The first 146 lines.
KARYA ORISINAL - SHIINA KARUHO
"CINTA TAK BERBALAS"
Apa? Kau serius?
Bukankah itu mengerikan?
Aku tahu.
Dia tahu Misato suka Koichi.
Apa yang dia suka darinya?
Apa Misato juga berpikir dia manis?
Tentu saja.
Kurumi-chan.
Kurumi-chan!
Kurumi!
Apa? Tak mungkin!
Kau tak menyukai siapa pun?
Namun, kau sangat manis.
Sayang sekali.
Aku senang kita berteman.
- Sungguh? - Ya!
Aku senang kita di kelompok yang sama.
Tak mungkin!
Miyagawa menyatakan cinta kepada Kurumi?
Apa? Namun, Miki lebih dulu menyukainya.
Kau tahu, Kurumi meminjamkan catatannya ke Miyagawa.
Ya, dia benci saat tak mendapat perhatian semua pria.
Itu sebabnya dia memperdaya pria seperti itu.
Dia mengerikan.
Gadis dengan nama Ume seharusnya tak populer.
Aku membiarkannya bergabung agar aku bisa bicara dengan para pria.
Hei, mari kita menghalanginya saat Kurumi menyukai seseorang.
Dia melakukan hal yang sama pada kita! Ayo lakukan!
- Setuju! - Setuju!
Kau masih di sini?
- Ada apa? - Tak ada apa-apa.
Kau yakin?
Ya. Kazehaya, kau main bisbol?
Ya, aku harus ambil sesuatu.
Begitu.
Ini dia.
- Semoga sukses! - Ya!
Serius, apa ada masalah?
Hei, ada apa?
Dia berbeda.
Anak yang selalu dikelilingi teman-teman.
Kita bertemu lagi.
Dia selalu melihatku apa adanya.
Sejak aku jatuh cinta padanya,
aku selalu merahasiakan perasaanku.
Aku melakukan banyak hal untuk Kazehaya, bukan?
Aku habiskan lebih banyak energi daripada belajar.
Aku daftar di SMA Kitahoro hanya untuk bersama Kazehaya.
Kazehaya!
Namun, kelas kami berbeda.
Ada apa?
Aku diminta memberimu selebaran komite.
- Ini. - Terima kasih.
Lihat? Bukankah mereka pasangan serasi?
Aku ingin meminjam sesuatu.
Aku menemuinya untuk setiap hal kecil...
Aku lupa bawa CD-nya.
...agar dia memerhatikanku.
Berlatih untuk festival?
Biasanya menyebalkan, tapi akan menyenangkan jika ada Kazehaya.
Kau tahu? Kazehaya yang malang dipaksa jadi anggota komite dalam dua detik.
Omong-omong,
perwakilan komite dari Kelas D adalah Kazehaya.
Sungguh? Kalau begitu, Kurumi, kau harus mewakili kelas kita.
Apa? Aku?
Ya, kenapa tidak? Kau harus melakukannya.
Ini mungkin pemicu untuk menjadikan kalian pasangan resmi.
Tidak. Tak mungkin. Seperti kataku, itu mustahil.
Aku tak keberatan bergabung dengan komite kelas kita.
Lalu, kenapa tidak?
Namun, aku ragu aku bisa mencalonkan diri sendiri. Itu memalukan.
Kazehaya, kau terpilih?
Kau juga? Keren. Mari saling membantu.
Kita berdua tak beruntung. Kursi itu kosong.
Terima kasih.
Terima kasih sudah meminjamkanku CD itu.
Tak masalah. Aku juga ingin meminjam CD darimu.
Tentu. Akan kubawakan apa pun.
Aku mendengar rumor tentang Sadako di mana-mana.
Dia juga membuat kehebohan tempo hari.
Pertama-tama, gadis macam apa dia? Aku tak memahaminya.
Kita melihat Sadako bicara dengan Kazehaya sebelumnya?
Ya, aku ingat itu. Kita berpikir, "Apa mereka berkencan?"
Aku meragukan kemungkinan itu.
Menurutmu begitu?
Tak akan aneh jika dia menyukainya.
Itu mustahil. Itu tak mungkin!
Kau tahu, Kazehaya pria yang baik. Dia tak bisa meninggalkannya.
Jika dia suka seseorang, itu pasti kau, Kurumi.
Tak mungkin.
Apa maksudmu? Kalian berdua sangat akrab.
Itu karena kami dari SMP yang sama.
Astaga, kenapa kalian tak pacaran?
Tak akan terjadi.
Meski kau menyangkalnya, bagaimana jika dia jatuh cinta padamu?
Sepertinya kau yang memberiku energi untuk maju.
Kazehaya, anak yang selalu kuperhatikan, berubah.
Si bodoh itu!
Benar! Sawako-chan tiba-tiba ikut campur!
Kazehaya!
Sawako-chan, kau berkeringat.
Terima kasih.
Tak masalah.
Baiklah, sudah selesai.
Benar. Apa kau mencariku?
Tidak juga.
Aku ingin bicara dengan Sawako-chan.
Karena, kau tahu, kami berteman sekarang.
Benar, Sawako-chan?
Ya, aku...
Teman?
Kita berteman, bukan?
Apa?
- Aku akan makan dan tidur. - Aku harus mengatasi gadis itu.
Sudah makan siang?
- Lalu "siesta"? - Sampah?
Aku akan pakai cara apa pun.
AKU INGIN BERTERIMA KASIH DATANG KE GUDANG SAAT SIANG
KURONUMA SAWAKO
Sudah kubilang.
Ayo dukung mereka, ya?
Kazehaya?
Kenapa?
Kenapa...
Kenapa?
Ternyata itu tak berhasil.
Kenapa bukan aku?
Aku selalu...
Aku selalu memerhatikannya.
Jauh lebih lama dari Sawako-chan.
Kazehaya...
Jika aku menyatakan cinta pada Kazehaya
sebelum dia bertemu Sawako-chan...
Apa aku bodoh?
Yang mustahil tetap mustahil, sekeras apa pun aku berusaha.
Itu sesuatu yang akan diputuskan Kazehaya.
Jadi, menurutmu Kazehaya dan aku bukan pasangan serasi?
Tidak, bukan itu...
Kalau begitu, aku ingin kau mendukungku, Sawako-chan.
Kau satu-satunya orang yang kupercaya.
Kecuali kau pikir orang lain lebih cocok untuknya.
Tidak, kalian berdua sangat serasi.
Sawako-chan, kalau begitu...
Namun,
No comments yet. Be the first to leave one.