Pearlman menelepon dan kami bertemu.
Aku bernyanyi bersama yang lainnya, kami berbaur dengan baik,
semuanya cocok, dan aku...
Kami butuh penyanyi lain, dan kutelepon sepupuku.
Kevin terus berkata, "Sepupuku mahir bernyanyi."
Mereka butuh satu anggota lagi,
untuk menyempurnakan grup itu.
Jadi, dia meneleponku, dan semua tahu kelanjutannya.
Itu tanggal 20 April 1993.
Baiklah, mari dengar beberapa akapela.
Saat kami bertemu Brian, kami tahu dialah orangnya.
Bermimpi
Siaran langsung.
- Bermimpi - Hei, hei
- Bermimpi - Hei, hei
Aku sedang bermimpi
Aku sedang bermimpi...
Lou memang penjual yang baik.
Dia adalah dalang
dalam menunjukkan dunia bahwa dia bisa merekrut siapa pun
dan menjadikan mereka grup sukses.
Yang kulakukan adalah melihat bakat,
dan membantu mengolahnya, mengajari mereka.
Kami punya pelatih vokal dan koreografer terbaik,
Kami sangat mengagumi Lou.
Kami memanggilnya Big Poppa.
Dia adalah pria yang mengurus kami.
Bertahun-tahun kami saling belajar dan mengalami hal bersama.
Beberapa anggota lebih dekat dengannya.
Lou seperti ayah kedua bagi Kevin.
Kevin kehilangan ayahnya karena kanker.
Ada momen keakraban yang erat dengan Lou,
dan sebagian diriku akan selalu
merasa bersyukur atas dirinya.
Kami akan menyanyikan lagu yang sangat penting bagi kami.
- Sebaiknya kita cepat. - Apa judulnya?
Natal, waktu Natal telah tiba Saatnya bergembira...
Di bagian manajemen,
Lou merekrut Johnny Wright dan Donna Wright.
Johnny Wright pernah bekerja dengan New Kids.
- Apa kita punya foto publisitas? - Ya.
Ambil beberapa.
Mereka sudah berpengalaman di dunia ini.
Mereka tahu cara kerjanya.
Kami akan bernyanyi di bus.
Kami tahu kami ditangani orang yang tepat,
dan mereka mulai mengekspos kami.
Kami melakukan tur sekolah ke SMA dan SMP.
Pertunjukan pertama. Kami gugup.
Entah apa kami akan diterima, tapi kami akan berusaha sebaik mungkin.
Ayo pergi. Ayo. Ini dia.
Mulai!
Kami berkeliling AS.
Tak ada yang kenal kami.
Kami masih muda, naif, bersemangat.
Jadi, ke mana pun Lou menyuruh kami pergi, kami langsung pergi.
- Sayang aku milikmu - Sayang, aku, Sayang, Sayang aku
- Jika kau menginginkanku - Sayang aku
Saat menonton video seperti itu,
aku jadi mengingat masa itu,
dan itu menimbulkan perasaan yang luar biasa.
PERWAKILAN ARTIS LOU
Aku bertemu Lou saat aku bekerja untuk salah satu
lokasi waralaba TCBY miliknya.
- Bagaimana? Selamat pagi. - Hai.
Dia membawa bus tur jutaan dolar
dengan Backstreet Boys ke kota kecil ini,
dan saat itulah aku bertemu dia dan Backstreet Boys.
Dia bertanya apa aku suka boy band. Kubilang aku penggemar New Kids.
Dan sejak saat itu, kami sedikit akrab.
Dia baik kepadaku
dalam arti bersikap baik, memperhatikanku
dan memberiku kesempatan.
Aku tak punya uang untuk bersekolah atau apa pun. Jadi...
Aku tidak tahu kesempatan apa yang kupunya.
Aku tidak tahu aku akan memulai perjalanan 14 tahun
dengan Lou Pearlman dan semua perusahaan Trans Continental miliknya.
Ayo.
Saat kami pertama akan diluncurkan,
sudah ada Dre dan Snoop...
Nirvana. Lagu-lagu mereka ada di radio,
dan tak ada tempat bagi musik kami.
Kami tak punya komunitas. Tapi, maksudku...
Kami bekerja keras.
Aku tak tahu bahwa itu terkait "hukum pekerja anak".
Kami tak dibayar.
Nadamu berbeda.
Nadaku benar.
No comments yet. Be the first to leave one.