Release info

[๐—–๐—ผ๐—ณ๐—ณ๐—ฒ๐—ฒ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ผ๐—ป] ๐—”๐—–๐—–๐—จ๐—ฆ๐—˜๐—— (๐Ÿฎ๐Ÿฌ๐Ÿฎ๐Ÿฒ) ๐—ก๐—™ ๐—ช๐—˜๐—•
A Commentary by Coffee_Prison
๐‘ซ๐’–๐’“๐’‚๐’”๐’Š : ๐ŸŽ๐Ÿ:๐Ÿ’๐Ÿ•:๐ŸŽ๐Ÿ || ๐‘บ๐’–๐’ƒ๐’•๐’Š๐’•๐’๐’† ๐‘น๐’†๐’•๐’‚๐’Š๐’ ๐‘ต๐‘ฌ๐‘ป๐‘ญ๐‘ณ๐‘ฐ๐‘ฟ || *๐‘ช๐’“๐’†๐’…๐’Š๐’• ๐’•๐’ ๐˜›๐˜บ๐˜ข ๐˜œ๐˜ฅ๐˜ข๐˜บ๐˜ข (๐‘ท๐’†๐’๐’†๐’“๐’‹๐’†๐’Ž๐’‚๐’‰) || เชกเฑฟแฅฃษ‘แƒษ‘๐— ๐–ฌเฑฟ๐“ฃ๐—ˆ๐“ฃ๐—๐—ˆ๐“ฃ

Tags

webdl
Published on: 2026-02-27
Downloads: 44
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

KELUHAN FORMAL

INSIDEN MENGERIKAN DI RS CHAPELSTONE

AKU MAU MELAPORKAN INSIDEN YANG MENGHANCURKAN HIDUPKU

TERJADI DI CHAPELSTONE

RUMAH SAKIT UMUM CHAPELSTONE

Dia masih pendarahan.

Tanda vital?

Sangat buruk.

Tekanan darah rendah.

Bisa panggil dr. Geetika Sen?

Ini mendesak.

Semua perawat segera ke pos jaga. Kode biru.

- Kate, aku pulang. - Baik, Bu.

DI RUMAH, SEMUA SIAP

Semua perawat segera ke pos jaga. Kode biru!

Bu!

- Ya? Ada apa? - Darurat dalam operasi dr. Cooper!

Persalinan Caesar, pendarahan hebat, perdarahan pascapersalinan.

Baik. Tenang.

- Kami membutuhkanmu. - Baik.

Aku akan ke sana.

Aku akan ke sana.

Gunting.

Pasien mengalami gangguan pendarahan.

- Samaโ€ฆ - Berhenti.

Kau sudah membuat kekacauan.

Kasa.

Silakan.

Itu ajaib.

Bersulang!

Bersulang.

Dia akan datang.

- Dia akan datang. - Seharusnya sejak tadi.

Dokter boleh terlambat 10-15 menit.

- Tak masalah. - 10-15 menit?

Saudarimu terlambat dua jam.

- Meera juga dokter, 'kan? - Namunโ€ฆ

Namun, saat kami berkencan, dia lebih awal.

- Kau juga suka terlambat. - Masih.

- Memang kenapa? - Hai.

- Tak ada pilihan setelah menikah. - Senang kau datang.

- Kau memesona. - Siapa ini?

- Ya. - Teman.

Kerja bagus, Bu.

Dokter.

Terima kasih.

Aku mengamati semuanya dan ituโ€ฆ

Ada beberapa hal yang seharusnya akuโ€ฆ

Tak apa. Bisa minta berkas pasiennya dikirim ke kabinku?

Biar aku yang menanganinya.

Jangan tersinggung, dr. Cooper. Ini yang terbaik bagi pasien.

- Tentu. - Terima kasih.

Jangan lihat warnanya. Itu tak pedas.

Bisa bahasa Hindi?

Ya.

Angad, ini Sophie.

Sophiana di Central Street?

Dia pemiliknya. Kau pasti pernah lihat.

Sejujurnya, aku belum lihat,

tetapi aku tahu Kebab Angara dari Sophiana tak pedas.

Benar.

Sampai nanti.

Kau terus membicarakan kejutan seminggu ini. Bisa kau jelaskan sekarang?

Kau menunggu begitu lama, sebentar lagi.

Geetika akan segera datang.

- Mana Disha? - Dari mana?

Dia datang.

Geetu!

- Halo. - Hai.

Maaf, Semua.

Aku terlambat. Padahal Bibi Anju datang dari Manchester dan tiba sebelum aku.

Namun, kini aku di sini, biar kuberi tahu kalian

bahwa ini pesta terakhir di rumah ini.

Rumah baru?

Kota baru, Disha.

- Astaga! - Ya.

Aku dipindahkan ke RSU Chapelstone cabang Chester.

Bukan cuma dipindahkan, tetapi promosi sebagai dekan RS.

- Hei, itu terlalu jauh! - Ya!

Sudah kubilang, gen superior.

Ya. Benar.

Jadi, ini kabar baik. Kukira "kabar baik" yang berbeda.

Sebenarnya,

ada "kabar baik" juga untukmu, Bibi Anju.

Karenaโ€ฆ

Meera dan aku akan mengadopsi bayi.

Itu bagus! Selamat!

- Selamat! - Astaga!

Semuanya.

Saatnya pesta!

- Ini rumah baru. - Ini bagus.

Itu bayinya.

Astaga. Bayi yang lucu.

Meera, kau akan jadi ibu yang hebat.

Dengar, bukankah itu Sophie?

Kenapa Geetika mengundangnya?

Kau tak perlu berkomentar.

Sophie yang mana?

Kau tak tahu?

Jadi, dia Sophie itu?

Mantan Geetika.

Sebentar.

- Kenapa bahas ini? - Dia di sana, akuโ€ฆ

Hai, Bu.

Kau di mana? Sudah dua hari sejak kita bicara.

Aku bicara pada Ibu kemarin.

"Hai, Bu. Aku sibuk."

Itu bukan percakapan.

Lalu suara apa itu?

- Kami adakan pesta. - Kenapa?

Geetika mendapat promosi.

Ucapkan selamat dariku untuknya.

Kini kau bisa minta dia punya rumah sendiri.

Bu, ini rumah Geetika.

Cari untukmu sendiri.

Haruskah kita cari calon suamimu di London?

Sudah tiga tahun.

- Kita bicara besok. - Dengar.

Seharusnya kau mengundang Rohit ke pesta.

Kalian berdua bisa mengobrol.

- Saudaramu pasti senang. - Aku akan bertemu Rohit besok.

- Baik. - Sampai nanti.

- Ya? - Ya, dah.

Dah.

Geetu.

Kenapa Simran meneleponmu sepagi ini?

Entahlah. Dia tak bilang kenapa. Mungkin sesuatu yang serius.

Yang serius adalah malam ini,

saat Rohit menemuimu.

Kau gugup?

Tidak.

Sedikit?

Tidak. Kau?

Sedikit.

Aku tahu.

Baik, kalau begitu.

Kau tak cerita.

- Apa? - Di pesta semalamโ€ฆ

Dia Sophie yang sama, bukan? Mantanmu.

Aku tak mau merusak suasana hatimu di pesta.

Kenapa bisa rusak suasana hatiku?

Dari semua restoran India, aku harus memilih Sophie.

Pilihanmu bagus. Semua menyukai makanannya.

Ya.

Restorannya cukup terkenal.

Ada 27.000 pengikut. Wah.

Kau mengikutinya?

Aku tidakโ€ฆ

Tetapi kau.

Aku cuma belum berhenti mengikutinya.

Simran, ya. Aku mengerti. Aku akan ke sana.

Baik. Baik, sayang.

- Dah. - Dah. Sampai nanti malam.

Dah.

- Halo. - Pagi.

Selamat pagi.

Pagi, dr. Logan.

Dokter Sen.

- Melelahkan? - Selalu.

- Hai, Emily. Terima kasih. - Hai.

- Selamat pagi. - Pagi.

- Kamera 24A. - Dinonaktifkan.

- 24B? - Selesai.

Aku tahu kau mau bilang apa. "Terima kasih untuk operasinya,"

tetapi aku tak bisa mengirimmu berkas pasiennya, 'kan?

Apakah Cooper mengajukan keluhan?

Mau kopi?

Tidak, terima kasih. Ada apa?

Aku tak boleh memberitahumu soal ini,

tetapi kau harus lihat ini.

Omong kosong apa ini?

Hai.

- Hai. Meja untuk tiga. - Terima kasih.

Duduk di sini.

Meja untukโ€ฆ tiga?

Aku mau mengenalkanmu. Namun, kau harus berjanji satu hal.

- Kau harus tetap berpikiran terbuka. - Baik.

Kau yang pertama dari Meerut yang kuberi tahu.

- Jadiโ€ฆ - Baik.

- Maaf, aku terlambat. - Hai.

- Apa kabar? - Baik.

- Halo. - Hai.

Jadi, ini Angad.

- Laluโ€ฆ - Ini sepupu favoritmu, Rohit.

Orang pertama dari Meerut yang tahu soal kalian berdua.

Tidak, Bodoh.

Kami dokter di klinik yang sama. Bukan rahasia lagi.

Maaf.

- Kupikirโ€ฆ - Tak apa.

Awalnya aku merasa demikian.

Serius?

Sesuai prosedur RS, dewan akan memulai penyelidikan.

Namun, Geetika,

jangan ambil tindakan.

Kau tak tahu apa-apa soal ini, ya?

MEERA SUDAH BERANGKAT?

Jadi, dua minggu terakhir?

- Ujian AL niaga minggu depan. - Aku paham.

Lalu kembali ke India?

Ya, ke Meerut.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle โ€” sync, quality, typos.500 characters left