The first 200 lines.
Ada apa?
Ada mata Mayor di sini.
Warnanya sama seperti warna bola mata Mayor.
Saat melihat ini...
Perasaan ini...
Apa namanya?
"Mayor Gilbert.
Ini hari ke-120 aku dirawat di rumah sakit.
Aku hampir pulih sepenuhnya.
Meski pergerakanku sedikit terbatas,
aku masih bisa melaksanakan misi.
Aku akan segera kembali ke militer."
KERAJAAN ENCIEL DI SUATU TEMPAT DI IBU KOTA ENCHAINE
Keberadaan gadis itu disembunyikan di suatu tempat.
Tetapi, orang-orang
mengenalnya sebagai senjata.
Jika diperintah, dia akan bertempur.
Meski berwujud seperti manusia,
dia tak memiliki perasaan.
Dia hanyalah sebuah alat.
Kolonel Hodgins?
Sebelah sini.
Maaf.
Violet!
Kau baik-baik saja?
Apa ada yang terluka?
Di mana Mayor?
Di mana Mayor Gilbert?
Dia tidak ada di sini.
Di mana Mayor berada saat ini?
Apakah dia sedang mengunjungi rumahnya?
Bagaimana kondisi Mayor?
Mayor juga terluka parah.
Apakah dia masih hidup?
Apakah Mayor akan datang ke sini?
Dia sudah...
Kau sudah diberi izin untuk keluar dari rumah sakit.
Kolonel Hodgins sudah jauh-jauh datang ke sini untuk menjemputmu.
Ya, begitulah.
Maafkan aku,
Kolonel Hodgins.
Violet, tak perlu begitu.
Aku telah mengabaikan kebaikan Anda.
- Aku benar-benar minta maaf. - Tidak apa-apa.
Baiklah, duduklah.
Tampaknya
kau masih mengingatku.
Kita sudah bertemu dua kali,
di tempat pelatihan dan malam sebelum pertempuran dimulai.
Ya, benar.
Apa yang sedang kau kerjakan?
Aku sedang menulis laporan untuk Mayor Gilbert.
Kudengar, menulis sangat bagus untuk proses pemulihanku.
Jadi, bagaimana kondisi Mayor?
Jangan khawatir, Violet.
Aku datang ke sini karena dimintai tolong olehnya.
Itu artinya dia baik-baik saja, bukan?
Kudengar dari dokter, bahwa kita telah memenangkan perang.
Saat ini, misi apa yang Mayor dapatkan?
Kapan aku diperbolehkan kembali ke medan perang?
Yang jelas, ganti dahulu pakaianmu.
Sambil menunggu, aku akan mengeluarkan mobil.
Barang-barang ini baru saja sampai. Barang-barang ini milikmu.
Sepertinya dikirim dari markas militer yang terletak sangat jauh dari sini.
Bros...
Di mana bros zamrudnya?
Hanya itu barang-barang dari garnisun dan tempat di mana mereka menemukanmu.
Kalau begitu, aku harus mencarinya.
Violet!
Bros itu pemberian darinya.
Bros itu hadiah dari Mayor!
Baiklah.
Aku yang akan mencarinya.
Akan kucarikan sampai ketemu.
- Tetapi... - Yang penting,
sekarang kau harus ikut denganku.
Itulah perintahnya.
Perintahnya...
Aku mengerti.
Kapan aku akan mendapat perintah dari Mayor lagi?
Dengan kondisi seperti ini, tak banyak misi yang bisa kujalankan.
Violet! Ini untuk merayakan kau keluar dari rumah sakit.
Aku tak tahu seleramu, jadi, aku membeli ketiganya. Bagaimana?
Aku tidak membutuhkannya.
Tidak boleh! Anggap saja kalau kau tak memilihnya,
maka dunia akan kiamat! Baiklah! Tiga! Dua!
Kalau begitu, aku pilih anjingnya.
Ini!
Kenapa kau pilih boneka anjing itu?
Dahulu, kakak dari Mayor pernah berkata
kalau aku sangat penurut, layaknya anjing Mayor Gilbert.
Ini akan jadi perjalanan yang panjang.
Sebagian rel kereta api
di daerah sini rusak berat akibat bom.
Apakah kau pernah mengunjungi Leiden?
Tidak.
Gilbert berpikir keras soal masa depanmu setelah perang berakhir.
Karena itu, akhirnya dia memutuskan
untuk menempatkanmu di tempat orang yang paling dia percaya,
yaitu di rumah Keluarga Evergarden.
Saat kami menghubungi keluarga Evergarden,
tak disangka ternyata mereka dengan senang hati menerimamu.
Akhirnya kau datang.
Baiklah, Violet.
Ini adalah Nyonya Besar keluarga Evergarden.
Berilah salam.
Ah, kau tidak perlu sampai begitu.
Bukankah perjalanan dari Enchaine membutuhkan waktu kira-kira tiga hari?
Ya, seharusnya bisa ditempuh dalam sehari.
Tetapi kita sudah berperang selama empat tahun.
Tampaknya dibutuhkan waktu lebih lama untuk memulihkan semuanya.
Baiklah, Violet.
Silakan diminum tehnya.
Maafkan aku! Kau tidak perlu memaksakan diri.
Astaga! Tanganmu bisa terbakar.
Tidak masalah. Aku tidak merasakan panas.
Tetapi perbanmu
harus segera diganti. Cepat ambilkan kotak P3K!
Segera kubawakan.
Tanganku terbuat dari logam Adamant.
Mereka sedikit besar, namun kokoh.
Aku memang belum terbiasa,
namun dengan latihan, aku akan mahir menggunakannya.
Bisakah kau ikut denganku sebentar?
Ini barang yang kupakai waktu aku muda dahulu.
Bagus sekali. Cobalah kau pakai.
Bagus, cocok untukmu.
Benar.
Baiklah, aku pamit dahulu.
Aku harus kembali bekerja.
Oh...
Violet.
Turutilah perkataan Nyonya Tiffany.
Tak apa.
Tak perlu sungkan.
Anggaplah aku sebagai orang tuamu.
Katakanlah apa saja yang kau inginkan. Ya?
Aku...
memang tak memiliki orang tua, jadi, aku tak perlu menganggap Anda orang tuaku.
Jangan bilang begitu.
Dahulu, kami memiliki seorang putra,
tetapi dia telah meninggal.
Aku tidak bisa menggantikan keberadaan putra Anda.
Violet, Gilbert berharap kau bisa bahagia tinggal bersama keluarga ini.
Karena itu,
aku harap kau mengerti.
Mayor...
Kenapa Mayor Gilbert meninggalkanku di tempat ini?
Apa karena aku telah kehilangan lengan dan tak bisa dijadikan senjata lagi?
Jika aku melatihnya, aku masih bisa bertempur!
Violet,
perang sudah berakhir.
Aku adalah alat Mayor.
Karena itu, jika Mayor sudah tak membutuhkanku,
seharusnya aku dibuang saja.
Tolong buang saja aku.
Buanglah aku di suatu tempat.
Letnan Kolonel Hodgins?
Ah, aku lupa memberitahukanmu,
aku sudah berhenti dari militer. Aku bukan lagi seorang Kolonel.
Lalu aku harus memanggilmu apa?
Mungkin "direktur"?
Ini adalah tempat kerjaku.
Aku membeli bangunan tua dan merenovasinya sedikit.
Lantai satu adalah tempat penerimaan tamu.
Tuan, silakan cantumkan alamat penerima dan alamat pengirim di formulir ini.
Kami membutuhkan waktu pengiriman selama kurang lebih tiga hari.
Lantai dua adalah kantor serta tempat tulis menulis.
- Menulis? - Ya.
Pekerjaan kami adalah mewakili pelanggan untuk menulis surat dan hal lainnya.
Di sini masih banyak penduduk yang buta huruf.
Aku juga dahulu tidak bisa menulis sampai Mayor mengajariku.
Ternyata begitu.
Aku sudah lama berpikir untuk memiliki usaha setelah perang berakhir.
Dan layanan pos pemerintah tidak menyediakan layanan untuk umum.
Jadi, kurasa bidang pekerjaan ini sangat berpotensi.
Baiklah, ini perintah dariku.
Violet Evergarden,
Gilbert telah memercayakanmu padaku.
Maka, aku menggantikannya dalam memberimu perintah.
Kau masih bisa menjadi orang yang berguna.
Kau bisa bekerja, di sini.
Benedict.
Kau mau apa, Direktur?
Apakah sopan bicara seperti itu pada Direktur?
Baiklah, ada apa?
- Aduh, apa ini? - Mana sopan santunmu!
Dia adalah tukang pos, namanya Benedict.
Kita sudah saling mengenal sebelum perusahaan didirikan.
Benedict, ini adalah Violet.
Mulai hari ini dia akan bekerja sebagai tukang pos.
Bocah ini?
Dia selalu bisa menyelesaikan misi dengan sempurna.
Aku mau mengunjungi beberapa bank,
kau ajari dia.
Taruh barangmu di sini.
Baik.
Ini seragamnya.
- Ganti dahulu pakaianmu. - Baik.
Perhatikan alamat yang tertera di sini, sortir lalu masukkan ke rak itu.
No comments yet. Be the first to leave one.